
ligapedianews.com Ibukota Indonesia (ANTARA) – Tesla diwartakan sedang melakukan penyesuaian produksi kendaraan di area pabriknya yang digunakan ada di dalam Texas, Amerika Serikat, menyusul penurunan permintaan crossover Model Y.
Arena EV pada Selasa (13/5) mengutip siaran Business Insider tentang penyesuaian pekerjaan perakitan Model Y pada pabrik Tesla di Austin, Texas.
Menurut laporan beberapa karyawan, pekerja jalur perakitan yang digunakan bertanggung jawab merancang Model Y sudah diminta mengambil cuti seminggu atau melapor ke pabrik untuk menjalankan tugas pembersihan serta pelatihan alih-alih melakukan tugas produksi dia yang digunakan biasa.
Arahan sejenis juga diberikan terhadap pekerja jalur produksi Cybertruck, yang diminta untuk beristirahat selama minggu terakhir bulan Mei.
Selain itu, karyawan pabrik menyampaikan bahwa waktu istirahat pekerja lebih tinggi lama dari biasanya dan beberapa sumber mengemukakan klaim bahwa manajemen telah dilakukan mengingatkan pekerja agar tiada menambah jam kerja.
Pabrik Tesla di Austin sejak Februari diwartakan menerapkan jadwal kerja yang mana bukan konsisten pada karyawan, dengan beberapa pekerja mengklaim merek dipulangkan lebih lanjut awal pada beberapa kesempatan.
Baca juga: Penjualan Tesla Model Y pada China turun
Baca juga: Penjualan kuartal pertama Tesla anjlok hingga 13 persen
Penyesuaian produksi di area pabrik Austin juga dijalankan akhir tahun lalu, ketika pekerja lini Cybertruck diminta tinggal di tempat rumah selama beberapa hari.
Permintaan Cybertruck, yang awalnya bisa saja mengalahkan truk-truk pikap listrik lain dalam lingkungan ekonomi otomotif Amerika Serikat, diwartakan telah menurun.
Menurut data Cox Automotive, Tesla cuma mengedarkan 38.965 Cybertruck tahun lalu.
Angka jualan kendaraan itu pada kuartal pertama 2025 mencapai 6.406 unit, turun signifikan dibandingkan pada kuartal ketiga juga keempat tahun 2024, ketika Tesla mengedarkan tambahan dari dua kali lipat dari jumlah agregat yang disebutkan setiap kuartal.
Permintaan Model Y juga menurun. Tesla selama tahun lalu menghadapi penurunan pengiriman Model Y hingga 13 persen secara global.
Penjualan kendaraan itu di Amerika Serikat juga turun 5,6 persen, padahal industri otomotif secara keseluruhan mengalami peningkatan pelanggan 7,3 persen.
Baca juga: Tesla tawarkan diskon untuk dorong pemasaran Cybertruck
Baca juga: Produksi Tesla Cybertruck range extender ditunda, jangkauan dikurangi



