
Ibukota – Perayaan Natal setiap tahunnya yang digunakan identik dengan kehangatan keluarga kemudian musim liburan akhir tahun kerap berubah jadi momen yang dimaksud ditunggu-tunggu bagi sejumlah orang.
Meski demikian, hingar bingar momen perayaan Natal justru kerap kali dihindari sebagian pendatang dikarenakan dianggap bermetamorfosis menjadi sumber stres, entah sebab alasan pribadi, hubungan keluarga yang tersebut kurang harmonis, hingga pengalaman dalam masa lalu.
Ada pula yang tersebut memilih mencegah momen perayaan Natal lantaran merasa tertekan oleh ekspektasi sosial, seperti harus tampak bahagia, memiliki pandangan hidup atau nilai pribadi yang dimaksud berbeda, hingga harus mengikuti tradisi tertentu sewaktu berkumpul.
Sebagian lainnya, menjauhi perayaan momen Natal lantaran factor psikologis seperti kecemasan sosial, kelelahan mental, atau merasa bukan aman sewaktu berada di dalam keramaian.
Di samping itu, alasan perekonomian juga dapat kemungkinan besar menjadi komponen lain memproduksi sebagian khalayak mencegah momen perayaan Natal dikarenakan merasa terbebani harus mengeluarkan biaya untuk perjalanan, kado Natal, kemudian permintaan selama perayaan Natal lainnya.
Berikut beberapa masyarakat figur yang tersebut mengelak perayaan Natal:
1. Miley Cyrus
Penyanyi Miley Cyrus membagikan perasaan kesepiannya ketika momen perayaan Natal lewat lagu "My Sad Christmas Song" yang tersebut dirilis pada tahun 2019.
Mengutip Daily Mail, ia mengaku merasakan kesepian meskipun rumah penuh dengan keluarga serta teman sewaktu perayaan Natal. Dia juga bercanda bahwa pertandingan keluarga pada waktu liburan kerap kali berakhir dengan perkelahian lalu permintaan maaf.
Miley mengakui bahwa periode liburan Natal juga Tahun Baru membuatnya merasa sedih, dan juga mengatakan momen yang disebutkan sebagai "buang-buang waktu kemudian uang", seperti dilansir The Sun.
2. Marion Cotillard
Marion Cotillard mengaku tidak ada merasakan semangat perayaan Natal, bahkan sejak ia masih berusia sangat muda. Aktris dengan syarat Perancis itu mengaku pernah bertengkar dengan ibunya belaka akibat tak mau menerima hadiah Natal.
"Dia sangat marah terhadap saya sebab ia tidak ada tahan meninjau saya berada di dalam antara anak-anak lain yang bukan mendapatkan hadiah. 'Dan saya berkata, 'Saya baik-baik saja, saya tidak ada butuh apa pun, saya tiada menginginkannya'," kata aktris film Inception itu pada sebuah wawancara, seperti dilansir Daily Mail.
3. Noel Gallagher
Noel mengaku benar-benar membenci momen perayaan Natal, meskipun namanya sendiri di bahasa Perancis artinya Natal. Menurut dia, perayaan Natal itu membosankan sekali lalu tak masuk akal.
Ketimbang memproduksi cookies yang kerap berubah menjadi tradisi pada momen perayaan Natal, ia lebih lanjut memilih memakan sekantung besar keripik pada hari itu, menurut Deutsche Welle.
"Natal itu menyebalkan. Sangat membosankan sampai sulit dipercaya," ujar mantan personel band Oasis itu, seperti dilansir The Sun.
4. Ozzy Osbourne
Vokalis Black Sabbath, Ozzy Osbourne, mengaku pernah minum 28 galon minuman keras ketika waktu malam Natal untuk menyeberangi perayaan hari tersebut. Penyanyi yang digunakan berpulang pada Juli tak lama kemudian itu juga mengaku bukan menyukai budaya konsumerisme yang mana kerap muncul di momen perayaan Natal.
"Aku benci banget Natal. Itu bikin aku jengkel. Dulu waktu aku masih kerap minum-minum sampai mabuk, aku beli satu tong berisi 28 galon minuman keras untukku. Aku menghabiskannya sebelum di malam hari Natal tiba," kata Osbourne, seperti dilansir The Sun.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.



