olahraga

Riku Masuda menang nomor berhadapan dengan Higa untuk rebut sabuk juara globus WBA

Ibukota Indonesia – Petinju Riku Masuda meraih kemenangan bilangan melawan Daigo Higa untuk merebut sabuk juara planet kelas bantam (53,5 kg) World Boxing Association (WBA) di pertarungan pada Kokugikan Arena, Tokyo, Jepang.

"Dua juri memberikan kemenangan untuk Masuda dengan skor identik 117-111, sementara juri ketiga mengamati Higa unggul tipis dengan skor 115-113," demikian pernyataan WBA pada laman resminya yang dimaksud dipantau pada Jakarta, Rabu.

Pertarungan yang tersebut mempertemukan dua petinju Negeri Sakura yang dimaksud berlangsung di tempo besar sejak ronde pembuka. Kedua petinju sama-sama tampil agresif juga saling bertukar pukulan selama 12 ronde.

Masuda berupaya memanfaatkan keunggulan lebih tinggi badan lalu jangkauannya sejak bel pembukaan. Petinju dengan syarat Hiroshima melancarkan jab kanan panjang lalu mengurangi pukulan kiri berbahaya dari jarak menengah untuk merawat Higa kekal berada di luar jangkauan.

Strategi itu menghasilkan Masuda mampu mengendalikan ritme laga pada beberapa orang ronde awal sekaligus memaksa Higa bekerja tambahan keras untuk masuk ke jarak serang.

Mantan juara itu membuktikan reputasinya sebagai salah satu petarung terkuat Jepang, tanpa henti menekan maju, memperpendek jarak, dan juga melegakan pukulan hook keras ke tubuh juga pukulan melengkung ke kepala yang dimaksud berulang kali menguji ketahanan lawan.

Meski terus mendapat tekanan balasan, Masuda tetap disiplin menjalankan rencana pertandingannya dengan mengandalkan pergerakan kaki yang digunakan lincah juga serangan balik yang digunakan akurat. Beberapa kombinasi bersih yang dimaksud dilepaskannya berubah menjadi pembeda pada penilaian para juri.

Seiring berjalannya pertandingan, serangan balik tajam lalu akurasi superior Masuda secara bertahap menggeser peluang ke pihaknya.

Petinju kidal berusia 28 tahun itu masih tenang, menggerakkan dengan lancar dalam sekitar ring, juga mendaratkan kombinasi yang tersebut lebih besar bersih kemudian efektif untuk Higa yang tersebut tak kenal lelah lalu menolak untuk mundur selangkah pun hingga akhir pertarungan.

Dengan kemenangan gemilang itu, Masuda merebut peringkat bergengsi kelas bantam WBA, mengamankan kemenangan terbesar di karier profesionalnya lalu mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang muda Asia yang tersebut paling bersinar di tahun 2026.

Selain menghadirkan pulang sabuk juara dunia, kemenangan itu juga semakin menguatkan posisinya pada jajaran elit kelas bantam dengan rekor Dengan rasio knockout (KO) yang digunakan luar biasa sebesar 90 persen pada rekornya 11 kemenangan (sembilan KO) lalu satu kekalahan.

Sementara itu, Higa yang tersebut menelan kekalahan keempat ke usianya yang ke-30 tahun harus menambah noda rekornya menjadi 21 kemenangan (19 KO), tiga kekalahan, lalu tiga seri.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles