Category: politik

  • Laporan harta kekayaan Jaksa Agung ST Burhanuddin berdasarkan LHKPN

    Laporan harta kekayaan Jaksa Agung ST Burhanuddin berdasarkan LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Sanitiar Burhanuddin kembali mendapatkan kepercayaan besar dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Jaksa Agung di Kabinet Merah Putih yang mana baru belaka dibentuk untuk periode 2024-2029.

    Pengumuman mengenai penunjukan yang dimaksud disampaikan secara resmi di tempat Istana Negara, Jakarta, pada hari Hari Minggu 20 Oktober 2024 lalu dengan dihadiri oleh berbagai pejabat negara dan juga tokoh penting lainnya.

    Sebagai Jaksa Agung yang mana kembali dilantik, Burhanuddin mempunyai tanggung jawab besar pada menjalankan tugas kemudian wewenangnya dalam bidang penegakan hukum. Salah satu kewajibannya selaku pejabat negara adalah untuk melaporkan kekayaan pribadinya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    LHKPN atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara merupakan laporan yang wajib disampaikan oleh pengurus negara mengenai harta kekayaan yang dimilikinya ketika pertama kali menjabat, mutasi, promosi, lalu pensiun. Kewajiban lain yang mana menyertai LHKPN adalah mengumumkan harta kekayaan kemudian bersedia diadakan pemeriksaan terhadap harta kekayaannya.

    Tujuan dari pembuatan LHKPN adalah sebagai bagian dari wewenang yang dimaksud dimiliki KPK yaitu melaksanakan langkah atau upaya pencegahan terjadinya perbuatan pidana korupsi antara lain dengan melakukan pendaftaran serta pemeriksaan terhadap LHKPN.

    Berdasarkan laporan LHKPN yang dimaksud dapat diakses pada situs elhkpn.kpk.go.id ST Burhanuddin mempunyai rincian harta kekayaan sebagai berikut:

    A. Tanah serta bangunan

    Tanah juga bangunan seluas 240 m² / 140 m² dalam Kabupaten/Kota Bandung Barat, hasil sendiri. Nilai: Rp2.500.000.000
    Tanah dan juga bangunan seluas 120 m² / 109 m² dalam Kabupaten/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri. Nilai: Rp2.825.000.000

    Total tanah serta bangunan: Rp5.325.000.000

    B. Alat transportasi kemudian mesin

    Mobil, Toyota Celica Minibus, tahun 2002, hasil sendiri. Nilai: Rp44.286.750

    Total alat transportasi dan juga mesin: Rp44.286.750

    C. Harta bergerak lainnya. Nilai: Rp350.272.033

    D. Kas dan juga setara kas. Nilai: Rp6.121.142.716

    Dalam laporan ini, Sanitiar Burhanuddin tidaklah miliki hutang yang dimaksud tercatat. Dengan demikian, total kekayaan yang mana dilaporkan oleh Sanitiar Burhanuddin adalah sebesar Rp11.840.701.499 yang mana mencakup berbagai jenis aset mulai dari tanah kemudian bangunan, kendaraan, surat berharga kemudian kas.

  • Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Muhamad Herindra Ketua BIN berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Letjen TNI Purn. Muhamad Herindra telah dilakukan menduduki kedudukan sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo. Sebelum menjabat kedudukan setingkat menteri tersebut, Muhamad Herindra merupakan Wakil Menteri Pertahanan, yang dimaksud mendampingi Menteri Perlindungan Prabowo Subianto periode 2020-2024.

    Pria kelahiran Magelang, 30 November 1964 yang dimaksud miliki latar belakang perjalanan karir militer yang tersebut panjang. Tahun 2013-2014 Muhamad Herindra merupakan Wakil Komandan Jenderal Kopassus, tahun 2015-2016 menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus, kemudian tahun 2016-2017 sebagai Pangdam III Siliwangi.

    Alumni lulusan terbaik Akmil yang disebutkan terus menapaki karirnya, tahun 2017-2018 Muhamad Herindra dipercaya menjadi Perwira Staf Ahli Level III Lingkup Hubungan Internasional Panglima TNI, tahun 2018-2020 sebagai Inspekstur Jenderal TNI, tahun 2020 terpilih sebagai Kepala Staf Umum TNI, tahun 2020-2024 dipilih sebagai Wakil Menteri Pertahanan, juga saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2024-2029 yang digunakan menggantikan Jendral Polisi Purn. Budi Gunawan.

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal penyampaian 5 April 2024 periodik 2023, Muhamad Herindra tercatat memiliki jumlah total harta kekayaan mencapai Rp23.463.716.345 atau sekitar Rp23,4 miliar.

    Harta yang disebutkan meliputi berbagai aset yang dimaksud dimilikinya lalu terpantau aset kekayaan terbesar Herindra meliputi empat tanah lalu bangunan yang tersebut berada di dalam Ibukota Selatan, Ibukota Indonesia Timur, serta Bogor mencapai total nilai Rp16 miliar.

    Selain itu, harta Herindra mencakup satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp661 juta. Lalu, terdapat harta bergerak lainnya mencapai Rp344 juta, kas lalu setara kas senilai Rp6 miliar, kemudian harta lainnya sebesar Rp580 juta.

    Dengan beberapa jumlah harta kekayaan tersebut, Herindra tercatat mempunyai hutang sebesar Rp1 miliar. Untuk selengkapnya, berikut rincian jumlah total harta kekayaan Herindra berdasarkan data LHKPN.

    1. Tanah serta bangunan: Rp16.020.988.791

    • Tanah seluas 330 m2 di area Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp4.100.315.658
    • Tanah lalu bangunan seluas 400 m2/350 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp5.945.123.800
    • Tanah serta bangunan seluas 189 m2/110 m2 pada Kab/Kota Perkotaan Ibukota Timur, hasil sendiri Rp2.900.549.333
    • Tanah juga bangunan seluas 948 m2/948 m2 dalam Kab/Kota Bogor, hasil sendiri Rp3.075.000.000

    2. Alat transportasi lalu mesin: Rupiah 661.500.000

    • Mobil, Toyoya Alphard SC 2.5L AT tahun 2015, hasil sendiri Rp661.500.000

    3. Harta bergerak lainnya: Rp344.765.000
    4. Surat berharga: Tidak ada laporan
    5. Kas dan juga setara kas: Rp6.855.989.016
    6. Harta lainnya: Rp580.473.538
    7. Hutang Rp. 1.000.000.000

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp23.463.716.345

  • Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Harta kekayaan Menteri UMKM Maman Abdurrahman berdasarkan data LHKPN

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan laporan terbaru mengenai harta kekayaan Maman Abdurrahman, mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang mana sekarang menjabat sebagai Menteri UMKM pada kabinet Merah Putih dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Laporan ini merupakan bagian dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2023 kemudian dirilis pada 3 April 2024. Total kekayaan yang dimiliki oleh Maman tercatat mencapai Rp15.789.116.232 atau setara dengan Rp15,79 miliar.

    Dalam laporan yang tersebut disampaikan, Maman memiliki berbagai aset, dalam antaranya tanah serta bangunan senilai Rp15,72 miliar yang tersebar di area beberapa daerah. Beberapa properti mencakup tanah seluas 980 m² di area Kubu Raya, tanah lalu bangunan seluas 150 m² juga 240 m² pada Tangerang Selatan, lalu properti lainnya yang bernilai hingga miliaran rupiah.

    Selain aset properti, Maman juga tercatat miliki dua mobil, yaitu Toyota Alphard tahun 2018 juga Toyota Innova Venturer tahun 2020, dengan total nilai aset kendaraan mencapai Rp1,23 miliar. Harta bergerak lainnya tercatat senilai Rp336 jt serta kas dan juga setara kas sebesar Rp1,27 miliar.

    Di sisi lain, Maman miliki hutang sebesar Rp2,76 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp15,79 miliar setelahnya dikurangi dengan hutang. Dengan demikian, berikut adalah rincian lengkap harta kekayaan Maman Abdurrahman.

    Rincian harta kekayaan Maman Abdurrahman

    A. Tanah dan juga bangunan
    Total: Rp15.723.000.000

    1. Tanah lalu bangunan seluas 150 m²/240 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp6.000.000.000
    2. Tanah dan juga bangunan seluas 74 m²/82 m² di area Tangerang Selatan senilai Rp1.300.000.000
    3. Tanah seluas 123 m²/260 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp900.000.000
    4. Tanah seluas 300 m²/140 m² pada Pontianak bernilai Rp1.500.000.000
    5. Tanah seluas 980 m² dalam Kubu Raya dengan nilai Rp300.000.000
    6. Tanah serta bangunan seluas 251 m²/202 m² di area Pontianak senilai Rp900.000.000
    7. Tanah seluas 435 m² di dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp2.288.390.625
    8. Tanah seluas 202 m² dalam Tangerang Selatan dengan nilai Rp284.790.437

    B. Alat transportasi kemudian mesin
    Total: Rp1.225.000.000

    1. Mobil Toyota Alphard tahun 2018 senilai Rp825.000.000
    2. Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2020 dengan nilai Rp400.000.000.

    C. Harta bergerak lainnya
    Total: Rp336.000.000

    D. Surat berharga
    Total: Rp1.265.116.232

    E. Kas kemudian setara kas
    Total: Rp15.000.000

    F. Harta lainnya
    Total: Rp0

    Total harta kekayaan

    • Total kekayaan: Rp18.549.116.232
    • Hutang: Rp2.760.000.000
    • Total kekayaan bersih dikurangi dengan hutang: Rp15.789.116.232

    Pengumuman ini merupakan bentuk transparansi KPK untuk memfasilitasi kewajiban pejabat negara pada melaporkan harta kekayaan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang mana Bersih kemudian Bebas dari Korupsi, Kolusi, juga Nepotisme.

  • Harta kekayaan Meutya Hafid Menkomdigi menurut LHKPN

    Harta kekayaan Meutya Hafid Menkomdigi menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Meutya Viada Hafid resmi menjabat sebagai Menteri Komunikasi serta Digital (Menkomdigi) di Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Meutya Hafid memiliki pengalaman di dalam bidang komunikasi dan juga media oleh sebab itu pernah menjadi jurnalis televisi, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Golkar juga menjadi anggota DPR RI.

    Dirinya telah lama masuk di jajaran anggota DPR RI dari periode 2009-2014, 2014-2019, 2019-2024. Meutya Hafid pernah menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024, yang dimaksud membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi kemudian informatika, lalu intelijen.

    Selama menjadi pejabat negara, Meutya Hafid tercatat sudah melaporkan harta kekayaan yang tersebut dimilikinya di area Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dimaksud berada di dalam bawah wewenang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

    LHKPN ini sebagai upaya transparansi pejabat negara yang mana bebas dari praktik korupsi, kolusi, lalu nepotisme dan juga perbuatan tercela lainnya pada pemerintahan yang dimaksud diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik.

    Melansir dari elhkpn.kpk.go.id, Meutya Hafid mempunyai total harta kekayaan senilai Rp18.728.216.636 yang tersebut disampaikan di LHPKN per 22 Juli 2024 periodik 2023.

    Harta kekayaanya yang disebutkan mencakup aset tanah lalu bangunan, alat transportasi kemudian mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas juga setara kas, dan juga harta lainnya. Berikut rincian harta kekayaan Meutya Hafid dalam LHKPN:

    Tanah serta bangunan total Rp20.437.120.000

    • Tanah juga Bangunan Seluas 1200 m²/435 m² di tempat Kab / Perkotaan Ibukota Indonesia Selatan, hibah tanpa akta Rp2.824.820.000
    • Tanah juga Bangunan Seluas 45.5 m²/45.5 m² di dalam Kab / Perkotaan Ibukota Indonesia Selatan, hasil sendiri Rp750.000.000
    • Tanah Seluas 105 m² di tempat Kab / Perkotaan DKI Jakarta Timur, hasil sendiri Rp175.000.000
    • Tanah Seluas 347 m² pada Kab / Pusat Kota Ibukota Indonesia Selatan, hasil sendiri Rp3.850.000.000
    • Tanah Seluas 105 m² di area Kab / Daerah Perkotaan Ibukota Timur, hasil sendiri Rp262.500.000
    • Tanah kemudian Bangunan Seluas 479 m²/40 m² dalam Kab / Daerah Perkotaan DKI Jakarta Timur, hasil sendiri Rp574.800.000
    • Tanah dan juga Bangunan Seluas 904 m²/1500 m² dalam Kab / Pusat Kota Sleman, hasil sendiri Rp12.000.000.000.

    Alat transportasi juga mesin total Rp625.000.000

    • Motor TOYOTA YAMAHA Tahun 2017, hasil sendiri Rp25.000.000
    • Mobil TOYOTA INNOVA Tahun 2017, hasil sendiri Rp150.000.000
    • Mobil HYUNDAI PALISADE Tahun 2021, hasil sendiri Rp450.000.000

    Meutya Hafid miliki harta bergerak lainnya senilai Rp198.000.000, juga kas lalu setara kas sebesar Rp6.068.096.636. Total kekayaan hartanya sebesar Rp27.328.216.636.

    Namun, Meutya Hafid juga tercatat memiliki utang sebesar Rp8.600.000.000, sehingga menyusut juga total harta kekayannya mencapai Rp18.728.216.636.

  • Segini kekayaan Budi Santoso Menteri Perdagangan menurut LHKPN

    Segini kekayaan Budi Santoso Menteri Perdagangan menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Budi Santoso merupakan Menteri Perdagangan yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sebagai menteri pada waktu ini, berapakah harta kekayaan yang mana dimiliki Budi Santoso?

    Memiliki rekam jejak karir yang panjang pada bidang perdagangan, Budi Santoso mencatat sejarah baru Kementerian Perdagangan yakni mengisi sikap menteri melalui jalur karir.

    Sebelum menjadi menteri, terakhir kali Budi Santoso menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemendag. Kemudian, ia pernah dipercayai menjadi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri tahun 2022-2024.

    Tahun 2020, Budi pernah terpilih menjadi Kepala Biro Keuangan, sekaligus menduduki kedudukan sebagai Kepala Kantor Dagang lalu Kondisi Keuangan Indonesia (KDEI) di dalam Taipei hingga tahun 2022.

    Budi Santoso juga merupakan mantan Kasubdit Kondisi Keuangan Kreatif pada unit Direktorat Jenderal Pembangunan Ekspor Nasional, lalu menggepakkan sayap ke India lantaran dipromosikan sebagai Atase Perdagangan India.

    Kembali ke Indonesia, Budi menjadi Kepala Bagian Inisiatif dan juga Kerja Sama pada unit Direktorat Jenderal Pembangunan Ekspor Nasional.

    Dalam lingkungan Kemendag, tahun 2017-2018 Budi terpilih mengisi berbagai jabatan eselon II yakni Kepala Pusat Informasi juga Informasi, Direktur Bina Usaha serta Pelaku Distribusi, juga Kepala Biro Organisasi dan juga Kepegawaian.

    Budi Santoso pun menduduki jabatan Komisaris Utama Holding BUMN pangan yaitu ID FOOD kemudian Komisaris Utama PT RNI (Persero).

    Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, Budi tercatat mempunyai kekayaan sebanyak Rp6.864.679.466 atau sekitar Rp6,86 miliar. Kekayaan ini mencakup aset berbentuk 7 tanah kemudian bangunan, 3 alat transportasi, serta harta lainnya.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan Budi Santoso, berdasarkan laporan LHKPN per tanggal 6 Maret 2024 periodik 2023.

    1. Tanah serta bangunan: Rp5.011.735.000

    • Tanah lalu bangunan seluas 203 m2/160 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp2.011.875.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 84 m2/36 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Tangerang, hasil sendiri Rp400.000.000
    • Tanah seluas 5650 m2 di dalam Kab/Kota Sukoharjo, warisan Rp723.200.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 701 m2/112 m2 di tempat Kab/Kota Sukoharjo, warisan Rp218.600.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 220 m2/200 m2 di area Kab/Kota Pusat Kota Depok, hasil sendiri Rp842.860.000
    • Tanah juga bangunan seluas 24 m2/24 m2 di dalam Kab/Kota Perkotaan Ibukota Selatan, hasil sendiri Rp572.000.000
    • Tanah seluas 1900 m2 pada Kab/Kota Sukoharjo, hasil sendiri Rp243.200.000

    2. Alat transportasi juga mesin: Rp. 661.600.000

    • Mobil, Honda Jazz RS tahun 2019, hasil Sendiri Rp250.000.000
    • Mobil, Hyundai Creta Tahun 2022, hasil sendiri Rp380.000.000
    • Motor, Yamaha NMAX Tahun 2023, hasil sendiri Rp31.600.000

    3. Harta bergerak: tak ada laporan

    4. Kas lalu setara kas: Rp1.409.844.466

    5. Harta lainnya: Rp70.000.000

    6. Hutang: Rp288.500.000

    Total harta kekayaan (harta-hutang): Rp6.864.679.466

  • Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Harta kekayaan Menteri PKP Marurar Sirait berdasarkan LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Maruarar Sirait, politisi Gerindra yang tersebut menjabat sebagai Menteri Perumahan lalu Kawasan Permukiman (PKP). Berada pada kabinet baru Presiden Prabowo, harta kekayaan Maruarar Sirait menjadi perhatian publik.

    Pria kelahiran Medan, 23 Desember 1969 yang disebutkan mempunyai perjalanan karir urusan politik yang dimaksud cukup panjang, bahkan ia merupakan salah satu eks politikus senior partai PDI-P.

    Selama empat periode, Maruarar Sirait terlibat di parlemen pemerintahan yakni menduduki bangku anggota DPR RI pada Komisi XI yang tersebut bertanggungjawab pada bidang keuangan, perencanaan pengerjaan nasional, moneter, kemudian sektor jasa keuangan.

    Tidak semata-mata berada di dalam dunia politik, Maruarar Sirait terpilih menjadi Manager Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) Unpar Bandung kemudian Komisaris Utama PT Potenza Sinergi.

    Sebagai Mantan Ketua Streering Committee Piala Presiden tahun 2015-2019, Maruarar pernah diberi kepercayaan oleh Erick Thohir menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Sepak Bola pada tahun 2023.

    Harta kekayaan Maruarar Sirait

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Maruarar Sirair melaporkan data total harta kekayaannya sebesar Rp85.803.512.722 atau sekitar Rp85 miliar. Aset terbesar yang tersebut dimiliki Maruarar terdiri dari 31 tanah dan juga bangunan yang digunakan mencapai Rp74 miliar.

    Selengkapnya, berikut ini adalah rincian dari total harta kekayaan Maruarar Sirait sesuai data LHKPN pada tanggal penyampaian 29 April 2020 periodik 2019.

    1. Tanah juga bangunan: Rp74.478.386.200

    • Tanah seluas 590 m2 dalam Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp142.500.000
    • Tanah seluas 200 m2 di dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.125.000.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 205 m2/90 m2 dalam Kab/Kota Bandung, hasil sendiri Rp1.289.565.000
    • Tanah serta bangunan seluas 167 m2/85 m2 di area Kab/Kota Bandung, hibah tanpa akta Rp1.068.235.000
    • Tanah serta bangunan seluas 328 m2/48 m2 dalam Kab/Kota Subang, hasil sendiri Rp62.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 569 m2/596 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp4.524.695.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 525 m2/207 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.724.750.000
    • Tanah seluas 208 m2 di dalam Kab/Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp84.272.000
    • Tanah seluas 484 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp190.696.000
    • Tanah seluas 675 m2 pada Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp265.950.000
    • Tanah seluas 1080 m2 dalam Kab/Kota Toba Samosir, warisan Rp425.520.000
    • Tanah serta bangunan seluas 180 m2/68 m2 di area Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.874.828.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 560 m2/36 m2 dalam Kab / Pusat Kota Bogor, hasil sendiri Rp436.320.000.
    • Tanah seluas 9395 m2 pada Kab/Kota Tangerang, hibah tanpa akta Rp354.755.200
    • Tanah lalu bangunan seluas 502 m2/250 m2 di tempat Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan , hibah tanpa akta Rp2.152.500.000
    • Tanah seluas 372 m2 di dalam Kab/Kota Perkotaan DKI Jakarta Selatan, hibah tanpa akta Rp1.259.500.000
    • Tanah dan juga bangunan seluas 425 m2/66 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Selatan, hibah tanpa akta Rp1.297.443.000
    • Tanah seluas 9027 m2 di area Kab/Kota Humbang Hasundutan, hasil sendiri Rp2.360.000.000
    • Tanah seluas 2980 m2 dalam Kab/Kota Pusat Kota Tangerang, hasil sendiri Rp521.500.000
    • Tanah serta bangunan seluas 75 m2/59 m2 pada Kab/Kota Pusat Kota Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp362.375.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 91 m2/235 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Tangerang, hasil sendiri Rp4.073.654.000
    • Tanah juga bangunan seluas 68 m2/182 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.397.122.000
    • Tanah juga bangunan seluas 448 m2/203 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Tangerang , hasil sendiri Rp5.500.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 136 m2/544 m2 di dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Indonesia Pusat , hasil sendiri Rp6.109.626.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di area Kab/Kota Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan DKI Jakarta Utara , hasil sendiri Rp7.550.000.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Ibukota Indonesia Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah juga bangunan seluas 67.5 m2/270 m2 pada Kab/Kota Daerah Perkotaan Ibukota Utara , hasil sendiri Rp6.800.000.000
    • Tanah serta bangunan seluas 557 m2/80 m2 di tempat Kab/Kota Perkotaan Tangerang Selatan, hasil sendiri Rp2.460.975.000
    • Tanah lalu bangunan seluas 493 m2/72 m2 dalam Kab/Kota Daerah Perkotaan Pematang Siantar, hasil sendiri Rp124.880.000
    • Tanah kemudian bangunan seluas 65 m2/68 m2 di tempat Kab/Kota Tangerang, hasil sendiri Rp339.725.000

    2. Alat transportasi juga mesin: Rp1.152.275.000

    • Mobil, Fotton Ambulance tahun 2012, hasil sendiri Rp94.500.000
    • Mobil, Toyota Alphard tahun 2017, hasil sendiri Rp713.775.000
    • Mobil, Toyota Fortuner tahun 2017, hasil sendiri Rp344.000.000

    3. Harta bergerak lainnya Rp. 7.424.428.504
    4. Surat berharga Rp. 11.075.899.078
    5. Kas juga setara kas Rp. 19.955.426.358
    6. Harta lainnya Rp. 5.505.790.252
    7. Hutang Rp. 33.788.692.670

    Total harta kekayaan (harta-hutang) Rp85.803.512.722

  • Kekayaan Cagub Sumatra Utara Edy Rahmayadi berdasarkan LHKPN

    Kekayaan Cagub Sumatra Utara Edy Rahmayadi berdasarkan LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, yang mana kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2024, telah dilakukan menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan ini merupakan salah satu persyaratan transparansi yang diwajibkan bagi para kandidat.

    Menurut data yang digunakan dirilis KPK pada 16 Agustus 2024 pada periode 2024, total kekayaan Edy Rahmayadi tercatat sebesar Rp16,64 miliar atau tepatnya Rp16.639.547.242. Jumlah yang dimaksud bukan mencakup catatan hutang, sehingga menunjukkan total nilai bersih hartanya.

    Sebagian besar kekayaan yang dimaksud berbentuk 11 aset tanah dan juga bangunan yang dimaksud tersebar di tempat beberapa wilayah, termasuk Deli Serdang, Kampar, Medan, Binjai, serta Bogor. Aset properti ini memiliki nilai total sekitar Rp13 miliar.

    Edy Rahmayadi turut melaporkan kepemilikan dua kendaraan, yakni Lexus Jeep kemudian Toyota Jeep, dengan nilai total mencapai Rp725 juta. Selain itu, calon petahana gubernur Sumut nomor urut 2 ini juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp189,2 juta, dan juga kas juga setara kas sebesar Rp2,64 miliar.

    Dapat diketahui, baru-baru ini Pemilihan Kepala Daerah Sumut 2024 sudah pernah menarik perhatian umum secara luas, khususnya penduduk yang tersebut tinggal di dalam provinsi tersebut. Perhatian umum semakin besar lantaran adanya persaingan ketat antara dua calon gubernur yang dimaksud memiliki latar belakang dan juga pengaruh signifikan.

    Salah satunya adalah Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumatera Utara yang digunakan mencalonkan diri kembali pada Pemilihan Kepala Daerah 2024. Di sisi lain, pesaing utama Edy adalah Bobby Nasution, yang tersebut merupakan menantu dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

    Bobby Nasution pada masa kini menjadi salah satu figur yang mana sangat diperhitungkan pada persaingan kebijakan pemerintah Edy Rahmayadi. Persaingan antara kedua calon ini cukup memanas, mengingat tingginya popularitas merek di area kalangan masyarakat dan juga hubungan keluarga Bobby dengan mantan Presiden RI Joko Widodo.

    Kendati demikian, berdasarkan laporan harta kekayaan yang tersebut dimiliki oleh salah satu calon petahana, Edy Rahmayadi, berikut merupakan rincian harta kekayaan yang tersebut sudah pernah dilaporkan melalui LHKPN terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Rincian harta kekayaan Edy Rahmayadi

    A. Tanah juga bangunan

    Total: Rp.13.084.410.000

    1. Tanah seluas 5.879 m² di dalam Kabupaten/Kota Deli Serdang, hasil sendiri, senilai Rp.300.000.000

    2. Tanah seluas 233 m² di tempat Kabupaten/Kota Deli Serdang, hasil sendiri, senilai Rp.36.000.000

    3. Tanah seluas 1.600 m² dalam Kabupaten/Kota Kampar, hasil sendiri, senilai Rp.72.000.000

    4. Tanah lalu bangunan seluas 176 m²/55 m² pada Kabupaten/Kota Bogor, hasil sendiri, senilai Rp.720.000.000

    5. Tanah dan juga bangunan seluas 1.437 m²/548 m² di dalam Kabupaten/Kota Medan, hasil sendiri, senilai Rp.1.050.000.000

    6. Tanah juga bangunan seluas 3.247 m²/129,4 m² pada Kabupaten/Kota Binjai, hasil sendiri, senilai Rp.1.080.000.000

    7. Tanah seluas 3.096 m² dalam Kabupaten/Kota Deli Serdang, hasil sendiri, senilai Rp.241.500.000

    8. Tanah seluas 364 m² dalam Kabupaten/Kota Medan, hasil sendiri, senilai Rp.41.860.000

    9. Tanah seluas 3.766 m² pada Kabupaten/Kota Deli Serdang, hasil sendiri, senilai Rp.435.050.000

    10. Tanah dan juga bangunan seluas 90 m²/70 m² pada Kabupaten/Kota Medan, hasil sendiri, senilai Rp.163.000.000

    11. Tanah dan juga bangunan seluas 66.178 m²/280 m² dalam Kabupaten/Kota Deli Serdang, hasil sendiri, senilai Rp.8.945.000.000

    B. Alat transportasi juga mesin

    Total: Rp.725.860.000

    1. Mobil Lexus Jeep Tahun 2019, hasil sendiri, senilai Rp.693.560.000

    2. Mobil Toyota Jeep Tahun 1981, hasil sendiri, senilai Rp.32.300.000

    C. Harta bergerak lainnya

    Total: Rp.189.200.000

    D. Surat berharga

    Total: Rp0

    E. Kas serta setara kas

    Total: Rp.2.640.077.242

    F. Harta lainnya

    Nilai: Rp0

    Sub total

    Total: Rp.16.639.547.242

    Hutang

    Total: Rp0

    Total harta kekayaan (Sub total – hutang)

    Total: Rp.16.639.547.242

    Sebagai informasi, pengumuman ini merupakan bagian dari kewajiban transparansi bagi calon kepala wilayah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999. Namun, laporan ini cuma mencakup data yang dimaksud dilaporkan juga bukan dapat dijadikan dasar untuk menyatakan keterkaitan dengan langkah pidana.

  • Harta kekayaan Bobby Nasution, calon Gubernur Sumut di area pemilihan kepala daerah 2024

    Harta kekayaan Bobby Nasution, calon Gubernur Sumut di area pemilihan kepala daerah 2024

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Eks Wali Perkotaan Medan, Bobby Nasution, yang tersebut saat ini forward sebagai calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pada pemilihan kepala daerah 2024, telah terjadi melaporkan kekayaannya yang digunakan mencapai miliaran rupiah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 21 Maret 2024, total kekayaan Bobby tercatat sebesar Rp57.552.729.408 atau setara dengan Rp57,55 miliar.

    Dalam laporannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Bobby, yang mana juga menantu dari mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, didominasi oleh aset properti, kendaraan mewah, dan juga sebagian harta bergerak lainnya. Properti menjadi penyumbang terbesar yang digunakan terdiri menghadapi tanah kemudian bangunan yang mana tersebar di dalam berbagai lokasi strategis.

    Dapat diketahui, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara 2024 turut menarik perhatian publik, teristimewa dengan hadirnya menantu mantan Presiden ke-7 RI sebagai salah satu calon gubernur. Dapat diketahui, Pilgub Sumut disertai oleh dua pasangan calon gubernur serta delegasi gubernur, yaitu Muhammad Bobby Afif Nasution-Surya kemudian Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

    Jika mengulas tambahan mendalam mengenai harta kekayaan Bobby Nasution, apakah menantu mantan Presiden ke-7 RI ini mempunyai kekayaan yang dimaksud lebih banyak besar dibandingkan dengan calon petahana Sumatera Utara yang tersebut kembali mencalonkan diri? Berikut ini merupakan rincian harta kekayaan Bobby Nasution.

    Rincian harta kekayaan Bobby Nasution

    A. Tanah dan juga bangunan

    Total: Rp40.375.000.000

    1. Tanah lalu Bangunan di tempat Ibukota Selatan, 726 m²/400 m², hasil sendiri: Rp14.000.000.000

    2. Tanah serta Bangunan pada Ibukota Indonesia Selatan, 600 m²/400 m², hasil sendiri: Rp12.000.000.000

    3. Tanah dan juga Bangunan di tempat Ibukota Indonesia Selatan, 400 m²/120 m², hasil sendiri: Rp2.500.000.000

    4. Tanah dan juga Bangunan di dalam Deli Serdang, 352 m²/96 m², hasil sendiri: Rp650.000.000

    5. Tanah di dalam Medan, 145 m², hasil sendiri: Rp1.110.000.000

    6. Tanah di area Medan, 600 m², hasil sendiri: Rp2.160.000.000

    7. Tanah dalam Medan, 150 m², hasil sendiri: Rp755.000.000

    8. Tanah di dalam Surakarta, 1.430 m², hasil sendiri: Rp1.000.000.000

    9. Tanah dan juga Bangunan pada Surakarta, 730 m²/350 m², hasil sendiri: Rp6.200.000.000

    B. Alat transportasi serta mesin

    Total: Rp1.360.000.000

    1. Mobil Toyota Kijang Innova 2.4 A/T (2018), hasil sendiri: Rp280.000.000

    2. Mobil Mitsubishi Lancer (2008), hasil sendiri: Rp160.000.000

    3. Mobil Honda Accord 1.5TC E CVT (2020), hasil sendiri: Rp580.000.000

    4. Mobil Suzuki ST100 (1996), hasil sendiri: Rp15.000.000

    5. Motor Yamaha Z8D Mio A1115S (2008), hasil sendiri: Rp15.000.000

    6. Mobil Nissan Juke 1.5 4X2 A/T (2012), hasil sendiri: Rp120.000.000

    7. Mobil Camry Q Sedan (2011), hasil sendiri: Rp190.000.000

    C. Harta bergerak kainnya

    Total: Rp0

    D. Surat berharga

    Total: Rp10.500.000.000

    E. Kas dan juga setara kas

    Total: Rp6.817.729.408

    F. Harta lainnya

    Total: Rp0

    Sub total

    Total harta: Rp59.052.729.408

    Hutang

    Total hutang: Rp1.500.000.000

    Total harta kekayaan (Sub total – hutang)

    Total kekayaan: Rp57.552.729.408

    Laporan ini merupakan bagian dari transparansi yang dimaksud diwajibkan oleh undang-undang untuk pelopor negara. Meski harta kekayaan yang dimaksud dilaporkan secara resmi, dokumen ini menyatakan bahwa semua harta yang terdaftar tidak ada otomatis bebas dari kaitan dengan tindakan pidana. Dengan laporan ini, Bobby menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan sebagai bagian dari proses pencalonannya di Pilgub Sumut mendatang.

  • Harta kekayaan Cagub Jawa Barat, Dedi Mulyadi menurut LHKPN

    Harta kekayaan Cagub Jawa Barat, Dedi Mulyadi menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Dedi Mulyadi resmi mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat di pemilihan kepala daerah 2024.

    Dedi Mulyadi miliki pengalaman panjang sebagai pejabat publik. Ia pernah menjabat sebagai Pimpinan Daerah Purwakarta selama dua periode, yakni dari 2008 hingga 2018. Setelah itu, Dedi menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2023, mewakili wilayah pemilihan Jawa Barat VII, dan juga bertugas di area Komisi VI DPR.

    Harta kekayaan Dedi Mulyadi, yang mana merupakan salah satu calon Gubernur Jawa Barat 2024, menjadi perhatian rakyat pasca Ia melaporkan kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data yang dimaksud tercantum di LHKPN, dengan tanggal penyampaian 20 Agustus 2024, total kekayaannya dilaporkan mencapai Rp12.851.243.199.

    Lantas, seperti apa ilustrasi kekayaan Dedi Mulyadi berdasarkan data LHKPN?

    Berikut rincian aset yang dimaksud dimilikinya, meliputi berbagai jenis kekayaan seperti properti, kendaraan, harta bergerak lainnya, simpanan kas, juga total hutang yang mana dimilikinya.

    Harta kekayaan Dedi Mulyadi

    1. Tanah juga bangunan

    Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilakukan beliau laporkan, Dedi Mulyadi tercatat mempunyai harta merupakan tanah dan juga bangunan senilai Rp7.368.000.000.

    Kekayaannya terdiri dari 116 unit dari properti tanah dan juga bangunan yang tersebut tersebar di area Perkotaan Purwakarta serta Subang. Semua tanah dan juga bangunan yang disebutkan diperoleh dari diri sendiri.

    2. Transportasi lalu mesin

    Dedi memiliki total kekayaan dari alat transportasi serta mesin, senilai Rp8.004.000.000, meliputi:

    • Sepeda motor Honda keluaran tahun 2003 dengan nilai Rp24.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
    • Sepeda Polygon Collous T8 tahun 2017, hasil sendiri, dengan nilai Rp20.000.000.
    • Sepeda motor Triumph Scrambler 1200 XE keluaran tahun 2019, bernilai Rp440.000.000, berasal dari hasil sendiri.
    • Sepeda motor Vespa Sei Giorni Limited Edition tahun 2020, senilai Rp170.000.000, juga merupakan hasil sendiri.
    • Mobil Lexus LX 600 keluaran tahun 2022, diperoleh dari hasil sendiri, dengan nilai Rp3.900.000.000.
    • Mobil Mercedes Benz E 300 Coupe keluaran tahun 2018, bernilai Rp1.500.000.000, hasil sendiri.
    • Mobil Lexus minibus/microbus keluaran tahun 2023, mempunyai nilai Rp1.950.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.

    3. Harta bergerak lainnya

    Dalam catatan, total kekayaan harta bergerak lainnya yang dimaksud dimiliki Dedi Mulyadi, senilai Rp160.000.000.

    4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor

    5. Kas juga setara kas

    Dalam pembagian kas lalu setara kas, Ia mempunyai total senilai Rp1.157.055.199

    6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor

    7. Hutang

    Dedi Mulyadi tercatat mempunyai beberapa jumlah hutang, sebanyak Rp3.837.812.000

    Dedi Mulyadi miliki catatan hutang di laporannya pada LHKPN. Dengan demikian, sejak laporan yang disebutkan diterima total harta kekayaan bersihnya, mencapai Rp12.851.243.199 (dua belas miliar delapan ratus lima puluh satu jt dua ratus empat puluh tiga ribu seratus sembilan puluh sembilan rupiah).

  • Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Catatan harta kekayaan Cawagub Jabar, Erwan Setiawan menurut LHKPN

    Ligapedianews.com Ibukota – Erwan Setiawan resmi progresif sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada pemilihan gubernur 2024.

    Erwan Setiawan miliki pengalaman panjang sebagai pejabat publik. Sebelum Ia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, karir pada politiknya cukup gemilang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Perkotaan Bandung untuk periode 2009-2014 juga juga menjabat sebagai Wakil Kepala Kabupaten Sumedang pada 2018-2023.

    Dengan pengalaman tersebut, Erwan Setiawan dikenal sebagai figur yang mana miliki pemahaman mendalam tentang tata kelola pemerintahan di daerah. Karir politiknya yang mana solid menjadikannya salah satu calon yang diperhitungkan di pemilihan gubernur Jawa Barat 2024, sebagai duta gubernur.

    Setelah resmi menjadi calon duta gubernur, mantan Wakil Pimpinan Daerah Sumedang ini juga sudah pernah menarik perhatian publik, usai Ia melaporkan harta kekayaan pribadi nya ke KPK pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    Berdasarkan data LHKPN yang tersebut dilaporkan oleh Erwan Setiawan pada 28 Agustus 2024, diketahui bahwa ia miliki harta kekayaan total bersih Rp22.736.849.123.

    Berikut adalah rincian harta kekayaan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menurut catatan dari LHKPN.

    Kekayaan Erwan Setiawan

    1. Tanah juga bangunan

    Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mana telah dilakukan dilaporkannya, Erwan Setiawan tercatat miliki aset terdiri dari tanah lalu bangunan dengan nilai mencapai Rp20.250.000.000. Aset ini meliputi:

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 200 m2/200 m2 pada Kabupaten/Kota Bandung, yang diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp3.000.000.000.

    • Sebidang tanah serta bangunan seluas 1655 m2/978 m2 dalam Kabupaten/Kota Sumedang, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp9.250.000.000.

    • Sebidang tanah juga bangunan seluas 390 m2/390 m2 dalam Kabupaten/Kota Bandung, diperoleh melalui hibah tanpa akta, senilai Rp6.000.000.000.

    • Sebidang tanah kemudian bangunan seluas 328 m2/328 m2 di area Kabupaten/Kota Cimahi, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp2.000.000.000.

    2. Alat transportasi dan juga mesin

    Total harta kekayaan yang mana dimiliki oleh Erwan Setiawan dari alat transportasi lalu mesin, senilai Rp605.000.000, meliputi:

    • Mobil Toyota Land Cruiser 20047 4WD AT keluaran tahun 2007, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp350.000.000.

    • Mobil Toyota Fortuner 2.7 G Lux AT tahun 2011, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp200.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha N-Max 2 DP tahun 2015, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp15.000.000.

    • Sepeda motor Yamaha BG6 A/T tahun 2017, diperoleh dari hasil sendiri, senilai Rp40.000.000.

    3. Harta bergerak lainnya

    Dalam rekam jejak di tempat bagian harta bergerak lainnya, kekayaan yang dimiliki oleh Erwan Setiawan, senilai Rp1.970.000.000.

    4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor.

    5. Kas juga setara kas

    Dalam laporannya di dalam penyesuaian kas serta setara kas, Erwan Setiawan miliki harta kekayaan, senilai Rp11.849.123.

    6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor.

    7. Hutang

    Erwan Setiawan, tercatat di laporannya bahwa Ia miliki beberapa Hutang, sebanyak Rp100.000.000.

    Erwan Setiawan memiliki catatan beberapa jumlah hutang pada laporannya di tempat LHKPN. Sehingga, sejak laporan yang disebutkan diterima total harta kekayaan bersihnya, mencapai Rp22.736.849.123 (dua puluh dua miliar tujuh ratus tiga puluh enam jt delapan ratus empat puluh sembilan ribu seratus dua puluh tiga rupiah).