
Ibukota Indonesia – Pelatih kepala kepala Persib Bandung Igor Tolic mengemukakan laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 antara timnya menghadapi Persija Ibukota pada Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Hari Sabtu (12/8) pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat akan berlangsung ketat.
Hal ini dikatakan Tolic dikarenakan ia meninjau kedua pasukan miliki materi pemain yang tersebut sejenis bagusnya. Adapun, kedua kelompok ini juga sama-sama memulai kompetisi dengan kemenangan, dalam mana Persib mengalahkan PSM Makassar 3-1. sementara Persija menaklukkan tuan rumah Borneo FC 1-0.
"Persija punya grup yang dimaksud sangat bagus, tapi kita juga bagus. Peluangnya akan datang 50-50," kata Tolic, dikutipkan dari laman resmi Persib, Rabu.
Menjelang laga nanti, Tolic memaparkan dirinya tiada ingin terlalu larut memikirkan kekuatan lawan. Kepelatihan jika Kroasia itu lebih banyak menitikberatkan persiapan pada keadaan serta kesiapan skuadnya.
Menurutnya, pertandingan berperang melawan Persija akan sangat ditentukan oleh kesiapan pemain yang mana tersedia setelahnya menjalani tahapan pemulihan.
Meski fokus pada regu sendiri, Tolic mengaku masih memantau perkembangan Persija, yang ia lihat pada musim ini dia mempunyai pertahanan yang baik.
"Ya, dia terlihat tambahan stabil berbeda dengan sebelumnya. Saya tak mengawasi sejumlah ketidakteraturan. Saya mengamati klub yang, khususnya pada bertahan. Mereka stabil," ujar dia.
Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Adam Alis mengatakan kemenangan pada laga perdana kontra PSM berubah jadi modal berharga timnya mendekati perjumpaan menghadapi Persija.
Menurutnya, keberhasilan timnya di dalam laga itu membalikkan keadaan dari 0-1 berubah menjadi 3-1 memproduksi mental pemain timnya diciptakan untuk lebih tinggi siap menghadapi laga berikutnya.
"Tapi itu menimbulkan mental teman-teman bagus untuk pertandingan selanjutnya," ucap Adam.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



