olahraga

Kamanit harapkan dukungan penuh dari suporter Indonesi

DKI Jakarta – Manajer tinju regu Indonesi Kamanit Nareerakx mengharapkan dukungan penuh dari suporter untuk dua petinju Tanah Air Anggie Intania Chalik serta Dira Artika yang digunakan akan bertarung pada partai final Kejuaraan Tinju Asia U19 juga U23 2026.

Berbicara terhadap ANTARA dalam Jakarta, Selasa, Kamanit menghadirkan seluruh pecinta tinju Nusantara untuk memberikan dukungan juga memadati Basket Hall, Jakarta, Rabu (15/7) mendatang.

"Saya ingin meminta seluruh penggemar tinju Negara Indonesia untuk mengirimkan dukungan dan juga datang menyemangati para petinju di tempat pertandingan," kata Kamanit.

Kamanit juga meminta seluruh penggemar tinju Indonesi untuk mengirimkan doa dan juga dukungan agar Anggie serta Dira dapat mendapatkan hasil maksimal pada pertandingan final nanti.

"Mohon kirimkan semangat lalu semua yang tersebut anda miliki untuk merekan meraih kemenangan kemudian menyebabkan kebahagiaan bagi rakyat Indonesia. Terima kasih banyak," kata dia.

Pelatih berkebangsaan Thailand itu mengutarakan bahwa ia dengan regu ahli berupaya untuk memberikan gaya bertarung untuk menghadapi perlombaan ini.

Meski tak sanggup diterapkan seluruhnya, Kamanit juga pasukan pembimbing berupaya memberikan lebih tinggi berbagai variasi teknik tinju, teristimewa pada pengaplikasian teknik, aksi kaki, tipuan, lalu pukulan cepat tepat sasaran.

"Anda akan meninjau sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Jadi, saya mengajukan permohonan semua penggemar tinju Tanah Air untuk kekal sabar kemudian menyokong tim di dalam setiap turnamen. Terima kasih banyak," tutup Kamanit.

Anggie pada partai final kelas terbang ringan (45-48kg) putri U19 menghadapi petinju India Gunjan, sedangkan Dira menghadapi petinju jika India lainnya Prachi di dalam final kelas bulu putri (57kg) putri U19.

Dua pertandingan final petinju selama Negara Indonesia itu dijadwalkan akan berlangsung pada pertemuan 18 Kejuaraan Tinju Asia U19 kemudian U23 2026 dalam Basket Hall, Jakarta, Rabu (15/7) mulai pukul 13.00 WIB.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Related Articles