
Denpasar – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menitipkan instruksi agar pertandingan Kompetisi Kampung Soekarno Cup II 2025 berubah jadi kesempatan membangkitkan memori kolektif bangsa terhadap jasa Presiden Soekarno.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Kejuaraan Kampung Soekarno Cup II 2025 I Made Agus Mahayastra ke Denpasar, Jumat, ketika menyinggung arahan ketua umum partai kepadanya.
“Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan salam serta mengucapkan selamat berhadapan dengan berlangsungnya kejuaraan Soekarno Cup 2025, kegiatan ini akan membangkitkan kembali memori kolektif bangsa berhadapan dengan peran yang digunakan besar daripada Bung Karno,” kata dia.
Masih di menyampaikan instruksi Presiden Ke-5 RI itu, Mahayastra mengingatkan bahwa Bung Karno sudah meletakkan pondasi pengerjaan karakter manusia (Nation and Character Building) melalui olahraga.
“Ini khususnya untuk memajukan sepak bola di Negara Indonesia agar putra-putri Negara Indonesia dapat bersinar pada bidang olahraga di dunia internasional,” ujarnya.
PDI Perjuangan melalui inisiatif pertandingan ini ingin dapat terlibat di memajukan sepak bola Nusantara secara fundamental, selaras dengan semangat pembangunan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai wahana kemajuan olahraga nasional.
Meski Megawati Soekarnoputri di membuka kompetisi diwakili oleh Ketua DPP PDIP Lingkup Perekonomian Kreatif dan juga Perekonomian Digital Prananda Prabowo, Mahayastra mengemukakan bahwa ketika puncak pertandingan nanti Megawati akan hadir di Bali.
“Kami menyampaikan juga bahwa Ibu Megawati akan hadir pada pada waktu grand final pada tanggal 13 Desember 2025 ke Stadion Dipta, Gianyar,” ucap Pimpinan Daerah Gianyar tersebut.
Sebagai ketua panitia sendiri ia menyampaikan bahwa kompetisi sepak bola ini akan berlangsung hingga Minggu, 13 Desember 2025 serta akan dihadiri oleh delapan tim.
Adapun delapan regu yang siap berlaga di dalam Bali meliputi Banteng Tapanuli Utara (mewakili Sumatera Utara), Banteng Jawa Barat, Banteng Jawa Tengah (mewakili Jawa Tengah dan juga Yogyakarta), Banteng Jawa Timur, Banteng Bali (mewakili Bali lalu NTB), Banteng Ibukota Indonesia lalu Banten, Banteng Sulawesi Selatan (mewakili Sulawesi lalu Maluku), serta Banteng Papua Tengah.
Ia menjelaskan pertandingan akan diselenggarakan dengan metode setengah kompetisi ke beberapa lokasi, seperti Stadion Ngurah Rai, TC Bali United di Gianyar, hingga puncaknya dalam Stadion Kapten I Wayan Dipta.
“Pembukaan kompetisi diwarnai pertunjukan seni kemudian budaya kolosal yang tersebut melibatkan seribu seniman dari Bali, melambangkan semangat gotong royong yang digunakan berubah menjadi roh PDI Perjuangan,” kata Agus Mahayastra.
Ia berharap Kompetisi Kampung Soekarno Cup II 2025 bermetamorfosis menjadi event soliditas, menjunjung lebih tinggi sportivitas, serta menunjukkan komitmen nyata PDIP pada membangkitkan bakat-bakat muda di seluruh pelosok negeri.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



