
Ibukota – Pelatih kepala tinju kelompok Indonesi Kamanit Nareerakx menyatakan sudah ada menyiapkan strategi bagi anak asuhnya Anggie Intania Chalik kemudian Dira Artika yang mana akan menghadapi petinju India pada partai final Kejuaraan Tinju Asia U19 serta U23 2026.
Berbicara terhadap ANTARA di Jakarta, Selasa, Kamanit sudah ada menganalisis kekuatan dari petinju India Gunjan lalu Prachi yang digunakan akan bermetamorfosis menjadi lawan dari Anggie juga Dira.
Menurut Kamanit kedua petinju jika India yang disebutkan mempunyai tangan dominan berbeda, akan tetapi keduanya mempunyai jangkauan pukulan yang digunakan tinggi.
"Kami telah lama mempersiapkan gaya tinju kami untuk fokus terhadap pukulan ke tubuh dan juga pergerakan tipuan untuk memulai serangan. Itulah rencananya," ujar Kamanit.
Anggie pada partai final kelas terbang ringan (45-48kg) putri U19 menghadapi petinju India Gunjan, sedangkan Dira menghadapi petinju dengan syarat India lainnya Prachi di final kelas bulu putri (57kg) putri U19.
Dua pertandingan final petinju dengan syarat Indonesia itu dijadwalkan akan berlangsung pada sesi 18 Kejuaraan Tinju Asia U19 dan juga U23 2026 dalam Basket Hall, Jakarta, Rabu (15/7) mulai pukul 13.00 WIB.
Pelatih dengan syarat Thailand itu melanjutkan seluruh persiapan dari Anggie juga Dira telah berjalan dengan baik dan juga diharapkan keduanya dapat memberikan hasil yang dimaksud maksimal.
Kamanit menjelaskan terdapat beberapa aspek yang dimaksud dipersiapkan untuk Anggie serta Dira untuk menghadapi pertandingan final nanti.
"Saya telah lama mempersiapkan atlet kemudian memberikan istirahat yang dimaksud cukup dan juga melanjutkan pelatihan dengan inisiatif yang sama. Saya sudah memberikan apa yang tersebut merekan butuhkan," ungkap Kamanit.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



