
Ibukota – Panitia pengurus atau LOC Piala Presiden 2026 resmi membuka pembelian tiket pada Kamis, untuk pertandingan fase grup yang dimaksud akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Bandung (Grup A) dan juga Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya (Grup B).
Tiket menyaksikan pertandingan sesi grup dijual seharga Rp50 ribu untuk bermacam kategori, baik pertandingan ke Bandung atau pun di Surabaya.
Di Bandung, tiket yang disebutkan tidaklah membedakan kategori tribun. Tiket juga bisa jadi didapatkan lewat pialapresiden2026.megatix.co.id.
Jika membeli secara daring, penduduk akan mendapatkan e-ticket yang harus ditukar dengan tiket gelang di Kodim 0624 Wilayah Bandung pada hari pertandingan, pukul 09.00-20.00 WIB.
Sementara, untuk pertandingan dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tiket yang tersebut dijual mulai dari VIP, Barat, Timur, Utara, lalu Selatan, seharga Rp50 ribu.
Lokasi penukaran tiket pada Surabaya ada ke Persebaya Store Raci Pakal (tiket tribun atas), Persebaya Store Surabaya Town Square (tiket VIP atas, barat, utara, selatan), lalu Persebaya Store Komplek (timur).
Penukaran tiket untuk pertandingan ke Surabaya bisa jadi dikerjakan mulai H-2 sampai hari H pertandingan dengan jam operasional pukul 10.00-20.00 WIB.
Penukaran tiket juga dapat diwakilkan dengan melampirkan Surat Kuasa dan juga Fotokopi KTP/KK. Sedangkan gelang yang dimaksud hilang atau rusak tidaklah dapat diganti.
Piala Presiden 2026 dihadiri oleh oleh pada regu terbaik yang dimaksud dibagi ke pada dua grup, yakni Grup A berisi Persib Bandung, Arema FC, Tampines Rovers, DPMM FC.
Kemudian, Grup B dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, Port FC.
Dari Grup A, hari pertama pada Hari Sabtu (25/7) menyajikan pertandingan antara DPMM FC berjuang melawan Tampines Rovers pukul 15.30 WIB. Sedangkan Persib menghadapi Arema pukul 19.30 WIB.
Sementara, Grup B akan dimulai pada Mingguan (26/7) dengan pertandingan antara PSMS menghadapi Port FC pukul 15.30 WIB. Serta, Persebaya kontra Persija pukul 19.30 WIB.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



