
DKI Jakarta (ANTARA) – Produsen kendaraan Geely diwartakan akan mendebarkan kembali 74 ribu lebih tinggi mobil Lynk & Co akibat unit penginderaan jauh Light Detection and Ranging (LiDAR) pada kendaraan-kendaraan yang dimaksud dinilai berkemungkinan mengakibatkan masalah.
Menurut siaran CarNewsChina pada Selasa, Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China pada 21 Agustus 2026 mengumumkan bahwa Zhejiang Geely Automobile Co., Ltd. akan mendebarkan kembali 74.037 mobil Lynk & Co yang dimaksud diproduksi antara 8 Januari 2025 juga 12 Desember 2025.
Penarikan kembali kendaraan yang tersebut mencakup model Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, kemudian Lynk & Co 08 dilaksanakan karena fluktuasi pada langkah-langkah manufaktur dalam tingkat pemasok menyebabkan prospek hambatan pada unit LiDAR.
Sirkuit terpadu (Integrated Circuit/IC) daya pada beberapa jumlah unit LiDAR kemungkinan mengalami kerusakan selama serangkaian produksi.
Cacat ini dapat menyebabkan kegagalan di mengenali, memberikan peringatan, atau merespons objek tertentu pada waktu layanan bantuan pengemudi gabungan aktif, sehingga memunculkan kemungkinan risiko keselamatan pada kondisi ekstrem.
Menurut warta Jiemian News, perusahaan selama tahun 2025 jual total 147.800 unit Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, lalu Lynk & Co 08. Jadi, jumlah total kendaraan yang ditarik kembali sekitar separuh dari seluruh kendaraan yang digunakan dijual selama kurun itu.
Lynk & Co sudah pernah berazam untuk mengganti unit LiDAR yang mana bermasalah tanpa memungut biaya.
Baca juga: Lynk & Co 10 EM-P dipesan oleh 12 ribu penduduk lebih banyak hanya sekali pada 24 jam
Selain menantang mobil Lynk & Co, Geely akan mengejutkan kembali 18.878 unit SUV hibrida Galaxy M9 dikarenakan alasan serupa.
Dengan demikian, jumlah total kendaraan yang terdampak evakuasi kembali dari merek Lynk & Co dan juga Galaxy total hampir 93.000 unit.
Jiemian News mewartakan bahwa unit LiDAR pada model mobil Lynk & Co yang tersebut terdampak pencabutan kembali dipasok oleh Robosense, perusahaan yang dimaksud bermitra dengan Geely lalu produknya sejumlah digunakan untuk mobil merek Zeekr, Lynk & Co, juga Galaxy.
Penarikan kembali mobil Lynk & Co dikerjakan menyusul peningkatan keluhan dari para pemilik kendaraan mengenai kesulitan fungsi LiDAR. Layanan purnajual Lynk & Co juga menuai kritik dari pemilik kendaraan.
Baca juga: Geely tuntaskan uji ketahanan Galaxy M9
Baca juga: Geely catat rekor jualan juga peningkatan pendapatan



