berita terbaru

PSIS Semarang raih poin penuh pada membuka Championship 2026/2027

Semarang – PSIS Semarang meraih kemenangan 2-1 melawan PSPS Pekanbaru di laga pembuka kompetisi Championship 2026/2027 di dalam Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, hari terakhir pekan malam.

Mengawali fase pertama, kedua grup tampak bermain berhati-hati untuk mencari pola permainan masing-masing.

Tuan rumah PSIS Semarang berinisiatif mendirikan serangan demi penguasaan pertandingan.

Hasilnya, PSIS mampu mencuri gol pada menit ke-26 melalui Akbar Arjunsyah.

PSPS yang mana tertinggal satu gol berupaya mengatasi kedudukan dengan mencetak gol balasan.

Gol penyeimbang PSPS Pekanbaru tercipta pada masa tambahan waktu putaran pertama melalui Antonio Gamaroni.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga fase pertama usai.

Memasuki putaran kedua, PSIS kembali berupaya menguasai permainan untuk menambah gol.

Sejumlah kesempatan yang digunakan diperoleh PSIS selama separuh sesi kedua berjalan belum mampu menambah keunggulan.

Sementara, pasukan tamu PSPS Pekanbaru juga berupaya mengembangkan permainan untuk menambah gol pada putaran kedua.

Pada menit ke-72, PSIS Semarang yang justru menambah keunggulan melalui Laurensius Sabda.

PSIS Semarang kekal berupaya menguasai permainan meskipun telah unggul satu gol melawan PSPS.

Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan PSIS Semarang tetap bertahan.

Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas (ANTARA/I.C. Senjaya)

Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas menyatakan pertandingan perdana itu tidak ada sederhana bagi kedua tim.

"Pertandingan menarik, kedua tim saling serang," katanya.

Menurut dia, akibat kesalahan kecil pemain, PSIS mampu mencuri gol pada sesi pertama.

Pada fase kedua, lanjutnya, kesalahan-kesalahan kecil masih diwujudkan anak asuhnya sehingga PSIS kembali mampu mencuri gol.

Hasil pertandingan itu, lanjut Akhyar, akan berubah menjadi evaluasi bagi timnya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Sementara, ahli PSIS Semarang Widodo C. Putro menyatakan laga perdana itu merupakan pertandingan pembuka semangat bagi kedua tim.

"Sepak bola sekarang tiada ada pasukan yang dimaksud super, PSPS juga menampilkan permainan yang tersebut bagus," katanya.

Hasil laga perdana Championships tahun ini, lanjut dia, permanen berubah menjadi komponen evaluasi mengingat kompetisi masih panjang.

"Kami perbaiki apa yang dimaksud diperlukan diperbaiki sebab kompetisi masih panjang. Itu baru (pertanidngan) awal saja," ujar Widodo.

Pelatih PSIS Semarang Widodo C. Putro (ANTARA/I.C. Senjaya)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles