
DKI Jakarta – Mantan juara sejati kelas super menengah (76,2kg) Saul "Canelo" Alvarez mengkonfirmasi akan segera kembali naik ring berjuang melawan Christian Mabilli pada 31 Oktober 2026 mendatang ke Riyadh, Arab Saudi.
"Sekarang semuanya sudah ada baik-baik saja, saya siap berlatih kemudian kami akan bertarung pada 31 Oktober," kata Saul "Canelo" Alvarez pada laporan ESPN yang dimaksud dipantau pada Jakarta, Kamis.
Mega bintang tinju bola dengan syarat Meksiko yang mana pernah memegang sabuk juara WBC, WBA, IBF, kemudian WBO itu akan menantang penguasa baru kelas super menengah, Christian Mbilli, guna memecah kebuntuan terkait kelanjutan masa depan kariernya.
Pertarungan ini akan bermetamorfosis menjadi penampilan perdana Canelo pasca menelan kekalahan nomor mutlak dari Terence Crawford pada September 2025. Duel akbar antara Canelo kemudian Mbilli direncanakan bergulir pada 12 September, tetapi laga yang dimaksud terpaksa ditunda sejak Juni lalu.
Ia mengungkapkan bahwa penundaan jadwal murni disebabkan oleh urusan pribadi juga komitmen disiplin latihan yang selalu dijaganya. Canelo menegaskan enggan masuk ke pemusatan latihan tanpa fokus penuh.
"Saya selalu sangat disiplin dengan latihan saya kemudian (saat itu) saya belum siap untuk masuk ke pemusatan latihan. Itulah alasan mengapa saya menunda pertarungan ini, lantaran saya harus menyelesaikan urusan keluarga terlebih dahulu," katanya.
Kekalahan dari Crawford tahun setelah itu menjadi hasil minor pertama yang digunakan dirasakan Canelo sejak Mei 2022. Kendati Canelo sempat menyuarakan ambisi untuk melakoni laga ulang, prospek yang disebutkan dipastikan tertutup rapat setelahnya Crawford memutuskan pensiun dari dunia tinju profesional pada Desember 2025.
Langkah petinju yang miliki rekor prestisius dengan 62 kemenangan (39 knockout), tiga kekalahan, lalu dua hasil imbang itu juga sempat terganggu sementara akibat harus menjalani operasi siku pada Oktober 2025 demi memulihkan cedera lama.
Di kubu sebelah, Christian Mbilli yang tersebut berbasis ke Montreal, Kanada, datang dengan rekor mentereng yang mana belum tersentuh kekalahan dengan 29 kemenangan (24 knockout) juga satu hasil imbang.
Mbilli meraih status juara bola penuh WBC pada Januari 2026, satu bulan pasca Crawford pensiun kemudian menanggalkan sabuk juaranya. Pada laga terakhir, Mbili meraih hasil split draw berhadapan dengan Lester Martinez pada partai tambahan perebutan Canelo lawan Crawford.
Kini, Mbili bersiap untuk menghadapi ujian pada laga yang tersebut dipastikan bergulir dalam Riyadh pada akhir Oktober mendatang.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



