
Ibukota Indonesia – Brand gaming selama Malaysia, TODAK, memberi sinyal akan terlibat di kompetisi Mobile Legends: Bang Bang Professional League Tanah Air Season 18 melalui kolaborasi dengan sebuah pasukan esports yang mana identitasnya masih dirahasiakan.
Presiden Direktur TODAK Shinta Dhanuwardoyo memberikan petunjuk mengenai rencana kolaborasi berikutnya yang dimaksud berkaitan dengan kompetisi MPL Indonesia musim mendatang.
"Saya boleh spill kita akan di Season 18 tapi saya enggak akan kasih tau nama team esports-nya but will be season 18 serta kita akan kolaborasi dengan lebih tinggi berbagai team esports lainnya," ujar Shinta pada konferensi pers Grand Final Mobile Legends Bang Bang Professional League (MPL) Nusantara Season 17 dalam Ibukota International Velodrome, Minggu.
Shinta juga mengungkapkan perusahaan akan memperluas kerja sebanding dengan kreator Indonesia, merek lokal, merek global, dan juga beberapa organisasi esports. Ia mengemukakan pada waktu ini TODAK telah lama menjalin kolaborasi dengan dua regu esports, yakni Dewa United Esports kemudian Evos.
"Kita akan melakukan sejumlah kolaborasi, mau itu dengan kreator Indonesia, brand lokal maupun brand global. Sekarang yang mana kita mulai jalankan adalah berkolaborasi dengan tim esports," kata Shinta.
TODAK sebelumnya dikenal luas di dalam kawasan Asia Tenggara melalui kiprahnya ke skena kompetitif Mobile Legends, satu di antaranya melalui kelompok yang beberapa kali tampil pada kejuaraan tingkat regional juga internasional.
Pada Desember 2025, organisasi esports Tanah Melayu yang disebutkan mengumumkan penutupan seluruh divisi esports kompetitifnya pasca delapan tahun berkiprah.
Setelah pembubaran tersebut, perusahaan bertransformasi bermetamorfosis menjadi brand gaya hidup, apparel, serta perangkat gaming, sekaligus menguatkan perannya sebagai mitra lalu sponsor pada beragam kegiatan esports.
Di Indonesia, TODAK tercatat berubah menjadi mitra resmi Mobile Legends: Bang Bang Professional League Nusantara selama dua musim pada 2026. Korporasi juga menghadirkan kursi gaming Throne 2.0 yang digunakan digunakan pada panggung kompetisi liga tersebut.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



