berita viral

Indonesia, Albania siapkan MoU kerja serupa penempatan PMI

Ibukota Indonesia – eksekutif Negara Indonesia serta Albania mematangkan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penempatan pekerja migran Indonesi di sektor hospitality guna membuka bursa kerja baru pada kawasan Eropa.

Pembahasan yang dimaksud dilaksanakan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Negara Indonesia (P2MI) Christina Aryani ketika bertemu Charge d’Affaires Kedutaan Besar Albania untuk Indonesia, Nikson Ballço, di Jakarta, Senin, menurut penjelasan pers kementerian.

“MoU ini nantinya akan berubah menjadi kerangka kerja sejenis antar pemerintah. Setelah itu, rute penempatan pekerja migran akan direalisasikan melalui skema private to private atau kerja serupa antara agensi ke Albania dengan Organisasi Penempatan Pekerja Migran Indonesi (P3MI),” kata Christina.

Christina memaparkan MoU yang digunakan berada dalam disiapkan akan bermetamorfosis menjadi landasan kerja identik antara Kementerian P2MI serta Kementerian Ekonomi, Budaya, kemudian Inovasi Albania.

Kerja sejenis itu diharapkan membuka kesempatan penempatan pekerja migran Indonesia secara legal, terukur, kemudian saling menguntungkan.

Menurut dia, Albania pada waktu ini mengalami perkembangan sebagai salah satu destinasi wisata di dalam kawasan Eropa yang dimaksud membutuhkan tambahan tenaga kerja untuk menyokong pertumbuhan sektor pariwisata kemudian hospitality.

“Ini bermetamorfosis menjadi kesempatan yang tersebut mendebarkan bagi pekerja migran Indonesi yang mana mempunyai pengalaman dan juga kompetensi ke sektor tersebut,” ujarnya.

Christina menambahkan persiapan penandatanganan MoU dikerjakan sejalan dengan rencana kunjungan Menteri Ekonomi, Budaya, dan juga Inovasi Albania ke Nusantara pada akhir Juli 2026.

Ia berharap kesepakatan yang dimaksud dapat berubah menjadi pintu masuk membuka bursa kerja baru sekaligus memperluas prospek kerja bagi pekerja migran Indonesia.

“Kami akan menjamin seluruh tahapan dijalankan sesuai mekanisme yang digunakan berlaku dengan masih mengedepankan aspek pengamanan pekerja migran Indonesia,” tutup Christina.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles