Tag: PSIM Yogyakarta

  • Instruktur PSIM sebut skor 1-1 lawan Persita adalah hasil yang digunakan cukup adil

    Instruktur PSIM sebut skor 1-1 lawan Persita adalah hasil yang digunakan cukup adil

    Ibukota Indonesia – Pembimbing kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyampaikan skor imbang 1-1 berjuang melawan Persita Tangerang pada pekan pertama BRI Super League 2026/27 adalah hasil yang mana cukup adil.

    Dalam laga yang dimainkan di Stadion Sultan Agung Bantul, Hari Sabtu (5/9), Persita unggul lebih tinggi dulu pada menit ke-49 melalui gol Luquinhas. PSIM kemudian baru bisa jadi membalas pada menit ke-84 lewat tembakan jarak dekat Adrian Purzycki.

    "Saya pikir kami tak layak kalah kalau mengawasi jalannya pertandingan, saya pikir hasil ini sudah ada cukup adil," kata Van Gastel, dikutipkan dari laman resmi I.League, Minggu.

    Van Gastel kemudian mengungkapkan bahwa dari laga pekan pertama ini, ia mencatatkan data beberapa jumlah aspek yang tersebut harus segera dibenahi, salah satunya mengenai passing.

    "Kita lihat di dalam awal laga, kualitas passing kami tak bagus. Saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi ke laga kali ini ternyata justru berubah jadi kelemahan," ucap dia.

    Ia juga mengemukakan gol Persita di awal fase kedua menyebabkan PSIM sempat kesulitan menemukan ritme pertandingan yang digunakan diinginkan. Beruntungnya, Laskar Mataram memasukkan penggawa cadangan yang tersebut tepat, yakni Raka Cahyana, Alwi Fadilah, dan juga Nermin Haljeta.

    "Perbedaan besar di dalam laga ini datang dari tiga pemain pengganti. Mereka menghadirkan sejumlah energi, karakter, juga semangat untuk tim. Dampaknya, peserta lainnya kemudian mengambil bagian terbawa energi positif ini," ujar pembimbing selama Belanda tersebut.

    Meski demikian, PSIM sebenarnya mengharapkan lebih lanjut dari satu poin ke laga perdana sebagai kado ulang tahun merek ke-97.

    Adapun pada laga berikutnya, PSIM akan bertandang ke Surabaya untuk berhadapan dengan tuan rumah Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 13 September pukul 19.00 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM Yogyakarta antusias sambut laga hadapi Persita Tangerang

    PSIM Yogyakarta antusias sambut laga hadapi Persita Tangerang

    Ibukota – Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyambut antusias laga menghadapi Persita Tangerang pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 pada Stadion Sultan Agung, Bantul, Hari Sabtu sore.

    "Pertama-tama, ini adalah awal dari musim baru. Saya sangat bersemangat setelahnya libur panjang serta masa pramusim cukup panjang," ujar Van Gastel, diambil dari laman resmi klub, Jumat.

    Pelatih berkebangsaan Belanda itu menjelaskan rasa antusiasme dari timnya hadir pasca menyeberangi rangkaian persiapan panjang di masa pramusim kompetisi.

    Ia menjelaskan masa pramusim dimanfaatkan oleh staf pembimbing untuk mematangkan skema permainan kemudian merawat kesiapan fisik penggawa PSIM Yogyakarta secara menyeluruh.

    "Kami benar-benar ingin segera memulai kompetisi kembali, terlebih besok bertepatan hari ulang tahun PSIM. Ini adalah akan berubah menjadi hari spesial, kemudian saya sangat menantikannya," jelas Van Gastel.

    Mantan asisten instruktur Feyenoord melanjutkan efektivitas penyerangan pada waktu menghadapi pertahanan lawan sedang bermetamorfosis menjadi fokus perbaikan regu pembimbing Laskar Mataram.

    Van Gastel menjelaskan upaya untuk membongkar pertahanan rapat (low block) lawan tentu membutuhkan variasi pendekatan taktik tersendiri.

    Meski sempat memiliki catatan kurang baik pada reuni dengan Persita Tangerang musim sebelumnya, Van Gastel enggan menjadikan hal yang dimaksud sebagai patokan.

    Menurutnya keadaan skuad PSIM Yogyakarta tentu hanya berbeda akibat sekarang ini memiliki beberapa pemain anyar dan juga komposisi pasukan jika dibandingkan dengan musim setelah itu tentu sekadar berbeda.

    "Setiap musim komposisi skuad setiap saat berbeda, jadi hasil musim tak lama kemudian bukan lagi relevan. Yang terpenting adalah kami mempersiapkan diri secara matang," tegas Van Gastel.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Carlos Pena pastikan Persita Tangerang siap hadapi PSIM Yogyakarta

    Carlos Pena pastikan Persita Tangerang siap hadapi PSIM Yogyakarta

    Ibukota – Instruktur Persita Tangerang Carlos Pena menjamin kelompok asuhannya siap menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Hari Sabtu sore.

    Dikutip dari rilis yang diterima, Jumat, Pena menjelaskan Persita Tangerang telah melakukan persiapan pada waktu yang lama, satu di antaranya melakoni pertandingan-pertandingan persahabatan.

    "Kami telan memainkan sejumlah pertandingan persahabatan berhadapan dengan kelompok kompetitif. Itu yang mana sudah ada kami lakukan selama ini. Idenya adalah mempersiapkan kelompok pada pertandingan pertama hingga terakhir," jelas Pena.

    Selanjutnya, instruktur berkebangsaan Spanyol itu menyoroti kebijakan tak adanya official training sebelum sebuah pertandingan yang berlaku sejak musim ini.

    Pena menyimpulkan program official training sangat berguna untuk grup tandang untuk melakukan adaptasi juga persiapan sebelum melakoni pertandingan di dalam stadion yang mana akan digunakan.

    Selain itu, Pena menjelaskan tidak ada mudah-mudahan ke Indonesi untuk mendapatkan tempat berlatih, oleh sebab itu bukan semua kota miliki infrastruktur penunjang yang dimaksud memadai.

    "Saya berharap peraturannya dapat berubah minggu depan untuk membantu performa setiap tim," ungkap Pena.

    Mantan pembimbing Persija Ibukota Indonesia itu mengungkapkan beberapa pemain anyar tentu akan diturunkan pada pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta.

    Meskipun begitu, Pena enggan menjelaskan siapa cuma pemain yang mana akan diturunkan sejak menit pertama dan juga menyatakan setiap pemain penting bekerja keras untuk berubah jadi penggawa utama.

    "Pasti, sebagian dari merek pasti main," pungkas Pena.

    Persita Tangerang tentu membidik kemenangan pada pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta demi memulai kompetisi Super League musim ini dengan mulus.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Harapan Yusaku Yamadera, ingin masuk 11 terbaik di Super League

    Harapan Yusaku Yamadera, ingin masuk 11 terbaik di Super League

    Ibukota – Bek sedang PSIM Yogyakarta Yusaku Yamadera mengungkapkan harapannya bahwa ia ingin masuk di jajaran sebelas pemain terbaik kasta tertinggi liga sepak bola Indonesia, Super League.

    Pemain dengan syarat Negeri Sakura itu menjadi benteng kokoh musim sesudah itu ketika menyebabkan PSIM juara Turnamen 2 Nusantara serta penawaran ke kasta tertinggi setelahnya 18 tahun. Kini, Yusaku sudah ada tampil 13 kali dalam Super League untuk menempatkan Laskar Mataram pada sikap keenam dengan 24 poin.

    "Tentu saja, pertama-tama saya berharap PSIM masih bertahan di Turnamen 1 untuk musim depan. Kemudian saya ingin masuk pada jajaran sebelas pemain terbaik di Kompetisi 1," kata Yusaku, dikutipkan dari laman resmi klub, Rabu.

    Dalam kesempatan yang mana sama, Yusaku menyatakan dirinya menunda keinginan pulang ke negara asalnya di momen pergantian tahun pasca PSIM harus melakoni laga penting pada awal Januari, berperang melawan Semen Padang pada Akhir Pekan (4/1) pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat pada Stadion Sultan Agung Bantul.

    PSIM, yang digunakan dilatih Jean-Paul van Gastel mengusung misi tiga poin kontra Kabau Sirah setelahnya mereka itu tak pernah menang pada tiga laga terakhirnya.

    "Sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi umat Buddha pada Jepang. Saya ingin menghabiskan waktu bersatu keluarga, tetapi hari-hari ini kami memiliki jadwal pertandingan yang mana cukup padat pada bulan Januari," ujar Yusaku.

    Bek 28 tahun itu mengaku akan menyiasati kerinduan bersatu keluarga dengan melakukan panggilan video. "Saya bukan punya waktu untuk pulang. Jadi, saya akan menghabiskan waktu dengan keluarga melalui panggilan video," tambah dia.

    Lebih lanjut, bek sedang andalan PSIM yang dimaksud mengaku sangat mensyukuri banyak hal ke 2025 mendekati detik-detik penutupan tahun.

    "Pada Februari, kita berhasil mengungguli Turnamen 2 kemudian mendapat trofi. Musim ini pula, pertama kalinya saya bermain untuk Turnamen 1 Indonesia. Saya juga mendapatkan pengalaman serta budaya dari sepuluhan pemain asing di sini. Saya sangat senang," tutup dia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM bangkit dan juga selamat dari kekalahan ketika jamu PSBS Biak

    PSIM bangkit dan juga selamat dari kekalahan ketika jamu PSBS Biak

    Ibukota – PSIM Yogyakarta bangkit lalu selamat dari kekalahan sewaktu menjamu PSBS Biak setelahnya bermain imbang dengan skor 2-2 pada pekan ke-15 BRI Super League ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin.

    Pada pertandingan ini PSIM Yogyakarta dapat menyamakan kedudukan melalui Ze Valente lalu Ezequiel Vidal, sedangkan PSBS Biak sempat unggul terlebih dahulu melalui Eduardo Barbosa dan juga Ruyery Blanco, demikian catatan I.League.

    Selain itu, PSIM Yogyakarta dapat mengamankan hasil imbang walau harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pendatang pasca bek sayap Raka Cahyana mendapatkan kartu meraih pada menit 87.

    Hasil imbang ini menyebabkan PSIM Yogyakarta masih tertahan dalam kedudukan kelima klasemen sementara Super League dengan 24 poin dari 15 laga, sedangkan PSBS Biak berada dalam sikap 15 dengan 13 poin.

    PSBS dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-13 setelahnya umpan dari Luquinhas dapat dikonversikan berubah menjadi gol oleh gelandang Eduardo Barbosa sehingga skor berubah bermetamorfosis menjadi 1-0.

    Luquinhas kembali berubah menjadi aktor penting pasca berhasil mengirimkan umpan terhadap Ruyery Blanco yang tersebut mampu menciptakan gol kedua untuk PSBS sehingga skor berubah berubah menjadi 2-0 pada menit 40 pasca memanfaatkan serangan balik cepat.

    PSIM berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan serta mendapatkan kesempatan emas setelahnya diberikan hadiah tendangan penalti oleh wasit sebab Fahreza Sudin dilanggar ke kotak terlarang PSBS.

    Ze Valente yang mana maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik pasca eksekusinya tak bisa jadi ditebak oleh kiper PSBS Kadu Monteiro sehingga skor berubah berubah menjadi 1-2 pada menit 45+1.

    Memasuki sesi kedua, PSIM dapat menyamakan kedudukan pada menit 48 pasca umpan dari Reva Adi Utama dapat dikonversikan berubah jadi gol melalui sundulan Ezequiel Vidal sehingga skor kembali sejenis kuat 2-2.

    Pada waktu yang mana tersisa, baik PSIM juga PSBS berupaya untuk mencari gol kemenangan, akan tetapi hingga laga usai, skor 2-2 untuk kedua kelompok terus bertahan.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM Yogyakarta pensiunkan nomor punggung 91 milik Rafinha

    PSIM Yogyakarta pensiunkan nomor punggung 91 milik Rafinha

    DKI Jakarta – PSIM Yogyakarta memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 91 milik striker Rafael de Sa Rodrigues setelahnya striker yang mana akrab disapa Rafinha itu hengkang ke PSIS Semarang.

    Keputusan ini dibuat oleh PSIM pasca striker itu berjasa mengantarkan mereka itu kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pasca 18 tahun lamanya.

    “Nomor punggung dipensiunkan, warisan tetap hidup. PSIM Jogja mengumumkan bahwa nomor punggung 91 dipensiunkan secara permanen untuk menghormati Rafael de Sa Rodrigues,” tulis Instagram resmi PSIM, dikutipkan Selasa.

    Rafinha sangat berjasa mengatasi PSIM ke kasta tertinggi pasca di dalam musim tak lama kemudian ia mengemas 20 gol dari 22 pertandingan di dalam Kejuaraan 1 Indonesi untuk mengakibatkan timnya juara dan juga promosi.

    Gol Rafinha itu termasuk satu golnya ke gawang Bhayangkara Presisi FC di kemenangan 2-1 pada laga final Kompetisi 2 yang tersebut dimainkan di dalam Stadion Manahan, Solo.

    Sayangnya, penampilan impresif Rafinha tak berlanjut di dalam Kompetisi 1 yang dimaksud pada masa kini bernama Super League. Dari 15 pertandingan yang mana dimainkan Laskar Mataram musim ini, ia baru tampil tiga kali, itu pun bukanlah sebagai pemain starter.

    Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel lebih besar memercayakan tempat striker utama untuk Nermin Haljeta yang digunakan ketika ini telah mencetak empat gol kemudian juga tiga assist.

    Situasi ini memproduksi Rafinha memilih bergabung dengan PSIS yang dimaksud sekarang ini berlaga di dalam Kejuaraan 2 atau Championship untuk mendapatkan menit bermain. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu masih terseok-seok setelahnya menghuni juru kunci Grup B dengan lima poin dari 13 pertandingan.

    “Kami berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bersama-sama. Akhirnya, kami setuju melepas Rafa (nama panggilan Rafael De Sa Rodrigues) ke PSIS Semarang,” ujar Manajer PSIM Razzi Taruna.

    Sementara itu, Rafinha mengaku berat meninggalkan Yogyakarta setelahnya ia miliki ikatan emosional yang mendalam dengan tim, suporter Laskar Mataram, juga Daerah Perkotaan Jogja.

    “Saya rasa, saya tidak ada akan pernah merasakan momen seperti ini lagi. Perasaan saya sekarang campur aduk, antara sedih lalu senang,” kata striker 33 tahun dengan syarat Brasil itu.

    Meski harus berpisah, Rafinha tetap memberikan dukungan penuh terhadap rekan-rekannya. Ia ingin mengamati PSIM terus konsisten berprestasi di dalam papan menghadapi Super League.

    Adapun ketika ini PSIM menghuni sikap kelima dengan 24 poin. Mereka bermetamorfosis menjadi penampil terbaik dari tiga pasukan promosi, pasca Bhayangkara Presisi Lampung FC menghuni sikap 10 juga Persijap Jepara berada dalam zona degradasi atau menempati kedudukan 17.

    “Tetaplah berjuang untuk klub ini. Saya berharap semua pemain bekerja keras kemudian pantang menyerah,” tutur dia.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Meski gagal menang, Van Gastel bangga dengan penampilan PSIM Jogja

    Meski gagal menang, Van Gastel bangga dengan penampilan PSIM Jogja

    DKI Jakarta – Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengaku terus bangga dengan penampilan anak-anak asuhnya walaupun gagal meraih kemenangan pada laga pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 berhadapan dengan PSBS Biak yang digunakan berakhir 2-2 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin.

    Rasa bangga ini dikatakan Van Gastel akibat timnya tak menyerah untuk mencari kemenangan walaupun tertinggal dua gol lebih besar dulu dari pasukan tamu berkat gol Eduardo Barbosa (13’) dan juga Ruyery Blanco (40’). Dua gol itu tak lama kemudian dibalas oleh Ze Valente (45+1’) kemudian Ezequiel Vidal (48’).

    “Saya pikir performa kami cukup bagus. Hanya skenarionya yang berlangsung bagi kami tidaklah bagus sebab kami tertinggal dua gol,” ujar Van Gastel, disitir dari laman resmi PSIM, Selasa.

    “Itu sulit bagi kami akibat lawan bertahan dengan blok rendah. Tapi saya bangga dengan kelompok saya dengan merawat semangat untuk mencari kemenangan,” kata ia menambahkan masalah kesulitan timnya menembus pertahanan PSBS.

    Dalam kesempatan yang digunakan sama, ahli jika Belanda itu merasa timnya layak mendapatkan kemenangan meskipun harus bermain dengan sepuluhan pemain di dalam penghujung laga, ketika Raka Cahyana Rizky mendapatkan kartu merah pada menit ke-87.

    “Kami bermain dengan 10 penduduk lalu itu mengubah permainan lagi. Secara keseluruhan bagi kami mengecewakan akibat saya pikir kami pantas menang,” imbuh dia.

    Sementara itu, bek PSIM Jogja Rendra Teddy Wijanarko turut mensyukuri kerja keras rekan-rekannya yang digunakan mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol.

    “Hari ini anak-anak bermain sudah ada maksimal. Meskipun pada fase pertama tadi PSBS Biak bermain cukup bagus serta kami sempat tertinggal dua kosong. Di putaran kedua kami mampu menyamakan kedudukan dengan kerja keras bersama,” tutur Teddy yang mana pada pertandingan itu menggantikan peran Yusaku Yamadera yang absen sebab cedera.

    Hasil imbang ini menyebabkan Laskar Mataram tak meraih kemenangan pada tiga laga terakhirnya, dengan dua seri dan juga satu kekalahan.

    Kini, Laskar Mataram tertahan di sikap kelima dengan 24 poin, sementara PSBS yang dimaksud berjuluk Laskar Badai Pasifik kekal dalam papan bawah, ke tempat 15 dengan 13 poin.

    Setelah ini, PSIM masih akan bermain pada rumah di mana merekan menjamu tim papan bawah lainnya yaitu Semen Padang pada akhir pekan ini, Hari Minggu (4/1) pukul 15.30 WIB.

    Untuk PSBS, dia akan melakoni laga tandang berhadapan dengan Malut United dalam Stadion Gelora Kie Raha Ternate pada hari yang digunakan serupa pukul 19.00 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Donny Warmerdam mulai berlatih ringan bersatu PSIM Yogyakarta

    Donny Warmerdam mulai berlatih ringan bersatu PSIM Yogyakarta

    DKI Jakarta – Pemain PSIM Yogyakarta Donny Warmerdam mulai berlatih ringan dengan pasukan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin, setelahnya keadaan cederanya berangsur pulih.

    Sebelumnya, Donny harus menepi cukup lama dari skuad utama akibat didiagnosis mengalami cedera fracture weber pada pergelangan kakinya beberapa bulan lalu. Proses pemulihan cederanya memakan waktu yang bukan sebentar.

    "Kabarku sangat baik hari ini, aku senang sanggup kembali ke lapangan. Aku sangat merindukan bau rumput pada lapangan,” kata pemain dengan syarat Belanda itu, dikutipkan dari laman resmi klub, Senin.

    Meski sudah ada mengikuti latihan, regu medis PSIM masih memantau ketat situasi pemain tersebut. Dokter kelompok Hansel mengungkapkan, “Kondisi Donny ini kan baru pulih dari cedera, jadi untuk sementara, latihan individu dulu ke pinggir.”

    Tim medis wajib menjamin fungsi kaki Donny benar-benar pulih total juga melakukan evaluasi menyeluruh sebelum bergabung latihan bersatu rekan-rekannya.

    Adapun, latihan ini dijalankan pasca skuad Laskar Mataram diliburkan selama kurang lebih lanjut satu pekan, setelahnya kekalahan 0-2 dari Persija Ibukota pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, akhir November.

    Saat mengungkapkan keadaan Donny, Hastel memaparkan gelandang 23 tahun itu kondisinya sudah ada jarak jauh tambahan baik. “Kondisinya telah lebih besar membaik pasca periksa ke Bethesda, sesudah itu dapat perawatan fisioterapi juga. Hal ini kondisinya sudah ada progres terpencil daripada dulu pada saat awal cedera,” tutur Hastel.

    “Kalau latihan hari ini masih semacam penguatan gitu, masih dengan menggunakan berat badan dan juga masih latihan fisik. Jadi, belum menyentuh bola (bermain bola dengan rekan setim),” tambah Hansel menyatakan menu latihan yang dimaksud dijalani Donny.

    “Kalau untuk latihan tanpa bola kemungkinan empat sampai lima hari. Setelah itu, latihan individu dengan pembimbing fisik,” kata ia melanjutkan.

    Hastel menegaskan, pihaknya tak ingin mengambil risiko kambuhnya cedera sang pemain apabila tergesa-gesa diminta untuk segera bergabung dengan latihan bersatu tim.

    Ia akan memantau kondisi Donny secara bertahap, guna memverifikasi fisiknya 100 persen siap apabila direncanakan untuk turun pada pertandingan terdekat PSIM berjuang melawan Persijap Jepara yang dimaksud dilakukan dua pekan lagi.

    “Kita pastikan dulu situasi fisiknya lebih besar optimal, baru bisa jadi kembali latihan bareng tim,” pungkas Hansel.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kondisi cedera membaik, Donny Warmerdam kembali berlatih pekan depan

    Kondisi cedera membaik, Donny Warmerdam kembali berlatih pekan depan

    Solo – Pemain PSIM Yogyakarta Donny Warmerdam akan kembali menjalani latihan bersatu PSIK Yogyakarta pada pekan depan setelahnya kondisi cedera fracture weber pada engkel kirinya terus membaik.

    Dikutip dari laman resmi PSIM, Jumat, Donny sudah ada diperbolehkan bergabung dengan grup untuk menjalani latihan rutin setelahnya mengawasi hasil kontrol terakhir dengan dokter ortopedi ke Rumah Sakit Bethesda pekan lalu.

    “Kalau dari hasil konsul (berdasarkan hasil rontgen) dengan dokter ortopedi yang mana ada di Bethesda, itu telah dikonfirmasi secara medis bahwa Donny telah sanggup bergabung latihan,” kata Dokter regu PSIM Hansel.

    Saat ini, pasukan Laskar Mataram sedang libur di sepekan setelahnya laga terakhir BRI Super League 2025/2026 yang dimaksud merekan mainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Hari Jumat pekan lalu.

    Manajer PSIM Razzi Taruna mengungkapkan timnya akan kembali berlatih pada Awal Minggu (8/12). Latihan ini digunakan PSIM, yang tersebut sekarang ini ada di dalam peringkat keempat klasemen, untuk bersiap melakoni laga tandang lanjutan Super League berjuang melawan pasukan peringkat 16, Persijap Jepara, pada 23 Desember.

    “Kemungkinan nanti pasca libur seminggu pasca laga ke DKI Jakarta kemarin, minggu depan (8/12) ia akan mulai latihan, tetapi masih latihan sendiri dengan ahli fisik dulu untuk memantau kondisinya,” ucap Hansel.

    Meski sudah ada diperbolehkan gabung latihan, pemain selama Belanda itu direncanakan terus melanjutkan kegiatan fisioterapinya juga diharapkan masih bersabar menjalani setiap serangkaian ini agar cederanya kembali pulih seratus persen.

    “Harapannya pada saat kembali latihan, dari Donny bisa jadi lebih tinggi cepat mengatasi kondisi fisiknya supaya mampu segera main, tetapi semoga juga tak terlalu diburu-buru, supaya amit-amitnya, cederanya tiada kambuh lagi,” ungkap Hansel.

    Adapun, Donny belum pernah bermain untuk PSIM sejak didatangkan musim ini dari klub divisi kedua Belanda, De Graafschap.

    Bersama De Graafschap, Donny tampil 41 kali pada semua kompetisi, dengan catatan lima gol lalu lima assist. Terakhir kali ia bermain pada lapangan adalah pada 17 Mei. Kala itu, timnya kalah dari FC Dordrecht pada play-off babak kedua dengan skor 0-2.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • PSIM Yogyakarta diliburkan selama satu minggu dikarenakan jeda kompetisi

    PSIM Yogyakarta diliburkan selama satu minggu dikarenakan jeda kompetisi

    Ibukota – Manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna mengemukakan kelompok Laskar Mataram diliburkan selama satu minggu akibat jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026.

    Dikutip dari laman resmi klub, Selasa, Razzi menjelaskan libur yang tersebut diberikan untuk skuad PSIM Yogyakarta di rangka merawat kebugaran fisik kemudian mental para pemain.

    "Dengan jeda yang tersebut lumayan menuju laga selanjutnya (23/12) menghadapi Persijap, kami setuju memberi libur seminggu. Rencana latihan lagi tanggal 8 Desember," ungkap Razzi.

    "Tujuannya, biar pemain mampu punya waktu quality time serupa keluarga, teman, serta bisa saja penyegaran juga. Jadi, biar sanggup lebih besar fokus lagi menatap laga selanjutnya," tambah dia.

    Sementara itu, pembimbing kepala Jean-Paul van Gastel turut mengonfirmasi kebijakan libur yang disebutkan saat sesi konferensi pers pasca laga menghadapi Persija Jakarta.

    Ketika itu Pelatih kepala selama Belanda itu melakukan konfirmasi timnya akan beristirahat sejenak sebelum kembali memanaskan mesin sebelum kembali berlaga pada pekan ke-15 Super League.

    "Tim saya mendapat libur seminggu pasca laga ini (Persija vs PSIM Jogja), setelah itu kita akan mulai lagi nanti," jelas Van Gastel.

    Mengenai rencananya selama masa libur yang tersebut cukup panjang, Van Gastel mengutarakan dirinya bukan akan pulang kampung ke Eropa akibat keluarganya akan berlibur pada Indonesia.

    "Saya tak ada rencana kembali ke Belanda. Salah satu anak perempuanku akan datang ke Indonesia. Saya sangat ingin sekali bertemu salah satu anakku. Saya akan ke Bali untuk menikmati liburan bersatu temanku," ujar Van Gastel.

    Selanjutnya PSIM Yogyakarta dijadwalkan akan kembali berlaga pada pekan ke-15 Super League bertandang ke markas Persijap Jepara dalam Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Selasa (23/12) pukul 19.00 WIB.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.