Tag: Piala Dunia 2026

  • 3 Negara yang Dicoret FIFA dari Piala Bumi 2026

    3 Negara yang Dicoret FIFA dari Piala Bumi 2026

    Ligapedianews.com JAKARTA – FIFA secara resmi melarang tiga negara berpartisipasi dalam Piala Global 2026 . Ketiganya yakni Pakistan, Rusia, juga Kongo dikeluarkan dari kejuaraan oleh sebab itu berbagai alasan, mulai dari permasalahan administratif hingga sanksi geopolitik.

    Piala Bumi 2026, yang dimaksud akan diselenggarakan sama-sama oleh Amerika Serikat, Kanada, lalu Meksiko, akan disertai oleh 48 tim. Namun, FIFA memutuskan untuk menghentikan pintu bagi Pakistan, Rusia, lalu Kongo akibat kontroversi yang dimaksud melibatkan federasi sepak bola masing-masing.

    1. Pakistan Kena Sanksi Administratif

    FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) akibat kegagalan di mengadopsi konstitusi baru yang dimaksud bertujuan meyakinkan pemilihan umum yang mana adil dan juga demokratis di organisasi tersebut. Akibatnya, Pakistan dilarang tampil pada Piala Global 2026 hingga PFF menyetujui konstitusi yang mana sesuai dengan regulasi FIFA.

    Dalam kualifikasi Piala Planet 2026, Pakistan juga tampil buruk dengan finis di dalam tempat terakhir Grup G zona Asia, semakin memperparah situasi mereka.

    2. Rusia Masih Kena Sanksi Geopolitik

    Sejak invasi Rusia ke tanah Ukraina pada Februari 2022, FIFA serta UEFA menjatuhkan larangan bagi kelompok nasional serta klub Rusia untuk berpartisipasi pada kompetisi internasional. Alhasil, Rusia tidak ada sanggup tampil di area Piala Global 2026 maupun Piala Eropa 2024.

    Larangan ini tidak ada semata-mata berdampak pada timnas pria juga wanita, tetapi juga klub-klub Rusia yang tersebut tak dapat berlaga dalam pertandingan Eropa seperti Kompetisi Champions, Kompetisi Europa, dan juga Conference League. Sanksi ini tetap memperlihatkan berlaku hingga ada langkah lebih lanjut lanjut dari FIFA juga UEFA.

    3. Kongo Kena Hukuman oleh sebab itu Intervensi Pihak Ketiga

    FIFA juga mencoret Kongo dari daftar partisipan Piala Planet 2026 oleh sebab itu adanya campur tangan pihak ketiga di Federasi Sepak Bola Kongo (FECOFOOT). FIFA, bekerja identik dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), menangguhkan keikutsertaan Kongo hingga kondisi tertentu terpenuhi.

    Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar Kongo kembali diterima FIFA antara lain menghentikan pembaharuan finansial yang tak sah lalu memulihkan kendali penuh berhadapan dengan markas federasi sepak bola mereka. Kongo sendiri pada waktu ini berada di area dasar klasemen Grup E kualifikasi zona Afrika.

    Bukan Kasus Pertama, FIFA Pernah Melarang 17 Negara

    Larangan FIFA terhadap negara-negara tertentu bukanlah hal baru. Sejak 1950, FIFA sudah menjatuhkan sanksi untuk 17 negara yang dimaksud melanggar regulasi resmi.

    Jerman juga Jepun dilarang tampil di area Piala Planet 1950, sementara Afrika Selatan dilarang selama dua dekade (1970–1990) akibat kebijakan apartheid. Negara lain yang digunakan pernah mendapat hukuman termasuk Meksiko (1990), Chile (1994), Myanmar (2006), juga Indonesia (2015).

    Pakistan sendiri menjadi salah satu negara dengan riwayat sanksi terbanyak dari FIFA, setelahnya sebelumnya juga terkena hukuman pada 2017, 2021 (tiga kali), juga pada masa kini pada 2025.

    Dengan langkah terbaru ini, Rusia, Pakistan, dan juga Kongo harus menanti lebih banyak lama untuk sanggup kembali berpartisipasi di tempat kompetisi sepak bola paling bergengsi dunia.

  • Erick Thohir: Mimpi Timnas Indonesia Melewati Piala Planet Bukan Hiperbola

    Erick Thohir: Mimpi Timnas Indonesia Melewati Piala Planet Bukan Hiperbola

    Ligapedianews.com JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa target Timnas Indonesia lolos ke Piala Planet bukanlah sekadar impian kosong. Dalam rapat kerja sama-sama Komisi X DPR RI dalam Senayan, Rabu (5/3/2025), Erick mengumumkan bahwa rencana besar PSSI hingga 2045 disusun secara realistis serta bertahap.

    “Maaf, kami dari PSSI bukan bermaksud melakukan sebuah mimpi yang digunakan hiperbola, tetapi ini sesuatu yang tersebut nyata ada dalam depan mata kita,” ujar Erick.

    Dalam pemaparannya, Erick menjelaskan bahwa PSSI miliki tiga fase strategis hingga tahun 2045, yakni: Pengembangunan (short term), Kestabilan (mid term), kemudian Golden Era (long term).

    Salah satu target jangka panjang PSSI adalah menghadirkan Timnas Indonesia senior ke peringkat ke-45 dunia pada tahun 2045. Selain itu, PSSI juga mencanangkan jadwal ambisius dalam berbagai kategori umur:

    Timnas U17: Diterima ke Piala Global U17 2031
    Timnas U20: Melewati ke Piala Bumi U20 2033
    Timnas Senior: Diterima ke Olimpiade 2036 dan juga Piala Global 2038
    Timnas U17 Putri: Berhasil ke Piala Planet U17 2030
    Timnas U20 Putri: Diterima ke Piala Bumi U20 2032
    Timnas Senior Putri: Diterima ke Piala Planet 2035 kemudian Olimpiade 2031

    Meski PSSI miliki peta jalan hingga 2045, target jangka pendek yang digunakan menjadi fokus utama pada waktu ini adalah menghadirkan Timnas Indonesia senior ke Piala Bumi 2026.

    Saat ini, Skuad Garuda yang dimaksud dilatih Patrick Kluivert berada dalam berjuang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Indonesia berada pada peringkat ketiga Grup C, di area bawah Negeri Matahari Terbit lalu Australia.

    Dua laga krusial akan menentukan nasib Timnas bulan ini, yakni:

    Australia vs Indonesia (20 Maret, tandang)
    Indonesia vs Bahrain (25 Maret, kandang)

    Jika mampu finis dalam dua besar grup, Indonesia akan lolos otomatis ke Piala Global 2026 yang mana akan dijalankan dalam Amerika Serikat, Kanada, lalu Meksiko. Namun, jikalau berada di area sikap tiga atau empat, masih ada prospek melalui putaran keempat kualifikasi zona Asia.

  • Jepun Negara Keempat yang dimaksud Diterima Piala Planet 2026 jikalau Kalahkan Bahrain

    Jepun Negara Keempat yang dimaksud Diterima Piala Planet 2026 jikalau Kalahkan Bahrain

    Ligapedianews,com Prospek Timnas Negeri Matahari Terbit lolos ke putaran final Piala Bumi 2026 semakin terbuka. Samurai Biru hanya saja membutuhkan tambahan tiga poin untuk melakukan konfirmasi tempat pada turnamen bergengsi yang dimaksud dan juga menjadi negara keempat yang lolos setelahnya Kanada, Meksiko, serta Amerika Serikat.

    Saat ini, Negeri Matahari Terbit mengatur klasemen Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia dengan dominasi yang sangat kuat. Dari enam pertandingan yang sudah pernah dilakoni, pasukan asuhan Hajime Moriyasu itu mencatatkan lima kemenangan serta satu hasil imbang, tanpa sekalipun merasakan kekalahan. Mereka juga menunjukkan ketajaman luar biasa dengan mencetak 22 gol kemudian hanya saja kebobolan dua kali.

    Laga Penentu Melawan Bahrain

    Jepang berpeluang mengunci tiket ke Piala Planet 2026 lebih tinggi cepat jikalau mampu mengalahkan Bahrain pada 20 Maret 2025. Duel yang mana akan berlangsung pada Stadion Saitama ini menjadi kesempatan emas bagi Negeri Sakura untuk menegaskan diri lolos, mengingat pertemuan pertama merek berakhir dengan kemenangan telak 5-0 untuk Samurai Biru di area kandang Bahrain.

    Jika berhasil meraih kemenangan menghadapi Bahrain, Negeri Matahari Terbit akan mengoleksi 19 poin, yang tersebut berarti dia tidaklah kemungkinan besar tergeser dari dua besar klasemen akhir Grup C. Empat pasukan lain di tempat grup ini, yakni Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, lalu China, maksimal cuma mampu menghimpun 18 poin. Artinya, Negeri Matahari Terbit akan resmi mengamankan tiket ke Piala Global 2026 meskipun masih menyisakan tiga pertandingan.

    Apabila Negeri Sakura gagal meraih kemenangan melawan Bahrain, merek masih miliki kesempatan lain pada 25 Maret pada waktu menjamu Arab Saudi pada tempat yang mana sama. Namun, dengan performa impresif yang ditunjukkan sejauh ini, besar kemungkinan Jepun bisa saja menyelesaikan misinya lebih besar awal.

    Dalam perjalanan dia pada Grup C, Negeri Matahari Terbit benar-benar tampil tanpa celah. Mereka memulai dengan kemenangan telak 7-0 menghadapi China, disusul kemenangan meyakinkan 5-0 melawan Bahrain, juga kemenangan 2-0 menghadapi Arab Saudi. Negeri Matahari Terbit semata-mata sempat tertahan imbang 1-1 oleh Australia, tetapi mereka kembali menunjukkan dominasi dengan menundukkan Indonesia 4-0 kemudian mengalahkan China 3-1.

    Dua regu yang mana mampu menjebol gawang Negeri Sakura sejauh ini hanyalah Australia lalu China. Namun, secara keseluruhan, lini pertahanan dia sangat kokoh, sementara lini serang mereka masih produktif pada mencetak gol.

    Jepang merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Asia juga sudah pernah menjadi langganan Piala Bumi sejak pertama kali lolos pada edisi 1998. Sejak pada waktu itu, mereka itu tidak ada pernah absen di enam edisi berturut-turut.

    Meski selalu hadir di dalam Piala Dunia, pencapaian terbaik Jepun sejauh ini adalah mencapai fase 16 besar sebanyak empat kali. Dengan performa mereka yang mana semakin matang, Negeri Sakura berpotensi kembali mencatatkan sejarah di area Piala Planet 2026 mendatang.

    Dengan segala keunggulan yang mana dimiliki, Jepun semata-mata tinggal selangkah lagi menuju kejuaraan terbesar sepak bola dunia. Kemenangan menghadapi Bahrain akan menjamin mereka itu menjadi negara keempat yang tersebut lolos, sekaligus semakin menegaskan dominasi mereka itu di tempat sepak bola Asia.

  • Dunia Pers Irak Prediksi Timnas Indonesia Diterima ke Piala Planet 2026

    Dunia Pers Irak Prediksi Timnas Indonesia Diterima ke Piala Planet 2026

    Ligapedianews,com Timnas Indonesia semakin mendapat sorotan dalam kancah internasional. Industri Media Irak, @iraqis_ir, meramalkan skuad Garuda memiliki potensi besar untuk lolos ke Piala Planet 2026. Keyakinan ini tak lepas dari inisiatif naturalisasi pemain yang digunakan digeber Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

    Sejak menjabat pada awal 2023, Erick Thohir gencar meyakinkan pemain keturunan di area Eropa untuk menguatkan Timnas Indonesia. Hasilnya, kualitas permainan Timnas meningkat signifikan. Keberhasilan lolos ke fase 16 besar Piala Asia 2023 kemudian menjamin tiket ke putaran final Piala Asia 2027 menjadi bukti nyata progres tersebut.

    Hingga matchday keenam Grup C Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia , Timnas Indonesia menempati peringkat ketiga dengan koleksi enam poin. Tim Merah Putih hanya saja tertinggal satu nomor dari Australia, yang mana berada dalam kedudukan kedua—batas terakhir kelompok yang dimaksud lolos otomatis ke Piala Global 2026.

    Untuk mengamankan tiket ke putaran selanjutnya, Timnas Indonesia setidaknya membutuhkan tujuh poin tambahan dari empat laga tersisa. Poin itu sanggup diraih dari laga melawan Australia (satu angka) juga kemenangan berhadapan dengan China lalu Bahrain pada kandang sendiri.

    Bursa pemain keturunan pun semakin menguatkan skuat Garuda. Dengan tambahan nama-nama seperti Ole Romeny, Emil Audero, Dean James, lalu Joey Pelupessy, potensi Timnas Indonesia untuk mencapai target kian terbuka lebar. Dunia Pers Irak bahkan mencatatkan data bahwa PSSI telah dilakukan berhasil meyakinkan 19 pemain dari Eropa untuk membela Timnas Indonesia.

    “Pelatih selama Belanda, Patrick Kluivert, ingin menghadirkan Timnas Indonesia ke Piala Global 2026. Saat ini, Timnas berada di dalam kedudukan ketiga dalam bawah Australia,” tulis @iraqis_ir.

    “Federasi, media, juga fans membantu penuh agar Timnas Indonesia bisa jadi lolos ke Piala Planet 2026. Kami mendoakan yang mana terbaik untuk mereka,” lanjut media yang mempunyai sekitar 9.000 pengikut dalam Instagram tersebut.

    Dua laga krusial telah menanti Timnas Indonesia pada Maret 2025, yaitu menghadapi Australia pada 20 Maret kemudian Bahrain pada 25 Maret. Patrick Kluivert memiliki target empat poin dari dua pertandingan yang disebutkan guna menjaga prospek lolos ke Piala Global 2026 tetap memperlihatkan terbuka.

  • Timnas Australia dilanda badai cedera jelang hadapi Indonesia

    Timnas Australia dilanda badai cedera jelang hadapi Indonesia

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Timnas Indonesia akan bertandang ke Australia pada lanjutan Ronde Tiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Namun, jelang laga tersebut, kabar kurang baik datang dari kubu Australia. The Socceroos saat ini sedang dilanda badai cedera yang digunakan menimpa beberapa pemain kuncinya.

    Sebagai informasi, laga kedua negara yang disebutkan akan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2025 di dalam Sydney Football Stadium, pukul 16.10 WIB.

    Saat ini prospek setiap regu dalam grup C untuk lolos ke Piala Bumi masih sama-masa besar. Indonesia berada di dalam peringkat ketiga dengan koleksi 6 poin dengan dengan empat negara lainnya, yaitu Arab Saudi, Bahrain, dan juga Tiongkok.

    Sedangkan Australia berada dalam tempat kedua dengan koleksi 7 poin atau selisih satu bilangan bulat dengan Indonesia pada bawahnya.

    Tim Garuda tentunya mampu menggeser sikap Australia apabila mampu mencuri kemenangan di tempat kandang negeri Kangguru ini. Anak asuh Patrick Kluivert akan mendapat tambahan tiga hitungan dengan koleksi 9 poin untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia.

    Indonesia dinilai akan diuntungkan di laga nanti. Pasalnya, The Socceroos sedang mengalami badai cedera yang dimaksud menerpa pemainnya.

    Pemain yang digunakan dipastikan tidak ada akan tampil adalah bek jangkung milik Leicester City, Harry Souttar. Pemain berpostur 198cm ini menderita cedera putus tendon achilles sejak Desember lalu, yang digunakan menyebabkan dirinya harus menepi dari lapangan hijau setidaknya pada rentan waktu satu tahun.

    Di leg pertama yang digunakan dilakukan pada Gelora Bung Karno, Harry Souttar menjadi sosok yang digunakan kokoh bagi pertahanan Australia dan juga menyebabkan Indonesia kesulitan menembusnya ditambah dengan posturnya yang digunakan tinggi besar.

    Pada leg kedua nanti Marselino dan juga kawan-kawan dapat sedikit lega dengan ketidakhadiran Souttar di area lini belakang kelompok kangguru.

    Selain Harry Souttar, beberapa pemain lainnya yang juga dilanda cedera kemudian belum dipastikan dapat tampil pada waktu melawan Indonesia di tempat antaranya adalah:

    • Kusini Yengi (Portsmouth)
    • Thomas Deng (Yokohama F Marinos)
    • Jordan Bos (Westerlo)
    • Connor Metcalfe (St Pauli)
    • Nestory Irankunda (Grasshopper FC)
    • Alessandro Circati (Parma)

    Kondisi ini tentunya menjadi sebuah kerugian bagi anak asuh Tony Popovic yang tersebut ingin mengamankan tempatnya untuk lolos segera ke Piala Global 2026 nanti.

    Di satu sisi, angin segar justru sedang menghampiri Timnas Indonesia yang digunakan terus menambah amunisinya dengan hadirnya Ole Romeny yang digunakan telah dilakukan resmi menjadi WNI, dan juga kabar Jairo Riedewald yang digunakan akan segera menyusulnya.

    Pertandingan ini tentunya akan menjadi laga yang mana menarik bagi kedua negara, sekaligus menjadi penentuan langkah Patrick Kluivert sebagai nahkoda baru Tim Garuda.

  • Daftar 3 negara yang dibanned FIFA bergabung dan juga pada Piala Global 2026

    Daftar 3 negara yang dibanned FIFA bergabung dan juga pada Piala Global 2026

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Piala Planet 2026 akan dijalankan di area Amerika Serikat, Kanada, lalu Meksiko dengan 16 stadion sebagai lokasi pertandingan. Turnamen sepak bola terbesar di area dunia ini menjadi kompetisi impian bagi sejumlah pemain lalu penggemar pada seluruh dunia. Namun, FIFA sudah mengonfirmasi bahwa ada tiga negara yang tak diizinkan berpartisipasi pada kompetisi tersebut.

    FIFA menjatuhkan sanksi untuk Rusia, Kongo, lalu Pakistan, yang tersebut menyebabkan ketiganya tidak ada dapat mengikuti Piala Bumi 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan berbagai pelanggaran yang mana dilaksanakan oleh federasi sepak bola masing-masing negara. Sanksi yang dimaksud menunjukkan ketegasan FIFA pada menegakkan aturan juga standar pada sepak bola internasional.

    Berbagai faktor menjadi alasan di tempat balik larangan ini, termasuk pelanggaran administratif, intervensi pemerintah, kemudian hambatan lain yang melanggar regulasi FIFA.

    Keputusan ini tentu berdampak besar bagi sepak bola pada ketiga negara tersebut. Berikut ulasan selengkapnya mengenai penyulut serta implikasi dari sanksi FIFA terhadap Rusia, Kongo, kemudian Pakistan.

    Daftar 3 negara yang dimaksud dibanned FIFA bergabung juga Pildun 2026

    1. Rusia (Sanksi akibat konflik geopolitik)

    Sejak invasi Rusia ke negara Ukraina pada 2022, FIFA dan juga UEFA sudah melarang Rusia berpartisipasi di kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia. Sanksi ini menimbulkan Rusia absen pada dua edisi berturut-turut, termasuk Piala Global 2026. Keputusan yang dimaksud diambil sebagai bagian dari respons komunitas internasional terhadap konflik yang digunakan berlangsung.

    Bagi Rusia, larangan ini menjadi pukulan berat, khususnya setelahnya menjadi tuan rumah Piala Planet 2018. Turnamen yang disebutkan sempat meningkatkan popularitas lalu perkembangan sepak bola di area negara itu. Namun, dengan absennya Rusia dari panggung dunia, sepak bola nasional menghadapi tantangan besar pada menjaga kompetitivitas dan juga regenerasi pemain.

    2. Kongo (Intervensi pihak ketiga pada Federasi Sepak Bola)

    Federasi Sepak Bola Kongo (FECOFOOT) menerima sanksi dari FIFA lantaran adanya campur tangan pihak ketiga pada pengelolaan organisasi. Hal ini melanggar statuta FIFA yang dimaksud mengharuskan federasi sepak bola nasional beroperasi secara independen. Akibatnya, Kongo dilarang berpartisipasi pada Piala Bumi 2026 dan juga semua kompetisi internasional di area bawah naungan FIFA.

    Namun, FIFA memberikan kesempatan bagi Kongo untuk mencabut larangan ini jikalau merek memenuhi persyaratan tertentu, termasuk memulihkan kendali penuh menghadapi federasi terhadap FECOFOOT sebelum kompetisi dimulai.

    3. Pakistan (Gagal menerapkan revisi konstitusi)

    Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) dijatuhi sanksi sebab gagal mengadopsi revisi konstitusi yang mana disarankan oleh FIFA dan juga Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Revisi ini bertujuan untuk meyakinkan pemilihan yang adil serta demokratis pada tubuh federasi.

    Sebelumnya, PFF juga pernah mendapatkan sanksi pada 2017 kemudian 2021 akibat campur tangan pihak ketiga. FIFA menyatakan bahwa sanksi ini cuma akan dicabut jikalau PFF menyetujui revisi konstitusi yang tersebut diusulkan.

    Keputusan FIFA ini menegaskan komitmen organisasi yang disebutkan di menegakkan aturan juga menjaga integritas sepak bola di dalam seluruh dunia. Sanksi yang diberikan menunjukkan bahwa FIFA tak akan mentoleransi pelanggaran yang tersebut bertentangan dengan regulasi yang mana sudah pernah ditetapkan.

    Absennya ketiga negara ini dari Piala Planet 2026 menjadi peringatan serius bagi federasi sepak bola lainnya untuk lebih lanjut berhati-hati pada mengurus organisasi mereka. Kepatuhan terhadap aturan FIFA sangat penting agar setiap negara masih mampu berpartisipasi di kompetisi internasional.

  • Akmal Marhali: Mana Mungkin Patrick Kluivert Didatangkan Tanpa Target Berhasil Piala Global 2026

    Akmal Marhali: Mana Mungkin Patrick Kluivert Didatangkan Tanpa Target Berhasil Piala Global 2026

    ligapedianews.com Akmal Marhali menegaskan tiada mungkin saja ahli baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert tanpa ditargetkan bawa timnya lolos ke Piala Global 2026. Menurut founder Save Our Soccer, regu itu pada masa kini masih punya kans dapat tampil di pesta sepak bola dunia tersebut.

    Akmal menyatakan pergantian ahli untuk memaksimalkan prospek juga menambah sinergi bagi seluruh komponen timnas. Sebab, kelompok itu pun mimpi lolos ke Piala Planet 2026 apalagi kesempatan terbuka lebar.

    “Mana kemungkinan besar ahli Patrick Kluivert direkrut untuk gantikan STY tanpa target lolos ke Piala Bumi 2026? Lah wong, kondisinya masih sangat terbuka. Justru penunjukan instruktur baru untuk lebih tinggi memaksimalkan peluang, pasca Ketum PSSI Erick Thohir menilai, ada kesulitan komunikasi di area ruang ganti,” kata Akmal di acara rilis Survei Indikator Politik Indonesia tentang Isu-Isu Persepakbolaan di tempat Mata Publik juga Pertaruhan Besar PSSI, Kamis (16/1/2025) di area Jakarta.

    Akmal mengungkapkan ada risiko di pergantian pembimbing Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert. Menurutnya, apabila manfaatnya lebih lanjut besar dengan terselesainya hambatan komunikasi di area ruang ganti yang dimaksud merupakan salah satu kunci dari kekompakan tim, langkah PSSI itu diharapkan pembaharuan itu sanggup mendatangkan hasil positif untuk Timnas Indoneska dengan meraih poin maksimal. Itu baik di dalam laga tandang, maupun di tempat kandang.

    “Artinya, PSSI, pada hal ini Erick Thohir sebagai Ketua umumnya, berdasarkan pengalaman juga kondisi terkini di area tim. Pasti punya kalkulasi tersendiri. Target yang dimaksud diberikan tidak “directly”, sebab kalau “directly” berarti sekarang harus rangking dua grup juga secara langsung lolos. Tapi targetnya harus lolos Piala Dunia,” ujarnya.

    “Alhamdulillah jikalau bisa jadi direct. Tapi apabila tidak, lolos via Round 4 atau Playoff masih terbuka. Dan Patrick sangat memahami hal itu,” tambahnya.

    Timnas Indonesia diketahui masih menyisakan empat laga sisa pada Kualifikasi Piala Bumi 2026. Dua laga kandang melawan Bahrain (25/3/2025) dan juga China (25/6/2025), sedangkan dia juga melakoni laga tandang melawan Australia (20/3/2025) dan juga Jepun (10/6/2025). Saat ini dia berada di dalam tempat ketiga dengan enam poin.

  • 3 Tim yang digunakan Tak Terkalahkan di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia

    3 Tim yang digunakan Tak Terkalahkan di dalam Babak 3 Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia

    ligapedianews.com Tiga kelompok mencatatkan rekor tak terkalahkan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia. Iran (Grup A), Korea Selatan (Grup B), dan juga Negeri Sakura (Grup C) masih menunjukkan performa impresif dengan catatan tak terkalahkan hingga pertandingan keenam.

    Iran, Korea Selatan, juga Negeri Matahari Terbit dipastikan lolos ke fase keempat Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia. Bahkan ketiga pasukan yang dimaksud mampu hanya merebut tiket lolos otomatis ke Piala Bumi 2026 jikalau mampu tampil konsisten di area empat laga tersisa.

    Saat ini Iran kemudian Jepun sama-sama mengoleksi 16 poin dari lima kali menang dan juga sekali imbang. Tapi apabila memmbandingkan dua regu raksasa Asia, kelompok berjuluk Samurai Biru di dalam melawan kertas lebih lanjut unggul.

    Dari enam pertandingan yang dimaksud telah dimainkan, Negeri Matahari Terbit membukukan 22 gol dan juga dua kali kebobolan. Sementara Iran baru mengoleksi 12 gol juga lima kali kebobolan.

    Sementara Korea Selatan sejauh ini telah menghimpun 14 poin dari empat kali menang juga dua kali. Berbeda dengan Iran dan juga Jepang, potensi Taeguk Warriors lolos dengan segera ke Piala Global 2026 terbilang menemui rintangan.

    Sebab, ada dua pasukan lain pada bawahnya yakni Irak serta Yordania yang mana sudah ada menghimpun 11 poin juga sembilan angka. Sehingga dengan empat laga tersisa dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 zona Asia, persaingan perebutan tiket segera ke Piala Planet 2026 masih memanas.

    3 Tim Tak Terkalahkan

    Grup A

    Iran: 16 Poin (5 Berhasil dan juga 1 Imbang)

    Grup B

    Korea Selatan: 14 Poin (4 Memenangkan dan juga 2 Imbang)

    Grup C

    Jepang: 16 Poin (5 Berhasil lalu 1 Imbang)

  • Timnas Indonesia Masuk 10 Besar Overall Ranking Babak Ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona AFC

    Timnas Indonesia Masuk 10 Besar Overall Ranking Babak Ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona AFC

    ligapedianews.com JAKARTA – Performa Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia semakin memukau. Dalam ranking keseluruhan (overall ranking) fase ini, Skuad Garuda berhasil menduduki kedudukan ke-10 dengan poin yang mana sejenis dengan Oman, salah satu kelompok kuat dalam kawasan Asia.

    Indonesia menghimpun poin identik dengan Oman, termasuk total gol yang dimaksud dicetak kemudian kebobolan. Namun, kedudukan kedua kelompok di tempat klasemen grup berbeda. Indonesia pada waktu ini berada di tempat peringkat ketiga Grup C, sementara Oman harus puas berada pada peringkat keempat Grup B.

    Hingga fase ini, Timnas Indonesia menunjukkan performa solid dengan mencatatkan sejarah masuk 10 besar di kompetisi kualifikasi seketat zona Asia. Dengan selisih gol -3, Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim yang digunakan tambahan diunggulkan seperti Australia, Qatar, dan juga bahkan Iran.

    Babak ini juga menandai penampilan konsisten Timnas di dalam bawah asuhan Shin Tae-yong. Para pemain seperti Calvin Verdonk, Marselino Ferdinan, hingga Jay Idzes tampil impresif pada beberapa pertandingan terakhir.

    FIFA Matchday 2024 Berakhir, Fokus Hadapi Australia!

    FIFA Matchday tahun ini resmi berakhir, juga kualifikasi akan dilanjutkan pada Maret 2025. Di bulan tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Australia, salah satu regu unggulan di area Grup C. Laga ini akan menjadi ujian berat bagi Indonesia, mengingat Australia memiliki skuad yang digunakan dihuni oleh atlet berpengalaman di dalam liga top Eropa.

    Namun, hasil positif sejauh ini memberikan kepercayaan diri besar bagi Skuad Garuda. Dengan strategi yang dimaksud matang serta persiapan yang tersebut baik, kesempatan Indonesia untuk terus bersaing masih terbuka lebar.

    Keberhasilan masuk ke sikap 10 besar di area overall ranking menjadi pencapaian luar biasa bagi Timnas Indonesia sekaligus yang dimaksud terbaik sepanjang sejarah pasukan nasional. Hal ini menunjukkan perkembangan signifikan sepak bola nasional dalam kancah internasional.

    Semoga di dalam laga-laga mendatang, Indonesia semakin solid juga mampu memberikan kejutan, teristimewa menghadapi Australia pada Maret 2025. Pendukung penuh dari warga tentu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus mengharumkan nama bangsa dalam pentas dunia.

  • Starter XI Timnas Indonesia di dalam Sisa Laga Babak 3 Kualifikasi Piala Bumi 2026: Optimisme Lolos!

    Starter XI Timnas Indonesia di dalam Sisa Laga Babak 3 Kualifikasi Piala Bumi 2026: Optimisme Lolos!

    ligapedianews.com Timnas Indonesia terus memupuk optimisme di tempat sesi ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia. Dengan empat pertandingan tersisa, pembimbing Shin Tae-yong diprediksi akan menerapkan formasi 3-4-3 untuk memaksimalkan peluang kelompok di menghadapi lawan tangguh seperti Australia, Bahrain, juga Jepang.

    Berikut prediksi formasi serta susunan pemain Starter XI Timnas Indonesia yang tersebut diharapkan mampu menjaga asa lolos ke fase selanjutnya:

    Formasi 3-4-3

    Kiper:
    Maarten Paes
    Penampilan solid kiper jika FC Dallas ini terus menjadi sorotan. Dengan catatan 20 penyelamatan pada enam pertandingan terakhir, Paes menjadi andalan utama di tempat bawah mistar gawang.

    Bek Tengah:
    Jay Idzes (Kapten)
    Sebagai pemimpin di dalam lini belakang, Idzes memiliki peran krusial pada menjaga koordinasi pertahanan. Ketangguhannya di duel udara kemudian tekel membuatnya sulit dilewati.

    Mees Hilgers
    Hilgers akan menjadi tandem solid untuk Idzes. Bek berada dalam ini dikenal dengan ketenangannya pada menghalau serangan lawan.

    Rizky Ridho
    Ridho melengkapi trio lini belakang dengan kekuatan fisik lalu kemampuannya pada mengintersep bola.

    Gelandang:

    CalvinVerdonk (Sayap kiri)
    Sebagai pemain sayap bertahan, Verdonk akan bertugas menjaga sisi kiri serta membantu serangan dengan crossing akurat.

    Ivar Jenner lalu Thom Haye (Gelandang tengah)
    Duet ini menawarkan keseimbangan dalam lini tengah. Jenner dikenal dengan stamina lalu akurasi umpannya, sementara Haye memberikan kreativitas pada memulai pembangunan serangan.

    Kevin Diks (Sayap kanan)
    Diks memberikan fleksibilitas di tempat sisi kanan dengan sumbangan defensif kemudian ofensif yang tersebut seimbang.

    Penyerang: