
Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Mantan pemain timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, meyakinkan diri hanya sekali fokus untuk klub Turnamen 2 PSPS Pekanbaru, yang dimaksud pada Rabu (18/6) sudah memperkenalkannya sebagai Direktur teknik.
“Como sudah ada tidaklah lagi, sebab waktu itu resign pas bergabung ke timnas (U20), kalau untuk timnas masih belum ada pemanggilan,” demikian jawaban Kurniawan pada waktu dihubungi melalui program instruksi singkat, Kamis.
Kurniawan sempat berkarier di dalam klub Italia, Como, sebagai ahli kelompok divisi junior selama tiga tahun. Dia meninggalkan sikap itu pada 2025.
Sosok berjuluk Kurus itu kemudian menerima tawaran menjadi asisten pembimbing timnas U20 untuk Piala Asia U20 2025.
Dalam perlombaan tersebut, pasukan Merah Putih yang dimaksud diarsiteki Indra Sjafri gagal lolos dari fase grup, pasca cuma sanggup finis tempat Grup C.
View this post on Instagram
Pada Februari 2025, Kurniawan menjalani wawancara untuk mengisi tempat asisten pembimbing timnas di tempat bawah asuhan Patrick Kluivert.
Selain dirinya, terdapat pula Zulkifli Syukur serta Bima Sakti. Namun sampai sekarang belum ada panggilan berikutnya dari timnas senior.
Setelah pensiun sebagai pesepak bola profesional, Kurniawan malang-melintang dalam dunia kepelatihan.
Selain Como kemudian timnas U20, Kurniawan yang tersebut miliki lisensi AFC Pro itu juga sudah ada pernah berkarier pada Sabah FC, juga menjadi asisten ahli timnas pada 2018 serta timnas U23 pada 2019 lalu 2023.
PSPS sendiri pada musim lalu selangkah lagi menuju penawaran ke Turnamen 1, tapi kemudian kalah 0-1 dari Persijap Jepara pada playoff sehingga tetap saja di area Turnamen 2.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



