otomotif

Toyota perluas jangkauan acara pembinaan sekolah vokasi

Ibukota Indonesia (ANTARA) – PT Toyota Motor Manufacturing Tanah Air memperluas jangkauan inisiatif pembinaan sekolah vokasi yang dimaksud mencakup pemberian bantuan mesin kendaraan sebagai sarana praktik bagi siswa sekolah menengah kejuruan.

Setelah mencakup 29 sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam Pulau Jawa, acara pembinaan sekolah vokasi yang mana dijalankan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Negara Indonesia (TMMIN) jangkauannya diperluas ke Pulau Lombok.

Menurut siaran pers perusahaan pada Kamis, perluasan cakupan inisiatif ditandai dengan penyerahan satu unit mesin bensin Toyota tipe 2TR untuk SMKN 1 Jonggat di Lombok Tengah serta satu unit mesin diesel Toyota tipe 2GD terhadap SMKN 2 Kuripan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

"Langkah ini kemungkinan besar terlihat sederhana, namun kami berharap dapat berubah jadi bagian dari perjalanan merek untuk tumbuh, berkarya, kemudian berkontribusi pada area masing-masing," kata Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto.

Dia menyampaikan bahwa masa depan sektor Indonesia dibangun dari ruang-ruang belajar yang dimaksud hari ini ditempati oleh para siswa.

Pemberian bantuan berupa sarana praktik dan juga alat peraga pembelajaran diharapkan dapat memudahkan siswa sekolah kejuruan mengenal teknologi mesin yang digunakan pada waktu ini sejumlah digunakan di dalam sektor otomotif.

Baca juga: YTA donasikan 40 mesin Toyota untuk SMK

Selain memberikan bantuan alat praktik, TMMIN menjalankan kegiatan pengembangan sekolah vokasi yang mencakup penyelarasan kurikulum berbasis industri, pendampingan pembelajaran, dan juga penerapan budaya kerja di industri.

Melalui acara tersebut, para siswa pada sekolah binaan bisa saja mempelajari disiplin, efisiensi, praktik keselamatan kerja, juga kemampuan bekerja secara kolaboratif sesuai standar operasional industri.

Dukungan terhadap penyelenggaraan sekolah vokasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK, membantu pemenuhan keinginan tenaga kerja di sektor manufaktur, lalu meningkatkan daya saing sektor otomotif nasional.

Baca juga: Toyota merambah perusahaan manufaktur pesawat

Baca juga: SMK 3+1 dijalankan untuk tingkatkan kompetensi siswa sekolah kejuruan

Related Articles