Tag: RRQ Kazu

  • Empat grup Indonesi lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

    Empat grup Indonesi lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

    Ibukota Indonesia – Sebanyak empat kelompok Nusantara menegaskan tempat dalam sesi Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall setelahnya RRQ Kazu dan juga MBR Omega melengkapi dua duta yang digunakan lebih banyak dahulu lolos, Bigetron by Vitality dan juga ONIC.

    RRQ Kazu mengamankan tiket Grand Finals pasca menempati sikap kelima klasemen fase eliminasi pada pekan keempat Knockout Stage dengan mengakumulasi 234 poin, sedangkan MBR Omega berada dalam kedudukan keenam dengan 231 poin, demikian Garena Indonesia pada informasi ditulis di Jakarta, Senin.

    RRQ Kazu menunjukkan peningkatan performa pada pekan terakhir setelahnya sempat mengalami hasil kurang maksimal pada pekan ketiga. Mereka mengoleksi 79 poin pada hari pertama, meningkat menjadi 85 poin pada hari kedua, sebelum menghentikan pertandingan dengan 70 poin pada hari ketiga.

    Dari total 234 poin tersebut, RRQ Kazu mengakumulasi dua Booyah, 123 poin eliminasi, dan juga 111 poin placement.

    Sementara itu, MBR Omega yang mana merupakan kelompok debutan Indonesia tampil lebih tinggi kuat pada hari terakhir. Setelah mengoleksi 68 poin pada hari pertama serta 59 poin pada hari kedua, merek mengamankan 104 poin pada hari ketiga, diantaranya dua Booyah.

    Tambahan yang dimaksud mengakibatkan MBR Omega finis dalam sikap keenam dengan total 231 poin, yang digunakan terdiri melawan 123 poin eliminasi serta 108 poin placement.

    Keberhasilan RRQ Kazu dan juga MBR Omega sekaligus melengkapi kuota Indonesia ke Grand Finals yang akan berlangsung pada Surabaya pada 19-20 September 2026.

    Di sisi lain, EVOS Divine berubah menjadi satu-satunya delegasi Indonesi yang digunakan gagal melaju ke sesi puncak setelahnya finis dalam kedudukan ke-12 dengan 147 poin.

    EVOS Divine yang mana berstatus juara bumi Esports World Cup: Free Fire 2025, mengakhiri perjalanan dalam Knockout Stage tanpa meraih Booyah. Mereka belaka mengoleksi 91 eliminasi kemudian 56 poin placement.

    Pada pekan keempat, EVOS Divine mengoleksi 59 poin pada hari pertama, 52 poin pada hari kedua, juga kembali kesulitan mengejar ketertinggalan pada hari terakhir.

    Dengan demikian, Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan mempertemukan 12 kelompok yang tersebut terdiri berhadapan dengan lima perwakilan Thailand, empat Indonesia, lalu tiga Vietnam. Tidak ada duta Malaya yang mana berhasil lolos ke fase puncak.

    Lima perwakilan Thailand terdiri menghadapi All Gamers Global, Buriram United Esports, Team Falcons, Team Akkee, lalu Twisted Minds. Sementara Vietnam diwakili Team Flash, P Esports, kemudian GOW Esports.

    Babak Grand Finals akan dijalankan di dalam Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, dengan format Point Rush pada hari pertama lalu Champion Rush pada hari kedua untuk menentukan juara regional.

    Surabaya sebelumnya pernah berubah menjadi tuan rumah FFWS SEA 2024 Fall dan juga kembali berubah jadi panggung persaingan tim-tim terbaik Free Fire Asia Tenggara pada tahun ini.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • PB ESI lakukan evaluasi timnas usai berjuang pada EWC 2025

    PB ESI lakukan evaluasi timnas usai berjuang pada EWC 2025

    https://ligapedianews.com/ Pasti selalu terjadi evaluasi demi objektif Merah Putih

    Jakarta – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) akan melakukan evaluasi terhadap penampilan kelompok nasional (timnas) esports Indonesia yang dimaksud berkompetisi pada Esports World Cup 2025 yang masih berlangsung di dalam Riyadh, Arab Saudi.

    Hal itu disampaikan Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana yang mana mengungkapkan bahwa evaluasi dilaksanakan untuk menjaga performa atlet hingga SEA Games 2025 Thailand yang tersebut akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025.

    "Timnas MLBB Women's akan terus pada maintain juga diperlengkapi lebih lanjut lagi hingga akan tetap saja terus mendominasi pada scene perempuan," ujar Richard untuk ANTARA pada instruksi instan dalam Jakarta, Senin.

    Team Vitality yang mana merupakan timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Putri berhasil meraih gelar kejuaraan juara MLBB Women's Invitational (MWI), yang mana menjadi bagian Esports World Cup (EWC) 2025, pasca mengalahkan Gaimin Gladiators pada putaran Grand Final, Hari Sabtu (19/7).

    Tim yang diperkuat oleh Venny "Fumi Eko" Lim, Cindy "Cinny" Laurent Siswanto, Viorelle "Vival" Valencia Chen, Michelle "Chell" Denise Siswanto, juga Vivi "Vivian" Indrawaty, itu mengemas kemenangan sempurna 4-0 menghadapi pasukan dengan syarat Negeri Paman Sam tersebut.

    Tidak cuma meraih gelar kejuaraan juara, Vivian dkk mencatatkan kemenangan sempurna pada seri MWI EWC tahun ini dengan 100 persen win-rate — memenangi 13 gim tanpa pernah kalah kehilangan gim. Mereka juga berhasil memecahkan rekor memenangi gim tercepat dengan durasi 9 menit 37 detik pada gim pertama sesi Grand Final.

    Selain timnas MLBB Putri, timnas Free Fire 1 (RRQ Kazu) lalu timnas Free Fire 2 (Onic) juga turun pada EWC 2025. Namun, timnas Free Fire belum dapat menunjukkan performa terbaik mereka itu di kompetisi Piala Planet Esports tersebut.

    Gelar juara berhasil diamankan duta Indonesia, yakni regu Evos Divine, dengan 170 total poin. Sementara, RRQ Kazu harus puas di tempat peringkat kedua atau menjadi runner-up dengan 123 poin.

    Sayangnya, Onic, yang merupakan juara Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring pada Juni lalu, harus pulang lebih tinggi awal lantaran tak mampu menembus putaran Grand Final.

    "Case by case, tentu pasti selalu terjadi evaluasi demi objektif Merah Putih," ujar Richard mengenai evaluasi untuk masing-masing tim.

    Sementara itu, EWC 2025 masih bergulir memperlombakan beberapa jumlah game, salah satunya MLBB Men. Dua delegasi Indonesia Onic kemudian RRQ Hoshi akan memulai perjalanan dia di tempat fase Grup Stage pada Rabu (23/7).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • RRQ Kazu fokus ke laga CS usai lolos ke Grand Final FFWS 2025 Spring

    RRQ Kazu fokus ke laga CS usai lolos ke Grand Final FFWS 2025 Spring

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Tim Indonesia RRQ Kazu mengalihkan fokus ke laga Clash Squad (CS) pada pekan kelima Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring usai lolos lebih besar dulu ke Grand Final.

    Menurut instruktur RRQ Kazu Adi Gustiawan, menjadi regu pertama yang mana mengamankan tiket terbang ke Hanoi, Vietnam, menyebabkan beberapa jumlah keuntungan, salah satunya dapat mempersiapkan diri untuk laga CS kemudian penampilan di dalam Grand Final.

    "Secara recovery kesehatannya, oleh sebab itu di area final nanti kan kita butuh endurance-nya cukup panjang lah akibat kemungkinan besar dalam final Hanoi nanti bermain dengan 10 gim, jadi ya kita prepare-in dari segi ke arah sana," ujar Adi terhadap ANTARA pada waktu ditemui dalam pelatnas timnas esports Indonesia di tempat Jakarta, Selasa.

    RRQ Kazu menjamin diri ke putaran akhir usai menjadi pemuncak klasemen pada pertandingan hari pertama di tempat pekan keempat, Hari Jumat (16/5). Sementara, laga CS akan berlangsung pada pekan keempat mulai 22 Mei 2025.

    Dari Indonesia, RRQ Kazu akan tampil bersatu EVOS Divine dan juga Bigetron Esports. Ketiganya lolos ke mode CS pasca menempati delapan besar pada Fase 1 Knockout Stage.

    "Justru harus di-cooling down dikarenakan kita akan merubah mode latihan dari battleground ke class squad. Setelah dari situ baru kita push lagi untuk anak-anak bermain di tempat battleground," ujar Adi.

    "Ke Hanoi, Vietnam, di dalam bulan Juni, jadi masih ada waktu lah sekitar dua minggu untuk anak-anak recovery, untuk balik lagi ke battleground. Tapi oleh sebab itu ada mode CS ke class squad, kalau kita nggak lolos pada minggu kemarin, kita nggak ada waktu untuk latihan ke class squad-nya."

    Sayangnya, kesuksesan RRQ Kazu untuk lolos ke Grand Final FFWS SEA 2025 Spring belum sanggup dihadiri oleh oleh regu Indonesia lainnya yang mana masih harus berjuang di dalam pekan selanjutnya.

    Selain RRQ Kazu, Team Falcons serta Buriram United Esports jika Thailand menjadi pasukan kedua dan juga ketiga yang digunakan lolos ke Grand Finals.

    Dengan aturan baru yang berlaku di area FFWS SEA 2025 Spring, regu yang dimaksud memuncaki klasemen harian pada pekan keempat serta kelima Knockout Stage Fase 2 akan secara langsung lolos ke Grand Finals. Team Falcons dan juga Buriram United Esports lolos usai masing-masing menguasai klasemen pada hari kedua kemudian ketiga.

    Tim Indonesia EVOS Divine, Bigetron Esports, ONIC, juga Vesakha Sriwijaya masih harus berjuang mencuri tiket menuju Grand Finals pada pekan kelima pekan ini.

  • Laga sengit Evos Divine bertemu RRQ Kazu warnai mid season FFSS 2025

    Laga sengit Evos Divine bertemu RRQ Kazu warnai mid season FFSS 2025

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Turnamen Clash Squad Free Fire Squad Showdown (FFSS) 2025 memasuki fase mid season dengan diwarnai partai kelas berat Evos Divine kontra RRQ Kazu.

    Hingga pekan kedua fase regular season, tim-tim papan menghadapi Free Fire terus berjuang bersaing untuk kedudukan puncak klasemen untuk menjadi yang tersebut terkuat pada mode Clash Squad Free Fire tahun ini.

    EVOS Divine kemudian RRQ Kazu membuktikan ketangguhan merek sebagai dua pasukan yang tersebut belum menelan kekalahan, juga akan bertarung untuk mempertahankan kemenangan tanpa kekalahan atau win streak.

    Dikutip dari keterangan ditulis penerbit gim Free Fire Garena Indonesia, Kamis, laga sengit antara Evos Divine dan juga RRQ Kazu akan tersaji pada fase regular season FFSS 2025 pekan ketiga pada 8-9 Februari 2025.

    Selama dua pekan putaran regular season, Evos Divine tampil gemilang di tempat mode Clash Squad. Evos Rasyah juga kawan-kawan yang mana mengawali putaran regular season dalam tempat ketiga mampu meningkatkan performa di area setiap pertandingan.

    Evos Divine berhasil memuncaki klasemen dengan total elims mencapai 209 poin pada pertandingan keempat kemudian menggeser RRQ Kazu dengan 203 poin ke kedudukan kedua.

    Di sisi lain, RRQ Kazu tampil lebih banyak konsisten dari pada Evos Divine. RRQ Abaay serta timnya selalu mampu mendulang 50 poin elims di area setiap pertandingan, sementara performa Evos Divine terlihat agresif setelahnya mengakumulasi 62 poin elims di area pertandingan keempat.

    Namun, tugas berat harus dihadapi oleh regu lainnya untuk dapat merebut sikap di dalam puncak klasemen. Onic Olympus yang mampu mengakumulasi 164 poin elims harus puas berada di area sikap keempat, di dalam bawah MBR Epsilon (poisisi ketiga) yang digunakan semata-mata menghimpun 131 poin elims.

    Meski total elims Onic Olympus lebih besar tinggi, MBR Epsilon mampu memperkecil kekalahan dibandingkan Onic Olympus sehingga mempengaruhi sikap klasemen kedua tim.

    Sementara itu, Bigetron Delta (posisi kelima) berhasil mengoleksi 141 poin elims kemudian Old Stars (poisisi keenam) hanya saja 76 poin elims selama dua pekan ini. Kedua regu yang dimaksud masih belum mampu memecahkan strategi untuk mendapatkan kemenangan.