Tag: ufc

  • Michael Chandler KO Pimblett, Tantang Legenda UFC!

    Michael Chandler KO Pimblett, Tantang Legenda UFC!

    Ligapedianews,com Michael Chandler , petarung kelas ringan UFC , menyebabkan pernyataan mengejutkan. Ia berjanji akan menantang legenda UFC untuk bertarung setelahnya ia mengalahkan Paddy “The Baddy” Pimblett di area UFC 314.

    Pertarungan Chandler vs Pimblett menjadi salah satu laga yang tersebut paling dinantikan di area UFC 314. Duel yang dimaksud dijadwalkan berlangsung di dalam Kaseya Center, Miami, Florida, pada 12 April mendatang.

    Meski tidak laga utama, pertarungan ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari para penggemar UFC. Chandler, yang tampak sangat termotivasi untuk meraih kemenangan pertarungan ini, mempunyai rencana besar setelahnya.

    Chandler mengincar pertarungan ulang dengan Dustin Poirier, mantan lawannya yang mana pernah mengalahkannya pada 2022. Dalam sebuah wawancara terbarunya, ia menanggapi komentar Poirier yang mengkritiknya berhadapan dengan pertarungan brutal mereka itu di area masa lalu.

    Chandler menegaskan bahwa ia tidaklah terganggu oleh komentar Poirier juga justru ingin menjadi lawan terakhirnya pada UFC. “Saya pasti akan senang jikalau saya menjadi pertarungan pensiunnya Dustin,” tegas Chandler diambil dari GiveMeSport, Awal Minggu (3/3/2025).

    “Dia individu legenda, kemudian saya ingin melawannya akibat rasa hormat, bukanlah akibat dendam,” sambungnya.

    Chandler bahkan menyatakan kesiapannya untuk bertarung di dalam New Orleans, kota jika Poirier, apabila sang legenda memilih untuk pensiun di dalam sana. “Saya akan datang untuk bertarung. Saya akan berada di area sana untuk pertarungan pensiunnya oleh sebab itu rasa hormat, tetapi saya bukan keberatan melangkah ke oktagon bersamanya,” kata Chandler.

    Fokus Utama: KO Pimblett di dalam UFC 314

    Namun, sebelum memikirkan pertarungan melawan Poirier, Chandler harus fokus pada lawannya pada waktu ini, Paddy Pimblett. Ia berjanji akan meng-KO Pimblett lalu membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu petarung terbaik dalam kelas ringan UFC.

    “Saya akan pulih pasca April pasca saya mengalahkan Paddy Pimblett, lalu ia berbicara tentang pertarungan pada bulan Juli, Agustus. Saya bukan keberatan pergi ke New Orleans pada waktu itu,” bebernya.

  • Alex Pereira vs Magomed Ankalaev di tempat UFC 313: Beda Persiapan Jadi Sorotan!

    Alex Pereira vs Magomed Ankalaev di tempat UFC 313: Beda Persiapan Jadi Sorotan!

    Ligapedianews.com – Pertarungan kelas berat ringan UFC 313 antara Alex Pereira dan juga Magomed Ankalaev di tempat T-Mobile Arena pada Sabtu, 8 Maret mendatang, menjadi sorotan utama para penggemar MMA. Namun, persiapan kedua petarung sangat berbeda, seperti yang mana diungkapkan oleh komentator UFC juga mantan juara dua divisi, Dan Cormier.

    Pereira, petarung dengan syarat Brasil yang digunakan meroket di tempat UFC sejak tahun 2021, berhasil merebut peringkat juara kelas menengah UFC hanya sekali di empat pertarungan. Kini, ia menyandang peringkat juara kelas berat ringan dan juga berhasil mempertahankannya sebanyak tiga kali.

    Namun, Cormier menyoroti perbedaan persiapan Pereira dibandingkan Ankalaev. Menurutnya, Pereira terlihat lebih tinggi menikmati popularitasnya pada Australia, bahkan sempat bertemu dengan Drake di dalam berhadapan dengan panggung konsernya.

    “Ankalaev sudah ada di area Las Vegas, ia telah siap. Dia benar-benar sudah ada siap, siap untuk meraih kemenangan pertarungan ini melawan Alex Pereira,” kata Cormier pada podcast Good Guy/Bad Guy dikutipkan dari GiveMeSport, Rabu (19/2/2025).

    “Pereira berada di tempat Australia minggu lalu, berjabat tangan dengan Drake ketika ia naik panggung untuk konsernya. Apa yang tersebut masih dijalankan Pereira pada Australia? Dia akan bertarung pada dua minggu!”

    Fokus Penuh pada Pertarungan

    Di sisi lain, Ankalaev, petarung selama Dagestan, terlihat sangat fokus juga serius pada mempersiapkan diri menghadapi pertarungan penting ini. Cormier bahkan bertemu dengannya di tempat Las Vegas, dalam mana Ankalaev sudah ada terlihat siap tempur.

    “Ankalaev sudah ada [di Las Vegas], ia telah siap, saya bertemu dengannya di dalam UFC minggu lalu,” kata Cormier. “Dia benar-benar sudah ada siap, siap untuk meraih kemenangan pertarungan ini melawan Alex Pereira.”

    Cormier mengungkapkan kekhawatirannya terhadap persiapan Pereira yang digunakan terkesan kurang fokus. Ia mempertanyakan apakah Pereira miliki cukup waktu untuk menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu setelahnya kembali dari Australia, juga apakah ia memiliki cukup latihan yang mana tepat untuk menghadapi gaya bertarung Ankalaev yang kuat pada gulat.

    “Saya kembali dari Australia juga sepanjang minggu lalu, saya bangun pukul tiga pagi. Saya tidaklah peduli bahwa Pereira punya waktu berminggu-minggu untuk bersiap, ia akan siap kemudian akan bersiap, tetapi bahkan dua hingga tiga hari tambahan ketika ia menyesuaikan jamnya agar kembali sesuai jadwal pada Connecticut … ia harus menghadapi semua perjalanan juga semua perbedaan waktu itu. Dan dalam mana Glover [Teixeira]? Apakah Glover semata-mata ada di area Australia bersamanya? Apakah semata-mata ia serta Plinio [Cruz]?”

    “Sejujurnya, Glover adalah orang yang seharusnya paling berbagai bekerja dengan Alex pada waktu ini akibat gulat Ankalaev. Pereira sebaiknya pulang, ia harus pulang dan juga fokus, dikarenakan ia akan menghadapi pertarungan terberat pada masa kejayaannya,” imbuh Cormier.

  • Setelah 5 Tahun, Justin Gaethje Ungkap Khabib Nurmagomedov Lawan Terberatnya

    Setelah 5 Tahun, Justin Gaethje Ungkap Khabib Nurmagomedov Lawan Terberatnya

    Ligapedianews.com – Lima tahun sudah ada berlalu sejak Khabib Nurmagomedov pensiun dari dunia MMA setelahnya mengalahkan Justin Gaethje di tempat ronde kedua pada acara PPV di dalam Dubai. Gaethje mengakui bahwa Nurmagomedov adalah lawan terberat yang digunakan pernah dihadapinya.

    “Saya pikir Khabib kemungkinan besar yang tersebut terberat. Bahkan apabila saya tampil lebih lanjut baik, saya tidak ada yakin saya sanggup mengalahkannya di malam hari itu. Jadi waktu malam itu, ketika saya melawan Khabib, ia adalah salah satu lawan terberat hingga pada waktu ini,” kata Gaethje pada sesi Tanya Jawab di dalam YouTube disitir dari Bloodyelbow, Rabu (19/2/2025).

    Namun, Gaethje tidaklah ingin terus berkutat dengan kekalahan tersebut. Ia pada masa kini mengincar pertarungan melawan juara kelas ringan UFC pada waktu ini, Islam Makhachev, yang merupakan anak didik Nurmagomedov.

    Gaethje merasa bahwa Makhachev akan menjadi lawan yang lebih tinggi baik baginya daripada Nurmagomedov. “Saya pikir saya akan mengalahkan Islam. Saya pikir gaya bertarung saya sangat cocok untuknya. Dia tak suka tekanan, dan juga saya adalah petarung yang suka menekan,” sesumbar Gaethje.

    Gaethje telah terjadi menjadi pesaing abadi dalam kelas ringan selama hampir satu dekade, lalu telah terjadi mendapatkan 13 bonus UFC. Setelah kalah dari Nurmagomedov, ia menang 3-2, termasuk kemenangan KO menghadapi Dustin Poirier.

    Terakhir, ia menjadi korban KO Max Holloway pada UFC 300. Meskipun demikian, Gaethje tidak ada menyerah. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu petarung terbaik di dalam kelas ringan kemudian layak mendapatkan kesempatan untuk bertarung melawan Makhachev.

  • Riyadh Season Jadi Kunci? Alex Pereira Pede Pertarungan Lawan Oleksandr Usyk Bisa Tercapai

    Riyadh Season Jadi Kunci? Alex Pereira Pede Pertarungan Lawan Oleksandr Usyk Bisa Tercapai

    Ligapedianews.com – Alex Pereira, juara UFC dua kelas, tampaknya sangat percaya diri bahwa ia dapat mewujudkan pertarungan tinju yang tersebut sangat menguntungkan melawan Oleksandr Usyk , salah satu bintang terbesar pada olahraga tersebut. Namun, apakah kepercayaan dirinya ini beralasan?

    Pereira, yang mana pada saat ini sedang bersiap menghadapi Magomed Ankalaev di perebutan gelar kejuaraan kelas berat ringan UFC, juga miliki ambisi besar untuk bertarung melawan nama-nama besar lainnya. Usyk, juara dunia tinju tak terbantahkan di tempat kelas berat, tentu semata menjadi target yang tersebut sangat menggiurkan.

    “Saya sudah ada mengungkapkan sebelumnya bahwa saya sangat ingin berjuang tinju. Melawan siapa… akibat saya juaranya, saya katakan itu harus melawan individu juara, dan juga Usyk adalah juaranya. Dan sekarang beliau memberikan wawancara dan juga menyampaikan nama saya,” kata Pereira pada podcast Straight Talk with Mark Bouris diambil dari GiveMeSport, Kamis (20/2/2025).

    “Itulah yang mana saya inginkan, serta ia juga menginginkannya, lalu kedua organisasi, tinju kemudian UFC, bekerja mirip sekarang, jadi saya yakin pertarungan ini dapat terjadi.”

    Pereira tampaknya merujuk pada Riyadh Season, sebuah organisasi di dalam Arab Saudi yang mana bergerak mengadakan acara olahraga bergengsi, termasuk pertandingan tinju kemudian kerja sebanding dengan UFC. Namun, mampukah Riyadh Season mewujudkan pertarungan impian ini?

    Belajar dari tindakan hukum Jon Jones vs Francis Ngannou, yang dimaksud tak kunjung terwujud, bukanlah tiada mungkin saja ambisi Pereira ini akan menemui jalan buntu. Pertarungan antara Jones lalu Ngannou, yang dimaksud notabene merupakan juara pada dunia MMA masih belum jelas kelanjutannya, apalagi Pereira vs Usyk, yang mana melibatkan dua cabang olahraga berbeda.

    Meski demikian, Pereira masih optimistis. Ia yakin bahwa dengan kerja mirip antara UFC lalu dunia tinju, pertarungan melawan Usyk sanggup belaka menjadi kenyataan.

    “Saya yakin pertarungan ini mampu terjadi,” tegas Pereira.

  • Obsesi Conor McGregor pada Khabib Nurmagomedov: Dendam yang dimaksud Tak Berujung?

    Obsesi Conor McGregor pada Khabib Nurmagomedov: Dendam yang dimaksud Tak Berujung?

    ligapedianews.com Conor McGregor dan juga Khabib Nurmagomedov mempunyai rivalitas paling sengit di sejarah olahraga seni bela diri campuran (UFC). Meskipun kedua petarung ini pernah dipertemukan di area arena segi delapan (octagon) tujuh tahun lalu (dimenangkan Khabib), namun perseteruan mereka itu tak kunjung usai.

    Banyak pihak menilai kekalahan dari Khabib menjadi titik balik keterpurukan McGregor, baik di area di maupun di tempat luar ring. Sepupu Khabib, Usman, yang juga juara kelas ringan bellator, mengungkapkan bahwa McGregor terobsesi pada keluarga Nurmagomedov sebab kekalahannya di dalam UFC 229 lalu keinginan yang mana tak terpenuhi untuk mendapatkan pertandingan ulang.

    Usman meyakini bahwa keengganan Khabib untuk memberikan pertarungan ulang akan terus menghantui McGregor seumur hidupnya. “Mungkin akibat Khabib menendang pantatnya,” ujar Usman dikutipkan dari GiveMeSport, Kamis (13/2/2025).

    “Dia (McGregor) menginginkan pertandingan ulang, tetapi beliau harus hidup dengan ini sepanjang hidupnya kemudian anak-anaknya juga.”

    Pernyataan Usman memang sebenarnya terdengar personal dan juga berlebihan, namun perlu diingat bahwa McGregor juga kerap menyerang keluarga Nurmagomedov secara pribadi. Ia pernah melontarkan komentar rasis terhadap Khabib lalu istrinya, dan juga menyerang anak-anak kemudian mendiang ayah Khabib.

    “Dia harus menerima kenyataan ini kemudian menjalaninya. Seluruh keluarganya, seluruh warisannya, semua ini ada di area sekitarnya. Dia kalah dari Khabib ketika seharusnya menang. Namun, itu tidaklah terjadi. Khabib menghancurkan wajahnya, timnya, lalu semua yang mana ia perjuangkan.”

    Perseteruan antara McGregor lalu keluarga Nurmagomedov tampaknya masih akan terus berlanjut. Obsesi McGregor pada Khabib lalu dendam melawan kekalahannya kemungkinan besar akan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kariernya.

  • Kedermawanan Khabib Nurmagomedov, Belikan Apartemen Mewah di dalam Dubai untuk Pelatihnya

    Kedermawanan Khabib Nurmagomedov, Belikan Apartemen Mewah di dalam Dubai untuk Pelatihnya

    ligapedianews.com Khabib Nurmagomedov , mantan juara kelas ringan UFC, dikenal akibat kedermawanannya. Setelah pensiun dari dunia pertarungan, ia menggunakan jutaan dolar dari hasil kerja kerasnya sebagai seseorang petarung untuk membantu orang-orang terdekatnya.

    Salah satu contoh terbaru adalah hadiah mewah yang digunakan diberikan Khabib untuk pelatihnya, Javier Mendez. Pendiri American Kickboxing Academy (AKA) itu menerima sebuah apartemen baru yang tersebut mewah dalam Dubai sebagai penghargaan melawan kerja kerasnya membimbing Khabib mencapai puncak MMA, dan juga melatih petarung-petarung ternama lainnya seperti Islam Makhachev, Daniel Cormier, Cain Velasquez, serta Luke Rockhold.

    Kabar ini terungkap melalui podcast terbaru Mendez. Rekan pembawa acara Mendez mengucapkan terima kasih untuk bos AKA akibat telah dilakukan memperbaiki pencahayaannya dengan pindah rumah.

    “Terima kasih Khabib, beliau (Khabib) memberiku apartemen baru,” ungkap Mendez melalui podcast terbarunya dikutipkan dari Bloodyelbow, Kamis (13/2/2025).

    Hubungan antara Nurmagomedov serta Mendez sudah ada terjalin sejak 2012, ketika ayah petarung Dagestan itu pertama kali membawanya ke AS. Mendez memainkan peran penting pada membentuk karier Nurmagomedov, hubungan mereka itu melampaui sekadar ahli dan juga murid.

    Meskipun Nurmagomedov pensiun dari olahraga yang dimaksud pada 2020, ia terus melatih sepupu dan juga rekan setimnya dari Dagestan bersatu Mendez. Mendez juga miliki ikatan yang tersebut erat dengan ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov yang legendaris. Abdulmanap sudah membayangkan putranya menjadi juara dunia lalu murid-muridnya yang dimaksud lain seperti Islam Makhachev, Usman Nurmagomedov, kemudian Umar Nurmagomedov akan mengikutinya.

    Ide yang digunakan kemudian dikenal sebagai amanita besar itu terus dijalankan hingga pada waktu ini dalam bawah asuhan Mendez serta Khabib. Sementara itu, persaingan antara Khabib juga Conor McGregor kembali memanas. McGregor, yang mana sedang mencari lawan untuk comeback-nya pasca absen dari MMA, tampaknya tak akan mendapatkan kesempatan untuk membalas kekalahannya dari Khabib pada UFC 229.

    Khabib sendiri telah lama menegaskan bahwa ia bukan akan kembali bertarung. “Tidak ada peluang, tidaklah ada. Bahkan 1 persen pun tidak,” tegasnya.

    Khabib lebih tinggi memilih untuk fokus melatih juga membantu rekan-rekannya meraih penghargaan juara. “Jika kalian butuh juara, saya akan membantu saudara-saudara saya untuk menjadi juara… Kami punya Islam Makhachev sebagai juara, kami punya Umar Nurmagomedov sebagai pesaing berikutnya, kami punya Usman Nurmagomedov sebagai juara, kami punya banyak juara,” pungkasnya.

  • Sangar! Eks Juara Kelas Ringan Kritik Gaya Bertarung Magomed Ankalaev

    Sangar! Eks Juara Kelas Ringan Kritik Gaya Bertarung Magomed Ankalaev

    ligapedianews.com Jan Blachowicz memberikan pandangannya tentang pertarungan yang mempertemukan Alex Pereira vs Magomed Ankalaev dalam UFC 313, Maret 2025. Mantan juara kelas berat ringan UFC , yang dimaksud pernah bertarung melawan kedua petarung tersebut, merasa Ankalaev perlu melakukan pembaharuan signifikan pada gaya bertarungnya apabila ingin meraih kemenangan.

    Blachowicz secara terbuka mengomentari penampilan Ankalaev di pertarungan terakhirnya melawan Aleksandar Rakic di area UFC 308. Ia menilai Ankalaev bermain terlalu hati-hati serta kurang percaya diri, sehingga sulit untuk mengalahkan petarung agresif seperti Pereira.

    “Jika Ankalaev bertarung seperti pada waktu melawan Rakic, beliau akan kalah. Dia perlu melakukan sesuatu yang digunakan lebih. Dia petarung bagus, tapi itu bukan cukup untuk menghadapi Pereira dengan gaya seperti ini. Dia perlu berubah,” tutur Blachowicz dikutipkan dari GiveMeSport, hari terakhir pekan (14/2/2025).

    Meskipun Ankalaev telah lama menyatakan keinginannya untuk melawan Pereira kemudian berjanji akan tampil berbeda, Blachowicz masih skeptis. Ia meragukan Ankalaev dapat mengubah gaya bertarungnya secara signifikan pada waktu singkat.

    “Dia menyatakan hal yang dimaksud mirip sebelum melawan Rakic, bahwa kita akan mengawasi Ankalaev yang baru. Tapi semua orang meninjau pertarungan itu sangat membosankan. Saya hampir tertidur.”

    Unggulkan Pereira

    Dengan gaya bertarung Ankalaev yang digunakan dianggap terlalu hati-hati, Blachowicz tambahan menjagokan Pereira untuk mengungguli pertarungan. Ia menilai Pereira miliki keunggulan di hal agresivitas serta kemampuan striking yang dimaksud mematikan.

    “Tiga pertarungan lalu, saya akan memilih Ankalaev. Tapi sekarang, saya pilih Pereira,” tegas Blachowicz.

    Prediksi Blachowicz ini belum tentu benar. Pertarungan antara Pereira kemudian Ankalaev pada UFC 313 diprediksi akan berlangsung sengit kemudian menarik untuk disaksikan. Apakah Ankalaev mampu membuktikan kritikan Blachowicz salah? Atau Pereira yang mana akan meninggalkan sebagai pemenang? Kita tunggu sekadar nanti.

  • Conor McGregor KO Pemain Harding FC di dalam Pertarungan Amatir

    Conor McGregor KO Pemain Harding FC di dalam Pertarungan Amatir

    ligapedianews.com Conor McGregor , petarung UFC yang digunakan terkenal garang kembali menjadi sorotan. Namun kali ini tidak pada arena segi delapan (Octagon), melainkan di area lapangan sepak bola.

    McGregor membersihkan debu dari sepatu bolanya sebelum bermain untuk Black Forge FC melawan Harding FC. Bintang UFC itu mengenakan jersey bernomor punggung 11.

    Dalam pertandingan amatir dengan timnya, Black Forge FC, McGregor menampilkan gaya bermain yang tersebut unik, menggabungkan teknik MMA-nya dengan keterampilan sepak bola yang tersebut masih perlu diasah. Aksi-aksi kontroversialnya, seperti tekel keras lalu permainan kasar, menjadi materi lelucon dalam media sosial.

    Conor McGregor KO Pemain Harding FC di area Pertarungan Amatir

    Kejadian itu bermula ketika ia menerima lemparan ke di yang sukses di tempat area pertahanan lawan. Petarung brewok kemudian bertubuh kekar itu memohonkan bola dari rekan setimnya yang dimaksud sedang mendapat tekanan.

    Bola akhirnya disodorkan dan juga McGregor dengan kikuk menyelinap menyeberangi pemain sambil mencoba mengendalikan umpan lembut sebelum pemain Harding menyambar serta mengambil bola. McGregor bangkit dari jatuhnya untuk membalas dendam.

    Dia menahan pria Harding yang dimaksud membelakangi McGregor. Saat ia mencoba untuk mengitari mantan juara UFC itu, McGregor menariknya ke tanah, di aksi yang digunakan tak akan terlihat aneh di tempat oktagon.

    Aksi kejam McGregor pada lapangan hijau tidak sekali terlihat. Dalam pertandingan yang dimaksud sama, McGregor terlihat berlari pada sayap pada waktu ia mencoba mengendalikan umpan yang tersebut sangat berat.

  • 3 Petarung Dagestan Dominasi Panggung UFC: Islam Makhachev Siap Pertahankan Gelar

    3 Petarung Dagestan Dominasi Panggung UFC: Islam Makhachev Siap Pertahankan Gelar

    ligapedianews.com LOS ANGELES – UFC 311 menjadi panggung besar bagi tiga petarung jika Dagestan, Rusia, untuk mempertegas dominasi mereka di area dunia mixed martial arts. Juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev , akan menjadi pemimpin upaya yang dimaksud dengan mempertahankan gelarnya pada laga utama melawan Arman Tsarukyan. Bersama Makhachev, Umar Nurmagomedov serta Tagir Ulanbekov juga akan bertarung di dalam waktu malam yang dimaksud disebut sebagai salah satu momen terbesar di sejarah MMA Dagestan.

    Islam Makhachev, yang mana sebelumnya mengalahkan Tsarukyan pada 2019, menghadapi rematch dengan kepercayaan diri tinggi. Ia mengabaikan klaim Tsarukyan yang mengaku memiliki “teknik rahasia” untuk merebut gelarnya.

    “Jangan percaya apa yang mana dikatakan Arman. Terakhir kali ia bilang akan menyelesaikan (Charles) Oliveira di satu ronde, tapi merekan malah bertarung penuh lalu ia menang dengan split-decision,” ujar Makhachev ketika konferensi pers, Rabu (15/1/2025).

    Makhachev menegaskan bahwa ia ingin mengakhiri cerita rivalitas dengan Tsarukyan dalam UFC 311. “Pertarungan ketiga? Saya harap tidak. Tidak masuk akal bertarung tiga kali dengan orang yang mana sama. Divisi kelas ringan ini penuh generasi baru. Hal ini salah satu divisi terberat di area UFC, bahkan di area seluruh olahraga ini. Saya butuh target baru,” tegasnya.

    Dalam co-main event, Umar Nurmagomedov, sepupu dari legenda UFC Khabib Nurmagomedov, akan bertarung bertarung memperebutkan gelar kejuaraan kelas bantam. Umar mendapat pujian dari Makhachev berhadapan dengan dedikasi lalu kerja kerasnya selama lebih lanjut dari satu dekade.

    “Saya mengenal Umar lebih besar dari 10 tahun. Dia adalah orang paling disiplin dalam gym kami. Dia setiap saat bermimpi meraih sabuk UFC. Dia pekerja keras, serta itulah kenapa beliau layak menjadi penantang sekarang,” kata Makhachev.

    Jika Umar berhasil merebut gelar, itu akan menjadi pencapaian penting bagi keluarga Nurmagomedov, yang juga diwakili oleh Usman Nurmagomedov sebagai juara kelas ringan Bellator.

    Selain Makhachev juga Umar, Tagir Ulanbekov juga akan berjuang di tempat UFC 311. Meski tidak ada berada di perebutan gelar, kemenangan Ulanbekov dapat melengkapi di malam hari sempurna bagi pasukan Dagestan.

    Bagi Makhachev serta timnya, UFC 311 adalah momen besar tidak ada belaka untuk karier masing-masing, tetapi juga untuk MMA Dagestan secara keseluruhan. “Ini di malam hari terbesar untuk pasukan kami. Dua orang bertarung untuk gelar, satu lagi juga bertarung. Ini adalah hari besar bagi MMA Rusia, Dagestan, dan juga gym kami,” ujar Makhachev penuh semangat.

    Jika ketiganya sukses menyebabkan pulang kemenangan, UFC 311 akan tercatat sebagai di malam hari emas bagi Dagestan serta menguatkan sikap wilayah yang dimaksud sebagai salah satu kiblat MMA dunia. “Kami di dalam di tempat ini untuk menang. Hal ini bukanlah hanya saja tentang gelar, tetapi juga tentang warisan,” pungkas Makhachev.

  • Islam Makhachev vs Arman Tsarukyan di tempat UFC 311: Langkah Awal Menuju Dominasi Kelas Welter

    Islam Makhachev vs Arman Tsarukyan di tempat UFC 311: Langkah Awal Menuju Dominasi Kelas Welter

    ligapedianews.com Islam Makhachev bersiap untuk mempertahankan peringkat kelas ringan pada acara utama UFC 311 pada pertandingan ulang melawan Arman Tsarukyan di tempat Intuit Dome, Hari Sabtu (18/1/2025) waktu setempat. Pertarungan ini sangat menarik untuk dilihat, serta apabila ia meraih kemenangan duel ini, maka bukan ada pesaing lagi di dalam kelas ringan yang dimaksud mampu menandingi catatan rekornya.

    Makhachev sudah ada mempunyai rencana besar jikalau ia meraih kemenangan pertarungan ulang melawan Tsarukyan. Raja pound-for-pound itu mengaku tertarik untuk naik ke kelas welter sebab ia mengklaim beliau tak akan pensiun sampai ia menjadi juara.

    “Saya bukan tahu. Itu tidak pekerjaan saya, tetapi itu tujuan saya. Saya tidak ada akan meninggalkan olahraga ini tanpa sabuk kedua. Ini adalah adalah tujuan saya,” kata Makhachev dikutipkan dari TNT Sports.

    Namun, perjalanan Makhachev menuju penghargaan juara kelas welter tiada akan mudah. Salah satu kendala terbesar adalah persahabatannya dengan juara kelas welter pada waktu ini, Belal Muhammad.

    Keduanya mempunyai hubungan yang baik lalu berlatih bersama. Meskipun begitu, Makhachev bukan menyembunyikan kemungkinan untuk bertarung melawan sahabatnya itu demi mewujudkan ambisinya.

    Jika itu tidak ada berhasil, Makhachev yakin beliau masih punya banyak waktu untuk mencapai tujuan kemudian itu tidak ada harus menjadi pertarungan berikutnya, jadi ia bisa saja mengamati bagaimana divisi kelas welter berjalan.

    “Dia adalah teman saya. Kami berlatih dengan minggu lalu, kami punya manajer (yang sama) untuk keduanya. Ya, kami akan bicara. Segala sesuatu dapat berubah dengan sangat cepat. Itu sebabnya saya tak berencana untuk pensiun. Saya punya waktu,” kata Makhachev tentang juara kelas welter UFC Belal Muhammad.

    Jika Makhachev benar-benar menjadi juara di dalam dua kelas berbeda, itu semakin menguatkan warisannya sebagai petarung hebat sepanjang masa. Namun, sebelum ia menjadi juara, ia harus mengalahkan Tsarukyan pada UFC 311.

    Makhachev adalah favorit, juga ia menyatakan tujuannya adalah mengalahkan Tsarukyan agar ia tiada pernah membicarakannya lagi. “Arman terlalu banyak bicara. Namun, pada tanggal 18 Januari saya akan membuatnya tak akan pernah membicarakan saya lagi,” kata Makhachev di tempat UFC 311 Countdown.

    Saat ini Makhachev mempunyai rekor 26-1 sebagai petarung profesional kemudian baru semata menang melawan Dustin Poirier lewat submission.