K-Pop

8 Jenis Kopi Paling Baik hingga Paling Tidak Baik Menurut Ahli Gizi

Daftar Isi
  • 1. Kopi black drip
  • 2. Americano
  • 3. Espresso
  • 4. Kopi dengan Susu Nabati
  • 5. Kopi Cold Brew
  • 6. Nitro Cold Brew
  • 7. Kopi Jamur
  • 8. Kopi Instan

Jakarta – Kopi telah lama bermetamorfosis menjadi bagian gaya hidup. Selain enak, kopi bisa saja membangkitkan semangat di dalam pagi hari juga bermanfaat bagi keseimbangan tubuh.

Dari espresso hingga cold brew, kopi dapat dinikmati dengan berubah-ubah cara, tetapi setiap jenis sangat bervariasi pada hal zat kafein, bahan, nutrisi, serta tingkat keasaman.

Kendati demikian, menurut riset ada beberapa kopi paling sehat walafiat yang digunakan bisa jadi dikonsumsi. Ahli diet profesional, Julie Stefanski, pun membagikan jenis-jenis kopi populer dari yang paling sehat hingga bukan sehat dengan urutan berikut:

1. Kopi black drip

Kopi jenis ini diseduh dengan menuangkan air panas secara perlahan melalui bubuk kopi dalam melawan filter. Istilah black drip banyak merujuk pada kopi hitam (tanpa susu/gula) yang digunakan disajikan dengan metode drip.

Proses penyaringan ini mengekstrak tambahan berbagai rasa, tetapi tingkat rasa dapat bervariasi tergantung pada ukuran kopi dan juga tingkat sangrai biji kopi.

Penelitian menunjukkan bahwa kopi black drip berubah menjadi pilihan yang digunakan lebih lanjut sehat walafiat daripada jenis kopi yang tidak ada disaring sebab rute penyaringan menangkap lebih lanjut banyak diterpena, yang dimaksud secara signifikan menurunkan kadar senyawa ini.

2. Americano

Americano adalah segelas espresso yang diencerkan dengan air panas, menciptakan rasa yang dimaksud lebih besar halus dan juga seimbang.

“Dibandingkan dengan kopi hitam drip, polifenol di espresso dan juga Americano tambahan tinggi di jumlah cairan yang mana sama. Namun, kebanyakan pemukim tiada hanya sekali minum satu atau dua ons kopi drip, sehingga jumlah keseluruhan total polifenol yang dimaksud merekan konsumsi akan lebih banyak tinggi,” kata Stefanski.

“Dibandingkan dengan espresso, memesan Americano dapat memberikan faedah hidrasi tambahan dengan profil nutrisi yang digunakan sama,” paparnya.

3. Espresso

Espresso adalah kopi pekat yang terbuat dari biji kopi yang tersebut digiling halus serta air panas bertekanan.

“Espresso 1-1,5 ons yang biasanya dibuat mengandung sekitar setengah jumlah total kafein yang terkandung pada 1 cangkir kopi, tetapi dengan jumlah air yang tersebut berjauhan lebih tinggi sedikit,” kata Stefanski.

Meskipun espresso bisa saja berubah menjadi minuman penambah energi yang mana baik, Stefanski mencatatkan bahwa individu yang dimaksud sensitif terhadap kafein harus berhati-hati untuk bukan minum espresso secara berlebihan.

“Asupan kafein yang digunakan berlebihan dapat menyebabkan perasaan gelisah, cemas, detak jantung cepat, juga bahkan hambatan jantung yang dimaksud lebih besar serius. Pemetabolisme kafein yang dimaksud lambat penting mengelakkan mengonsumsi beberapa porsi kafein pada waktu singkat,” kata Stefanski.

4. Kopi dengan Susu Nabati

Menurut Stefanski, semua jenis kopi dapat dipadukan dengan susu nabati, tetapi isi nutrisinya akan bervariasi tergantung pada jenis susu yang mana digunakan.

“Pilihan untuk menggunakan susu almond, kedelai, oat, akan memengaruhi isi nutrisi kopi Anda,” kata Stefanski.

Kopi pagi hari dapat berubah menjadi sumber kalsium lalu vitamin D yang mana baik jikalau diperkaya dengan susu sapi atau minuman nabati yang diperkaya.

5. Kopi Cold Brew

Terbuat dari campuran kopi bubuk kasar juga air bersuhu ruangan atau air yang lebih besar dingin, kopi cold brew merupakan alternatif yang dimaksud menyegarkan untuk kopi panas.

“Cold brew umumnya diyakini kurang asam dibandingkan kopi seduh panas tradisional, jadi jikalau Anda mengalami refluks serta tak bisa jadi menolak kopi, ini mungkin saja versi yang mana tambahan dapat ditoleransi,” papar Stefanski.

Secara nutrisi, baik kopi seduh panas maupun kopi seduh dingin tanpa materi tambahan lain, keduanya cukup mirip.

6. Nitro Cold Brew

Kopi nitro cold brew memasukkan nitrogen bertekanan ke di kopi, menciptakan rasa yang digunakan sedikit berbuih lalu berbusa di dalam mulut. Stefanski mencatatkan jenis kopi ini biasanya dijual pada kemasan kaleng, yang dapat menghasilkan kembali beragam nilai gizi.

Beberapa jenis mungkin saja mengandung pemanis atau zat tambahan lain untuk meningkatkan rasa, jadi periksa label nutrisi dan juga pilih versi tanpa pemanis jikalau Anda mencari pilihan yang mana lebih lanjut sehat.

7. Kopi Jamur

Kopi jamur adalah campuran kopi bubuk dan juga jamur kering, yang mana menambahkan nutrisi tambahan seperti vitamin D, protein, tembaga, selenium, juga vitamin B.8

“Beberapa khalayak berpikir bahwa kopi jamur tak mengandung kafein, tetapi sebenarnya komposisi kafeinnya lebih banyak rendah dikarenakan komposisi kopinya digantikan oleh jamur kering,” kata Stefanski.

8. Kopi Instan

Kopi instan dibuat dengan mengeringkan kopi yang dimaksud sudah pernah diseduh menjadi butiran-butiran kecil yang digunakan larut dengan cepat pada air panas.

“Kopi instan mengandung sangat sedikit nutrisi, tetapi berbagai item juga mengandung gula tambahan, susu dehidrasi, kemudian zat aditif lain yang dimaksud dapat memberikan kalori, lemak, dan juga karbohidrat,” kata Stefanski.

Kopi instan sangat cocok untuk resep yang digunakan membutuhkan cita rasa kopi. Meskipun rendah nutrisi, kopi instan mengandung antioksidan, sehingga meminum kopi instan terus memberikan beberapa kegunaan bagi kesehatan.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC] Next Article Studi Harvard: Minum Kopi Tiap Hari Bikin Wanita Panjang Umur

Related Articles