berita viral

Iran klaim hancurkan drone Amerika Serikat pada serangan ke Yordania

Teheran – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu mengeklaim telah dilakukan menyerang dua pangkalan dalam Yordania sebagai balasan berhadapan dengan serangan AS.

Menurut IRGC, serangan yang disebutkan merusak helikopter lalu menghancurkan sebagian pesawat nirawak.

"Pada tahap pertama operasi balasan, serangan rudal serta pesawat nirawak terhadap Pangkalan King Faisal kemudian Prince Hassan ke Yordania sudah pernah merobohkan hanggar perawatan pesawat tempur F-15," demikian pernyataan IRGC.

"Selain itu, sebuah hanggar persiapan drone hancur, delapan drone MQ-9 hancur total, sementara dua lainnya pada posisi yang disebutkan mengalami rusak parah," imbuh pernyataan itu.

IRGC juga mengklaim telah terjadi mengacaukan dua helikopter Amerika Serikat lalu menyerang pusat personel militer, yang dimaksud mengakibatkan korban jiwa.

Pada waktu malam sebelum 18 Juni, Teheran dan juga Washington melakukan penandatanganan sebuah memorandum untuk menjamin berakhirnya konflik yang digunakan dimulai pada 28 Februari.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat sudah pernah melakukan sejumlah serangan terhadap Iran. Komando Pusat Negeri Paman Sam mengklaim serangan yang dimaksud sebagai balasan menghadapi tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang dimaksud melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran lantas membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan Negeri Paman Sam di dalam Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memaparkan bahwa gencatan senjata antara Negeri Paman Sam lalu Iran tiada lagi berlaku.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles