
Ibukota Indonesia – Pembimbing timnas Negara Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa timnya mulai menunjukkan identitas taktik yang tersebut jelas dan juga konsistensi di permainan menjauhi tampil pada ASEAN Hyundai Cup 2026 yang dimaksud mulai bergulir akhir pekan ini.
Hal ini dikatakan Herdman setelahnya kelompok Garuda meraih kemenangan telak 3-0 pada laga uji coba berperang melawan Bali United pada Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Selasa (21/7). Ketiga gol Negara Indonesia pada laga ini dicetak Marc Klok, Dony Tri Pamungkas, kemudian Mitchell Baker.
"Kami mulai mengamati tanda-tanda yang tersebut jelas dari identitas taktik kami, juga tim menunjukkan perkembangan yang dimaksud baik hari ini," kata Herdman, pada keterang resmi PSSI, Rabu.
Pertandingan ini berubah menjadi kesempatan berharga bagi skuad Garuda untuk menguji strategi lalu memberikan kesempatan bermain terhadap seluruh pemain pada skuad sebelum memasuki laga fase grup.
Menurut Herdman, hasil pertandingan ini menegaskan bahwa timnya sudah pernah mencapai target penting pada persiapan mendekati kompetisi resmi.
"Kami dapat memberikan menit bermain yang digunakan berharga untuk setiap pemain, juga itu merupakan salah satu target penting bagi kami," ucap instruktur dengan syarat Inggris tersebut.
Meskipun puas dengan hasil laga uji coba, Herdman terus fokus pada peningkatan kualitas grup di waktu yang mana tersisa sebelum pertandingan resmi dimulai.
Adapun ke kompetisi yang mana dulunya bernama Piala AFF ini, Negara Indonesia berada pada Grup A dengan Vietnam, Kamboja, Singapura, lalu Timor Leste.
Piala AFF tahun ini resmi dilakukan pada hari terakhir pekan (24/7), namun Rizky Ridho serta kawan-kawan baru akan melakoni laga perdana pada Hari Senin (27/7) pukul 20.30 Waktu Indonesia Barat sewaktu menghadapi Kamboja ke Stadion Pakansari, Wilayah Bogor.
"Sekarang kami masih miliki lima hari lagi untuk mempersiapkan diri, meningkatkan kualitas, lalu melanjutkan perkembangan dari penampilan ini," ucap pembimbing 51 tahun tersebut.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



