Tag: Sepak Bola

  • Bekas klub Rafael Struick terancam dilikuidasi dikarenakan terlilit utang

    Bekas klub Rafael Struick terancam dilikuidasi dikarenakan terlilit utang

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Kantor Pajak Australia (ATO) mengajukan permohonan agar bekas klub Rafael Struick, Brisbane Roar, dilikuidasi oleh sebab itu terlilit utang besar.

    Klub Turnamen A Australia yang dimaksud dimiliki oleh perusahaan Indonesia, Bakrie Group. Klub ini sudah pernah miliki beberapa instruktur ternama, seperti Ange Postecoglou, yang tersebut pada saat ini merupakan instruktur Tottenham Hotspur.

    Tahun lalu, klub yang disebutkan merekrut penyerang Tim Nasional Indonesia Rafael Struick dari klub Belanda Ado Den Haag. Namun, Rafael telah resmi dilepas pada Selasa (27/5).

    Pihak manajemen klub bersikeras masa depan merekan aman meskipun klub yang dimaksud terlilit utang enam digit yang belum dibayar.

    Berdasarkan laporan AFR pada Hari Jumat (30/5), pimpinan Brisbane Roar Kaz Patafta pada waktu ini berada di tempat Indonesia untuk bertemu dengan pemilik klub, Bakrie Group.

    "Klub telah dilakukan bekerja identik dengan ATO terkait hambatan ini selama beberapa waktu dan juga mempunyai rencana untuk segera menyelesaikannya," kata Patafta sebagaimana diambil dari AFR.

    Patafta menyatakan utang yang disebutkan sudah ada ada sebelum manajemen klub ketika ini yang digunakan terdiri dari dirinya kemudian kepala kantor operasi Zac Anderson mengambil alih klub A-League Itu pada bulan Juli 2023.

    Laporan itu juga menyebutkan bahwa Bakrie Group telah lama berazam untuk membayar utang yang dimaksud paling cepat pekan depan.

    Liga Profesional Australia, yang digunakan mengurus A-League, telah dilakukan diberi tahu tentang kesulitan yang disebutkan serta yakin Brisbane Roar akan menangani permasalahan tersebut.

    Namun, Menteri Olahraga Queensland Tim Mander pada hari terakhir pekan mengaku khawatir tentang kondisi klub tersebut.

    "Kami ingin mereka masih sehat. Mereka mengalami sedikit kesulitan pada beberapa tahun terakhir. Saya menonton salah satu pertandingan mereka sekitar sebulan yang digunakan lalu kemudian itu merupakan pengalaman yang luar biasa," ucapnya.

    Brisbane Roar sendiri finis peringkat ke-12 dari 13 klub dengan 21 poin. Untungnya Turnamen Australia tidaklah menggunakan sistem degradasi serta promosi.

  • Erick Thohir: hadapi Brasil di tempat Piala Global U17 adalah kesempatan besar

    Erick Thohir: hadapi Brasil di tempat Piala Global U17 adalah kesempatan besar

    ligapedianews.com Hal ini benar-benar kesempatan yang tersebut menantang, oleh sebab itu Brasil pernah 4 kali juara dunia U17, terakhir tahun 2019, dan juga 14 kali juara CONMEBOL U17, dengan peringkat terbaru tahun ini

    Jakarta – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan timnas Indonesia U17 memiliki kesempatan yang tersebut besar serta berharga, pada waktu kelak berhadapan dengan Brasil dalam Piala Planet U17.

    Timnas Indonesia U17 dipastikan tergabung pada Grup H sama-sama Brasil, Honduras, serta Zambia di area kompetisi Piala Planet U17 2025 yang akan dijalankan dalam Qatar pada 3–27 November mendatang.

    Hasil yang disebutkan diketahui seusai drawing (pengundian) resmi yang dimaksud berlangsung pada Doha, Akhir Pekan (25/5) di malam hari waktu setempat.

    "Ini benar-benar kesempatan yang digunakan menantang, oleh sebab itu Brasil pernah 4 kali juara dunia U17, terakhir tahun 2019, juga 14 kali juara CONMEBOL U17, dengan gelar kejuaraan terbaru tahun ini," ujar Erick dikutipkan dari keterangan tercatat yang dimaksud diterima pewarta, Senin.

    "Melawan negara legenda sepak bola dunia tentunya menjadi pengalaman luar biasa bagi Garuda Muda. Mereka akan merasakan atmosfer pertandingan kelas dunia sejak dini, juga kami berharap pengalaman ini memulai pembangunan mental juga kualitas permainan mereka itu ke level yang digunakan lebih besar baik."

    Erick memohonkan ahli timnas U17 Nova Arianto mempersiapkan pasukan secara maksimal. Ia menekankan bahwa kompetisi ini tidak sekadar ujian, tetapi juga panggung penting untuk membuktikan bahwa sepak bola Indonesia berada di tempat jalur yang dimaksud tepat menuju kemajuan.

    Piala Global U17 2025 akan menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 tim, menggantikan format sebelumnya yang disertai 24 peserta.

  • 10 pencetak gol tertua pada sejarah Piala Global

    10 pencetak gol tertua pada sejarah Piala Global

    ligapedianews.com Ibukota – Piala Global tidak semata-mata menjadi panggung adu strategi kemudian taktik antarnegara, tetapi juga arena para pesepak bola dunia menunjukkan kemampuan terbaik mereka, bahkan di dalam usia yang dimaksud tak lagi muda. Tidak sedikit pemain senior yang digunakan tetap memperlihatkan mampu mencetak gol serta mencatatkan namanya di sejarah kompetisi sepak bola terbesar di area dunia itu.

    Berikut ini adalah daftar 10 pencetak gol tertua di sejarah Piala Dunia, berdasarkan usia ketika mereka membobol gawang lawan:

    1. Roger Milla (Kamerun) – 42 tahun 39 hari
    Legenda Kamerun ini menjadi pencetak gol tertua di sejarah Piala Dunia. Ia mencetak gol pada waktu Kamerun menghadapi Rusia pada sesi penyisihan grup Piala Planet 1994 pada Amerika Serikat. Meski Kamerun kalah telak 1-6, gol Milla tetap saja abadi di buku rekor FIFA.

    2. Pepe (Portugal) – 39 tahun 283 hari
    Bek sedang Portugal ini mencetak gol ketika menghadapi Swiss pada sesi 16 besar Piala Global 2022 dalam Qatar. Gol sundulannya mengakibatkan Portugal unggul 2-0, sebelum akhirnya menang besar dengan skor 6-1.

    3. Cristiano Ronaldo (Portugal) – 37 tahun 292 hari
    Superstar Portugal ini mencetak satu gol melalui penalti pada waktu melawan Ghana pada fase grup Piala Global 2022. Gol yang disebutkan turut membantu kemenangan Portugal dengan skor 3-2 sekaligus menjadikan Ronaldo pencetak gol di tempat lima edisi Piala Bumi berbeda.

    4. Gunnar Gren (Swedia) – 37 tahun 236 hari
    Gunnar Gren mencetak gol penting bagi Swedia di laga semifinal Piala Bumi 1958 melawan Jerman Barat. Golnya mengakibatkan Swedia unggul 2-1, juga akhirnya menang 3-1 untuk melaju ke final.

    5. Cuauhtemoc Blanco (Meksiko) – 37 tahun 151 hari
    Blanco menjadi salah satu kunci kemenangan Meksiko berhadapan dengan Prancis 2-0 pada fase grup Piala Global 2010 pada Afrika Selatan. Golnya dicetak melalui eksekusi penalti, menegaskan perannya sebagai pemain senior yang masih tajam.

    6. Felipe Baloy (Panama) – 37 tahun 120 hari
    Felipe Baloy mencetak gol bersejarah untuk Panama ketika menghadapi Inggris pada Piala Global 2018. Gol yang disebutkan merupakan yang mana pertama lalu satu-satunya untuk Panama dalam kompetisi tersebut, meskipun dia kalah 1-6.

    7. Obdulio Varela (Uruguay) – 36 tahun 279 hari
    Kapten legendaris Uruguay ini mencetak gol penting pada perempat final Piala Bumi 1954 melawan Inggris. Dengan kepemimpinannya, Uruguay menang 4-2 pada pertandingan penuh drama.

    8. Martin Palermo (Argentina) – 36 tahun 227 hari
    Martin Palermo mencetak gol di area menit-menit akhir ketika Argentina menang 2-0 melawan Yunani pada fase grup Piala Bumi 2010. Gol yang dimaksud mempertegas peran pentingnya sebagai supersub pada skuat Argentina.

    9. Georges Bregy (Swiss) – 36 tahun 152 hari
    Bregy mencetak gol pembuka untuk Swiss pada waktu melawan Amerika Serikat pada Piala Global 1994. Meski laga berakhir imbang 1-1, namanya tercatat sebagai salah satu pencetak gol veteran pada kompetisi ini.

    10. Olivier Giroud (Prancis) – 36 tahun 71 hari
    Penyerang senior Prancis ini mencetak gol penting ketika menghadapi Inggris pada perempat final Piala Bumi 2022. Gol sundulannya menjadi penentu kemenangan 2-1 lalu mengantarkan Prancis ke semifinal.

    Kehadiran para pemain senior yang tidak ada muda lagi, namun masih mampu mencetak gol di area Piala Planet ini menunjukkan bahwa usia tidak penghalang untuk bersinar di area level tertinggi sepak bola. Semangat, pengalaman, dan juga kecerdasan visi bermain menjadi kunci keberhasilan mereka itu mengukir sejarah dalam usia yang digunakan tiada muda.

  • Mengenal DPMM FC: Klub Brunei yang mana akan menjadi regu baru Sananta

    Mengenal DPMM FC: Klub Brunei yang mana akan menjadi regu baru Sananta

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Penyerang muda Persis Solo dan juga Tim Nasional Indonesia, Ramadhan Sananta, dipastikan akan melanjutkan karier profesionalnya di area luar negeri. Ia akan bergabung dengan klub Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC), yang mana merupakan klub profesional dengan syarat Brunei Darussalam juga ketika ini akan berkompetisi dalam Turnamen Super Malaysia.

    Sananta dijadwalkan bergabung pada bulan Juni 2025 mendatang dengan mengisi kuota pemain ASEAN. Pengetahuan ini dikonfirmasi melalui laman resmi klub DPMM FC. Bergabungnya Sananta menjadi bagian dari langkah ambisius klub untuk menguatkan skuad pada menyambut musim baru pada kasta tertinggi sepak bola Malaysia.

    Perjalanan serta sejarah klub DPMM FC

    DPMM FC merupakan klub yang digunakan dimiliki oleh Putra Mahkota Brunei, Pangeran Al-Muhtadee Billah. Klub ini bermarkas dalam Bandar Seri Begawan lalu memainkan laga kandang di dalam Stadion Nasional Hassanal Bolkiah yang digunakan berkapasitas 30.000 penonton.

    Meski baru berdiri secara profesional pada tahun 2000, cikal akan segera DPMM FC dimulai sejak 1994 sebagai kelompok sepak bola perguruan tinggi. Setelah menjadi kelompok paling sukses pada level mahasiswa, klub ini bertransformasi menjadi kekuatan baru di dalam kompetisi domestik Brunei. Mereka menjuarai Turnamen Utama Brunei pada musim 2002 serta 2004, juga meraih Piala FA Brunei serta Piala Super Brunei pada periode yang tersebut sama.

    Pada 2005, DPMM FC memutuskan berkompetisi di tempat Kompetisi Malaysia, menggantikan kelompok perwakilan Brunei. Mereka berhasil iklan ke Negara Malaysia Super League lalu tampil mengejutkan dengan finis dalam peringkat ketiga pada musim pertamanya (2006–2007). Namun, akibat pembekuan Asosiasi Sepak Bola Brunei oleh FIFA pada 2009, DPMM FC harus meninggalkan dari kompetisi Malaysia.

    Petualangan di tempat Kompetisi Singapura

    DPMM kemudian hijrah ke Turnamen Singapura (S.League) pada 2009 juga mencetak sejarah sebagai klub pertama yang mana bermarkas di area luar Singapura. Klub ini sukses menjuarai Piala Kompetisi Singapura (Singapore League Cup) di area musim perdananya, sebelum kembali terkena dampak sanksi FIFA yang digunakan menghasilkan mereka harus mundur dari kompetisi.

    Setelah pembekuan dicabut, DPMM FC kembali tampil di area Turnamen Singapura mulai 2012 lalu mencapai puncaknya pada 2015 ketika berhasil meraih peringkat juara S.League. Mereka kembali menjadi kampiun Kejuaraan Singapura pada 2019.

    Namun, dinamika regulasi juga pandemi Wabah memproduksi DPMM FC beberapa kali menarik diri dari kompetisi Singapura juga kembali tampil di dalam Kompetisi Brunei. Klub ini kemudian kembali lagi ke Kejuaraan Singapura untuk musim 2023–2025.

    Kembali ke Kejuaraan Malaysia

    Kini, setelahnya lebih besar dari dua dekade, DPMM FC akan kembali tampil di area Kompetisi Super Malaya musim 2025/2026, sekaligus menandai penampilan perdananya di tempat kasta tertinggi Negara Malaysia sejak terakhir kali pada 1990. Kehadiran Sananta diharapkan mampu menambah daya gedor klub yang mana sedang merancang kembali kekuatannya dalam kancah regional.

    DPMM FC tidak semata-mata klub yang digunakan mempunyai sejarah panjang kemudian prestasi, namun juga dikenal sebagai kelompok yang tersebut profesional lalu dikelola dengan kritis oleh Kerajaan Brunei. Dengan sarana stadion berstandar FIFA dan juga dukungan penuh dari pemerintah, DPMM FC diyakini menjadi tempat yang digunakan ideal bagi Sananta untuk berprogres juga menambah pengalaman internasionalnya.

    Prestasi DPMM FC

    • Juara Turnamen Singapura: 2015, 2019
    • Juara Piala Kejuaraan Singapura: 2009, 2012, 2014
    • Juara Kompetisi Utama Brunei: 2001/2002, 2003/2004
    • Juara Piala FA Brunei: 2021/2022

    Dengan bergabungnya Sananta ke DPMM FC, maka bertambah pula daftar pemain Indonesia yang tersebut merumput dalam luar negeri, sejalan dengan meningkatnya eksistensi pesepak bola nasional pada kancah Asia Tenggara.

  • Turnamen Anak jadi simbol persahabatan Belanda-Indonesia

    Turnamen Anak jadi simbol persahabatan Belanda-Indonesia

    ligapedianews.com Sepak bola tidak semata-mata perihal keterampilan dalam lapangan, tapi juga tentang nilai-nilai hidup seperti saling menghargai juga percaya diri

    Jakarta – Kedutaan Besar Belanda sama-sama organisasi lokal mengatur kejuaraan sepak bola persahabatan bernama Piala Oranje yang tersebut mempertemukan pemain remaja dari lingkungan kurang mampu di area Jakarta, Minggu.

    Acara ini menekankan nilai-nilai persahabatan, kesetaraan, juga kerja identik lintas gender serta negara.

    "Sepak bola bukanlah hanya sekali mengenai keterampilan di tempat lapangan, tapi juga tentang nilai-nilai hidup seperti saling menghargai juga percaya diri," ujar Duta Besar Belanda Marc Gerritsen dalam Jakarta, Minggu.

    "Kami senang mampu menghadirkan instruktur dari timnas seperti Patrick (Kluivert), Danny (Landzaat), dan juga Alex (Pastoor) yang digunakan memulai acara ini dengan para pemain," lanjutnya.

    Turnamen ini disertai oleh gabungan pasukan putra dari Street World Cup Kids dan juga regu putri dari MFC Marunda, dengan rentang usia 15–17 tahun. Tim-tim yang dimaksud berasal dari kawasan prasejahtera di dalam Jakarta.

    Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberi sambutan pada membuka kompetisi Piala Oranje di dalam Jakarta, Akhir Pekan (18/5/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

    "Ini membuktikan bahwa yang tersebut penting tidak dari mana kamu berasal, tapi ke mana kamu ingin pergi," ujarnya.

    Ia juga menyoroti bagaimana para pemain perempuan tampil setara juga mencetak gol, membuktikan pentingnya kesetaraan di dalam lapangan.

    Pada kesempatan ini, Gerritsen menyampaikan bahwa komunikasi antara PSSI juga Federasi Sepak bola Belanda (KNVB) berjalan dengan baik.

    Pada masa yang digunakan akan datang, Kedutaan Besar Belanda akan menggerakkan terwujudnya program-program pelatihan untuk pelatih-pelatih dalam seluruh Indonesia, dengan bantuan KNVB.

    "Komunikasi antara PSSI serta KNVB berjalan baik, serta kami ingin menyokong lebih lanjut sejumlah kegiatan seperti ini dalam kota-kota lain," jelasnya.

  • Semen Padang belum aman usai ditahan imbang Persik 1-1

    Semen Padang belum aman usai ditahan imbang Persik 1-1

    ligapedianews.com Padang – Tuan rumah Semen Padang FC ditahan imbang Persik Kediri 1-1 pada pertandingan pekan ke-33 Kompetisi 1 Indonesia 2024-2025 yang digunakan dijalankan di tempat Stadion H Agus Salim Pusat Kota Padang, Minggu.

    Persik Kediri unggul lebih banyak dulu melalui gol Ze Valente pada menit ke-12 melalui tembakan bebas jarak jauh. Sedangkan satu gol penyelamat Semen Padang sehingga terhindar dari kekalahan dilesakkan Bruno Gomez pada menit ke-62.

    Dengan hasil itu, Semen Padang dipastikan belum aman dari jeratan zona degradasi. Saat ini kelompok Kabau Sirah itu bertengger pada peringkat ke-15 dengan nilai 33 hasil dari delapan kali menang, sembilan kali seri lalu 16 kali kalah.

    Sementara Persik Kediri pada waktu ini bertengger di dalam peringkat ke-12 dengan dengan nilai 41 hasil 10 kali menang, 11 seri juga 12 kali kalah.

    Posisi itu belum aman oleh sebab itu di tempat bawahnya PSS Sleman lalu Barito Putra bertengger di area peringkat 16 lalu 17 dengan 31.

    Artinya, nasib Semen Padang juga dua pasukan itu akan ditentukan pada pertandingan pamungkas mereka itu pada pekan ke-34 Kompetisi 1 melawan kelompok kuat Arema Malang di dalam Malang pada Hari Sabtu (24/5).

    Ketiga pasukan dipastikan akan habis-habisan di dalam laga penentu mendatang untuk mampu tetap saja bertahan di dalam Kompetisi 1 Indonesia.

    Suporter Padang terpaksa harus menanti pekan terakhir untuk menentukan nasib kelompok kesayangannya. Hanya kemenangan pada pekan ke-34 yang mampu mengamankan kelompok itu.

    Melawan Arema yang digunakan pada waktu ini bertengger di area peringkat ke-9 klasemen Kejuaraan 1, plus bermain dalam kandangnya, membutuhkan perjuangan yang dimaksud bukan mudah dari regu asuhan Eduardo Filipe Arroja Almeida.

    Pada pertandingan yang mana dipimpin wasit Muhammad Nazmi, Persik mampu mengambil momen permainan di tempat menit awal sehingga bisa saja mencetak gol pada menit ke-12.

    Namun setelahnya itu, Semen Padang yang tersebut dimotori Bruno terhenyak kemudian segera meningkatkan tempo permainan serta menguasai permainan, meskipun demikian baru pada sesi kedua pasukan tuan rumah mampu menyamakan kedudukan.

    Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Nazmi kedudukan masih imbang 1-1.

  • Indonesia kirim kelompok putra ke Piala Bumi Anak Jalanan 2026

    Indonesia kirim kelompok putra ke Piala Bumi Anak Jalanan 2026

    ligapedianews.com Pasca turnamen, kami punya post-program. Ada yang dimaksud akhirnya kuliah, jadi pembicara, atau mentor anak-anak lain

    Jakarta – Komunitas anak jalanan dari Yayasan Kampus Diakonia Modern (KDM) akan kembali mewakili Indonesia di event Piala Bumi Anak Jalanan atau Street Child World Cup (SCWC) 2026 dalam Mexico City.

    Ini menjadi keikutsertaan keempat bagi Indonesia setelahnya edisi 2014, 2018, juga 2022.

    “Usia merek 14 sampai 17 tahun. Tapi sejak sekarang sudah ada mulai dibina secara intensif, bukanlah belaka sepak bola, tapi juga soft skill kemudian leadership,” kata Manajer acara untuk penyelamatan anak kemudian penguatan komunitas KDM, Jessica Hutting, ketika ditemui pada kejuaraan Piala Oranje di tempat Jakarta, Minggu.

    Setelah mengirim kelompok putri ke Qatar pada 2022, tahun depan giliran pasukan putra yang mana akan tampil. Sebanyak 17 anak dari latar belakang kurang beruntung sudah pernah dipilih dari proses seleksi berlapis sejak tahun lalu.

    Nantinya, cuma 10 anak yang tersebut akan diberangkatkan, mewakili regu “Garuda Baru”.

    Berbeda dengan kompetisi profesional, partisipan Piala Global Anak Jalanan harus berasal dari kalangan anak jalanan atau anak binaan sosial.

    Format kompetisi ini menggunakan konsep minisoccer 7 lawan 7, dengan kombinasi antara kompetisi kemudian edukasi hak anak.

    Jessica mengumumkan pembiayaan ke Meksiko masih pada proses penggalangan.

    “Kami pernah disokong Kemenpora lalu Pemprov DKI. Tahun ini kami sedang susun proposal lagi. Semua swadaya,” ujarnya.

    Indonesia mencatatkan prestasi terbaik pada 2018 ketika pasukan putra menembus sesi semifinal.

    Target sama dibidik pada 2026, seiring acara pembinaan jangka panjang yang mana sedang ditempuh KDM.

    Lebih dari sekadar kompetisi, SCWC membuka jalan hidup baru.

    “Pasca turnamen, kami punya post-program. Ada yang mana akhirnya kuliah, jadi pembicara, atau mentor anak-anak lain. Kami siapkan mereka itu untuk berani bermimpi lebih tinggi tinggi,” pungkas Jessica.

  • Munster bangga Persebaya menang satu gol tanpa balas menghadapi Madura United

    Munster bangga Persebaya menang satu gol tanpa balas menghadapi Madura United

    Ligapedia.news Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster bangga dengan perjuangan timnya akibat mampu meraih kemenangan satu-nol menghadapi Madura United meskipun cuma bermain dengan 10 pemain.

    "Saya sangat bangga dengan regu saya, bagaimana kami bermain hingga akhir. Kami tidaklah pernah menyerah, kami fokus dan juga terus mendirikan mentalitas menang," kata Munster pada waktu konferensi pers pasca pertandingan (AMPC), pada Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Hari Minggu malam.

    Menurut Munster, selain Slavko yang terkena kartu merah, timnya sempat harus bermain dengan sembilan hingga delapan pemain beberapa menit sebab pemainnya mengalami cedera.

    Salah satu pemain, Tumbas, bahkan harus segera dilarikan ke rumah sakit usai pertandingan, akibat kepalanya terbentur lutut Wehrmann, pada menit ke-90.

    "Dia secara langsung ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Saya pikir ia mengalami luka di dalam kepala. Tapi secara kasat mata, ia bisa jadi berbicara, mengamati serta mendengar, itu cukup baik," ujarnya.

    Menariknya, Munster tidaklah secara langsung mengganti Tumbas pada waktu cedera, oleh sebab itu tindakan itu diserahkan terhadap sang pemain, yang digunakan memilih masih bertahan demi tim.

    "Tumbas memiliki mentalitas baik. Dia tiada mau meninggalkan dan juga ingin membantu pasukan untuk berjuang. Inilah yang kami butuhkan," ucap pembimbing dengan syarat Irlandia Utara itu.

    Selain Tumbas, performa Flavio juga mendapatkan pujian Munster, oleh sebab itu ia menilai sang pemain tampil konsisten dan juga memberikan kontribusi besar, termasuk mencetak gol penting.

    Oleh sebab itu, Munster akan melakukan pemulihan untuk seluruh pasukan dengan melakukan terapi spa serta pijat agar seluruh pemain menjadi rileks sebelum latihan untuk menghadapi pertandingan melawan Arema FC.

    "Kami akan perlahan-lahan mempersiapkan diri untuk melawan Arema setelahnya semua pemain rileks," tuturnya.

    Sementara itu, pemain Persebaya Ardi Idrus menyatakan rasa syukur menghadapi hasil tersebut, juga memuji seluruh pemain yang digunakan telah terjadi berjuang maksimal di dalam lapangan.

    "Alhamdulillah, kami menang dalam rumah sendiri. Target kami di dalam awal memang benar menang. Semua pemain sangat termotivasi," katanya.

    Ardi menambahkan, instruktur juga telah terjadi menekankan pentingnya mentalitas menang sejak sebelum laga dimulai, terlebih ada kondisi yang tersebut harus diwaspadai ketika Slavko terkena kartu merah.

    "Strateginya otomatis berubah, harus menanti kesalahan mereka dan juga menyerang ketika ada peluang," ucapnya.

  • Pelatih Madura United akui anak asuhnya bermain terlalu tergesa-gesa

    Pelatih Madura United akui anak asuhnya bermain terlalu tergesa-gesa

    Ligapedia.news Surabaya – Pelatih Madura United Alfredo Vera mengakui anak asuhnya bermain terlalu tergesa-gesa di memburu kemenangan ketika menghadapi Persebaya Surabaya, lantaran unggul jumlah agregat pemain pada fase kedua.

    "Babak pertama kami main bagus. Setelah Persebaya bermain dengan 10 pemain, kami kemungkinan besar terlalu tergesa-gesa dan juga akhirnya beberapa kali serangan balik cepat, teristimewa ketika gol itu terjadi," kata Vera ketika konferensi pers pasca pertandingan (AMPC), dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Hari Minggu malam.

    Menurutnya, keunggulan total pemain justru menimbulkan anak asuhnya terlalu percaya diri juga kehilangan fokus permainan.

    Ia juga menilai Persebaya tampil lebih tinggi cerdik di mengantisipasi strategi menyerang Madura United.

    Bahkan, gaya bermain bertahan dan juga menyerang balik yang diperagakan Persebaya seharusnya sanggup diterapkan oleh timnya sejak awal.

    "Persebaya bermain lebih tinggi pintar. Karena seharusnya yang digunakan dilaksanakan Persebaya itu justru harusnya kami yang tersebut lakukan. Kami datang ke di tempat ini untuk dapat satu poin, itu sudah ada cukup," kata ahli selama Argentina tersebut.

    Lebih lanjut, ia menambahkan dengan padatnya jadwal yang mana dilalui klub berjuluk Laskar Sappe Kerab itu akan melakukan rotasi juga mengamati kesiapan pemain.

    "Kami harus masih fokus, oleh sebab itu pertandingan berikutnya ada di dalam depan mata," katanya.

    Sementara itu, pemain Madura United Andi Irfan sependapat dengan sang instruktur apabila dirinya serta rekan-rekannya terlalu terburu-buru pada menekan pertahanan Persebaya pada putaran kedua.

    "Padahal kami telah unggul jumlah agregat pemain, tapi di dalam putaran kedua kami terlalu tergesa-gesa. Ya, kami kena gol," katanya.

    Ia berharap, dengan kekalahan melawan Persebaya dapat dijadikan pembelajaran untuk menghadapi laga-laga selanjutnya, terlebih timnya sudah ada bisa jadi fokus untuk berlaga pada kompetisi Kejuaraan 1.

    "Semoga di tempat laga selanjutnya, kami dapat meraih tiga poin," tuturnya.

    Dari hasil pertandingan tersebut, Madura United menempati peringkat 15 dengan perolehan 27 poin dari jumlah agregat 29 laga, hasil dari tujuh kemenangan, enam hasil imbang juga 15 kali kalah.

    Sementara itu, Persebaya masih menempati peringkat ketiga dengan meraih 52 poin dari hasil 15 kali menang, tujuh kali imbang juga tujuh kali kalah.

  • Andre Rosiade usulkan gunakan wasit asing untuk laga regu papan bawah

    Andre Rosiade usulkan gunakan wasit asing untuk laga regu papan bawah

    Ligapedia.news Supaya laga enam klub yang digunakan lagi berjuang dari degradasi itu sanggup berjalan dengan adil

    Jakarta – Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade mengusulkan untuk PT Kejuaraan Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi sepak bola Indonesia, untuk menugaskan wasit asing untuk menjadi pemimpin laga-laga regu papan bawah yang bertarung untuk terhindar dari degradasi.

    Hal ini diungkapkan Andre ketika melaporkan kinerja wasit sedang juga wasit VAR yang dinilainya merugikan Semen Padang ketika menghadapi PSIS Semarang di dalam Turnamen 1 pada Kamis pekan lalu (17/4).

    Dia ingin wasit asing khusus untuk mengatur pertandingan tim-tim papan bawah yaitu, Semen Padang, PSS Sleman, PSIS Semarang, Madura United, Barito Putera, lalu Persis Solo.

    "Harapan kami, ada enam klub yang mana nasibnya di lima pertandingan ini hidup dan juga mati. Kami berharap LIB mampu mengirimkan wasit asing baik untuk wasit juga wasit VAR," tutur Andre terhadap wartawan pada kantor LIB, Ibukota pada Senin.

    "Supaya laga enam klub yang dimaksud lagi berjuang dari degradasi itu bisa jadi berjalan dengan adil. Bagi kami, menang atau kalah itu biasa. Degradasi pun tidaklah ada masalah. Sebab, ini bagian dari berkompetisi," imbuhnya.

    Semen Padang sudah resmi melayangkan laporan mengenai kinerja wasit pada pertandingan Semen Padang melawan PSIS ke PT LIB pada Awal Minggu (21/4).

    Andre melaporkan Nendi Rohaendi sebagai wasit berada dalam serta Naufal Adya Faiurski sebagai wasit VAR di laga yang mana dimenangi Semen Padang 3-2 berhadapan dengan PSIS pada Kamis (17/4) di area Stadion Agus Salim itu.

    Pasalnya, Nendi menganulir dua gol Semen Padang yang tersebut dicetak Bruno Gomes di dalam fase pertama serta Cornelius Stewart di tempat sesi kedua. Andre menganggap kedua gol itu seharusnya sah.

    "Kedatangan kami ke kantor PT LIB sesuai dengan aturan, Semen Padang sudah lebih besar dulu menyampaikan aduan ke Komite Wasit PSSI pada Minggu, 20 April 2025," ujar Andre.

    Andre juga sudah pernah melapor ke Komite Wasit PSSI terkait kepemimpinan Nendi juga Naufal. Dia juga menyoroti VAR yang digunakan dinilainya merugikan Semen Padang.

    "Kami telah berkirim email ke Komite Wasit melalui LIB masalah ketidakpuasan kami menghadapi kepemimpinan wasit waktu Semen Padang menghadapi PSIS," kata Andre.

    "Ada dua gol kami yang dimaksud dianulir. Setelah kami teliti, gol pertama yang tersebut dinyatakan offside itu ada dugaan dari kami bahwa garis putih lapangan lurus, kok VARnya miring."

    "Dipaksakan untuk menjustifikasi offside dari pemain kami. Lalu yang digunakan kedua, gol kami juga dianulir wasit yang tersebut mengamati secara langsung, menyatakan permainan play-on, tapi di beberapa menit setelahnya gol, tanpa peringatan dinyatakan ada pelanggaran yang mana dibuat pemain kami," sambungnya.

    Semen Padang pada waktu ini berada di area peringkat ke-17, atau kedua terbawah pada klasemen sementara Kompetisi 1 Indonesia.

    Mereka belaka terpaut dua poin dari Madura United yang dimaksud berada di dalam luar zona degradasi dengan lima pertandingan tersisa.