
Ibukota Indonesia – World Boxing Council (WBC) melaporkan juara bumi kelas welter (66,7 kg) Ryan Garcia kemudian penantang Conor Benn lolos penimbangan berat badan untuk adu demi sabuk juara planet WBC.
"Ryan Garcia miliki berat badan 145,5 lbs (66 kg) juga Conor Benn miliki berat badan 146 lbs (66,2 kg)," demikian keterang WBC di laman resminya yang mana dipantau di Jakarta, Sabtu.
Dengan berat badan kedua petinju yang digunakan sesuai dengan ketentuan batas berat, kedua petinju akan naik ring pada T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Akhir Pekan (13/9) WIB.
Garcia melakukan debut profesionalnya pada tahun 2016, dengan cepat menciptakan sensasi dengan kecepatan tangannya juga kekuatan pukulan knockout (KO), kualitas yang digunakan menjadikannya fenomena arus utama kemudian daya tarik olahraga papan atas.
Setelah menapaki peringkat di dalam kelas ringan (61,2 kg) dan juga super ringan (63,5 kg) dengan kemenangan melawan nama-nama besar, salah satunya Luke Campbell, Garcia merebut gelar kejuaraan juara temporer kelas ringan WBC.
Pada Februari 2026, Garcia mengalahkan Mario Barrios di 12 ronde untuk merebut peringkat juara dunia kelas welter WBC. Bertarung dengan gaya ortodoks serta pukulan hook kiri yang digunakan mematikan, ia tetap berubah menjadi salah satu daya tarik utama tinju dengan rekor 24 kemenangan (20 KO) serta satu kekalahan.
Sementara, Benn datang dengan tekad kuat merebut gelar kejuaraan juara globus setelahnya kembali ke divisi kelas welter dari kelas yang lebih besar tinggi, yaitu kelas menengah (72,6 kg).
Penantang jika Inggris berusia 29 tahun itu harus menurunkan berat badan secara signifikan untuk kembali mencapai batas kelas welter, yang terakhir kali dihadiri oleh pada April 2022.
Dalam pertarungan terbarunya, Benn meraih kemenangan melawan Regis Prograis pada April 2026, sekaligus memperbaiki rekor bermetamorfosis menjadi 25 kemenangan, salah satunya 14 KO, juga satu kekalahan.
Pemenang kontes yang tersebut ditayangkan secara global oleh DAZN itu akan mendapatkan dua sabuk oleh sebab itu WBC menyiapkan sabuk khusus sang dinamakan Sabuk Tollan Topiltzin, sebuah karya yang dimaksud memberikan penghargaan terhadap warisan sejarah, budaya, serta seni Meksiko yang tersebut kaya, khususnya warisan luar biasa dari peradaban Toltec.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



