
Denpasar – Skuad Garuda bertolak ke DKI Jakarta setelahnya menjalani pemusatan latihan (TC) selama hampir tiga minggu dalam Bali United Training Center, Daerah Gianyar menjauhi Piala AFF 2026.
“Terima kasih semua pendatang ke Bali, semangatnya, energinya, sikap yang tersebut positif. Kami juga merasakan yang mana sebanding dalam seluruh Indonesia tapi senyum ke Bali itu spesial,” kata Instruktur Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesi John Herdman di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu.
Sementara itu, pemain yang baru bergabung di dalam skuad Garuda, Mitchell Baker juga mengaku suasana Bali memberi nilai tambah dan juga energi bagi dirinya dan juga regu untuk menyongsong kompetisi sepak bola bergengsi dalam kawasan Asia Tenggara itu.
“Bali itu tempat yang dimaksud luar biasa, bagus sekali untuk pemusatan latihan kemudian juga menyenangkan,” imbuh pemain anyar Tanah Air itu.
Ia dengan pemain lain bertekad untuk meraih kemenangan sekaligus berubah menjadi juara pada edisi 2026.
“Jadi timnas telah masuk enam kali final lalu kami belum ada juara. Jadi ini saatnya kami menang,” ucap pemain yang digunakan baru disumpah bermetamorfosis menjadi Warga Negara Indonesi (WNI) pada 13 Juli 2026.
Timnas Indonesi mengasah fisik juga meramu taktik untuk Piala AFF 2026 ke Pulau Dewata sejak pekan pertama Juli.
Tim kepelatihan membagi latihan pada dua gelombang dari 50 pemukim pemain yang dipanggil untuk latihan bersama.
Mereka kemudian dievaluasi untuk diciutkan berubah jadi 26 warga pemain inti lalu cadangan untuk berlaga ke Piala AFF 2026.
Adapun lawan Negara Indonesia pada laga perdana Piala AFF 2026 adalah Kamboja. Laga akan dijalankan di dalam Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Mulai Pekan (27/7).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



