
Ibukota – Tim nasional esports Indonesia nomor Identity V resmi mengamankan tiket menuju sesi utama Asian Games 2026 pasca berhasil melintasi rangkaian pertandingan pada putaran kualifikasi yang tersebut berlangsung di dalam Singapura 31 Me i-1 Juni.
Pelatih Kepala Tim Nasional Esports Tanah Air Richard Permana memaparkan keberhasilan yang dimaksud berubah menjadi langkah awal yang dimaksud penting, namun pasukan masih memiliki berbagai aspek yang tersebut harus dibenahi untuk menghadapi persaingan di dalam putaran utama.
"Evaluasinya cukup banyak, teristimewa di dalam atlet yang mana wajib mengejar ketertinggalan ingame technical stuff," kata Richard untuk ANTARA melalui arahan singkat, Senin.
"Hal lain seperti meningkatkan kualitas latihan agar blunder ingame tak bermetamorfosis menjadi suatu standar. Jam terbang sangat wajib ditingkatkan."
Ia menambahkan hasil undian grup cukup menguntungkan bagi Nusantara yang tersebut diperkuat atlet-atlet hasil open qualifier nasional.
Tim Merah Putih diperkuat oleh Athif Fatahilah Nursyam, Suhartanto Ardi Mulyo, Ricky Aulia, Muhammad Fachrul Putra Henri, kemudian Daffa Pasha Arifin.
"Diwakili atlet dari open qualifier nasional, Negara Indonesia cukup diuntungkan dengan hasil undian group yang mana ada," ujar Richard.
Hasil drawing putaran kualifikasi Asian Games 2026 nomor Identity V menempatkan Indonesia dalam Grup B dengan Thailand, Kazakhstan, Taiwan, dan juga Tajikistan.
Perjalanan Nusantara tak sepenuhnya berjalan mulus. Pada pertandingan hari pertama pada Hari Minggu (31/5), kelompok Merah Putih harus mengakui keunggulan Taiwan dengan skor 0-2, kemudian kembali kalah 0-2 ketika menghadapi Thailand.
Namun, Indonesi mampu bangkit pada laga berikutnya dengan meraih kemenangan 2-0 menghadapi Kazakhstan. Hasil yang disebutkan berubah jadi salah satu penentu yang tersebut mengakibatkan Indonesia meyakinkan tiket ke main event Asian Games 2026.
Dengan tiket yang tersebut sudah diamankan, pasukan sekarang akan fokus meningkatkan kualitas permainan dan juga memperbanyak pengalaman berkompetisi internasional guna memburu target podium pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
"Kita akan putar otak agar bagaimana nomor ini sebaik-baiknya bisa saja podium finish di main event nantinya," ujar Richard.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



