olahraga

Compound putri raih tiga medali di uji coba Asian Games 2026

DKI Jakarta – Tim panahan compound putri Indonesi meraih satu medali emas kemudian dua perak pada Singapore Archery Open 2026 pada Bukit Gombak Stadium, Singapura, Sabtu, yang dimaksud menjadi uji coba terakhir menuju Asian Games 2026.

Nurisa Dian Ashrifah merebut emas individu pasca mengalahkan rekan senegara Yurike Nina Bonita Pereira 146-142 pada final, sehingga Yurike harus puas dengan medali perak.

Dominasi Tanah Air telah terlihat sejak kualifikasi. Yurike menempati sikap teratas dengan 695 poin, dihadiri oleh Nurisa dalam tempat kedua dengan total poin sama, sedangkan Ratih Zil'izati Fadhly berada dalam urutan keempat dengan 693 poin.

Yurike kemudian menyingkirkan Ratih pada semifinal melalui shoot-off setelahnya keduanya membukukan skor 143-143. Yurike menang 10-9 untuk meyakinkan final sesama Indonesia.

Medali perak juga diperoleh dari beregu compound putri melalui Nurisa, Yurike, kemudian Ratih, yang digunakan mengalahkan SE Archery Club 229-225 pada semifinal sebelum kalah tipis 230-231 dari Australia di perebutan emas.

Pada sektor putra, Sostar Andaru Rinaldi menempati urutan kedelapan kualifikasi dengan 688 poin.

Indonesia menghadirkan 10 pemanah pada rangkaian uji coba menuju Asian Games 2026.

Selain empat atlet compound tersebut, sektor recurve diperkuat Riau Ega Agata Salsabilla, Alviyanto Bagas Prastyadi, Ahmad Khoirul Baasith, Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, dan juga Fathiyya Erista Maharani.

Singapore Archery Open berubah menjadi satu-satunya uji coba internasional pasukan panahan Indonesi mendekati Asian Games yang mana berlangsung pada 19 September-4 Oktober.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles