olahraga

Kejuaraan Panahan Panglima TNI jadi sarana asah mental atlet

Ibukota – Asisten Komunikasi dan juga Elektronika (Askomlek) Kaskoopsudnas Marsekal Pertama (Marsma) Lek I. B. Ngurah Mardika Putra berharap Kejuaraan Panahan 2026 yang bertarung memperebutkan Piala Panglima TNI bermetamorfosis menjadi sarana mengasah mental atlet.

Turnamen yang dimaksud dijalankan bekerja identik dengan Perpani ini bermetamorfosis menjadi rangkaian peringatan serius Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI AU yang dimaksud akan berlangsung pada Lapangan Panahan Arjuna Halim Awal Kusuma, Jakarta, 23 hingga 25 Oktober.

"Kami harapkan atlet panahan dari seluruh Negara Indonesia memanfaatkan perlombaan ini sebagai sarana mematangkan mental serta kemampuan memanah target, untuk nantinya dapat berubah menjadi atlet panahan yang digunakan dapat bermetamorfosis menjadi tulang punggung timnas panahan Indonesi dalam masa mendatang," kata Lek I.B. Ngurah Mardika Putra pada penjelasan resmi, Sabtu.

Turnamen ini akan memperlombakan dua kategori yakni senior juga junior, namun tak ketinggalan dipertandingkan pula kategori eksekutif sebagai sarana silaturahmi mempererat persatuan dan juga kesatuan.

Lek I.B. Ngurah Mardika memaparkan bahwa cabang panahan harus dilestarikan, salah satunya dengan cara mengadakan pertandingan seperti ketika ini.

"Panahan merupakan cabang yang dimaksud sudah menorehkan prestasi membanggakan untuk Indonesia kemudian kita harus melestarikan dan juga meningkatkan prestasi yang dimaksud sudah berhasil dicapai itu dengan menyelenggarakan turnamen panahan Piala Panglima TNI 2026 ini," kata Lek I.B. Ngurah Mardika.

Melalui perlombaan panahan yang dimaksud diharapkan dapat melahirkan generasi masa depan yang punya mental kuat, disiplin, dan juga selalu berfikir progresif untuk dapat memberi sumbangsih besar terhadap bangsa juga negara Indonesia.

"Kami berharap sebanyak-banyak atlet panahan dari tanah air dapat segera mendaftar sebagai peserta. Jangan melewatkan kesempatan emas yang akan bermetamorfosis menjadi sarana untuk terus melestarikan prestasi globus panahan ini," jelas Ngurah, sapaan akrabnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles