olahraga

Srondeng lolos ke semifinal World Climbing Series Koper ke Slovenia

DKI Jakarta – Atlet panjat tebing disiplin lead Nusantara Putra Tri Ramadani atau Srondeng berhasil lolos ke fase semifinal nomor lead putra pada World Climbing Series Koper 2026 pada Slovenia, Jumat.

"Kami (Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia) optimistis Srondeng akan memberikan performa terbaiknya pada seri Koper" kata Manajer Timnas Panjat Tebing Tanah Air Aries Susanti Rahayu dalam Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan, pada putaran kualifikasi, atlet itu berjuang dengan maksimal untuk menghimpun skor terbaik. Srondeng berhasil mengamankan peringkat tujuh dengan skor 5,1.

Lebih lanjut ia menjelaskan, lolosnya Srondeng ke semifinal sesuai dengan target yang dimaksud ditetapkan. Dia diharapkan sanggup melanjutkan perjuangan hingga ke putaran final serta berhasil naik podium.

Pelatih panjat tebing disiplin lead Amri menambahkan Srondeng sudah ada berupaya keras untuk mengharumkan nama bangsa serta negara.

Berdasarkan statistik World Climbing, peringkat pertama pada kualifikasi ditempati oleh delegasi Korea Selatan Dohyun Lee dengan skor 3,0. Peringkat kedua diraih Sam Avezou dari Prancis dengan skor 3,74.

Kemudian tempat ketiga sampai keenam, masing-masing diraih Neo Suzuki (Jepang) dengan skor 3,74, Sorato Anraku (Jepang) lewat skor 4,9, Alberto Ginez Lopez (Spanyol) yang mana menorehkan skor 4,95, serta Satone Yoshida (Jepang) dengan skor 5,05.

Perjuangan Srondeng di putaran semifinal akan berlangsung pada Hari Jumat waktu malam waktu setempat. Sementara sesi final dilaksanakan Hari Sabtu (5/9).

Seri Koper kali ini cuma melombakan disiplin lead untuk kategori putra lalu putri. Pada seri itu, Indonesia juga mengirimkan satu atlet putri yakni Alma Ariella Tsany.

Namun, beliau belaka mampu berada ke peringkat ke-33 pada fase kualifikasi dengan skor 28,93. Langkah Alma berhenti di putaran tersebut.

Selain untuk meningkatkan peringkat bola bagi kedua atlet. PP FPTI juga menyatakan bahwa keikutsertaan keduanya pada turnamen itu merupakan peluang uji coba di persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang, pada 19 September sampai dengan 4 Oktober.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles