
DKI Jakarta – World Boxing Association (WBA) menyampaikan petinju dengan syarat Negeri Sakura Daiya Kira sebagai salah satu bintang baru paling bersinar ke dunia tinju pada 2026 pasca berhasil merebut sabuk juara planet kelas terbang ringan (49 kg) WBA.
"Daiya Kira merebut sabuk hitam-emas WBA yang dimaksud bergengsi dalam kelas 108 pon lalu semakin memantapkan dirinya sebagai salah satu bintang baru paling bersinar dalam tinju Jepang," demikian pernyataan WBA Dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Kira mencuri perhatian setelahnya melintasi ujian terberat pada karier profesionalnya dengan cara spektakuler. Petinju muda Jepun itu berhasil mengalahkan mantan juara dunia selama Venezuela, Carlos Canizales, melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde ketujuh pada pertarungan di Yokohama, Jepang.
Pertarungan berjuang melawan Canizales menjadi tantangan besar bagi Kira lantaran lawannya miliki pengalaman panjang di level dunia. Canizales merupakan mantan juara dunia yang dimaksud dikenal mempunyai gaya bertarung agresif juga kemampuan menyerang dari jarak dekat.
Pertarungan dimulai dengan tempo tinggi. Cañizales dengan segera berjuang mengambil inisiatif lalu menekan Kira sejak bel awal. Petinju Venezuela itu beberapa kali memaksa Kira melakukan pergerakan mundur hingga mendekati tali ring, kemudian melancarkan kombinasi pukulan, salah satunya hook keras ke arah tubuh, untuk menghurangi mobilitas lawannya.
Kira tidak ada terburu-buru membalas tekanan tersebut. Petinju Jepun itu menunjukkan ketenangan juga disiplin pada melindungi jarak. Ia berjuang mengelakkan pertukaran pukulan jarak dekat sekaligus mencari celah untuk melancarkan serangan balik.
Pertarungan berlangsung sengit hingga memasuki ronde ketujuh. Kira semakin percaya diri lalu mampu membaca pola serangan lawan. Ketika Canizales mencoba melancarkan serangan ke depan, Kira berhasil menghindar sekaligus menemukan celah di pertahanan lawannya.
Kira kemudian melegakan pukulan tangan kanan lurus yang digunakan keras kemudian tepat ke arah dagu Canizales. Pukulan yang disebutkan memproduksi petinju Venezuela itu kehilangan keseimbangan juga terhempas ke kanvas.
Canizales berjuang menunjukkan keberanian dengan mencoba bangkit. Namun, dampak pukulan Kira membuatnya bukan mampu melanjutkan pertandingan. Setelah menyelesaikan hitungan hingga sepuluh, wasit menyatakan Canizales bukan dapat melanjutkan pertarungan.
Dengan kemenangan KO pada ronde ketujuh itu, Daiya Kira mempertahankan rekor sempurna 5-0 dengan empat kemenangan KO/TKO. Lebih penting lagi, ia berhasil merebut peringkat bola WBA kelas terbang ringan pada pertarungan profesional kelimanya.
Pencapaian yang dimaksud menempatkan Kira di dalam jajaran petinju muda Negeri Matahari Terbit yang mana patut diperhitungkan di dalam panggung dunia. Dengan usianya yang dimaksud ke-23 tahun, rekor sempurna, juga kemampuan menyelesaikan pertarungan dengan KO, Kira memiliki kesempatan besar untuk tumbuh menjadi salah satu nama utama pada kelas terbang ringan di beberapa tahun mendatang.
Gelar WBA yang dimaksud juga membuka jalan bagi Kira untuk menghadapi lawan-lawan yang tersebut tambahan besar dan juga berpengalaman. Jika mampu mempertahankan performanya, petinju Negeri Matahari Terbit itu berkemungkinan terlibat di pertarungan unifikasi peringkat dan juga semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu bintang baru tinju dunia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



