Tag: LHKPN

  • Harta kekayaan Ketua BAKN Andreas Eddy Susetyo menurut LHKPN

    Harta kekayaan Ketua BAKN Andreas Eddy Susetyo menurut LHKPN

    Ligapedianews.com – Ibukota – Andreas Eddy Susetyo, anggota DPR dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sudah resmi ditunjuk sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI untuk periode 2024-2029. Penetapan ini dijalankan dalam Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, pada Selasa (22/10).

    Sebagai Ketua BAKN DPR RI, Andreas Eddy Susetyo memiliki peran penting di mengawasi pengaplikasian anggaran negara. Tak hanya sekali dituntut profesionalisme di menjalankan tugasnya, transparansi terhadap harta kekayaan pribadi juga menjadi perhatian publik.

    Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah pada menjaga integritas pejabat negara, termasuk kewajiban pelaporan kekayaan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data yang tercatat di LHKPN, laporan terakhir yang mana disampaikan oleh Andreas Eddy Susetyo per 27 Maret 2024 untuk pelaporan periodik 2023. Total kekayaan yang mana dimilikinya mencapai Rp142.340.057.000.

    Laporan yang dimaksud memuat rincian aset secara menyeluruh, mencakup kepemilikan properti hingga kewajiban berbentuk hutang yang tercatat sebesar Rp3.856.423.000.
    Berikut ini rincian harta kekayaan Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara, Andreas Eddy Susetyo menurut laporannya pada LHKPN.

    Harta kekayaan Andreas Eddy Susetyo

    1. Tanah lalu bangunan

    Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tersebut telah terjadi beliau laporkan, Andreas Eddy Susetyo tercatat mempunyai harta berbentuk tanah lalu bangunan dengan total senilai Rp27.038.072.000, aset ini tersebar pada beberapa daerah, meliputi:

    • Sebidang tanah juga bangunan dengan luas 432 m²/160 m² berlokasi di area Ibukota Selatan, hasil perolehan sendiri, dengan nilai Rp4.545.456.000.

    • Bangunan seluas 41 m² di area Serang, diperoleh dari hasil sendiri, bernilai Rp144.321.000.

    • Tanah lalu bangunan seluas 635 m²/311 m² di dalam Ibukota Indonesia Selatan, hasil perolehan sendiri, senilai Rp8.306.050.000.

    • Sebidang tanah dengan luas 580 m² dalam Ibukota Selatan, berasal dari hasil sendiri, dengan nilai Rp6.556.900.000.

    • Tanah serta bangunan seluas 280 m²/185 m² berlokasi pada Malang, hasil perolehan sendiri, senilai Rp1.441.665.000.

    • Tanah lalu bangunan seluas 240 m²/210 m² di area Malang, diperoleh dari hasil sendiri, dengan nilai Rp1.308.480.000.

    • Tanah juga bangunan seluas 240 m²/200 m² di area Malang, berasal dari hasil sendiri, bernilai Rp1.345.200.000.

    • Bangunan dengan luas 80 m² berlokasi dalam Badung, hasil perolehan sendiri, senilai Rp3.390.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin

    Diketahui pada laporannya, total harta kekayaan yang dimiliki oleh Andreas, dari aset berbentuk alat transportasi lalu mesin, sebesar Rp2.962.000.000. Aset ini meliputi kendaraan terdiri dari mobil, diantaranya:

    • Mobil Toyota Alphard SUV tahun 2017, diperoleh dari hasil sendiri, dengan nilai Rp690.000.000.

    • Mobil Toyota Alphard SUV tahun 2021, berasal dari hasil sendiri, senilai Rp1.075.000.000.

    • Mobil Hyundai Ioniq 6 tahun 2023, hasil perolehan sendiri, bernilai Rp1.197.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya

    Pada laporannya di tempat bagian harta bergerak lainnya, kekayaan yang dimaksud dimiliki oleh Andreas, senilai Rp4.675.000.000.

    4. Surat berharga

    Dalam pengelolaan surat berharga, dengan status kepemilikan nya sendiri. Andreas tercatat miliki aset dari surat berharga senilai Rp80.563.887.000.

    5. Kas dan juga setara kas

    Andreas mempunyai simpanan kas atau setara kas, dengan kekayaan yang dimaksud dimilikinya, tercatat senilai Rp12.557.846.000.

    6. Harta lainnya

    Dalam laporannya, Andreas tercatat memiliki kekayaan aset dari harta lainnya, dengan nilai Rp18.399.675.000.

    7. Hutang

    Andreas menyampaikan laporannya, bahwa diri Nya tercatat masih miliki kewajiban sebagai hutang sebesar Rp3.856.423.000.

    Menurut rincian tersebut, total harta kekayaan Andreas Eddy Susetyo pada laporannya dalam LHKPN mencapai Rp146.196.480.000. Namun Andreas menunjukkan adanya kewajiban hutang yang tersebut harus diselesaikan. Maka pasca dikurangi dengan hutang, total kekayaannya tercatat sebesar Rp142.340.057.000 (seratus empat puluh dua miliar tiga ratus empat puluh jt lima puluh tujuh ribu rupiah).

  • Hara kekayaan Meriani, Cawagub sekaligus entrepreneur sukses Bengkulu

    Hara kekayaan Meriani, Cawagub sekaligus entrepreneur sukses Bengkulu

    Ligapedianews.com – DKI Jakarta – Meriani merupakan sosok pelaku bisnis sukses sekaligus politisi yang mana resmi dicalonkan sebagai Wakil Gubernur Bengkulu untuk mendampingi Rohidin Mersyah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

    Ia lahir di tempat Talo, Bengkulu, pada 4 Juni 1966. Meriani memulai karier profesionalnya pada lapangan usaha otomotif. Ia menapaki berbagai kedudukan strategis hingga mencapai jabatan branch manager.

    Tidak berhenti di area satu bidang, Meriani kemudian mengembangkan kegiatan bisnis di dalam berbagai sektor, termasuk migas, pariwisata, lembaga keuangan mikro, dan juga ekspor perikanan laut.

    Ia juga tercatat memiliki saham di tempat Bank Bengkulu, memperlihatkan kontribusinya di memacu perkembangan sektor ekonomi daerah.

    Keberhasilan Meriani pada merancang jaringan usaha lintas sektor menjadikannya salah satu figur yang dimaksud dihormati di area kalangan entrepreneur Bengkulu.

    Sebagai pebisnis sukses kemudian Calon Wakil Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Meriani tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp128.814.665.740. Fakta yang disebutkan dilansir dari laporan LHKPN yang dimuat olek KPK per tanggal 24 Agustus 2024.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Meriani menurut kategori yang tercantum di LHKPN:

    Tanah serta bangunan

    Harta bukan bergerak terdiri dari tanah lalu bangunan milik Meriani mencapai total Rp56.439.000.000. Beberapa aset tanah serta bangunan yang disebutkan tersebar dalam berbagai wilayah di tempat Provinsi Bengkulu lalu Jakarta. Berikut adalah beberapa aset tanah kemudian bangunan bernilai tinggi yang tersebut dilaporkan:

    • Tanah dan juga bangunan seluas 800 m²/250 m² pada DKI Jakarta Selatan dengan nilai Rp15.000.000.000.
    • Tanah seluas 10.000 m² di area Bengkulu Utara dengan nilai Rp400.000.000.
    • Tanah lalu bangunan seluas 1547 m²/256 m² pada Pusat Kota Bengkulu dengan nilai Rp4.000.000.000.
    • Tanah seluas 11403 m² di dalam Perkotaan Bengkulu dengan nilai Rp3.000.000.000.
    • Tanah seluas 11915 m² dalam Seluma dengan nilai Rp3.000.000.000.

    Aset ini menunjukkan bahwa Meriani mempunyai portofolio properti yang dimaksud tersebar secara strategis, menggambarkan pembangunan ekonomi signifikan di area sektor properti bagi dirinya.

    Kas dan juga setara kas

    Kategori kas dan juga setara kas mencakup nilai yang mana cukup besar, yakni Rp68.045.665.740, yang mana menyumbang lebih besar dari separuh total kekayaannya.

    Jumlah ini mencerminkan likuiditas keuangan yang tinggi, memberikan fleksibilitas finansial yang mana besar pada mengurus aset juga investasi.

    Harta lainnya

    Selain tanah, bangunan, dan juga kas, Meriani juga mencatatkan kategori harta lainnya sebesar Rp4.330.000.000. Namun, laporan ini tak merinci jenis aset yang dimaksud termasuk di kategori tersebut.

    Tidak ada hutang yang dilaporkan

    Dalam LHKPN ini, Meriani tiada mencantumkan adanya hutang. Hal ini berarti total harta kekayaannya sebesar Rp128.814.665.740 merupakan aset bersih.

    Dengan total kekayaan mencapai Rp128,8 miliar, Meriani menonjol sebagai salah satu kandidat dengan aset yang tersebut fantastis di Pemilihan Kepala Daerah Bengkulu 2024.

    Kepemilikan properti yang mana luas, kas pada jumlah keseluruhan besar, serta ketiadaan hutang mencerminkan stabilitas lalu kekuatan finansial yang digunakan dimilikinya. Transparansi ini menjadi salah satu indikator penting pada menilai integritas pribadi calon pemimpin daerah.

    Sebagai calon Wakil Gubernur, laporan ini menunjukkan komitmennya untuk patuh terhadap regulasi kemudian keterbukaan pada penyelenggaraan pemerintahan yang dimaksud bersih juga akuntabel.

    Keputusan Meriani untuk terjun ke kebijakan pemerintah menambah dimensi baru pada perjalanan hidupnya. Ia sempat mendaftarkan diri ke beberapa partai besar di dalam Bengkulu, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dukungan akhirnya datang dari Partai Golkar yang memutuskan untuk memasangkannya dengan Rohidin Mersyah sebagai calon Wakil Gubernur.

    Langkah ini menjadikannya salah satu kandidat yang mana paling diperhitungkan pada pemilihan gubernur 2024, mengingat perpaduan pengalamannya dalam sektor industri dengan kemampuannya mendirikan jejaring politik.

    Namun ironisnya, beberapa hari mendekati pemilihan gubernur serentak diselenggarakan, sang Cagub yang digunakan menjadi pasangan Merani, yaitu Rohidin Mersyah diduga telah lama memeras anak buahnya untuk membiayai pencalonannya dalam Pilkada.

    Rohidin kemudian ditetapkan sebagai dituduh tindakan hukum korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, Rohidin terjerat operasi tangkap tangan (OTT) dengan uang tunai yang tersebut disita senilai Rp7 miliar.

    Hal ini tentunya sangat berdampak bagi Meriani, tak melakukan penutupan kemungkinan bahwa dirinya juga akan terlibat terseret pada tindakan hukum ini.

  • Profil serta total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Cagub Bengkulu

    Profil serta total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Cagub Bengkulu

    Ligapedianews.com – Ibukota Indonesia – Helmi Hasan adalah pribadi politikus Indonesia juga Calon Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah 2024.

    Ia lahir pada 29 November 1979 dalam Pisang, Penengahan, Lampung Selatan, Lampung. Helmi dikenal sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN) lalu pernah menjabat sebagai Wali Daerah Perkotaan Bengkulu selama dua periode, yakni 2013–2018 juga 2018–2023.

    Helmi Hasan merupakan adik dari Zulkifli Hasan, tokoh politikus nasional yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN.

    Riwayat hidup kemudian pendidikan

    Helmi Hasan adalah anak bungsu dari enam bersaudara di keluarganya. Ia menghabiskan masa sekolah menengah atasnya di dalam Ibukota Timur, tepatnya di tempat SMAN 100 Jatinegara sebelum melanjutkan lembaga pendidikan tinggi di dalam Universitas Bengkulu, jurusan ekonomi.

    Selama masa kuliah, ia berpartisipasi pada organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tersebut menjadi awal mula perjalanan karier politiknya. Setelah itu, ia bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN).

    Karier politik

    Karier kebijakan pemerintah Helmi Hasan dimulai ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Pusat Kota Bengkulu pada tahun 2004. Kepiawaiannya di berorganisasi membuatnya diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu pada tahun 2005, kemudian menjadi Ketua DPW PAN pada tahun 2010.

    Pada pemilihan Legislatif 2009, ia berhasil menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu, dalam mana ia menjabat sebagai Wakil Ketua.

    Pada tahun 2012, Helmi mencalonkan diri pada pemilihan Wali Perkotaan Bengkulu. Dengan dukungan banyak partai besar seperti PAN, Golkar, Gerindra, PNBK, kemudian Demokrat, ia berhasil mengungguli pemilihan dengan meraih 51,46% suara, mengalahkan petahana Ahmad Kanedi. Helmi dilantik sebagai Wali Pusat Kota Bengkulu pada 21 Januari 2013.

    Selama masa kepemimpinannya, Helmi Hasan sempat menghadapi tuduhan korupsi. Namun, status tersangkanya dibatalkan melalui putusan pengadilan pada tahun 2015.

    Ia mencalonkan diri kembali di Pemilihan Kepala Daerah Bengkulu 2018 kemudian berhasil mengungguli pemilihan untuk periode kedua. Jabatan yang disebutkan ia emban hingga 24 September 2023, meskipun sempat digantikan sementara oleh Budiman Ismaun sebagai penjabat wali kota antara Januari hingga September 2018.

    Pada tahun 2020, Helmi Hasan mencalonkan diri sebagai Gubernur Bengkulu pada Pemilihan Kepala Daerah. Namun, ia kalah dari petahana Rohidin Mersyah.

    Kehidupan pribadi

    ​​​​​​​Helmi Hasan menikah dengan Khairunnisa, kemudian pasangan ini dikaruniai empat orang anak. Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang kebijakan pemerintah yang digunakan kuat.

    Selain Zulkifli Hasan, kakak lainnya, Zainudin Hasan, juga pernah memegang jabatan kebijakan pemerintah pada Lampung. Beberapa keponakannya, seperti Putri Zulkifli Hasan kemudian Zita Anjani, juga berpartisipasi di area dunia politik.

    Warisan kepemimpinan

    Sebagai Wali Perkotaan Bengkulu, Helmi Hasan dikenal dengan pendekatan populisnya di memimpin. Program-programnya kerap kali menekankan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, juga penguatan nilai-nilai keislaman di dalam kota tersebut.

    Ia meninggalkan jejak kepemimpinan yang dimaksud kuat pada sejarah urusan politik Bengkulu, meskipun masa jabatannya juga diwarnai berbagai dinamika.

    Harta kekayaan

    Total harta kekayaan Helmi Hasan sebagai Calon Gubernur Bengkulu yang dimaksud juga pernah menjabat sebagai Walikota Bengkulu menurut LHKPN tanggal 30 Maret 2024, mencapai bilangan Rp7.432.054.979.

    Laporan ini memberikan pandangan detail mengenai aset yang tersebut dimiliki Helmi Hasan, mencakup properti, alat transportasi, kas, dan juga aset bergerak lainnya.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Helmi Hasan.

    1. Tanah kemudian bangunan
    Helmi Hasan memiliki aset sebagai tanah kemudian bangunan senilai Rp5.726.940.000 yang digunakan tersebar di dalam berbagai lokasi, meliputi Ibukota Timur, Bogor, juga Pusat Kota Bengkulu.

    Di Ibukota Indonesia Timur, ia miliki tanah serta bangunan seluas 65 m² senilai Rp1.000.000.000.

    Di Pusat Kota Bengkulu, terdapat beberapa properti dengan total luas ribuan meter persegi, salah satunya adalah tanah dan juga bangunan seluas 18.480 m² dengan nilai Rp2.000.000.000.
    Sebidang tanah seluas 70 m² di tempat Bogor juga menjadi bagian dari asetnya dengan nilai Rp650.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin
    Helmi Hasan mempunyai satu kendaraan, yaitu Honda Freed keluaran tahun 2016, yang tersebut dilaporkan senilai Rp140.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya
    Aset terdiri dari harta bergerak lainnya dilaporkan mencapai Rp955.000.000.

    4. Kas juga setara kas
    Dalam bentuk kas lalu setara kas, Helmi Hasan mempunyai kekayaan sebesar Rp490.114.979.

    5. Harta lainnya
    Harta lainnya yang mana tidak ada dikategorikan di kelompok aset sebelumnya tercatat senilai Rp120.000.000.

    6. Hutang lalu total kekayaan keseluruhan
    Helmi Hasan melaporkan tidaklah memiliki hutang di laporan kekayaannya, sehingga total kekayaan bersihnya tetap saja pada bilangan Rp7.432.054.979.

  • Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Letjen TNI Purn. Muhamad Herindra telah dilakukan menduduki kedudukan sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo. Sebelum menjabat kedudukan setingkat menteri tersebut, Muhamad Herindra merupakan Wakil Menteri Pertahanan, yang dimaksud mendampingi Menteri Perlindungan Prabowo Subianto periode 2020-2024.

    Pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 yang dimaksud miliki latar belakang perjalanan karir militer yang tersebut panjang. Tahun 2013-2014 Muhamad Herindra merupakan Wakil Komandan Jenderal Kopassus, tahun 2015-2016 menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus, kemudian tahun 2016-2017 sebagai Pangdam III Siliwangi.

    Alumni lulusan terbaik Akmil yang disebutkan terus menapaki karirnya, tahun 2017-2018 Muhamad Herindra dipercaya menjadi Perwira Staf Ahli Level III Lingkup Hubungan Internasional Panglima TNI, tahun 2018-2020 sebagai Inspekstur Jenderal TNI, tahun 2020 terpilih sebagai Kepala Staf Umum TNI, tahun 2020-2024 dipilih sebagai Wakil Menteri Pertahanan, juga saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2024-2029 yang digunakan menggantikan Jendral Polisi Purn. Budi Gunawan.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal penyampaian 5 April 2024 periodik 2023, Muhamad Herindra tercatat memiliki jumlah total harta kekayaan mencapai Rp23.463.716.345 atau sekitar Rp23,4 miliar.

    Harta yang disebutkan meliputi berbagai aset yang dimaksud dimilikinya lalu terpantau aset kekayaan terbesar Herindra meliputi empat tanah lalu bangunan yang tersebut berada di dalam Ibukota Selatan, Ibukota Indonesia Timur, serta Bogor mencapai total nilai Rp16 miliar.

    Selain itu, harta Herindra mencakup satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp661 juta. Lalu, terdapat harta bergerak lainnya mencapai Rp344 juta, kas lalu setara kas senilai Rp6 miliar, kemudian harta lainnya sebesar Rp580 juta.

    Dengan beberapa jumlah harta kekayaan tersebut, Herindra tercatat mempunyai hutang sebesar Rp1 miliar. Untuk selengkapnya, berikut rincian jumlah total harta kekayaan Herindra berdasarkan data LHKPN.

    1. Tanah serta bangunan: Rp16.020.988.791

    • Tanah seluas 330 m2 di area Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp4.100.315.658
    • Tanah lalu bangunan seluas 400 m2/350 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp5.945.123.800
    • Tanah serta bangunan seluas 189 m2/110 m2 pada Kab/Kota Perkotaan Ibukota Timur, hasil sendiri Rp2.900.549.333
    • Tanah juga bangunan seluas 948 m2/948 m2 dalam Kab/Kota Bogor, hasil sendiri Rp3.075.000.000

    2. Alat transportasi lalu mesin: Rupiah 661.500.000

    • Mobil, Toyoya Alphard SC 2.5L AT tahun 2015, hasil sendiri Rp661.500.000

    3. Harta bergerak lainnya: Rp344.765.000
    4. Surat berharga: Tidak ada laporan
    5. Kas dan juga setara kas: Rp6.855.989.016
    6. Harta lainnya: Rp580.473.538
    7. Hutang Rp. 1.000.000.000

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp23.463.716.345

  • Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan laporan terbaru mengenai harta kekayaan Maman Abdurrahman, mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang mana sekarang menjabat sebagai Menteri UMKM pada kabinet Merah Putih dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Laporan ini merupakan bagian dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2023 kemudian dirilis pada 3 April 2024. Total kekayaan yang dimiliki oleh Maman tercatat mencapai Rp15.789.116.232 atau setara dengan Rp15,79 miliar.

    Dalam laporan yang tersebut disampaikan, Maman memiliki berbagai aset, dalam antaranya tanah serta bangunan senilai Rp15,72 miliar yang tersebar di area beberapa daerah. Beberapa properti mencakup tanah seluas 980 m² di area Kubu Raya, tanah lalu bangunan seluas 150 m² juga 240 m² pada Tangerang Selatan, lalu properti lainnya yang bernilai hingga miliaran rupiah.

    Selain aset properti, Maman juga tercatat miliki dua mobil, yaitu Toyota Alphard tahun 2018 juga Toyota Innova Venturer tahun 2020, dengan total nilai aset kendaraan mencapai Rp1,23 miliar. Harta bergerak lainnya tercatat senilai Rp336 jt serta kas dan juga setara kas sebesar Rp1,27 miliar.

    Di sisi lain, Maman miliki hutang sebesar Rp2,76 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp15,79 miliar setelahnya dikurangi dengan hutang. Dengan demikian, berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Maman Abdurrahman.

    Rincian harta kekayaan Maman Abdurrahman

    A. Tanah dan juga bangunan
    Total: Rp15.723.000.000

    1. Tanah lalu bangunan seluas 150 m²/240 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp6.000.000.000
    2. Tanah dan juga bangunan seluas 74 m²/82 m² di area Tangerang Selatan senilai Rp1.300.000.000
    3. Tanah seluas 123 m²/260 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp900.000.000
    4. Tanah seluas 300 m²/140 m² pada Pontianak bernilai Rp1.500.000.000
    5. Tanah seluas 980 m² dalam Kubu Raya dengan nilai Rp300.000.000
    6. Tanah serta bangunan seluas 251 m²/202 m² di area Pontianak senilai Rp900.000.000
    7. Tanah seluas 435 m² di dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp2.288.390.625
    8. Tanah seluas 202 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp284.790.437

    B. Alat transportasi kemudian mesin
    Total: Rp1.225.000.000

    1. Mobil Toyota Alphard tahun 2018 senilai Rp825.000.000
    2. Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2020 dengan nilai Rp400.000.000.

    C. Harta bergerak lainnya
    Total: Rp336.000.000

    D. Surat berharga
    Total: Rp1.265.116.232

    E. Kas kemudian setara kas
    Total: Rp15.000.000

    F. Harta lainnya
    Total: Rp0

    Total harta kekayaan

    • Total kekayaan: Rp18.549.116.232
    • Hutang: Rp2.760.000.000
    • Total kekayaan bersih dikurangi dengan hutang: Rp15.789.116.232

    Pengumuman ini merupakan bentuk transparansi KPK untuk memfasilitasi kewajiban pejabat negara pada melaporkan harta kekayaan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang mana Bersih kemudian Bebas dari Korupsi, Kolusi, juga Nepotisme.

  • Harta kekayaan Meutya Hafid Menkomdigi menurut LHKPN

    Harta kekayaan Meutya Hafid Menkomdigi menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Meutya Viada Hafid resmi menjabat sebagai Menteri Komunikasi serta Digital (Menkomdigi) di Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Meutya Hafid memiliki pengalaman di dalam bidang komunikasi dan juga media oleh sebab itu pernah menjadi jurnalis televisi, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Golkar juga menjadi anggota DPR RI.

    Dirinya telah lama masuk di jajaran anggota DPR RI dari periode 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024. Meutya Hafid pernah menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024, yang dimaksud membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi kemudian informatika, lalu intelijen.

    Selama menjadi pejabat negara, Meutya Hafid tercatat sudah melaporkan harta kekayaan yang tersebut dimilikinya di area Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dimaksud berada di dalam bawah wewenang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

    LHKPN ini sebagai upaya transparansi pejabat negara yang mana bebas dari praktik korupsi, kolusi, lalu nepotisme dan juga perbuatan tercela lainnya pada pemerintahan yang dimaksud diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik.

    Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, Meutya Hafid mempunyai total harta kekayaan senilai Rp18.728.216.636 yang tersebut disampaikan di LHPKN per 22 Juli 2024 periodik 2023.

    Harta kekayaanya yang disebutkan mencakup aset tanah lalu bangunan, alat transportasi kemudian mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas juga setara kas, dan juga harta lainnya. Berikut rincian harta kekayaan Meutya Hafid dalam LHKPN:

    Tanah serta bangunan total Rp20.437.120.000

    • Tanah juga Bangunan Seluas 1200 m²/435 m² di tempat Kab / Perkotaan Ibukota Indonesia Selatan, hibah tanpa akta Rp2.824.820.000
    • Tanah juga Bangunan Seluas 45.5 m²/45.5 m² di dalam Kab / Perkotaan Ibukota Indonesia Selatan, hasil sendiri Rp750.000.000
    • Tanah Seluas 105 m² di tempat Kab / Perkotaan DKI Jakarta Timur, hasil sendiri Rp175.000.000
    • Tanah Seluas 347 m² pada Kab / Pusat Kota Ibukota Indonesia Selatan, hasil sendiri Rp3.850.000.000
    • Tanah Seluas 105 m² di area Kab / Daerah Perkotaan Ibukota Timur, hasil sendiri Rp262.500.000
    • Tanah kemudian Bangunan Seluas 479 m²/40 m² dalam Kab / Daerah Perkotaan DKI Jakarta Timur, hasil sendiri Rp574.800.000
    • Tanah dan juga Bangunan Seluas 904 m²/1500 m² dalam Kab / Pusat Kota Sleman, hasil sendiri Rp12.000.000.000.

    Alat transportasi juga mesin total Rp625.000.000

    • Motor TOYOTA YAMAHA Tahun 2017, hasil sendiri Rp25.000.000
    • Mobil TOYOTA INNOVA Tahun 2017, hasil sendiri Rp150.000.000
    • Mobil HYUNDAI PALISADE Tahun 2021, hasil sendiri Rp450.000.000

    Meutya Hafid miliki harta bergerak lainnya senilai Rp198.000.000, juga kas lalu setara kas sebesar Rp6.068.096.636. Total kekayaan hartanya sebesar Rp27.328.216.636.

    Namun, Meutya Hafid juga tercatat memiliki utang sebesar Rp8.600.000.000, sehingga menyusut juga total harta kekayannya mencapai Rp18.728.216.636.

  • Segini kekayaan Budi Santoso Menteri Perdagangan menurut LHKPN

    Segini kekayaan Budi Santoso Menteri Perdagangan menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Budi Santoso merupakan Menteri Perdagangan yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sebagai menteri pada waktu ini, berapakah harta kekayaan yang mana dimiliki Budi Santoso?

    Memiliki rekam jejak karir yang panjang pada bidang perdagangan, Budi Santoso mencatat sejarah baru Kementerian Perdagangan yakni mengisi sikap menteri melalui jalur karir.

    Sebelum menjadi menteri, terakhir kali Budi Santoso menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemendag. Kemudian, ia pernah dipercayai menjadi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri tahun 2022-2024.

    Tahun 2020, Budi pernah terpilih menjadi Kepala Biro Keuangan, sekaligus menduduki kedudukan sebagai Kepala Kantor Dagang lalu Kondisi Keuangan Indonesia (KDEI) di dalam Taipei hingga tahun 2022.

    Budi Santoso juga merupakan mantan Kasubdit Kondisi Keuangan Kreatif pada unit Direktorat Jenderal Pembangunan Ekspor Nasional, lalu menggepakkan sayap ke India lantaran dipromosikan sebagai Atase Perdagangan India.

    Kembali ke Indonesia, Budi menjadi Kepala Bagian Inisiatif dan juga Kerja Sama pada unit Direktorat Jenderal Pembangunan Ekspor Nasional.

    Dalam lingkungan Kemendag, tahun 2017-2018 Budi terpilih mengisi berbagai jabatan eselon II yakni Kepala Pusat Informasi juga Informasi, Direktur Bina Usaha serta Pelaku Distribusi, juga Kepala Biro Organisasi dan juga Kepegawaian.

    Budi Santoso pun menduduki jabatan Komisaris Utama Holding BUMN pangan yaitu ID FOOD kemudian Komisaris Utama PT RNI (Persero).

    Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, Budi tercatat mempunyai kekayaan sebanyak Rp6.864.679.466 atau sekitar Rp6,86 miliar. Kekayaan ini mencakup aset berbentuk 7 tanah kemudian bangunan, 3 alat transportasi, serta harta lainnya.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Budi Santoso, berdasarkan laporan LHKPN per tanggal 6 Maret 2024 periodik 2023.

    1. Tanah serta bangunan: Rp5.011.735.000

    • Tanah lalu bangunan seluas 203 m2/160 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp2.011.875.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 84 m2/36 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Tangerang, hasil sendiri Rp400.000.000
    • Tanah seluas 5650 m2 di dalam Kab/Kota Sukoharjo, warisan Rp723.200.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 701 m2/112 m2 di tempat Kab/Kota Sukoharjo, warisan Rp218.600.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 220 m2/200 m2 di area Kab/Kota Pusat Kota Depok, hasil sendiri Rp842.860.000
    • Tanah juga bangunan seluas 24 m2/24 m2 di dalam Kab/Kota Perkotaan Ibukota Selatan, hasil sendiri Rp572.000.000
    • Tanah seluas 1900 m2 pada Kab/Kota Sukoharjo, hasil sendiri Rp243.200.000

    2. Alat transportasi juga mesin: Rp. 661.600.000

    • Mobil, Honda Jazz RS tahun 2019, hasil Sendiri Rp250.000.000
    • Mobil, Hyundai Creta Tahun 2022, hasil sendiri Rp380.000.000
    • Motor, Yamaha NMAX Tahun 2023, hasil sendiri Rp31.600.000

    3. Harta bergerak: tak ada laporan

    4. Kas lalu setara kas: Rp1.409.844.466

    5. Harta lainnya: Rp70.000.000

    6. Hutang: Rp288.500.000

    Total harta kekayaan (harta-hutang): Rp6.864.679.466

  • Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Maruarar Sirait, politisi Gerindra yang tersebut menjabat sebagai Menteri Perumahan lalu Kawasan Permukiman (PKP). Berada pada kabinet baru Presiden Prabowo, harta kekayaan Maruarar Sirait menjadi perhatian publik.

    Pria kelahiran Medan, 23 Desember 1969 yang disebutkan mempunyai perjalanan karir urusan politik yang dimaksud cukup panjang, bahkan ia merupakan salah satu eks politikus senior partai PDI-P.

    Selama empat periode, Maruarar Sirait terlibat di parlemen pemerintahan yakni menduduki bangku anggota DPR RI pada Komisi XI yang tersebut bertanggungjawab pada bidang keuangan, perencanaan pengerjaan nasional, moneter, kemudian sektor jasa keuangan.

    Tidak semata-mata berada di dalam dunia politik, Maruarar Sirait terpilih menjadi Manager Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) Unpar Bandung kemudian Komisaris Utama PT Potenza Sinergi.

    Sebagai Mantan Ketua Streering Committee Piala Presiden tahun 2015-2019, Maruarar pernah diberi kepercayaan oleh Erick Thohir menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Sepak Bola pada tahun 2023.

    Harta kekayaan Maruarar Sirait

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Maruarar Sirair melaporkan data total harta kekayaannya sebesar Rp85.803.512.722 atau sekitar Rp85 miliar. Aset terbesar yang tersebut dimiliki Maruarar terdiri dari 31 tanah dan juga bangunan yang digunakan mencapai Rp74 miliar.

    Selengkapnya, berikut ini adalah rincian dari total harta kekayaan Maruarar Sirait sesuai data LHKPN pada tanggal penyampaian 29 April 2020 periodik 2019.

    1. Tanah juga bangunan: Rp74.478.386.200

    • Tanah seluas 590 m2 dalam Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp142.500.000
    • Tanah seluas 200 m2 di dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.125.000.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 205 m2/90 m2 dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.289.565.000
    • Tanah serta bangunan seluas 167 m2/85 m2 di area Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta Rp1.068.235.000
    • Tanah serta bangunan seluas 328 m2/48 m2 dalam Kab/Kota Subang, hasil sendiri Rp62.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 569 m2/596 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp4.524.695.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 525 m2/207 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.724.750.000
    • Tanah seluas 208 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp84.272.000
    • Tanah seluas 484 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp190.696.000
    • Tanah seluas 675 m2 pada Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp265.950.000
    • Tanah seluas 1080 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp425.520.000
    • Tanah serta bangunan seluas 180 m2/68 m2 di area Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.874.828.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 560 m2/36 m2 dalam Kab / Pusat Kota Bogor, hasil sendiri Rp436.320.000.
    • Tanah seluas 9395 m2 pada Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp354.755.200
    • Tanah lalu bangunan seluas 502 m2/250 m2 di tempat Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan , hibah tanpa akta Rp2.152.500.000
    • Tanah seluas 372 m2 di dalam Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.259.500.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 425 m2/66 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan, hibah tanpa akta Rp1.297.443.000
    • Tanah seluas 9027 m2 di area Kab/Kota Humbang Hasundutan, hasil sendiri Rp2.360.000.000
    • Tanah seluas 2980 m2 dalam Kab/Kota Pusat Kota Tangerang, hasil sendiri Rp521.500.000
    • Tanah serta bangunan seluas 75 m2/59 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp362.375.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 91 m2/235 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Tangerang, hasil sendiri Rp4.073.654.000
    • Tanah juga bangunan seluas 68 m2/182 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.397.122.000
    • Tanah juga bangunan seluas 448 m2/203 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.500.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 136 m2/544 m2 di dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Indonesia Pusat , hasil sendiri Rp6.109.626.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Utara , hasil sendiri Rp7.550.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Ibukota Indonesia Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah serta bangunan seluas 557 m2/80 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.460.975.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 493 m2/72 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Pematang Siantar, hasil sendiri Rp124.880.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 65 m2/68 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang, hasil sendiri Rp339.725.000

    2. Alat transportasi juga mesin: Rp1.152.275.000

    • Mobil, Fotton Ambulance tahun 2012, hasil sendiri Rp94.500.000
    • Mobil, Toyota Alphard tahun 2017, hasil sendiri Rp713.775.000
    • Mobil, Toyota Fortuner tahun 2017, hasil sendiri Rp344.000.000

    3. Harta bergerak lainnya Rp. 7.424.428.504
    4. Surat berharga Rp. 11.075.899.078
    5. Kas juga setara kas Rp. 19.955.426.358
    6. Harta lainnya Rp. 5.505.790.252
    7. Hutang Rp. 33.788.692.670

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp85.803.512.722

  • Harta kekayaan Cagub Jawa Barat, Dedi Mulyadi menurut LHKPN

    Harta kekayaan Cagub Jawa Barat, Dedi Mulyadi menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Dedi Mulyadi resmi mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat di pemilihan kepala daerah 2024.

    Dedi Mulyadi miliki pengalaman panjang sebagai pejabat publik. Ia pernah menjabat sebagai Pimpinan Daerah Purwakarta selama dua periode, yakni dari 2008 hingga 2018. Setelah itu, Dedi menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2023, mewakili wilayah pemilihan Jawa Barat VII, dan juga bertugas di area Komisi VI DPR.

    Harta kekayaan Dedi Mulyadi, yang mana merupakan salah satu calon Gubernur Jawa Barat 2024, menjadi perhatian rakyat pasca Ia melaporkan kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data yang dimaksud tercantum di LHKPN, dengan tanggal penyampaian 20 Agustus 2024, total kekayaannya dilaporkan mencapai Rp12.851.243.199.

    Lantas, seperti apa ilustrasi kekayaan Dedi Mulyadi berdasarkan data LHKPN?

    Berikut rincian aset yang dimaksud dimilikinya, meliputi berbagai jenis kekayaan seperti properti, kendaraan, harta bergerak lainnya, simpanan kas, juga total hutang yang mana dimilikinya.

    Harta kekayaan Dedi Mulyadi

    1. Tanah juga bangunan

    Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilakukan beliau laporkan, Dedi Mulyadi tercatat mempunyai harta merupakan tanah dan juga bangunan senilai Rp7.368.000.000.

    Kekayaannya terdiri dari 116 unit dari properti tanah dan juga bangunan yang tersebut tersebar di area Perkotaan Purwakarta serta Subang. Semua tanah dan juga bangunan yang disebutkan diperoleh dari diri sendiri.

    2. Transportasi lalu mesin

    Dedi memiliki total kekayaan dari alat transportasi serta mesin, senilai Rp8.004.000.000, meliputi:

    • Sepeda motor Honda keluaran tahun 2003 dengan nilai Rp24.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
    • Sepeda Polygon Collous T8 tahun 2017, hasil sendiri, dengan nilai Rp20.000.000.
    • Sepeda motor Triumph Scrambler 1200 XE keluaran tahun 2019, bernilai Rp440.000.000, berasal dari hasil sendiri.
    • Sepeda motor Vespa Sei Giorni Limited Edition tahun 2020, senilai Rp170.000.000, juga merupakan hasil sendiri.
    • Mobil Lexus LX 600 keluaran tahun 2022, diperoleh dari hasil sendiri, dengan nilai Rp3.900.000.000.
    • Mobil Mercedes Benz E 300 Coupe keluaran tahun 2018, bernilai Rp1.500.000.000, hasil sendiri.
    • Mobil Lexus minibus/microbus keluaran tahun 2023, mempunyai nilai Rp1.950.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.

    3. Harta bergerak lainnya

    Dalam catatan, total kekayaan harta bergerak lainnya yang dimaksud dimiliki Dedi Mulyadi, senilai Rp160.000.000.

    4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor

    5. Kas juga setara kas

    Dalam pembagian kas lalu setara kas, Ia mempunyai total senilai Rp1.157.055.199

    6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor

    7. Hutang

    Dedi Mulyadi tercatat mempunyai beberapa jumlah hutang, sebanyak Rp3.837.812.000

    Dedi Mulyadi miliki catatan hutang di laporannya pada LHKPN. Dengan demikian, sejak laporan yang disebutkan diterima total harta kekayaan bersihnya, mencapai Rp12.851.243.199 (dua belas miliar delapan ratus lima puluh satu jt dua ratus empat puluh tiga ribu seratus sembilan puluh sembilan rupiah).

  • Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Erwan Setiawan resmi progresif sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada pemilihan gubernur 2024.

    Erwan Setiawan miliki pengalaman panjang sebagai pejabat publik. Sebelum Ia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, karir pada politiknya cukup gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Perkotaan Bandung untuk periode 2009-2014 juga juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kabupaten Sumedang pada 2018-2023.

    Dengan pengalaman tersebut, Erwan Setiawan dikenal sebagai figur yang mana miliki pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan di daerah. Karir politiknya yang mana solid menjadikannya salah satu calon yang diperhitungkan di pemilihan gubernur Jawa Barat 2024, sebagai duta gubernur.

    Setelah resmi menjadi calon duta gubernur, mantan Wakil Pimpinan Daerah Sumedang ini juga sudah pernah menarik perhatian publik, usai Ia melaporkan harta kekayaan pribadi nya ke KPK pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data LHKPN yang tersebut dilaporkan oleh Erwan Setiawan pada 28 Agustus 2024, diketahui bahwa ia miliki harta kekayaan total bersih Rp22.736.849.123.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menurut catatan dari LHKPN.

    Kekayaan Erwan Setiawan

    1. Tanah juga bangunan

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mana telah dilakukan dilaporkannya, Erwan Setiawan tercatat miliki aset terdiri dari tanah lalu bangunan dengan nilai mencapai Rp20.250.000.000. Aset ini meliputi:

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 200 m2/200 m2 pada Kabupaten/Kota Bandung, yang diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp3.000.000.000.

    • Sebidang tanah serta bangunan seluas 1655 m2/978 m2 dalam Kabupaten/Kota Sumedang, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp9.250.000.000.

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 390 m2/390 m2 dalam Kabupaten/Kota Bandung, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp6.000.000.000.

    • Sebidang tanah kemudian bangunan seluas 328 m2/328 m2 di area Kabupaten/Kota Cimahi, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp2.000.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin

    Total harta kekayaan yang mana dimiliki oleh Erwan Setiawan dari alat transportasi lalu mesin, senilai Rp605.000.000, meliputi:

    • Mobil Toyota Land Cruiser 20047 4WD AT keluaran tahun 2007, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp350.000.000.

    • Mobil Toyota Fortuner 2.7 G Lux AT tahun 2011, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp200.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha N-Max 2 DP tahun 2015, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp15.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha BG6 A/T tahun 2017, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp40.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya

    Dalam rekam jejak di tempat bagian harta bergerak lainnya, kekayaan yang dimiliki oleh Erwan Setiawan, senilai Rp1.970.000.000.

    4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor.

    5. Kas juga setara kas

    Dalam laporannya di dalam penyesuaian kas serta setara kas, Erwan Setiawan miliki harta kekayaan, senilai Rp11.849.123.

    6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor.

    7. Hutang

    Erwan Setiawan, tercatat di laporannya bahwa Ia miliki beberapa Hutang, sebanyak Rp100.000.000.

    Erwan Setiawan memiliki catatan beberapa jumlah hutang pada laporannya di tempat LHKPN. Sehingga, sejak laporan yang disebutkan diterima total harta kekayaan bersihnya, mencapai Rp22.736.849.123 (dua puluh dua miliar tujuh ratus tiga puluh enam jt delapan ratus empat puluh sembilan ribu seratus dua puluh tiga rupiah).