olahraga

PB ESI lakukan evaluasi timnas usai berjuang pada EWC 2025

https://ligapedianews.com/ Pasti selalu terjadi evaluasi demi objektif Merah Putih

Jakarta – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) akan melakukan evaluasi terhadap penampilan kelompok nasional (timnas) esports Indonesia yang dimaksud berkompetisi pada Esports World Cup 2025 yang masih berlangsung di dalam Riyadh, Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana yang mana mengungkapkan bahwa evaluasi dilaksanakan untuk menjaga performa atlet hingga SEA Games 2025 Thailand yang tersebut akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025.

"Timnas MLBB Women's akan terus pada maintain juga diperlengkapi lebih lanjut lagi hingga akan tetap saja terus mendominasi pada scene perempuan," ujar Richard untuk ANTARA pada instruksi instan dalam Jakarta, Senin.

Team Vitality yang mana merupakan timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Putri berhasil meraih gelar kejuaraan juara MLBB Women's Invitational (MWI), yang mana menjadi bagian Esports World Cup (EWC) 2025, pasca mengalahkan Gaimin Gladiators pada putaran Grand Final, Hari Sabtu (19/7).

Tim yang diperkuat oleh Venny "Fumi Eko" Lim, Cindy "Cinny" Laurent Siswanto, Viorelle "Vival" Valencia Chen, Michelle "Chell" Denise Siswanto, juga Vivi "Vivian" Indrawaty, itu mengemas kemenangan sempurna 4-0 menghadapi pasukan dengan syarat Negeri Paman Sam tersebut.

Tidak cuma meraih gelar kejuaraan juara, Vivian dkk mencatatkan kemenangan sempurna pada seri MWI EWC tahun ini dengan 100 persen win-rate — memenangi 13 gim tanpa pernah kalah kehilangan gim. Mereka juga berhasil memecahkan rekor memenangi gim tercepat dengan durasi 9 menit 37 detik pada gim pertama sesi Grand Final.

Selain timnas MLBB Putri, timnas Free Fire 1 (RRQ Kazu) lalu timnas Free Fire 2 (Onic) juga turun pada EWC 2025. Namun, timnas Free Fire belum dapat menunjukkan performa terbaik mereka itu di kompetisi Piala Planet Esports tersebut.

Gelar juara berhasil diamankan duta Indonesia, yakni regu Evos Divine, dengan 170 total poin. Sementara, RRQ Kazu harus puas di tempat peringkat kedua atau menjadi runner-up dengan 123 poin.

Sayangnya, Onic, yang merupakan juara Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring pada Juni lalu, harus pulang lebih tinggi awal lantaran tak mampu menembus putaran Grand Final.

"Case by case, tentu pasti selalu terjadi evaluasi demi objektif Merah Putih," ujar Richard mengenai evaluasi untuk masing-masing tim.

Sementara itu, EWC 2025 masih bergulir memperlombakan beberapa jumlah game, salah satunya MLBB Men. Dua delegasi Indonesia Onic kemudian RRQ Hoshi akan memulai perjalanan dia di tempat fase Grup Stage pada Rabu (23/7).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles