
Kota Bogor – otoritas Wilayah Bogor, Jawa Barat, merampungkan perbaikan atap Stadion Pakansari yang dimaksud sebelumnya rusak akibat angin kencang untuk memverifikasi kesiapan arena mendekati penyelenggaraan Piala AFF 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di dalam Cibinong, Rabu, mengutarakan pekerjaan penyempurnaan stadion, diantaranya perbaikan sebagian atap yang dimaksud sempat terlepas akibat angin kencang selesai pada Selasa (21/7).
"Beberapa pekerjaan penyempurnaan, satu di antaranya perbaikan atap yang mana terdampak angin puting beliung, selesai pada 21 Juli," ujar Rudy.
Ia menjelaskan, otoritas Wilayah Bogor bersatu panitia pengurus terus menuntaskan beberapa orang pekerjaan akhir agar stadion siap digunakan ketika rangkaian pertandingan dimulai.
Menurut Rudy, penunjukan Stadion Pakansari sebagai salah satu arena Piala AFF 2026 berubah menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi Wilayah Bogor untuk menghadirkan penyelenggaraan pertandingan yang dimaksud aman kemudian nyaman.
Stadion Pakansari dijadwalkan berubah jadi tempat kejadian pertandingan perdana tim nasional Indonesi pada waktu berhadapan dengan Kamboja pada 27 Juli.
Selain meyakinkan kesiapan infrastruktur, Pemkab Bogor juga berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menggalang kelancaran penyelenggaraan turnamen, baik dari sisi prasarana maupun pelayanan untuk atlet, ofisial, lalu suporter.
Rudy menghadirkan komunitas Kota Bogor mengambil bagian menyukseskan Piala AFF 2026 dengan merawat ketertiban, kebersihan, dan juga memberikan dukungan untuk timnas Indonesia.
"Mari kita sukseskan Piala AFF 2026. Tunjukkan bahwa Kota Bogor adalah tuan rumah yang mana ramah, tertib, serta siap menyambut para tamu dari bermacam negara. Bersama-sama kita mendukung perjuangan timnas Indonesia meraih prestasi terbaik," katanya.
Ia optimistis Stadion Pakansari akan memberikan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, suporter, maupun tamu yang hadir selama penyelenggaraan Piala AFF 2026 setelahnya seluruh pekerjaan penyempurnaan rampung sesuai jadwal.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.



