
Ibukota Indonesia – Pemuncak klasemen sementara Tour de France 2026 Tadej Pogacar memilih tak mengambil risiko pada etape ke-16 nomor time trial individu setelahnya kehilangan waktu dari Remco Evenepoel pada tanjakan, demi merawat potensi meraih peringkat juara mendekati pekan terakhir balapan.
"Saya tertinggal sekitar 15 detik dari Remco di dalam puncak tanjakan. Setelah itu saya memutuskan untuk tak mengambil risiko menuju finis," kata Pogacar pasca menyelesaikan etape sejauh 26,1 kilometer dari Évian-les-Bains menuju Thonon-les-Bains, disitir dari Tour de France, Rabu.
Pembalap UAE Emirates XRG itu mengungkapkan tindakan yang dimaksud juga dipengaruhi kondisi jalur yang tersebut berbahaya. Ia bahkan hampir terjungkal ke tikungan yang mirip dengan posisi kecelakaan Florian Lipowitz, yang tersebut memaksa atlet sepeda Red Bull-Bora-Hansgrohe yang disebutkan mengundurkan diri dari Tour de France 2026.
"Di tikungan yang tersebut serupa tempat Lipowitz mengalami kecelakaan, saya hampir jatuh juga. Saya tidak ada dapat mengamati tikungan itu dengan jelas ketika survei lintasan. Saya berharap ia segera pulih akibat sangat menyedihkan meninjau satu lagi pesaing klasemen umum harus meninggalkan balapan," ujar Pogacar.
Strategi bermain aman itu menimbulkan Pogacar finis pada kedudukan kedua dengan selisih 28 detik dari Evenepoel, yang digunakan tampil dominan dengan catatan waktu 32 menit 19 detik. Meski gagal merebut kemenangan etape, peserta balap Slovenia yang dimaksud masih mempertahankan posisinya ke puncak klasemen umum.
Pogacar mengakui sejak awal menyadari kesempatan mengalahkan Evenepoel pada nomor time trial tiada simpel mengingat rivalnya itu merupakan juara Olimpiade, dunia, juga Eropa dalam disiplin tersebut.
"Saya memang benar ingin menang hari ini, tetapi Remco adalah atlet sepeda yang mana luar biasa. Dia pantas mendapatkan kemenangan ini," kata Pogacar.
Etape ke-16 merupakan satu-satunya time trial individu pada Tour de France tahun ini. Lintasan memadukan tanjakan sepanjang 9,7 kilometer di Cote de Larringes sebelum berlanjut ke turunan dan juga jalur datar menuju Thonon-les-Bains.
Memasuki etape-etape pegunungan pada pekan terakhir, Pogacar menegaskan persaingan bertarung memperebutkan peringkat juara belum berakhir walaupun dirinya masih memiliki keunggulan menghadapi para pesaing.
"Tour de France belum selesai. Kami masih memiliki satu pekan yang berat. Saya memang sebenarnya mempunyai keunggulan waktu, tetapi pada balapan seperti ini apa pun dapat terjadi. Kami harus kekal percaya diri lalu mempertahankan semangat hingga finis pada Paris," ujar Pogacar.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



