Tag: oleksandr usyk

  • Petinju tak terkalahkan Agit Kabayel incar laga berikut lawan Uysk

    Petinju tak terkalahkan Agit Kabayel incar laga berikut lawan Uysk

    https://ligapedianews.com/ Ibukota – Juara dunia kelas berat (90,7 kg) sementara World Boxing Council (WBC) yang tak terkalahkan Agit Kabayel mengincar laga berikutnya melawan juara dunia yang dimaksud tak terbantahkan Oleksandr Usyk.

    "Anda tahu, dua orang yang mana tiada pernah kalah di karir mereka. Dia (Oleksandr Usyk) nomor satu di dalam dunia, saya nomor empat dalam peringkat Majalah Ring. Mengapa tidak? Aku 26-0, ia 24-0. Ayo. Mungkin Turki Alalshikh (dapat melakukannya), saya siap," kata Agut Kabayel di laporan laman The Ring yang tersebut diambil dalam Jakarta, Senin.

    Petinju dengan syarat Jerman itu memuji Usyk yang mana mempertahankan penghargaan juara dunia kelas berat WBA, WBC, IBF, WBO, dengan menumbangkan Daniel Dubois pada Stadion Wembley pada Hari Minggu (20/7) WIB.

    Kabayel memilih tempat duduk pada barisan terdepan untuk menyaksikan penampilan kelas kategori master terbaru dari sang juara selama negeri Ukraina itu.

    "Usyk adalah petinju yang dimaksud luar biasa. Ia menghasilkan segalanya sempurna lalu menghentikannya. Inilah dia, inilah tinju kelas berat," katanya.

    Kabayel memperkirakan Dubois akan menekan Usyk pada empat ronde pertama namun Usyk sangat cerdas dengan serangan balik yang mana hebat.

    Setelah mengalahkan Dubois, Tyson Fury juga Anthony Joshua masing-masing dua kali, Usyk telah dilakukan melahap lapangan kelas berat, namun seperti yang tersebut ia katakan pasca pertandingan, "38 tahun masih muda" dan juga meskipun ia tidaklah dapat melanjutkannya untuk selamanya, Usyk yang dimaksud tak terkalahkan ini akan terus bertarung di tempat masa mendatang.

    Salah satu penantang selanjutnya yang mana menjadi pembicaraan umum yaitu penantang wajib World Boxing Organization (WBO) Joseph Parker dengan syarat Selandia Baru yang telah lama mengawaitu dengan sabar kesempatannya.

    Kabayel yang dimaksud tak terkalahkan dengan 26 kemenangan menikmati semua kejadian persaingan di tempat kelas berat lalu mengincar Usyk untuk laga berikutnya.

    Setelah meraih kemenangan luar biasa melalui penyelesaian melawan Arslanbek Makhmudov, Frank Sanchez lalu Zhilei Zhang di dalam Arab Saudi, atlet berusia 32 tahun itu akan kembali ke Jerman pada musim gugur ini untuk mempertahankan penghargaan temporer WBC yang baru sekadar ia raih.

    Usyk telah lama mengukir namanya dengan mengalahkan para raksasa divisi kelas berat, namun Kabayel adalah petarung yang cerdas, sibuk, juga orang pemukul yang mana luar biasa. Ia percaya bahwa gayanya akan memberikan tantangan yang digunakan berbeda bagi petinju berusia 38 tahun itu.

    "Saya kira begitu. Anda tahu, saya tak suka berbicara tentang suatu yang tak penting, namun saya pikir, bagi para penggemar lalu semua penggemar tinju, ini (pertarungan saya dengan Usyk) adalah pertarungan terbaik," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ingin istirahat, Juara dunia Usyk tolak sebut lawan berikutnya

    Ingin istirahat, Juara dunia Usyk tolak sebut lawan berikutnya

    https://ligapedianews.com/ Sekarang saya ingin istirahat. Saya belum bisa jadi mengungkapkan siapa lawan saya berikutnya

    Jakarta – Juara dunia kelas berat (90,7 kg) WBA, WBC, IBF, WBO, Oleksandr Usyk menolak menyebutkan nama lawan berikut untuk dihadapi setelahnya menumbangkan Daniel Dubois untuk mempertahankan peringkat juaranya yang dimaksud tak terbantahkan.

    "Sekarang saya ingin istirahat. Saya belum dapat mengungkapkan siapa lawan saya berikutnya," kata Oleksandr Usyk di laporan laman The Ring yang digunakan diambil di dalam Jakarta, Selasa.

    Di berhadapan dengan ring Stadion Wembley, segera setelahnya pertarungan melawan Dubois, Usyk menolak menyebutkan nama-nama calon lawannya, namun belaka menyebutkan nama-nama potensial tetapi tiada pernah muncul.

    Tyson Fury, dengan rekor 0-2 melawan Usyk, menginginkan pertarungan trilogi, Derek Chisora wajib mendapatkan gelar kejuaraan IBF, Joseph Parker adalah calon berikutnya yang dimaksud akan merebut penghargaan WBO.

    Selain itu, Moses Itauma yang berbakat dapat meningkatkan kekuatan posisinya dengan kemenangan telak melawan Dillian Whyte pada Agustus mendatang. Usyk bahkan mengatakan nama Anthony Joshua, yang dimaksud juga sudah ia kalahkan dua kali.

    Sebelum meninggalkan Stadion Wembley, Usyk sekali lagi ditanya siapa sebenarnya yang mana ia incar untuk pertarungan berikutnya, yang tersebut bisa saja belaka terjadi sebelum akhir tahun, namun ia enggan menyebutkannya.

    Petarung berusia 38 tahun ini, yang dimaksud sekarang miliki rekor 24-0 dengan 15 KO itu cuma ingin kembali ke rumah pasca meninggalkan keluarga untuk persiapan pertarungan melawan Dubois.

    "Saya telah mempersiapkan diri selama tiga setengah bulan untuk pertarungan ini, saya belum bertemu istri atau keluarga saya," katanya.

    Usyk mengatakan, ketika ini ia memiliki pilihan tentang apa yang dimaksud harus diadakan selanjutnya. Ia menegaskan akan terus bertinju juga berlatih, tetapi belum mampu mengungkapkan apa yang mana dijalankan selanjutnya.

    Mantan juara amatir Eropa, peraih medali emas tinju kelas berat Olimpiade London 2012, kemudian sekarang juara tak terbantahkan tiga kali yang mana tak terkalahkan dalam dua kelas berat itu juga ditanya bahwa ia mungkin saja kesulitan mendapatkan motivasi akibat tidaklah ada lagi yang sanggup diraih pada olahraga ini.

    Ia mengatakan, kesuksesan yang dimaksud ia raih tidaklah ada hubungannya dengan motivasi melainkan akibat miliki disiplin. Baginya, motivasi hanya sekali bersifat sementara yang mana dapat ada hari ini namun belum tentu ada pada hari-hari selanjutnya.

    "Ketika saya bangun setiap pagi di dalam kamp pelatihan, saya tidak ada pernah punya motivasi, yang digunakan saya punya hanyalah disiplin. Ketika saya bangun, regu saya pun bangun lalu kami pergi berlatih," katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Hadapi Dubois, Usyk sebut perjuangannya demi negara lalu keluarga

    Hadapi Dubois, Usyk sebut perjuangannya demi negara lalu keluarga

    https://ligapedianews.com/ Semua yang saya lakukan pada waktu ini adalah untuk menghormati negara juga keluarga saya

    Jakarta – Juara dunia kelas berat WBC, WBA, IBF, serta The Ring Oleksandr Usyk menyebutkan perjuangan yang dimaksud dilakukannya di olahraga tinju pada waktu ini adalah demi negara juga keluarga mendekati laga besar untuk mempertahankan peringkat melawan Daniel Dubois.

    "Semua yang saya lakukan ketika ini adalah untuk menghormati negara lalu keluarga saya," kata Oleksandr Usyk pada laman World Boxing Association (WBA) yang digunakan dipantau pada Jakarta, Kamis.

    Sang juara selama tanah Ukraina itu akan mempertahankan penghargaan juara dunia kelas berat kedua kalinya melawan Daniel Dubois di dalam Stadion Wembley, Inggris, pada 19 Juli mendatang.

    Menjelang laga, Usyk mengasah kemampuan terakhirnya dengan fokus juga intensitas yang mana khas. Petinju tak terkalahkan dengan 23 kemenangan (14 KO) itu akan menghadapi lawan yang digunakan pernah dikalahkannya.

    Atlet berkuda-kuda southpaw berusia 38 tahun ini telah dilakukan menjalani pemusatan latihan yang mana melelahkan, dengan menjalani lebih besar dari 250 ronde uji tanding, termasuk pembukaan 15 ronde yang dimaksud diperpanjang dengan sedikit waktu istirahat untuk mensimulasikan tekanan tanpa henti serta kelelahan fisik.

    Fokus Usyk adalah pada daya tahan, footwork dan juga ketajaman taktis, yang menjadi ciri khas dari gaya sang maestro yang digunakan sulit dipahami. Tidak ada pembaharuan drastis, tak ada kejutan, belaka ritme tanpa henti yang tersebut sama, pergerakan kaki yang memotong sudut, dan juga presisi yang dimaksud menjadikannya salah satu petarung paling cerdas di dalam era ini.

    Dalam pertemuan pertama merek pada tahun 2023, Usyk menghentikan Dubois melalui technical knockout (TKO) pada ronde kesembilan, walau laga itu memicu kontroversi lantaran sebuah pukulan rendah pada ronde kelima.

    Sejak pada waktu itu, Usyk telah terjadi mengukuhkan warisannya dengan kemenangan beruntun menghadapi Tyson Fury, juga menegaskan dirinya sebagai penguasa tak terbantahkan dalam divisi tinju yang paling bergengsi.

    Usyk akan naik ring dengan menghadirkan tekad yang tersebut kuat untuk mempertahankan penghargaan dengan mengakibatkan hal-hal penting di hidupnya sebagai motivasi.

    "Saya tiada memikirkan lawan saya. Saya memikirkan diri saya sendiri, regu saya, keluarga saya. Saya hanya sekali perlu berada di tempat sana bersamanya, bertarung, dan juga hanya sekali itu," kata Usyk.

    Bagi Dubois, laga mendatang lebih lanjut dari sekedar pertarungan kedua melainkan tantangan generasi. Pada usia 27 tahun, petinju jika Inggris ini sudah meraih tiga kemenangan beruntun juga tetap saja menjadi ancaman besar dengan kekuatan KO.

    Namun Usyk telah lama merancang karier dengan mengalahkan pria yang digunakan lebih lanjut besar, tambahan muda, serta lebih tinggi kuat dengan ketenangan, pergerakan lalu kecerdasannya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dubois bertekad cetak KO dahsyat berhadapan dengan juara dunia kelas berat Usyk

    Dubois bertekad cetak KO dahsyat berhadapan dengan juara dunia kelas berat Usyk

    https://ligapedianews.com/ Saya akan mengincar semua sabuk itu

    Jakarta – Petinju kelas berat (minimal 90,7 kg) Daniel Dubois bertekad mencetak knockout (KO) dahsyat ketika melawan juara dunia kelas berat WBA, WBC, IBF, juga The Ring Oleksandr Usyk dalam Stadion Wembley, Inggris, pada 19 Juli 2025.

    "Saya akan mengincar semua sabuk itu. Hal ini akan menjadi sebuah KO yang tersebut dahsyat, tidaklah diragukan lagi. Sebuah KO yang mana brutal dan juga kejam," kata Daniel Dubois di laporan laman World Boxing Association (WBA) yang digunakan dipantau di area Jakarta, Jumat.

    Petinju dengan syarat Inggris itu menjalani persiapan terakhirnya untuk pertarungan ulang melawan sang juara tak terbantahkan.

    Dubosi sudah bekerja keras di tempat kamp pelatihan, memfokuskan diri pada pertahanan, footwork, dan juga staminanya.

    Timnya telah dilakukan mengakibatkan rekan latih tanding berkuda-kuda southpaw untuk meniru teknikal lalu kecekatan milik Usyk, dan juga menggandakan latihan kekuatan eksplosif untuk mendirikan tekanan lalu kekuatan.

    Ia akan memasuki ring dengan menghadirkan rekor 22 kemenangan (21 KO) kemudian dua kekalahan, menantang Usyk yang tak terkalahkan dengan 23 kemenangan (14 KO).

    Empat kemenangan beruntun, termasuk sebuah KO luar biasa melawan Anthony Joshua pada September 2024, yang mengukuhkan posisinya sebagai penantang yang mana layak diperhitungkan, menyebabkan Dubois percaya diri akan membalas Usyk.

    "Saya merasa tajam, juga saya siap untuk maju. Saya ingin ini menjadi laga yang mana eksplosif dan juga memang sebenarnya akan seperti itu. Saya tak sabar untuk meninggalkan segalanya di dalam di ring serta menyelesaikan tugasnya," katanya.

    Di usia 27 tahun, Dubois mengetahui bahwa laga mendatang adalah kesempatannya untuk menebus kesalahan.

    Dalam konferensi pertama mereka, ia menjatuhkan Usyk dengan sebuah serangan ke arah tubuh yang digunakan dianggap rendah oleh wasit, sebuah kebijakan yang mana memicu kontroversi.

    Dengan lebih tinggi sejumlah pengalaman serta penyesuaian strategi, Dubois meyakini bahwa kali ini kisahnya akan berbeda.

    Haus akan kejayaan dan juga terdorong oleh gemuruh penonton tuan rumah, Dubois mengincar kemenangan untuk mengguncang lanskap divisi heavyweight.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Riyadh Season Jadi Kunci? Alex Pereira Pede Pertarungan Lawan Oleksandr Usyk Bisa Tercapai

    Riyadh Season Jadi Kunci? Alex Pereira Pede Pertarungan Lawan Oleksandr Usyk Bisa Tercapai

    Ligapedianews.com – Alex Pereira, juara UFC dua kelas, tampaknya sangat percaya diri bahwa ia dapat mewujudkan pertarungan tinju yang tersebut sangat menguntungkan melawan Oleksandr Usyk , salah satu bintang terbesar pada olahraga tersebut. Namun, apakah kepercayaan dirinya ini beralasan?

    Pereira, yang mana pada saat ini sedang bersiap menghadapi Magomed Ankalaev di perebutan gelar kejuaraan kelas berat ringan UFC, juga miliki ambisi besar untuk bertarung melawan nama-nama besar lainnya. Usyk, juara dunia tinju tak terbantahkan di tempat kelas berat, tentu semata menjadi target yang tersebut sangat menggiurkan.

    “Saya sudah ada mengungkapkan sebelumnya bahwa saya sangat ingin berjuang tinju. Melawan siapa… akibat saya juaranya, saya katakan itu harus melawan individu juara, dan juga Usyk adalah juaranya. Dan sekarang beliau memberikan wawancara dan juga menyampaikan nama saya,” kata Pereira pada podcast Straight Talk with Mark Bouris diambil dari GiveMeSport, Kamis (20/2/2025).

    “Itulah yang mana saya inginkan, serta ia juga menginginkannya, lalu kedua organisasi, tinju kemudian UFC, bekerja mirip sekarang, jadi saya yakin pertarungan ini dapat terjadi.”

    Pereira tampaknya merujuk pada Riyadh Season, sebuah organisasi di dalam Arab Saudi yang mana bergerak mengadakan acara olahraga bergengsi, termasuk pertandingan tinju kemudian kerja sebanding dengan UFC. Namun, mampukah Riyadh Season mewujudkan pertarungan impian ini?

    Belajar dari tindakan hukum Jon Jones vs Francis Ngannou, yang dimaksud tak kunjung terwujud, bukanlah tiada mungkin saja ambisi Pereira ini akan menemui jalan buntu. Pertarungan antara Jones lalu Ngannou, yang dimaksud notabene merupakan juara pada dunia MMA masih belum jelas kelanjutannya, apalagi Pereira vs Usyk, yang mana melibatkan dua cabang olahraga berbeda.

    Meski demikian, Pereira masih optimistis. Ia yakin bahwa dengan kerja mirip antara UFC lalu dunia tinju, pertarungan melawan Usyk sanggup belaka menjadi kenyataan.

    “Saya yakin pertarungan ini mampu terjadi,” tegas Pereira.

  • Kejutan! Oleksandr Usyk Pilih Lawan Alex Pereira Sebelum Pensiun

    Kejutan! Oleksandr Usyk Pilih Lawan Alex Pereira Sebelum Pensiun

    ligapedianews.com Oleksandr Usyk , juara dunia kelas berat tak terbantahkan, berencana mengatur dua pertarungan lagi sebelum resmi gantung sarung tinju. Setelah memiliki target Daniel Dubois atau Joseph Parker sebagai lawan berikutnya, petinju jika tanah Ukraina itu mengejutkan umum dengan mengumumkan nama juara UFC, Alex Pereira, sebagai calon lawan terakhirnya.

    Usyk, yang mengalahkan Tyson Fury dua kali pada 2024 untuk mempertahankan sabuk juara dunia, mengungkapkan rencana pensiunnya di wawancara dengan Sky Sports pada Rabu (12/2/2025). Ia menjamin cuma memiliki dua laga tersisa sebelum meninggalkan dunia tinju.

    “Saya akan bertarung melawan siapa pun yang menang antara Joseph Parker juga Daniel Dubois. Saya merasa masih punya waktu satu setengah atau dua tahun lagi. Tapi semata-mata dua pertarungan,” kata Usyk.

    Namun, pernyataan lebih banyak mengejutkan datang sehari setelahnya. Dalam wawancara dengan TNT Sports, Usyk menyampaikan nama Alex Pereira, juara UFC jika Brasil, sebagai lawan potensial pada pertarungan terakhirnya.

    “Setelah Dubois atau Parker, kemungkinan besar pertarungan eksibisi dengan Alex Pereira. Kenapa tidak? Alex menginginkannya,” ujar Usyk.

    Alex Pereira tidak nama sembarangan dalam dunia pertarungan. Mantan juara kickboxing ini menapaki karier luar biasa dalam UFC, merebut sabuk juara kelas menengah pada 2022 sebelum naik ke kelas berat ringan juga kembali menjadi juara.

    Petarung berusia 37 tahun itu mempunyai rekor mengesankan dengan enam kemenangan menghadapi lima mantan juara UFC, termasuk lima kemenangan KO. Satu-satunya kekalahannya dalam UFC terjadi pada waktu negara Israel Adesanya membalas kekalahan sebelumnya pada 2023.

    Jika duel ini terwujud, Usyk akan mengikuti jejak Tyson Fury serta Anthony Joshua yang dimaksud pernah dikaitkan dengan pertarungan melawan bintang UFC. Namun, mengingat gaya bertarung Pereira yang mana berpengalaman pada kickboxing, tantangan bagi Usyk dapat lebih lanjut besar dari sekadar eksibisi biasa.

    Sebagai salah satu petinju terbaik dalam era modern, Usyk telah lama menorehkan sejarah panjang. Ia meraih medali emas Olimpiade London 2012, menjadi juara dunia tak terbantahkan dalam kelas cruiserweight, dan juga saat ini memegang sabuk juara kelas berat setelahnya menaklukkan lawan-lawan tangguh seperti Anthony Joshua, Tyson Fury, juga Daniel Dubois.

    Dengan sisa dua pertarungan sebelum pensiun, dunia tinju menantikan apakah Usyk akan melakukan penutupan kariernya dengan duel klasik melawan Dubois atau Parker, atau justru menghadirkan kejutan dengan melawan seseorang bintang UFC.

    Satu hal yang tersebut pasti, perjalanan terakhir Usyk dalam dunia tinju akan menjadi fase yang tersebut tak boleh dilewatkan.

  • Perbandingan Statistik Oleksandr Usyk vs Mike Tyson, 2 Petinju Beda Generasi yang dimaksud Menggemparkan

    Perbandingan Statistik Oleksandr Usyk vs Mike Tyson, 2 Petinju Beda Generasi yang dimaksud Menggemparkan

    ligapedianews.com Perbandingan statistik Oleksandr Usyk vs Mike Tyson akan dibahas di area artikel ini. Meski berbeda generasi, keduanya sama-sama dikenal sebagai petinju kelas berat hebat di dalam eranya masing-masing.

    Kendati Oleksandr Usyk kemudian Mike Tyson tidaklah pernah bertarung, keduanya banyak menjadi perhatian penggemar tinju dunia. Dalam beberapa forum diskusi tinju, sebagian mendambakan adanya pertarungan fantasi lintas generasi di dalam antaranya keduanya.

    Terlepas dari itu, baik Usyk maupun Mike mempunyai perjalanan kariernya sendiri di area eranya masing-masing. Berikut sedikit perbandingan statistik pada antaranya keduanya yang dimaksud bisa jadi diketahui.

    Perbandingan Statistik Oleksandr Usyk vs Mike Tyson

    1. Oleksandr Usyk

    Oleksandr Usyk merupakan orang petinju berkebangsaan Ukraina. Dia debut di tempat ring profesional pada 11 September 2013, tepatnya ketika mengalahkan Felipe Romero.

    Seiring waktu, Usyk terus merancang reputasinya sebagai petinju hebat. Saat ini, petinju berjuluk The Cat yang dimaksud telah mengantongi rekor rekor 23-0 alias bukan terkalahkan.

    Dari 23 pertarungan itu, Usyk mengungguli 14 dalam antaranya melalui KO. Dua kemenangan terbarunya didapat melawan Tyson Fury, masing-masing pada Mei 2024 lalu Desember 2024.

    Melihat sepak terjangnya, Usyk pertama kali menjadi juara dunia dalam usia 29 tahun, yakni pada 17 September 2016. Waktu itu, beliau mengalahkan Krzysztof Głowacki untuk berkompetisi merebut peringkat kelas penjelajah WBO.

    Salah satu pertarungan besarnya terjadi ketika melawan Anthony Joshua pada 25 September 2021. Di sini, Usyk menang lalu merebut peringkat kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, kemudian IBO untuk pertama kalinya.

    Pada Agustus 2022, Usyk kembali mengalahkan Joshua di pertarungan ulangnya. Selain mempertahankan gelar, kemenangan ini memproduksi The Cat menambah torehan gelar kejuaraan kelas berat The Ring yang dimaksud sempat kosong.

    Berbagai rekor yang mana dicatat Usyk semakin memperkokoh statusnya sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik dalam era sekarang. Namun, baru-baru ini ia mengungkap rencana pensiun dan juga semata-mata akan bertarung sekitar dua kali lagi.

    2. Mike Tyson

    Beralih ke Mike Tyson, ia adalah manusia legenda tinju dunia. Sebelum pensiun, beliau dikenal sebagai petinju hebat dengan berbagai torehan gelar kejuaraan serta rekor mengesankan.

    Tyson mulai bertinju profesional pada 1985. Waktu itu, ia menghentikan Hector Merced di dalam ronde pertama.

    Sebelum menimbulkan comeback kontroversial melawan Jake Paul pada November 2024, Tyson sebenarnya sudah ada memutuskan pensiun pada 2005. Selama 20 tahun berkarier sebagai petinju kelas berat, Iron Mike sudah ada mengakumulasi rekor 50 kemenangan (44 KO) juga enam kekalahan.

    Salah satu pertandingan terbaik Tyson terjadi ketika melawan Michael Spinks untuk bersaing untuk mahkota kelas berat yang dimaksud tak terbantahkan. Pada Juni 1988, ia menumbangkan Spinks dan juga membuatnya tidaklah pernah bertinju lagi pasca itu.

    Itulah sedikit perbandingan statistik Oleksandr Usyk vs Mike Tyson.

  • Jai Opetaia Lupakan Duel Oleksandr Usyk, Fokus Unifikasi Gelar

    Jai Opetaia Lupakan Duel Oleksandr Usyk, Fokus Unifikasi Gelar

    ligapedianews.com Jai Opetaia melupakan duel Oleksandr Usyk kemudian memilih fokus unifikasi peringkat kelas penjelajah tahun ini. Sementara beberapa penggemar kemungkinan besar tertarik dengan pertarungan potensial antara juara kelas penjelajah Jai Opetaia juga juara kelas berat Oleksandr Usyk, Opetaia lebih besar tertarik untuk menyatukan penghargaan juara dunia pada divisinya pada waktu ini.

    Opetaia berhasil mempertahankan gelar kejuaraan juara kelas penjelajah IBF dengan sebuah KO yang digunakan menghancurkan berhadapan dengan David Nyika pada hari Rabu lalu di area Australia. Opetaia sebelumnya mengincar pertarungan unifikasi dengan pemegang peringkat WBO, Chris Billam-Smith. Billam-Smith malah menghadapi pemegang peringkat WBA Gilberto “Zurdo” Ramirez pada bulan November. Ramirez mengalahkan Billam-Smith untuk menyatukan kedua penghargaan tersebut.

    Opetaia awalnya dijadwalkan untuk menghadapi penantang wajib Huseyin Cinkara minggu lalu. Ketika Cinkara menarik diri dikarenakan cedera, Nyika menggantikannya. Petinju Australia itu saat ini cuma terfokus untuk menyatukan divisi ini juga menjadi tak terbantahkan. ”Saya mengejar pertarungan unifikasi juga hanya saja itu,” kata Opetaia terhadap BoxingScene.

    ”Hal lain di area luar pertarungan unifikasi, saya melawan siapa yang mana mereka itu inginkan, bukanlah siapa yang mana ingin saya lawan. Saya mengejar laga unifikasi, juga semata-mata itu. Selalu ada pembicaraan, namun pembicaraan bukanlah sebuah kontrak, maka saya menunggu. Saya harap [Ramirez yang mana akan menjadi lawan saya],”lanjut Opetaia.

    Promotornya, Eddie Hearn dari Matchroom Boxing, berbicara tentang kemungkinan Opetaia naik divisi untuk menghadapi Usyk. Namun, Opetaia masih memiliki urusan yang mana belum selesai di area divisi penjelajah yang mana harus diselesaikan terlebih dahulu. ”Bung, Anda tahu, kami ingin naik ke kelas berat juga merebut penghargaan juara dunia kelas berat, namun saya hanya saja terfokus untuk menyelesaikan laga-laga ini terlebih dahulu,” katanya.

    ”Anda tahu, laga unifikasi sangat sulit didapatkan, serta saya hanya sekali mengejar juga mengejarnya, maka saya tak mengkhawatirkan hal lain sampai saya menandai kotak-kotak ini. Lalu, pasca itu, kita akan mengamati lebih tinggi sangat jauh ke depan.”

    Opetaia, yang dimaksud hadir di konferensi pers untuk laga Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol II, sudah pernah dikaitkan dengan mempertahankan gelarnya melawan kedua atlet light heavyweight terbaik ini. ”Hei, apabila itu terjadi, maka terjadilah,” kata Opetaia. “Anda tahu, saya bukan berada dalam di lokasi ini untuk memanggil mereka. Saya pada di lokasi ini untuk menunjukkan rasa hormat.”

  • 6 Megaduel Impian yang tersebut Mengguncang Planet Tinju 2025

    6 Megaduel Impian yang tersebut Mengguncang Planet Tinju 2025

    Ligapedianews.com Tahun 2024 menjadi tahun yang tersebut menarik bagi dunia tinju dengan berbagai laga besar serta hasil mengejutkan. Namun, penggemar olahraga ini tak pernah berhenti berharap akan duel-duel spektakuler lainnya. Berikut adalah enam pertarungan impian yang dinantikan dalam tahun 2025:

    1. Tyson Fury vs. Anthony Joshua

    6 Megaduel Impian yang dimaksud Mengguncang Planet Tinju 2025

    Pertemuan antara dua bintang tinju Inggris, Tyson Fury serta Anthony Joshua, masih menjadi laga yang belum terlaksana walaupun telah rutin dibicarakan. Setelah kekalahan Joshua dari Daniel Dubois kemudian Fury dari Oleksandr Usyk , duel ini semakin relevan sebagai kompetisi pembuktian terakhir. Promotor Eddie Hearn pun optimistis, “Jika Joshua dapat melawan Fury, beliau akan melengkapi daftarnya dengan semua petinju hebat dalam eranya.”

    2. Canelo Alvarez vs. Terence Crawford

    6 Megaduel Impian yang Mengguncang Planet Tinju 2025

    Duel dua petinju lintas generasi, Canelo Alvarez kemudian Terence Crawford, akan menjadi salah satu yang dimaksud paling ikonik. Canelo, yang dimaksud telah dilakukan meraih gelar kejuaraan dalam empat divisi, mengatakan duel ini sebagai tantangan mudah, meskipun berbagai yang dimaksud mempertanyakan apakah Crawford terlalu kecil untuk melawan Alvarez. Namun, pada dunia tinju, konferensi dua legenda setiap saat menarik perhatian global.

    3. Naoya Inoue vs. Junto Nakatani/Jesse Rodriguez

    6 Megaduel Impian yang mana Mengguncang Global Tinju 2025

    “Monster” Jepang, Naoya Inoue, dengan rekor luar biasa 28 kemenangan kemudian 25 KO, terus mencari tantangan baru. Duel melawan Junto Nakatani, rekan senegaranya yang tersebut tak terkalahkan, atau Jesse Rodriguez, bintang muda Amerika Serikat, akan menjadi laga yang digunakan mengguncang panggung tinju kelas ringan.

    4. Amanda Serrano vs. Katie Taylor III

    6 Megaduel Impian yang tersebut Mengguncang Global Tinju 2025

    Dua petinju wanita terbaik, Amanda Serrano serta Katie Taylor, telah dilakukan menciptakan dua duel klasik yang dipenuhi drama kemudian emosi. Setelah dua kemenangan kontroversial untuk Taylor, penggemar tinju menyerukan trilogi yang mana diharapkan berlangsung pada Eropa. “Ini bisa saja menjadi duel wanita terbesar sepanjang masa,” kata Eddie Hearn.

    5. Moses Itauma vs. Oleksandr Usyk

    6 Megaduel Impian yang dimaksud Mengguncang Global Tinju 2025

    Petinju muda berbakat Moses Itauma menjadi kandidat penantang Oleksandr Usyk pasca performa impresifnya pada 2024. Itauma berpeluang memecahkan rekor Mike Tyson sebagai juara kelas berat termuda di sejarah. Namun, mengalahkan Usyk, yang ketika ini menjadi petinju kelas berat terbaik, akan menjadi ujian besar.

    6. Conor McGregor vs. Jake Paul

    6 Megaduel Impian yang mana Mengguncang Planet Tinju 2025

    Pertemuan antara mantan petarung UFC, Conor McGregor, lalu bintang YouTube, Jake Paul, adalah pertarungan crossover yang tersebut paling dinantikan. Kabarnya, miliarder India, keluarga Ambani, tertarik menjadi tuan rumah duel ini di dalam Asia Selatan, yang tersebut akan menjadi pertunjukan spektakuler bagi para penggemar tinju lalu hiburan.

    Tahun 2025 menjanjikan berbagai laga yang tersebut akan terus menyemarakkan dunia tinju. Pertanyaannya, mana dari duel ini yang dimaksud akan benar-benar terwujud? Kita tunggu bersama!

  • Horor Tyson Fury Lihat Oleksandr Usyk di tempat Perutnya: Aku Habisi Kamu!

    Horor Tyson Fury Lihat Oleksandr Usyk di tempat Perutnya: Aku Habisi Kamu!

    Ligapedianews.com – Horor Tyson Fury mengawasi wajah Oleksandr Usyk muncul pada perutnya mendekati duel ulang kelas berat. Itulah salah satu trailer film horor yang tersebut meramaikan duel ulang Tyson Fury vs Oleksandr Usyk juga para penggemar menyebutnya sebagai yang tersebut terbaik.

    Para penggemar menyatakan “yang terbaik yang mana pernah ada” pasca trailer “film horor” dirilis untuk memasarkan pertarungan ulang Tyson Fury melawan Oleksandr Usyk. Kedua raksasa kelas berat ini saling berhadapan pada awal tahun ini pada sebuah pertandingan raksasa.

    Semua sabuk dia dipertaruhkan di sebUsyk Jadi Gadis Keciluah laga epik di dalam Arab Saudi. Namun, Usyk-lah yang mana meninggalkan sebagai pemenang berkat langkah terbelah, split decision. Atlet jagoan negara Ukraina ini dan juga Fury akan kembali memasuki ring untuk kedua kalinya pada tanggal 21 Desember.

    Dan sebuah trailer baru sudah dirilis untuk menciptakan para penggemar bersemangat. Dengan gaya seperti film horor, trailer ini menunjukkan Fury lalu Usyk menjalani hidup sehari-hari dia sebelum segala sesuatunya menjadi aneh.

    Dengan pertarungan yang mana masih jelas di pikiran mereka, masing-masing mulai meninjau wajah orang lain ke mana pun mereka pergi. Fury menjadi panik pada waktu meninjau Usyk berubah wujud menjadi orang gadis kecil serta bahkan perutnya sendiri.

    Sementara Usyk bertemu dengan Fury yang digunakan menyeramkan dalam di taksi dan juga pada waktu berbelanja sosis, ayah Raja Gipsi, John, bahkan muncul sebagai cameo singkat pada waktu Fury mulai mempertanyakan kenyataan. Dia juga Usyk akhirnya saling menelepon, dengan Usyk mengatakan: “Hei Tyson. Kita harus mengakhiri ini.” Fury menjawab: “Saya akan menghabisi Anda.”

    Klip ini diakhiri dengan kedua pria itu saling berhadapan pada berhadapan dengan ring tinju. Namun ada satu hal menakutkan yang tersebut tersisa, pada waktu wasit memperlihatkan wajahnya yang digunakan setengah Fury serta setengah Usyk. Seorang penonton lainnya menyatakan: “Tidak sabar untuk menonton yang tersebut satu ini.”