Tag: Pratama Arhan

  • Pratama Arhan pantau pertandingan Semen Padang hadapi Persik

    Pratama Arhan pantau pertandingan Semen Padang hadapi Persik

    ligapedianews.com Ya semoga lolos dari degradasi

    Padang – Bek sayap Timnas Indonesia Pratama Arhan terlibat memantau secara langsung pertandingan Semen Padang FC kala menjamu Persik Kediri pada Stadion Haji Agus Salim, Perkotaan Padang, Provinsi Sumatera Barat, Minggu.

    Pemain yang tersebut saat ini merumput dengan Bangkok United yang dimaksud tiba dalam Stadion Haji Agus Salim, Pusat Kota Padang dengan istri dan juga mertuanya Andre Rosiade yang tersebut merupakan penasihat Semen Padang FC.

    Sebelum menyaksikan laga krusial pekan Ke-33 itu, eks pemain Suwon FC yang disebutkan lebih tinggi dulu bertemu dengan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Vasko Ruseimy di area kediamannya.

    Dalam konferensi itu, pemain yang dimaksud dikenal mempunyai lemparan bola "mematikan" yang dimaksud turut mendoakan agar Semen Padang FC lolos dari zona degradasi, dan juga tetap saja bermain di tempat kompetisi teratas sepak bola Tanah Air.

    "Ya semoga lolos dari degradasi," kata Arhan menjawab pertanyaan Vasko yang tersebut menanyakan tentang Semen Padang FC.

    Untuk diketahui, kakak kandung Pratama Arhan yakni Dimas Roni ketika ini menguatkan Semen Padang FC. Pemain berposisi sebagai gelandang bertahan itu direkrut Kabau Sirah pada 2023 atau pada waktu Semen Padang masih bermain di area kompetisi Turnamen 2.

    Laga Semen Padang FC berhadapan dengan Persik Kediri menjadi penting bagi tuan rumah mengingat ketika ini klub selama Ranah Minang itu bertengger di area peringkat Ke-15, atau satu peringkat di area menghadapi zona degradasi.

    Semen Padang FC mengoleksi 32 poin hasil dari 32 pertandingan juga unggul satu poin menghadapi PSS Sleman maupun Barito Putera yang dimaksud sudah bermain 33 laga. Raihan tiga poin melawan Persik menjadi sebuah keharusan bagi Kabau Sirah apabila masih ingin tetap saja bertahan dalam Kejuaraan 1 pada musim berikutnya.

    Dalam menghadapi tamunya, Semen Padang FC kehilangan pilar penting pemain belakang yakni Tin Martic yang terkena akumulasi kartu. Berikut susunan lengkap Semen Padang FC; Arthur Augusto, Kim Mingyu, Carlos Chaby, Rian, Stewart, Dodi Alekvan Djin, Juliansyah, Bruno Gomes, Zidane, Wakaso, Rosad Setiawan. Sementara itu, Persik Kediri diisi oleh Leo, Brendon, Bayu Otto, Yusuf, Fergonzi, Ze Valente, Ady Eko, H. Hehanussa, Abiyoso, Nuri Fasya kemudian Rifqy Ray.

  • Pratama Arhan Makin Moncer di area Thailand, Patrick Kluivert Siap Panggil?

    Pratama Arhan Makin Moncer di area Thailand, Patrick Kluivert Siap Panggil?

    Ligapedianews,com Pratama Arhan menunjukkan performa gemilang dalam Kejuaraan Thailand sama-sama Bangkok United. Semakin rutin mendapat kesempatan bermain, bek Timnas Indonesia ini membuktikan kualitasnya serta menjadi salah satu pemain kunci tim.

    Berdasarkan data Transfermarkt, Arhan telah lama tampil di 10 pertandingan kemudian mencatatkan 2 assist dengan total 439 menit bermain. Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan ahli Bangkok United terhadap kemampuan pemain selama Blora tersebut.

    Dalam laga terbarunya melawan Sukhothai F.C., Arhan tampil sebagai starter serta bermain selama 85 menit. Ia turut andil pada kemenangan 3-1 yang diraih Bangkok United di tempat Thung Thalay Luang Stadium pada Hari Minggu (2/3/2025).

    Statistik dari Aiscore menunjukkan partisipasi Arhan di pertandingan tersebut. Ia mencatatkan 1 clearance, 2 pelanggaran, kemudian akurasi operan mencapai 87,5 persen. Selama berada di dalam lapangan, Arhan melakukan 32 sentuhan bola, termasuk 3 umpan kunci, 2 umpan panjang, juga 1 umpan silang.

    Performa apik Arhan ini menjadi modal berharga menjauhi laga penting Timnas Indonesia di tempat Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia. Pelatih Patrick Kluivert diharapkan mempertimbangkan Arhan pada skuad yang mana akan menghadapi Australia serta Bahrain pada Maret 2025.

    Timnas Indonesia akan menghadapi Australia dalam Stadion Allianz, Sydney, pada 20 Maret 2025, juga menjamu Bahrain dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Maret 2025. Saat ini, Timnas Indonesia berada di area kedudukan ketiga klasemen Grup C dengan 6 poin.

    Dengan performa yang tersebut terus meningkat, Pratama Arhan diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Timnas Indonesia di upaya meraih tiket ke Piala Planet 2026.

  • Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    Apakah Pratama Arhan akan Dipanggil Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert?

    ligapedianews.com Nasib Pratama Arhan di tempat Timnas Indonesia pada bawah kepelatihan Patrick Kluivert terus mengundang tanda tanya besar. Hal ini dikarenakan kebijakan instruktur anyar Skuad Garuda yang tersebut lebih besar memprioritaskan pemain yang tersebut secara reguler mendapatkan menit bermain dalam klubnya.

    Mengacu pada kata menit bermain, Pratama mungkin saja sulit untuk mendapatkan kepercayaan Kluivert. Sebab, ia baru cuma pindah ke Bangkok United pada 7 Januari 2025.

    Sejauh ini, Pratama Arhan baru bermain selama 10 menit. Andai suami dari Azizah Salsha ini tak mampu bersaing dengan pemain Bangkok United, kemungkinan besar hanya Kluivert akan memalingkan pandangannya ke pemain lain.

    Apalagi Kluivert baru cuma melakukan rapat dengan perwakilan klub pada kompetisi lokal. Jadi ada kecenderungan Pratama kemungkinan besar tak dipakai pada era meneer Belanda.

    Belum lagi jikalau meninjau persaingan dalam kedudukan lini belakang cukup ketat. Sebab, Pratama harus bersaing dengan Calvin Verdonk lalu Shayne Pattynama, yang dimaksud notabene bermain sebagai bek kiri.

    Kecuali, Pratama mampu meningkatkan kemampuannya dan juga meningkatkan waktu bermain selama berada di tempat Bangkok United. Karena gaya bermain yang mana diterapkan Kluivert juga mampu memengaruhi tindakan pemilihan pemain.

    Jika strategi yang diterapkan lebih banyak mengandalkan kecepatan atau umpan silang, maka pemain dengan karakteristik seperti itu akan lebih lanjut diprioritaskan. Jadi nasib Pratama pada Timnas Indonesia sangat bergantung pada performanya di dalam level klub juga keperluan regu pada waktu itu.

    Waktu Pratama belaka satu bulan lebih. Jika ia mampu membuktikan kualitasnya serta memenuhi kriteria yang dimaksud ditetapkan oleh pelatih, maka peluangnya untuk kembali meningkatkan kekuatan Skuad Garuda sangat besar.

    Sekadar informasi, Timnas Indonesia akan datang melakoni dua laga krusial melawan Australia juga Bahrain pada Maret 2025 mendatang. Kluivert secara terang-terangan mematok empat poin di dalam pertandingan tersebut.

  • Shin Tae-yong Dipecat, Nasib 4 Pemain Lokal di dalam Persimpangan Jalan: Masih Dipakai Timnas Indonesia?

    Shin Tae-yong Dipecat, Nasib 4 Pemain Lokal di dalam Persimpangan Jalan: Masih Dipakai Timnas Indonesia?

    Ligapedianews.com PSSI menimbulkan geger rakyat sepak bola di dalam Tanah Air dengan mengeluarkan Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia , Awal Minggu (6/1/2025). Pemecatan ini memproduksi nasib empat pemain lokal berada dalam persimpangan jalan.

    Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia seakan memonopoli pemberitaan dalam Tanah Air. Banyak yang digunakan mempertanyakan alasan PSSI menimbulkan kebijakan tersebut.

    Tapi yang digunakan tak kalah heboh adalah nasib empat pemain lokal yang kerap menjadi langganan membela Timnas Indonesia sewaktu masih ditangani Shin Tae-yong. Mereka adalah Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan serta Marselino Ferdinan.


    Seperti yang tersebut kerap terjadi. Setiap pasukan yang melakukan pergantian pelatih, pemain setiap saat menjadi korban. Begitu pula dengan keempat pemain tersebut.

    Meskipun selama berada dalam bawah asuhan Shin Tae-yong, ada perbedaan menit bermain. Namun Rizky Ridho, Asnawi, Pratama serta Marselino rutin mengikuti setiap kejuaraan yang mana disertai Timnas Indonesia.

    Sekarang keempat pemain yang disebutkan harus berjuang dari nol untuk mendapatkan tempat di tempat bawah asuhan instruktur baru Timnas Indonesia. Karena setiap ahli memiliki selera lalu beberapa pertimbangan untuk menentukan pilihannya sebelum memanggil pemain.


    Sehingga tak ada yang bisa saja menjamin Rizky Ridho, Asnawi, Pratama serta Marselino tetap memperlihatkan dipakai ahli baru Timnas Indonesia. Hingga ketika ini, belum ada yang tersebut mengetahui siapa yang dimaksud akan mengisi kekosongan kursi yang mana ditinggalkan Shin Tae-yong.

    Namun nama Patrick Kluivert mencuat akan datang menggantikan Shin Tae-yong. Eks bintang Barcelona itu tentunya punya beberapa pertimbangan sebelum memanggil pemain untuk meningkatkan kekuatan Skuad Garuda.

  • 5 Pemain Timnas Indonesia yang tersebut Paling Sedih ketika Dengar Kabar Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    5 Pemain Timnas Indonesia yang tersebut Paling Sedih ketika Dengar Kabar Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    Ligapedianews.com Sangat menarik untuk mengkaji reaksi para pemain Timnas Indonesia pasca pemecatan Shin Tae-yong . Ada lima pemain Skuad Garuda yang digunakan paling sedih ketika mendengar kabar ahli strategi selama Korea Selatan itu dipecat PSSI .

    Awal tahun 2025. Publik sepak bola di dalam Tanah Air mendapat kabar yang dimaksud cukup mengejutkan pada waktu PSSI mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pembimbing kepala Timnas Indonesia.

    Tak hanya saja penggemar yang digunakan merasa kehilangan Shin Tae-yong. Pemain yang digunakan selama ini mengenal ahli berusia 54 tahun itu mengambil bagian sedih mengetahui pembimbing yang dimaksud sukses menyebabkan prestasi Timnas Indonesia ke ranking 127 dunia itu meninggalkan kursi pelatih.

    Reaksi setiap individu berbeda-beda, lalu tidaklah semua pemain akan secara terbuka mengungkapkan kesedihan merek di tempat media sosial. Meskipun demikian, SINDOnews mencoba merangkum lima pemain yang mana merasa sangat kehilangan dengan kepergian Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas ndonesia.

    Berikut 5 Pemain Timnas Indonesia yang tersebut Sedih Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    1. Asnawi Mangkualam

    5 Pemain Timnas Indonesia yang mana Paling Sedih ketika Dengar Kabar Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    Foto: Instagram Asnawi Mangkualam (@asnawi_bhr)

    Posisi pertama ditempati Asnawi Mangkualam. Sebagai pemain yang tersebut pernah mengemban tugas sebagai kapten Timnas Indonesia, ia pasti memiliki kedekatan emosional dengan Shin Tae-yong.

    Pelatih selama Korea Selatan ini dianggap sebagai sosok yang sangat berpengaruh pada perkembangan karier Asnawi. Pada akun Instagram pribadinya, ia memajang foto monokrom (hitam-putih) berdua dengan Shin Tae-yong.

    Asnawi seolah ingin menyampaikan emosi dan juga instruksi yang dimaksud kuat terhadap kepergian STY. “Cinta dan juga perhatiannya berada pada level yang mana berbeda. Terima kasih untuk semuanya, pelatih,” tulisnya.

    2. Pratama Arhan

    5 Pemain Timnas Indonesia yang Paling Sedih pada waktu Dengar Kabar Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    Foto: Instagram Pratama Arhan (@pratamaarhan8)

    Pemain muda berbakat ini juga merasakan perkembangan yang mana signifikan pada bawah asuhan Shin Tae-yong. Arhan seringkali mendapatkan pujian dari STY berhadapan dengan penampilannya yang dimaksud impresif.

    “Terima kasih berhadapan dengan perjalanannya @shintaeyong7777, ini sangat berarti bagi saya sepanjang karir saya,” tulisnya.

    3. Rizky Ridho

    5 Pemain Timnas Indonesia yang dimaksud Paling Sedih pada waktu Dengar Kabar Shin Tae-yong Dipecat PSSI

    Foto: Instagram (@rizkyridhoramadhani)

  • Pratama Arhan Resmi Gabung ke Bangkok United

    Pratama Arhan Resmi Gabung ke Bangkok United

    Ligapedianews.com Pratama Arhan resmi bergabung dengan Bangkok United untuk putaran kedua musim 2024-2025. Ini adalah merupakan perjalanan baru untuk lemparan roket yang dimaksud berkarier dalam luar negeri.

    Sebelumnya, Pratama Arhan memutuskan tak melanjutkan kontrak dengan klub dengan syarat Korea Selatan. Sebab, pemain itu minim menit bermain di dalam sana.

    Klub kasta tertinggi Kejuaraan Thailand itu pun dengan bangga mengumumkan rekrutan mereka. Sebab, diperkenalkan pemain itu akan menambah kekuatan Bangkok United.

    “Selamat datang!. Kami memperkenalkan Pratama Arhan, bek kiri timnas Indonesia,” tulis Bangkok United dilaman Instagram @true_bangkok_united, Selasa (7/1/2025).

    “Ini adalah penguatan pertama. Tentunya, untuk persiapan leg kedua musim 2024-2025,”tambah akun itu

    Kehadiran pemain itu akan memberikan warna pada skuad Bangkok United. Lantaran, keahlian lemparan sangat jauh yang dimaksud dimiliki Pratama Arhan akan menambah pola penyerangan tim.

    “Kedatangan Pratama Arhan akan menguatkan sisi kiri regu dengan gaya gameplay ofensif yang agresif. Keunggulannya juga dikarenakan mampu melakukan lemparan jarak berjauhan memproduksi Pratama Arhan menjadi salah satu senjata baru. Hal itu akan menambah variasi permainan ofensif serta defensif,” tambah akun itu.

  • Pratama Arhan, profil dan juga perjalanan karirnya

    Pratama Arhan, profil dan juga perjalanan karirnya

    Ibukota – Pratama Arhan Alif Rifai atau akrab dipanggil Pratama Arhan adalah pribadi pesepak bola muda Indonesia yang dimaksud saat ini bermain di dalam Suwon FC, klub kasta teratas di sepak bola Korea Selatan. 

    Lahir di area Blora, Jawa Tengah pada 21 Desember 2001, ia dikenal sebagai pemain bertahan yang mana mempunyai kemampuan menyerang yang digunakan memukau, teristimewa melalui lemparan ke pada jarak berjauhan yang digunakan akurat.

    Pratama Arhan berposisi sebagai bek kiri, namun fleksibilitasnya menyebabkan ia mampu beradaptasi di area berbagai kedudukan dalam lini belakang ataupun dalam sisi kiri permainan.

    Awal karier

    Arhan memulai karier sepak bolanya di area PSIS Semarang, klub yang digunakan membesarkan namanya.

    Ia menimba ilmu pada akademi PSIS sebelum akhirnya naik ke pasukan senior pada tahun 2020. Performa impresifnya dengan PSIS menarik perhatian masyarakat sepak bola nasional.

    Meski masih berusia muda, Arhan dengan cepat mendapatkan kepercayaan untuk bermain reguler, berkat kemampuan bertahannya yang digunakan solid dan juga keahliannya pada mengurangi umpan-umpan silang yang mana berkualitas.

    Di Kejuaraan 1, Pratama Arhan menunjukkan perkembangan pesat. Selain dikenal sebagai bek tangguh, ia juga mahir pada eksekusi bola meninggal lalu miliki kekuatan lemparan ke pada yang tersebut banyak kali menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

    Kemungkinan besar ini menciptakan Arhan dipanggil untuk meningkatkan kekuatan Tim Nasional Indonesia.

    Perjalanan di area Tim Nasional

    Debut Arhan di area Timnas Indonesia terjadi pada tahun 2021 ketika ia tampil pada kompetisi Kualifikasi Piala Global 2022 Zona Asia.

    Penampilannya yang agresif lalu penuh semangat segera mendapat pujian dari pengamat sepak bola lalu suporter. Ia semakin meneguhkan posisinya sebagai bek kiri utama Timnas, teristimewa ketika mengakibatkan Indonesia ke final Piala AFF 2020 (yang dilaksanakan pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19).

    Di kejuaraan tersebut, Arhan menjadi salah satu pemain kunci dengan partisipasi 2 gol serta 2 assist penting yang tersebut membantu Indonesia mencapai sesi puncak.

    Pada kompetisi selanjutnya Arhan juga masih menjadi opsi utama hingga pada waktu ini, kedatangan pemain masyarakat migran yang tersebut memiliki kedudukan mirip seperti Shayne Pattynama, Nathan Tjoe a On, hingga Calvin Verdonk pun tak memproduksi pemain 22 tahun ini tersingkir dari Timnas.

    Perannya yang tersebut konsisten dengan spesialisasi-nya memproduksi ia diperlukan di beberapa situasi.

    Dalam kualifikasi Piala Bumi 2026 ia tampil rutin lalu berhasil membantu Timnas lolos hingga ronde ke-3.

    Saat Piala Asia pun ia kerap merepotkan pemain kelompok lawan dengan aksi pertahanannya, menyerang, kemudian lemparan ke dalam.

    Bahkan ketika Timnas U 23 berhasil menjadi kejutan pada kompetisi Piala Asia U 23 dengan berhasil finish di peringkat ke-4, Arhan menjadi salah satu pemain penting kemudian menjadi pencetak gol penentu ketika drama adu penalti dengan Korea Selatan,

    Salah satu pertandingan ikoniknya adalah ketika Timnas Indonesia berhadapan dengan Juara Dunia, Argentina.

    Rodrigo de Paul kemudian kawan kawan, sempat beberapa kali direpotkan dengan lemparan ke di Arhan yang tersebut mengancam gawang Argentina yang pada waktu itu dikawal Emiliano Martínez.

    Karier Internasional

    Pada tahun 2022, Arhan mengambil langkah besar di kariernya dengan merumput di dalam luar negeri. Ia bergabung dengan klub selama Jepang, Tokyo Verdy, yang bermain di tempat J2 League.

    Kepindahannya ini mendapat berbagai perhatian, akibat jarang ada pemain muda Indonesia yang tersebut berkesempatan bermain di dalam liga profesional Jepang.

    Meski tantangan beradaptasi di dalam lingkungan baru kemudian kompetisi yang lebih besar ketat di dalam Negeri Sakura tidak ada mudah, Arhan menunjukkan kerja keras lalu dedikasi yang tersebut tinggi.

    Pengalaman bermain di dalam J2 League diharapkan dapat semakin mengasah kemampuan Arhan juga memperkaya pengalamannya sebagai pemain profesional.

    Bersama Tokyo Verdy, Arhan mencatatkan penampilan sebanyak 4 kali dengan rincian 2 kali pada laga J2 League, 2 kali di Emperors Cup.

    Setelah berkiprah di area Negeri Sakura, Arhan memutuskan untuk hijrah ke Negeri Gingseng, Korea Selatan pada Januari 2024. Arhan direkrut oleh kontestan K League 1 (Liga teratas sepak bola Korea Selatan), Suwon FC.

    Bersama Suwon FC, Arhan baru tampil sekali dengan total 3 menit bermain setelahnya masuk dari bangku cadangan lalu tak lama kemudian, ia diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras yang mana dilakukan.

    Saat ini, Pratama Arhan masih terus mengalami perkembangan agar mendapatkan tempat utama pada tim-nya juga mencoba untuk terus tampil konsisten dan juga tambahan baik.

    Dalam beberapa tahun ke depan, Pratama Arhan diharapkan dapat terus mengalami perkembangan dan juga menjadi andalan bagi Tim Nasional Indonesia dan juga meraih kesuksesan di area tingkat internasional untuk pasukan Garuda.

  • Berapa nilai transaksi Pratama Arhan?

    Berapa nilai transaksi Pratama Arhan?

    Ibukota – Pratama Arhan Alif Rifai atau akrab dipanggil Pratama Arhan adalah pribadi pesepak bola muda Indonesia yang mana sekarang bermain di area Suwon FC, klub kasta teratas di sepak bola Korea Selatan.

    Arhan mempunyai nilai bursa atau pemindahan yang dimaksud ditaksir mencapai Rp3,48 miliar menurut update dari situs Transfermarkt.com per 14 Juni 2024.

    Lahir di tempat Blora, Jawa Tengah pada 21 Desember 2001, ia dikenal sebagai pemain bertahan yang digunakan mempunyai kemampuan menyerang yang dimaksud memukau, khususnya melalui lemparan ke pada jarak sangat yang tersebut akurat.

    Pratama Arhan berposisi sebagai bek kiri, namun fleksibilitasnya menyebabkan ia mampu beradaptasi dalam berbagai kedudukan di tempat lini belakang ataupun di area sisi kiri permainan.

    Arhan memulai karier sepak bolanya di dalam PSIS Semarang, klub yang membesarkan namanya.

    Ia menimba ilmu di tempat akademi PSIS sebelum akhirnya naik ke regu senior pada tahun 2020. Performa impresifnya dengan PSIS menarik perhatian umum sepak bola nasional.

    Meski masih berusia muda, Arhan dengan cepat mendapatkan kepercayaan untuk bermain reguler, berkat kemampuan bertahannya yang dimaksud solid juga keahliannya pada melegakan umpan-umpan silang yang tersebut berkualitas.

    Di Turnamen 1, Pratama Arhan menunjukkan perkembangan pesat. Selain dikenal sebagai bek tangguh, ia juga mahir pada eksekusi bola berakhir serta mempunyai kekuatan lemparan ke pada yang dimaksud rutin kali menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

    Di awal kariernya bersatu PSIS Arhan memiliki nilai lingkungan ekonomi sebesar Rp1,3 miliar, tarif ini lalu menanjak seiring penampilan impresifnya mencapai Rp5,65 miliar pada tahun 2021.

    Pada tahun 2022, Arhan mengambil langkah besar pada kariernya dengan merumput di tempat luar negeri. Ia bergabung dengan klub selama Jepang, Tokyo Verdy, yang dimaksud bermain di tempat J2 League.

    Kepindahannya ini mendapat sejumlah perhatian, sebab jarang ada pemain muda Indonesia yang digunakan berkesempatan bermain di area liga profesional Jepang.

    Meski tantangan beradaptasi di dalam lingkungan baru serta kompetisi yang mana lebih banyak ketat di tempat Jepun bukan mudah, Arhan menunjukkan kerja keras serta dedikasi yang digunakan tinggi.

    Pengalaman bermain pada J2 League diharapkan dapat semakin mengasah kemampuan Arhan dan juga memperkaya pengalamannya sebagai pemain profesional.

    Bersama Tokyo Verdy, Arhan mencatatkan penampilan sebanyak 4 kali dengan rincian 2 kali di laga J2 League, 2 kali pada Emperors Cup.

    Namun, nilai lingkungan ekonomi Arhan merosot hingga dalam bilangan bulat Rp4,35 miliar di dalam musim terakhir dengan Tokyo Verdy.

    Setelah berkiprah di area Negeri Sakura, Arhan memutuskan untuk hijrah ke Negeri Gingseng, Korea Selatan pada Januari 2024. Arhan direkrut oleh kontestan K League 1 (Liga teratas sepak bola Korea Selatan), Suwon FC.

    Bersama Suwon FC, Arhan baru tampil sekali dengan total 3 menit bermain setelahnya masuk dari bangku cadangan lalu tak lama kemudian, ia diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras yang digunakan dilakukan.

    Saat ini, Pratama Arhan masih terus berprogres agar mendapatkan tempat utama di tim-nya lalu mencoba untuk terus tampil konsisten dan juga lebih lanjut baik.

    Dalam beberapa tahun ke depan, Pratama Arhan diharapkan dapat terus tumbuh serta menjadi andalan bagi Tim Nasional Indonesia dan juga meraih kesuksesan di area tingkat internasional untuk kelompok Garuda.