
Ibukota Indonesia – Kementerian Pemuda juga Olahraga (Kemenpora) menggalang pelaksanaan kompetisi hyrox, AirAsia HYROX, yang tersebut dilakukan pada Pantai Indah Kapuk, Jakarta, pada 27-28 Juni 2026.
"Pemerintah menyokong penuh peluncuran AirAsia HYROX Jakarta. Dari sisi dunia usaha juga pariwisata, kegiatan sport tourism seperti ini diproyeksikan mampu mendatangkan sekitar 4.000 penduduk dari mancanegara," kata Deputi Area Pembudayaan Olahraga Kemenpora Puspita Winawati pada konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Kemenpora berharap lewat kompetisi berskala global ini dapat memicu lahirnya atlet-atlet baru berbakat di dalam fitnes yang mana mampu mengharumkan nama bangsa ke kancah internasional.
Sementara itu Direktur Pemasaran PT Amerta Indah Otsuka, yang tersebut menyokong pelaksanaan AirAsia HYROX, Puspita Winawati mengumumkan pihaknya berazam untuk menambah masa berlaku misi besar perusahaan untuk menguatkan ekosistem fitnes di dalam Indonesia.
"Dukungan ini kami wujudkan secara holistik yakni mulai dari penyediaan komoditas hidrasi yang mana tepat, edukasi berkelanjutan untuk para pelatih, atlet, serta pelaku industri, hingga terlibat pada persiapan para atlet, untuk menciptakan habitat hyrox yang dimaksud berkelanjutan," kata Puspita Winawati.
Saat ini hyrox berubah menjadi salah satu fenomena olahraga dengan pertumbuhan cepat di dalam dunia. Perwakilan HYROX APAC William Petty memaparkan turnamen fitnes ini yang dimaksud berhasil berubah menjadi debut dengan partisipan ke kawasan Asia Pasifik dengan total lebih tinggi dari 11.000 peserta.
"HYROX adalah sebuah global hybrid race yang menggabungkan antara olahraga lari kemudian functional fitness dijalankan di lebih besar dari 30 negara. Kami sangat antusias mengakibatkan pengalaman kompetisi global ini ke DKI Jakarta pada 27-28 Juni mendatang serta menyaksikan energi luar biasa dari komunitas fitnes di dalam Indonesia," kata William.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



