
DKI Jakarta – Geely Auto Negara Indonesia mengatur Geely Ibukota Vertical Run 2026 pada Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta, pada 14-15 November serta berubah jadi kompetisi lari vertikal pertama pada Nusantara yang tersebut diakui oleh Towerrunning World Association.
"Geely mengamati kegiatan vertical run ada unsur berkompetisi, inovasi, kemudian mencoba setiap saat berubah menjadi terbaik, sehingga berubah menjadi kesempatan bagus juga untuk memperkenalkan produk-produk otomotif dari kami," kata Sales and Channel Development Director Geely Auto Negara Indonesia Constantinus Herlijoso pada konferensi pers pada Jakarta, Kamis.
Dia menyatakan, kegiatan bertema Race to the Top of Jakarta itu berubah menjadi bagian dari upaya Geely memperkenalkan olahraga lari vertikal, sekaligus memperkenalkan hasil otomotif yang mengusung konsep keberlanjutan untuk masyarakat.
Race Director Geely Ibukota Indonesia Vertical Run 2026 Adrian Lee menjelaskan lomba yang dimaksud sudah tercatat secara resmi di dalam Towerrunning World Association lalu memanfaatkan prasarana tangga darurat Autograph Tower.
Lokasi kegiatan juga sudah ada dilengkapi dengan sistem exhaust guna memaksimalkan sirkulasi udara.
"Sampai 3 September, tercatat sudah ada ada 450-an partisipan dari 16 negara yang tersebut sudah mendaftar serta total itu akan terus meningkat dan juga ditargetkan mencapai seribu peserta," ujar dia.
Dia menjelaskan partisipan akan menempuh hampir dua ribu anak tangga pada rute vertikal yang digunakan secara teknis mencakup sekitar hampir 80 lantai.
Meskipun Autograph Tower memiliki penomoran hingga 108 lantai, hitungan yang disebutkan juga mencakup penomoran lift, penghilangan lantai tertentu, dan juga area basement yang tidak ada masuk di rute perlombaan.

Penyelenggara menyiapkan tiga kategori perlombaan yakni Elite, Open, juga Master. Untuk kategori Open kemudian Master, kontestan akan dilepas secara bergelombang dengan lima pendatang setiap lima menit, sementara pengaturan kategori elite akan ditentukan berdasarkan permintaan teknis perlombaan.
Dia menyatakan sistem pencatatan waktu menggunakan metode net time, sehingga pemenang ditentukan berdasarkan waktu tempuh per individu peserta, alias tidak siapa yang digunakan tambahan dahulu meninggalkan garis start.
Selain itu, kontestan akan dinyatakan finis bila mencapai garis akhir dalam bagian berhadapan dengan kompleks juga membunyikan bel yang mana disiapkan panitia.
Adrian menambahkan, pelopor akan menyiapkan beberapa orang water station, marshall dalam beberapa jumlah zona, juga dukungan CCTV untuk membantu pemantauan kontestan kemudian keadaan perlombaan.
Dari sisi keselamatan, tambah dia, panitia bekerja identik dengan pengelola struktur untuk menjamin kenyamanan kemudian keamanan peserta.
Menurut dia, risiko pada lomba vertikal ke gedung relatif lebih lanjut kecil dibandingkan aktivitas lari ke jalur trail atau gunung.
Peserta dapat mengikuti Geely Ibukota Vertical Run 2026 dengan biaya pendaftaran Rp500 ribu melalui laman DKI Jakarta Vertical Run.
Sementara itu hingga 3 September, partisipan internasional terbanyak berasal dari Malaya yang tersebut memiliki komunitas tower running cukup berkembang.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



