Tag: ufc kelas ringan

  • Magomed Ankalaev Ancam KO juga Hancurkan Wajah Alex Pereira di area UFC 313

    Magomed Ankalaev Ancam KO juga Hancurkan Wajah Alex Pereira di area UFC 313

    Ligapedianews,com Pertarungan kelas berat ringan UFC yang tersebut mempertemukan Magomed Ankalaev dan juga sang juara bertahan, Alex Pereira, pada UFC 313 pada di area T-Mobile Arena, 9 Maret 2025, semakin memanas. Ankalaev, dengan nada penuh ancaman, berjanji akan menghancurkan wajah Pereira kemudian mengincar kemenangan KO atau submission sejak ronde pertama.

    “Kamp pelatihan telah terjadi selesai. Aku siap berperang Hari Sabtu malam. Aku akan mengubah wajah orang ini. Aku mengincar penyelesaian sejak menit pertama,” ujar Ankalaev di unggahan di tempat media sosial X pribadinya

    Ancaman brutal ini menambah bumbu persaingan yang mana sudah ada sengit antara kedua petarung. Pereira, juara UFC dua divisi dengan pukulan mematikan, akan menghadapi ujian terberatnya melawan Ankalaev, petarung dengan gaya bertarung yang dimaksud sangat variatif.


    Pertarungan Ankalaev vs Pereira menjadi puncak acara UFC 313 yang tersebut dilakukan dalam T-Mobile Arena, Las Vegas. Acara bayar-per-tayang ini diprediksi akan menjadi salah satu yang dimaksud terbesar di area tahun 2025.

    Dengan ancaman yang tersebut telah dilakukan diberikan oleh Ankalaev, dapat dipastikan bahwa laga ini akan berjalan dengan sangat panas. Selain pertarungan utama, UFC 313 juga akan menampilkan pertarungan sengit lainnya, seperti Justin Gaethje vs Rafael Fiziev dalam kelas ringan, Jalin Turner vs Ignacio Bahamondes di dalam kelas ringan, Amanda Lemos vs Iasmin Lucindo di dalam kelas jerami wanita dan juga King Green vs Mauricio Ruffy di dalam kelas ringan.

    UFC 313 adalah bagian dari rangkaian acara UFC yang padat, dengan acara dijalankan setiap minggu hingga 12 April. Setelah UFC 313, UFC 314 akan dilakukan di area Kaseya Center, Miami, Florida, pada 12 April.

  • Michael Chandler KO Pimblett, Tantang Legenda UFC!

    Michael Chandler KO Pimblett, Tantang Legenda UFC!

    Ligapedianews,com Michael Chandler , petarung kelas ringan UFC , menyebabkan pernyataan mengejutkan. Ia berjanji akan menantang legenda UFC untuk bertarung setelahnya ia mengalahkan Paddy “The Baddy” Pimblett di area UFC 314.

    Pertarungan Chandler vs Pimblett menjadi salah satu laga yang tersebut paling dinantikan di area UFC 314. Duel yang dimaksud dijadwalkan berlangsung di dalam Kaseya Center, Miami, Florida, pada 12 April mendatang.

    Meski tidak laga utama, pertarungan ini diprediksi akan menyedot perhatian besar dari para penggemar UFC. Chandler, yang tampak sangat termotivasi untuk meraih kemenangan pertarungan ini, mempunyai rencana besar setelahnya.

    Chandler mengincar pertarungan ulang dengan Dustin Poirier, mantan lawannya yang mana pernah mengalahkannya pada 2022. Dalam sebuah wawancara terbarunya, ia menanggapi komentar Poirier yang mengkritiknya berhadapan dengan pertarungan brutal mereka itu di area masa lalu.

    Chandler menegaskan bahwa ia tidaklah terganggu oleh komentar Poirier juga justru ingin menjadi lawan terakhirnya pada UFC. “Saya pasti akan senang jikalau saya menjadi pertarungan pensiunnya Dustin,” tegas Chandler diambil dari GiveMeSport, Awal Minggu (3/3/2025).

    “Dia individu legenda, kemudian saya ingin melawannya akibat rasa hormat, bukanlah akibat dendam,” sambungnya.

    Chandler bahkan menyatakan kesiapannya untuk bertarung di dalam New Orleans, kota jika Poirier, apabila sang legenda memilih untuk pensiun di dalam sana. “Saya akan datang untuk bertarung. Saya akan berada di area sana untuk pertarungan pensiunnya oleh sebab itu rasa hormat, tetapi saya bukan keberatan melangkah ke oktagon bersamanya,” kata Chandler.

    Fokus Utama: KO Pimblett di dalam UFC 314

    Namun, sebelum memikirkan pertarungan melawan Poirier, Chandler harus fokus pada lawannya pada waktu ini, Paddy Pimblett. Ia berjanji akan meng-KO Pimblett lalu membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu petarung terbaik dalam kelas ringan UFC.

    “Saya akan pulih pasca April pasca saya mengalahkan Paddy Pimblett, lalu ia berbicara tentang pertarungan pada bulan Juli, Agustus. Saya bukan keberatan pergi ke New Orleans pada waktu itu,” bebernya.

  • Spekulasi Conor McGregor Tinggalkan UFC Menguat, Beralih ke BKFC?

    Spekulasi Conor McGregor Tinggalkan UFC Menguat, Beralih ke BKFC?

    Ligapedianews,com Conor McGregor kembali menjadi sorotan. Sebuah rekaman video terbaru menunjukkan petarung Irlandia Utara itu sedang berlatih gerakan-gerakan bela diri yang digunakan berbeda dari gaya bertarungnya yang mana terkenal dalam Octagon. Spekulasi pun bermunculan, apakah ini pertanda McGregor akan beralih ke disiplin bela diri baru?

    Dalam video yang digunakan beredar, McGregor terlihat melatih teknik tinju tanpa sarung tangan di tempat Crumlin Boxing Club, sasana tempat ia mengasah kemampuan tinjunya sejak remaja. Hal ini memicu dugaan bahwa McGregor sedang mempersiapkan diri untuk bertarung pada Bare Knuckle Fighting Championship (BKFC), organisasi tinju tanpa sarung tangan yang digunakan salah satu pemiliknya adalah dirinya sendiri.

    McGregor, yang digunakan saat ini berstatus sebagai pemain-manajer BKFC, memang sebenarnya beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk berkompetisi di tempat organisasi tersebut. David Feldman, pendiri BKFC, juga mengonfirmasi bahwa petarung brewok itu memiliki ketertarikan yang mana besar untuk bertarung dalam bawah bendera BKFC.

    “McGregor bukan akan malu mencari lawan yang tersebut cocok apabila ia berlatih untuk pertarungan BKFC,” ujar Feldman diambil dari GiveMeSport, Mulai Pekan (3/3/2025).

    BKFC sendiri miliki beberapa jumlah petarung ternama di area kelas berat yang tersebut sejenis dengan McGregor. Mulai dari Eddie Alvarez, Jeremy Stephens, Mike Perry, Austin Trout, David Mundell juga Mike Richman.

    Masa Depan Belum Jelas

    Di sisi lain, masa depan McGregor di area UFC masih belum jelas. Pertarungan comeback-nya melawan Michael Chandler yang dijadwalkan pada 29 Juni lalu dibatalkan, kemudian hingga pada masa kini UFC belum mengumumkan jadwal pertarungan baru untuknya.

    Hal ini semakin memicu ramalan bahwa McGregor mungkin saja akan mencari tantangan baru dalam luar UFC. Namun, McGregor sendiri masih kerap mengungkapkan keinginannya untuk kembali bertarung di area Octagon melalui media sosial.

    Apakah McGregor akan benar-benar beralih ke BKFC? Hanya waktu yang bisa jadi menjawabnya. Namun, yang tersebut pasti, video latihan terbarunya ini telah terjadi memicu antusiasme para penggemar bela diri dalam seluruh dunia. Jika McGregor benar-benar bertarung di dalam BKFC, pertarungan yang disebutkan diprediksi akan menjadi salah satu yang mana paling dinantikan pada dunia bela diri.

  • Setelah 5 Tahun, Justin Gaethje Ungkap Khabib Nurmagomedov Lawan Terberatnya

    Setelah 5 Tahun, Justin Gaethje Ungkap Khabib Nurmagomedov Lawan Terberatnya

    Ligapedianews.com – Lima tahun sudah ada berlalu sejak Khabib Nurmagomedov pensiun dari dunia MMA setelahnya mengalahkan Justin Gaethje di tempat ronde kedua pada acara PPV di dalam Dubai. Gaethje mengakui bahwa Nurmagomedov adalah lawan terberat yang digunakan pernah dihadapinya.

    “Saya pikir Khabib kemungkinan besar yang tersebut terberat. Bahkan apabila saya tampil lebih lanjut baik, saya tidak ada yakin saya sanggup mengalahkannya di malam hari itu. Jadi waktu malam itu, ketika saya melawan Khabib, ia adalah salah satu lawan terberat hingga pada waktu ini,” kata Gaethje pada sesi Tanya Jawab di dalam YouTube disitir dari Bloodyelbow, Rabu (19/2/2025).

    Namun, Gaethje tidaklah ingin terus berkutat dengan kekalahan tersebut. Ia pada masa kini mengincar pertarungan melawan juara kelas ringan UFC pada waktu ini, Islam Makhachev, yang merupakan anak didik Nurmagomedov.

    Gaethje merasa bahwa Makhachev akan menjadi lawan yang lebih tinggi baik baginya daripada Nurmagomedov. “Saya pikir saya akan mengalahkan Islam. Saya pikir gaya bertarung saya sangat cocok untuknya. Dia tak suka tekanan, dan juga saya adalah petarung yang suka menekan,” sesumbar Gaethje.

    Gaethje telah terjadi menjadi pesaing abadi dalam kelas ringan selama hampir satu dekade, lalu telah terjadi mendapatkan 13 bonus UFC. Setelah kalah dari Nurmagomedov, ia menang 3-2, termasuk kemenangan KO menghadapi Dustin Poirier.

    Terakhir, ia menjadi korban KO Max Holloway pada UFC 300. Meskipun demikian, Gaethje tidak ada menyerah. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu petarung terbaik di dalam kelas ringan kemudian layak mendapatkan kesempatan untuk bertarung melawan Makhachev.

  • Sangar! Eks Juara Kelas Ringan Kritik Gaya Bertarung Magomed Ankalaev

    Sangar! Eks Juara Kelas Ringan Kritik Gaya Bertarung Magomed Ankalaev

    ligapedianews.com Jan Blachowicz memberikan pandangannya tentang pertarungan yang mempertemukan Alex Pereira vs Magomed Ankalaev dalam UFC 313, Maret 2025. Mantan juara kelas berat ringan UFC , yang dimaksud pernah bertarung melawan kedua petarung tersebut, merasa Ankalaev perlu melakukan pembaharuan signifikan pada gaya bertarungnya apabila ingin meraih kemenangan.

    Blachowicz secara terbuka mengomentari penampilan Ankalaev di pertarungan terakhirnya melawan Aleksandar Rakic di area UFC 308. Ia menilai Ankalaev bermain terlalu hati-hati serta kurang percaya diri, sehingga sulit untuk mengalahkan petarung agresif seperti Pereira.

    “Jika Ankalaev bertarung seperti pada waktu melawan Rakic, beliau akan kalah. Dia perlu melakukan sesuatu yang digunakan lebih. Dia petarung bagus, tapi itu bukan cukup untuk menghadapi Pereira dengan gaya seperti ini. Dia perlu berubah,” tutur Blachowicz dikutipkan dari GiveMeSport, hari terakhir pekan (14/2/2025).

    Meskipun Ankalaev telah lama menyatakan keinginannya untuk melawan Pereira kemudian berjanji akan tampil berbeda, Blachowicz masih skeptis. Ia meragukan Ankalaev dapat mengubah gaya bertarungnya secara signifikan pada waktu singkat.

    “Dia menyatakan hal yang dimaksud mirip sebelum melawan Rakic, bahwa kita akan mengawasi Ankalaev yang baru. Tapi semua orang meninjau pertarungan itu sangat membosankan. Saya hampir tertidur.”

    Unggulkan Pereira

    Dengan gaya bertarung Ankalaev yang digunakan dianggap terlalu hati-hati, Blachowicz tambahan menjagokan Pereira untuk mengungguli pertarungan. Ia menilai Pereira miliki keunggulan di hal agresivitas serta kemampuan striking yang dimaksud mematikan.

    “Tiga pertarungan lalu, saya akan memilih Ankalaev. Tapi sekarang, saya pilih Pereira,” tegas Blachowicz.

    Prediksi Blachowicz ini belum tentu benar. Pertarungan antara Pereira kemudian Ankalaev pada UFC 313 diprediksi akan berlangsung sengit kemudian menarik untuk disaksikan. Apakah Ankalaev mampu membuktikan kritikan Blachowicz salah? Atau Pereira yang mana akan meninggalkan sebagai pemenang? Kita tunggu sekadar nanti.

  • UFC 311: Islam Makhachev Sesumbar Habisi Arman Tsarukyan di tempat Bawah 3 Ronde

    UFC 311: Islam Makhachev Sesumbar Habisi Arman Tsarukyan di tempat Bawah 3 Ronde

    ligapedianews.com Islam Makhachev bersiap untuk mempertahankan penghargaan juara kelas ringan dengan menghadapi Arman Tsarukyan pada pertarungan UFC 311 di area Intuit Dome, Hari Sabtu (18/1/2025). Hal ini merupakan pertarungan ulang kemudian menjadi penanda, apakah Makhachev mampu mempertahankan statusnya sebagai raja pound-for-pound?

    Kedua petarung kelas 155 pound itu terakhir kali bertemu pada 2019, ketika Makhachev melakukan konfirmasi kemenangan mutlak. Tsarukyan sejak pada waktu itu tampil mengesankan, dengan catatan 9-1 dan juga mendapatkan kesempatannya untuk meraih penghargaan pada UFC PPV pertama tahun ini.

    Dalam wawancara baru-baru ini dengan Doug Vazquez, Makhachev mengakui perkembangan Tsarukyan sebagai petarung, dengan mencatatkan data peningkatan fisik kemudian teknisnya. “Ya, tentu cuma ia sudah ada tambahan baik. Dia sudah ada seperti orang dewasa, menjadi pria dewasa. Anda tahu sekarang ia telah tambahan tua kemudian beliau telah berjauhan lebih tinggi baik. Tapi gayanya tetap memperlihatkan sama, selalu,” katanya diambil dari Sports Illustrated, hari terakhir pekan (17/1/2025).

    “Dia (Tsarukyan) mencoba menjatuhkan orang. Dia jago pada hal itu. Itulah mengapa ia menjadi penantang nomor 1,” kata Makhachev.

    Makhachev memproduksi prediksi yang berani untuk pertarungan nanti. Ia mengisyaratkan niatnya untuk menghabisi Tsarukyan dengan meyakinkan.

    “Yang pasti, setiap ada prospek kecil saya akan menghabisinya di dalam ronde pertama, kedua, ketiga, tapi saya pikir itu akan terjadi di dalam bawah tiga ronde. Saya akan menghabisinya.”

    “Saya akan selalu berusaha, di dalam semua pertarungan saya, apabila saya punya potensi kecil, saya akan menghabisi orang. Tapi di tempat pertarungan ini saya punya motivasi tambahan untuk menghabisinya dikarenakan pertarungan terakhir kami berlangsung sengit kemudian seperti yang orang katakan, Arman memberikan pertarungan yang bagus. Tapi kali ini saya ingin menghabisi semua pertanyaan,” ungkapnya dengan rendah hati tapi tegas.

    Raja kelas ringan ini jelas bertekad untuk bukan meninggalkan keraguan tentang dominasinya dalam divisi ini dan juga juga akan mencoba untuk menyebabkan sejarah sebagai petarung pertama di tempat divisi ini yang dimaksud mempertahankan gelar kejuaraan sebanyak empat kali, melampaui petarung Hall of Fame B.J. Penn serta Frankie Edgar.

    Di luar pertarungan ini, Makhachev mengakui kurangnya pesaing dalam divisi yang dimaksud telah terjadi ia lalui serta kalahkan, tetapi ia masih fokus semata-mata pada Tsarukyan. Petarung berusia 33 tahun itu menyatakan bahwa ia akan mengevaluasi rencana masa depan dengan pelatihnya Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez kemudian kelompok setelahnya pertarungan ini. UFC 311 juga akan menampilkan teman dekat kemudian rekan latihan Makhachev juga sepupu Khabib, Umar Nurmagomedov, yang mana bertarung untuk gelar kejuaraan kelas bantam, sekali lagi menempatkan warisan petarung dari Dagestan di sorotan.

  • Islam Makhachev vs Arman Tsarukyan di tempat UFC 311: Langkah Awal Menuju Dominasi Kelas Welter

    Islam Makhachev vs Arman Tsarukyan di tempat UFC 311: Langkah Awal Menuju Dominasi Kelas Welter

    ligapedianews.com Islam Makhachev bersiap untuk mempertahankan peringkat kelas ringan pada acara utama UFC 311 pada pertandingan ulang melawan Arman Tsarukyan di tempat Intuit Dome, Hari Sabtu (18/1/2025) waktu setempat. Pertarungan ini sangat menarik untuk dilihat, serta apabila ia meraih kemenangan duel ini, maka bukan ada pesaing lagi di dalam kelas ringan yang dimaksud mampu menandingi catatan rekornya.

    Makhachev sudah ada mempunyai rencana besar jikalau ia meraih kemenangan pertarungan ulang melawan Tsarukyan. Raja pound-for-pound itu mengaku tertarik untuk naik ke kelas welter sebab ia mengklaim beliau tak akan pensiun sampai ia menjadi juara.

    “Saya bukan tahu. Itu tidak pekerjaan saya, tetapi itu tujuan saya. Saya tidak ada akan meninggalkan olahraga ini tanpa sabuk kedua. Ini adalah adalah tujuan saya,” kata Makhachev dikutipkan dari TNT Sports.

    Namun, perjalanan Makhachev menuju penghargaan juara kelas welter tiada akan mudah. Salah satu kendala terbesar adalah persahabatannya dengan juara kelas welter pada waktu ini, Belal Muhammad.

    Keduanya mempunyai hubungan yang baik lalu berlatih bersama. Meskipun begitu, Makhachev bukan menyembunyikan kemungkinan untuk bertarung melawan sahabatnya itu demi mewujudkan ambisinya.

    Jika itu tidak ada berhasil, Makhachev yakin beliau masih punya banyak waktu untuk mencapai tujuan kemudian itu tidak ada harus menjadi pertarungan berikutnya, jadi ia bisa saja mengamati bagaimana divisi kelas welter berjalan.

    “Dia adalah teman saya. Kami berlatih dengan minggu lalu, kami punya manajer (yang sama) untuk keduanya. Ya, kami akan bicara. Segala sesuatu dapat berubah dengan sangat cepat. Itu sebabnya saya tak berencana untuk pensiun. Saya punya waktu,” kata Makhachev tentang juara kelas welter UFC Belal Muhammad.

    Jika Makhachev benar-benar menjadi juara di dalam dua kelas berbeda, itu semakin menguatkan warisannya sebagai petarung hebat sepanjang masa. Namun, sebelum ia menjadi juara, ia harus mengalahkan Tsarukyan pada UFC 311.

    Makhachev adalah favorit, juga ia menyatakan tujuannya adalah mengalahkan Tsarukyan agar ia tiada pernah membicarakannya lagi. “Arman terlalu banyak bicara. Namun, pada tanggal 18 Januari saya akan membuatnya tak akan pernah membicarakan saya lagi,” kata Makhachev di tempat UFC 311 Countdown.

    Saat ini Makhachev mempunyai rekor 26-1 sebagai petarung profesional kemudian baru semata menang melawan Dustin Poirier lewat submission.