Tag: kendaraan listrik

  • AISMOLI tunggu regulasi tentang insentif pada pembelian motor listrik

    AISMOLI tunggu regulasi tentang insentif pada pembelian motor listrik

    DKI Jakarta (ANTARA) – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Tanah Air (AISMOLI) menanti regulasi pemerintah mengenai pemberian insentif pada pembelian kendaraan beroda dua motor listrik, yang rencananya paling cepat diberlakukan pada September 2026.

    "AISMOLI menyambut positif rencana pemerintah untuk kembali memberikan insentif motor listrik mulai September 2026," kata PR & Event Executive AISMOLI Riniwaty Sinaga pada waktu dihubungi dari DKI Jakarta pada Senin.

    "Namun, kami masih mengantisipasi regulasi resmi, khususnya terkait mekanisme, kriteria penerima, serta periode program," katanya.

    Dia menekankan pentingnya kepastian lalu konsistensi kebijakan insentif bagi para pelaku industri.

    "Bagi industri, yang digunakan paling penting kepastian lalu konsistensi kebijakan, agar konsumen tidaklah kembali wait and see dan lapangan usaha dapat merencanakan produksi dan juga pembangunan ekonomi dengan lebih banyak baik," ia menjelaskan.

    Riniwaty mengemukakan bahwa para pelaku sektor pada prinsipnya siap menghadapi peningkatan permintaan motor listrik kalau pemerintah menerapkan kebijakan insentif mulai September 2026.

    "Pada prinsipnya lapangan usaha siap. Kapasitas produksi motor listrik nasional ketika ini bahkan berjauhan lebih banyak besar dibandingkan permintaan pasar," katanya.

    Baca juga: Purbaya sebut insentif motor listrik sanggup berlaku September 2026

    AISMOLI berharap pemerintah segera menerbitkan peraturan teknis berkenaan dengan pemberian insentif pada pembelian motor listrik agar pelaku sektor punya cukup waktu untuk menyiapkan persediaan kendaraan, jaringan dealer, serta administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan.

    Selain itu, asosiasi mengingatkan para pelaku lapangan usaha agar menyiapkan kendaraan yang dapat diandalkan bagi konsumen.

    "Kami menyarankan Industri harus merancang barang yang digunakan dipercaya kemudian dipilih konsumen oleh sebab itu nilainya, bukanlah semata dikarenakan subsidi. Insentif adalah akselerator pasar, bukanlah fondasi keberlanjutan industri," kata Riniwaty.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (18/8) menyampaikan bahwa kebijakan subsidi pada pembelian kendaraan beroda dua motor listrik paling cepat dapat diberlakukan pada September 2026.

    Menteri Industri Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengemukakan wacana pemberian subsidi Rp5 jt pada pembelian kendaraan beroda dua motor listrik.

    Pemberian insentif di pembelian kendaraan beroda dua motor listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan penyelenggaraan kendaraan yang dimaksud lebih banyak ramah lingkungan dan juga mengempiskan pemakaian bakar bakar minyak.

    Baca juga: Menperin kemukakan kisaran insentif pada pembelian motor listrik

    Baca juga: Prabowo umumkan insentif produksi 1 jt motor listrik di negeri

     

  • Besok, Ibukota Indonesia Fair 2025 dibuka lebih lanjut awal

    Besok, Ibukota Indonesia Fair 2025 dibuka lebih lanjut awal

    Ligapedianews.com Ibukota – "Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025" pada Hari Jumat (27/6) dibuka pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat atau lebih besar awal dari biasanya, yakni pukul 15.00 Waktu Indonesia Barat kemudian tutup pada pukul 23.00 WIB.

    "Hal ini berkaitan dengan hari libur nasional pada tanggal yang dimaksud serta menjadi peluang 'long weekend' bagi masyarakat," kata pengurus JFK 2025 melalui keterangan tertulisnya dalam Jakarta, Kamis.

    Penyelenggara menyatakan, memasuki musim liburan, DKI Jakarta Fair Kemayoran menjadi destinasi alternatif yang tersebut kerap dikunjungi warga. Tak belaka dari Ibukota Indonesia saja, warga dari luar kota hingga luar Pulau Jawa.

    Jakarta Fair Kemayoran tahun ini memanfaatkan momen liburan untuk menyajikan inisiatif "Back To School" dengan promo dan juga diskon untuk permintaan sekolah seperti tas, sepatu hingga buku tulis.

    Selain itu, pelaksana juga menghadirkan "Jakarta Fair Music Concert". Selama 25 hari pameran berlangsung, pengunjung dimanjakan dengan band-band juga juga musisi kenamaan Indonesia.

    Pada Hari Jumat (27/6), musisi yang digunakan dijadwalkan tampil, yakni NDX AKA, Pegawai Musik Sipil serta Be A Dub’s.

    JFK tahun ini dibuka sejak 19 Juni lalu berlangsung hingga 13 Juli 2025 pada Ibukota International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Ibukota Indonesia Pusat.

    Tahun ini, Ibukota Indonesia Fair yang mana mengusung tema "Jakarta Fair Kemayoran Mendampingi Indonesia Maju melalui Inovasi dan juga Karya Bangsa Berkelanjutan” disertai 2.550 perusahaan dengan 1.550 stan memamerkan berbagai item unggulannya.

    Pengunjung mampu memanfaatkan "Jakarta Fair Kemayoran 2025" sebagai event untuk berburu barang berkualitas dengan nilai tukar terjangkau. Adapun sektor-sektor yang mencuri perhatian salah satunya zona otomotif yang mana berada dalam Hall A.

    Beragam kendaraan roda dua kemudian empat keluaran terbaru, kendaraan listrik, kendaraan beroda dua hingga aksesoris dihadirkan di area "Jakarta Fair Kemayoran 2025".

    Bagi pengunjung yang ingin berbelanja item fesyen, bisa jadi menemukannya di area Gambir Expo. Di sini, terdapat berbagai jenama kenamaan Indonesia dengan varian model untuk pria maupun wanita lalu juga anak-anak.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Penjualan kendaraan listrik global melonjak lebih tinggi dari 7 jt

    Penjualan kendaraan listrik global melonjak lebih tinggi dari 7 jt

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia (ANTARA) – Pasar kendaraan listrik (EV) global menunjukkan peningkatan yang dimaksud kuat pada paruh pertama tahun 2025, dengan pelanggan mencapai 7,2 jt unit pada akhir Mei.

    Dilaporkan The EV Report pada Hari Jumat (13/6) waktu setempat, nomor yang dimaksud menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 28 persen dari tahun ke tahun.

    Proyeksi dari Badan Tenaga Internasional (IEA) menunjukkan bahwa total pemasaran untuk tahun 2025 dapat melampaui 20 juta, yang dimaksud berpotensi menguasai lebih lanjut dari seperempat bursa mobil global.

    Meski demikian, lanskap kendaraan listrik global mempunyai kisah yang dimaksud berbeda, dengan tiap lingkungan ekonomi utama menghadapi rangkaian tantangan lalu kesempatan yang digunakan unik.

    Tiongkok telah terjadi memantapkan posisinya sebagai negara kendaraan listrik dunia, dengan jualan 4,4 jt kendaraan listrik dari Januari hingga Mei 2025, meningkat 33 persen dari tahun ke tahun.

    Baca juga: Kinerja pemasaran mobil listrik Mercedes-Benz G-Class dinilai buruk

    Pada bulan Mei saja, tingkat penetrasi ritel untuk Kendaraan Energi Baru (NEV) mencapai 52,9 persen yang digunakan belum pernah terjadi sebelumnya.

    Pertumbuhan yang digunakan luar biasa ini didorong oleh insentif pemerintah yang tersebut kuat, termasuk inisiatif tukar tambah kendaraan, juga persaingan yang digunakan ketat pada antara produsen pada negeri.

    Meskipun BEV tetap saja menjadi mayoritas, kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) semakin populer, menunjukkan peningkatan pelanggan sebesar 34,1 persen pada bulan Mei.

    Pasar kendaraan listrik Eropa juga berkembang pesat sebesar 27 persen dari tahun ke tahun, dengan 1,6 jt unit terjual di lima bulan pertama tahun ini.

    Baca juga: Penjualan Audi meningkat radikal berkat partisipasi kendaraan listrik

    Dari bilangan bulat tersebut, negara-negara seperti Jerman tercatat menyumbang 45 persen, Italia 58 persen, serta Spanyol 72 persen yang mana menunjukkan percepatan kuat.

    Namun, kinerjanya bervariasi, seperti yang digunakan terlihat di tempat Prancis, di dalam mana pemasaran BEV merosot di area awal tahun setelahnya pengurangan subsidi pemerintah.

    Standar emisi Uni Eropa terus menjadi pendorong yang dimaksud signifikan, lalu insentif baru pada Jerman untuk armada perusahaan bertujuan lebih meningkatkan adopsi.

    Kemudian, pangsa Amerika Utara mengalami perkembangan moderat sebesar 3 persen dari tahun ke tahun, dengan 700.000 unit terjual hingga Mei.

    Baca juga: PT MAB ungkap melesatnya jualan mobil elektrik di area Indonesia

    Pasar Amerika Serikat berkembang sebesar 4 persen, tetapi jualan di dalam Kanada turun sekitar 20 persen pasca jeda pada acara subsidi EV.

    Di AS, produsen mobil lama mulai berkembang, dengan General Motors meningkatkan kekuatan posisinya sebagai penjual EV nomor dua.

    Namun, ketidakpastian seputar kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar Negeri Paman Sam telah terjadi menciptakan lingkungan yang hati-hati, yang mana berpotensi mengarah pada "tahun pengaturan ulang" untuk adopsi EV pada Amerika.

    Adapun lanskap persaingan pada paruh pertama tahun 2025 menyaksikan perubahan signifikan pada antara produsen EV terkemuka.

    Baca juga: BYD dominasi lingkungan ekonomi mobil listrik nasional pada awal 2025

    BYD Auto dikonfirmasi sebagai penjual BEV global teratas pada Q1 2025, dengan peningkatan transaksi jual beli sebesar 39 persen dari tahun ke tahun.

    Tesla berada di tempat peringkat kedua secara global tetapi mengalami penurunan pelanggan sebesar 13 persen pada Q1.

    Geely Holdings melonjak menjadi penjual BEV global terbesar ketiga, dengan peningkatan pemasaran yang mengesankan sebesar 105 persen.

    Sedangkan Volkswagen Group bangkit kembali dengan kuat untuk menjadi penjual BEV terkemuka pada Eropa pada kuartal pertama.

    Baca juga: Laba bersih Tesla turun hingga 71 persen pada kuartal pertama 2025

  • Periklindo nilai pertumbuhan biosfer kendaraan listrik cukup positif

    Periklindo nilai pertumbuhan biosfer kendaraan listrik cukup positif

    Ligapedianews.com Ibukota (ANTARA) – Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menilai perkembangan sistem ekologi kendaraan listrik dalam pada negeri cukup positif.

    "Kita mengamati pertumbuhannya, bukanlah minimnya produksi ya. Tapi pertumbuhannya kan cukup positif kemudian memang benar mengagetkan," katanya di tempat Jakarta, Kamis, pada acara jumpa pers tentang penyelenggaraan Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) 2025.

    Jumlah kendaraan listrik penuh yang terjual di tempat Indonesia pada kuartal pertama tahun 2025 tercatat 27.616 unit, naik dari hanya saja 19.260 unit pada periode yang mana serupa tahun sebelumnya menurut laporan Electric Vehicle Sales Review Q1 – 2025 dari firma akuntansi PwC.

    Moeldoko mengemukakan bahwa permintaan kendaraan komersial bertenaga listrik juga cenderung meningkat.

    "Sekarang di area komersial itu pertumbuhannya cukup tajam. Apakah permintaan truk untuk mining maupun logistik," katanya tanpa menyebutkan data pendukungnya.

    Ia mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan kendaraan elektrik menghadirkan tantangan bagi produsen untuk menyesuaikan pasokan dengan permintaan.

    Baca juga: PEVC 2025 diselenggarakan di tempat Bali pada Juli

    Moeldoko mengatakan bahwa sambutan positif konsumen terhadap diperkenalkan kendaraan listrik diharapkan dapat menarik merek-merek kendaraan elektrik untuk berinvestasi di tempat Indonesia.

    "Dorongan kita yang tersebut pertama bukanlah sekedar jumlah keseluruhan produknya, akan tetapi jumlah keseluruhan brand-brand baru. Kalau kita kan selalu berinteraksi dengan berbagai penanam modal baru dari China," katanya.

    Ia juga mengemukakan bahwa Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC) yang akan segera dilakukan tanggal 10 sampai 11 Juli 2025 di area Bali merupakan kompetisi penting bagi para pemangku kepentingan terkait lapangan usaha kendaraan elektrik.

    Menurut dia, konferensi itu akan menghadirkan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, peneliti, kemudian pelaku bisnis kendaraan listrik dari berbagai negara untuk mengeksplorasi perkembangan lalu pembaharuan teknologi pada bidang kendaraan elektrik.

    Baca juga: China pimpin transaksi jual beli kendaraan listrik global

    Baca juga: Penjualan EV di area Indonesia melonjak pada kuartal pertama 2025

  • Huawei luncurkan pengisi daya truk listrik 1,5 MW

    Huawei luncurkan pengisi daya truk listrik 1,5 MW

    ligapedianews.com DKI Jakarta (ANTARA) – Huawei resmi meluncurkan pengisi daya (charger) kendaraan listrik (EV) terbaru dia yang mampu mencapai daya hingga 1,5 megawatt (MW), diklaim sebagai pengisi daya kelas megawatt pertama pada dunia yang sepenuhnya menggunakan sistem pendingin cairan.

    Dilansir dari Arena EV pada Senin, pada waktu ini, pengisi daya yang disebutkan difokuskan untuk kendaraan berat seperti truk, namun Huawei menyatakan juga kompatibel untuk mobil listrik.

    Dengan menggunakan dua sambungan pengisian (gun) sekaligus, arus listrik yang dimaksud dihasilkan dapat mencapai hingga 2.400 ampere (A). Menurut Huawei, sebuah truk listrik dapat diisi dari 10 persen hingga 90 persen semata-mata pada waktu 15 menit, mengisi sekitar 300 kWh energi atau hampir empat kali tambahan cepat dibandingkan pengisi daya DC tradisional.

    Baca juga: Aito M9 dari Huawei & Seres jadi mobil paling aman di dalam China

    Baca juga: CEO Huawei sebut EV mewah baru akan lampaui Maybach dan juga Rolls-Royce

    Pengisi daya ini menggalang 99 persen model EV yang tersebut sudah ada ada juga pada pengujiannya, diklaim meningkatkan efisiensi pengisian sambil menurunkan biaya operasional sebesar 20 persen. Selain itu, perangkat ini dapat beroperasi stabil di area suhu ekstrem, mulai dari -30°C hingga 60°C.

    Untuk mempercepat adopsi teknologi ini, Huawei menggandeng perusahaan logistik besar seperti SF Express lalu JD.com untuk mengoperasikan 5.000 truk listrik pertama yang dimaksud kompatibel dengan pengisi daya baru ini.

    Peluncuran ini terjadi sehari setelahnya CATL, produsen penyimpan daya terbesar dunia, memperkenalkan generasi kedua sel Shenxing Superfast Charging yang tersebut menyokong daya puncak hingga 1,3 MW dan juga mampu menambah jarak tempuh 2,5 km per detik pengisian.

    Selain itu, Zeekr juga berjanji akan merilis pengisi daya berpendingin cairan dengan daya puncak 1,2 MW per sambungan, sementara BYD sudah lebih lanjut dulu meluncurkan charger 1 MW.

    Baca juga: Huawei tarik perhatian berbagai merek otomotif dengan teknologi ADAS-nya

    Baca juga: Huawei ingin perkuat posisinya di pengembangan komponen EV

  • Merek kendaraan listrik roda dua lalu tiga jika China jajaki Indonesia

    Merek kendaraan listrik roda dua lalu tiga jika China jajaki Indonesia

    ligapedianews.com DKI Jakarta (ANTARA) – Sejumlah produsen kendaraan listrik roda dua kemudian tiga dengan syarat China menjajaki kesempatan bursa Indonesia di pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 yang digunakan berlangsung hingga awal Mei pada Jakarta.

    Sinski, salah satu perusahaan kontestan pameran itu, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menjalani tahap pembicaraan dengan beberapa distributor lokal. Korporasi itu memboyong banyak model sepeda gowes motor listrik pada turnamen PEVS tahun ini, mulai dari skuter hingga dual-sport.

     "Kami berharap dapat memulai peluncuran hasil perdana di tempat Indonesia pada tahun ini," ujar orang perwakilan Sinski.

    Pangsa lingkungan ekonomi kendaraan roda dua berbasis listrik di dalam Indonesia telah lama meningkat pesat pada beberapa tahun terakhir, teristimewa terkait keperluan kendaraan pribadi maupun ojek daring. Sejalan dengan tren ini, Zhongxing (ZXTec), yang tersebut turut hadir di pameran PEVS 2025, berharap peningkatan perdagangan hingga tiga kali lipat pada tahun ini usai memasarkan sekitar 10 ribu unit kendaraan beroda dua listrik pada Indonesia tahun lalu.

    Merek jika Daerah Perkotaan Wuxi, China, itu memiliki pabrik perakitan lokal di dalam Semarang, Provinsi Jawa Tengah, yang digunakan telah dilakukan beroperasi sejak tiga tahun yang digunakan lalu. Seorang perwakilan ZXTec menyampaikan bahwa perusahaan itu akan memperluas jaringan distribusi dari total 15 toko resmi serta 60 mitra distributor yang mana tersebar pada waktu ini di area seluruh kota di dalam Indonesia.
     

       

    Selain roda dua, beberapa produsen kendaraan komersial roda tiga dengan syarat China juga turut berpartisipasi pada pameran itu. Salah satunya adalah Sulida, merek jika Jiangsu, yang dimaksud memandang Indonesia sebagai lingkungan ekonomi yang dimaksud besar dan juga menjanjikan bagi kendaraan roda tiga berbasis listrik. 

    Sulida sudah pernah mengekspor sekitar 200 unit ke Indonesia, yang digunakan sebagian besar di dalam antaranya adalah kendaraan pengangkut barang yang dimaksud dilengkapi dengan kanopi. Dalam pameran PEVS 2025, perusahaan itu menghadirkan delapan model, salah satunya adalah roda tiga dengan kotak pendingin.

     

  • Enine X-Pro: Sepeda Listrik Unik dengan Teknologi NFC, Bisa Dinyalakan Pakai e-KTP!

    Enine X-Pro: Sepeda Listrik Unik dengan Teknologi NFC, Bisa Dinyalakan Pakai e-KTP!

    Ligapedianews.com JAKARTA – Merek kendaraan beroda dua listrik Enine merilis item terbaru, Enine X-Pro, yang tersebut unik. Sepeda listrik ini dirancang dengan spesifikasi kemudian teknologi canggih. Salah satunya, NFC yang mana bahkan dapat dinyalakan menggunakan e-KTP. Kok bisa?

    “Enine X-Pro dirancang untuk menciptakan solusi transportasi praktis, ramah lingkungan, tapi juga sesuai gaya hidup modern,” beber Willson Wirawan, Direktur Utama PT Ninetology Indonesia.

    Performa lalu Jarak Tempuh

    Enine X-Pro dilengkapi dinamo bertenaga 650 watt yang tersebut mampu melaju hingga kecepatan maksimal 50 km/jam. Dengan akumulator 48v/20ah lalu 6-tube controller, kendaraan beroda dua listrik ini dapat menempuh jarak hingga +/-60 km pada sekali pengisian daya.

    Fitur Modern untuk “Generasi Kekinian”

    Enine X-Pro: Sepeda Listrik Unik dengan Teknologi NFC, Bisa Dinyalakan Pakai e-KTP!

    Nah, berikut adalah layanan kekinian yang digunakan dimiliki Enine X-Pro:

    – Port USB Charging: memungkinkan pengguna mengisi daya smartphone atau perangkat elektronik lainnya pada waktu berkendara.

    – Teknologi NFC (Near Field Communication): memberikan kemudahan lalu keamanan pada mengaktifkan sepeda gowes listrik. Konsumen dapat menggunakan e-KTP atau kartu elektronik lainnya untuk menyalakan sepeda.

    Desain Neo-Futuristik yang mana “Bikin Pangling”

    Enine X-Pro hadir dengan desain neo-futuristik yang digunakan memadukan estetika modern serta fungsionalitas, menjadikannya tampil beda di dalam jalanan.

    Enine lalu Pasar Sepeda Listrik di dalam Indonesia

    Peluncuran Enine X-Pro menunjukkan komitmen Enine pada berinovasi juga memenuhi keinginan lingkungan ekonomi kendaraan beroda dua listrik di area Indonesia yang semakin berkembang. Saat ini, Enine telah terjadi memiliki lebih tinggi dari 20 showroom resmi di dalam Jabodetabek juga jaringan dealer dan juga toko online yang digunakan menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia.

    Data juga Tren Sepeda Listrik:

    – Penjualan sepeda gowes listrik di area Indonesia diproyeksikan mencapai 500.000 unit pada tahun 2025. (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia/AISI)

    – eksekutif menggalakkan pemakaian kendaraan listrik sebagai upaya untuk menghurangi emisi karbon danpolusiudara.

  • Tesla Siap Kenalkan Model Q dengan Harga Terpenuhi Anggaran pada 2025

    Tesla Siap Kenalkan Model Q dengan Harga Terpenuhi Anggaran pada 2025

    Ligapedianews,com TEXAS – Tesla dilaporkan akan meluncurkan kendaraan listrik (EV) baru dengan nilai terjangkau yang tersebut dikenal sebagai “Model Q” pada paruh pertama tahun 2025.

    Informasi yang dimaksud muncul dari laporan Deutsche Bank usai AutoTech Conference yang dimaksud berlangsung pada 5 Desember 2024 yang dimaksud juga turut hadir Head of Pihak yang Berinvestasi Relations Tesla, Travis Axelrod.

    Diperkirakan mobil ini akan dijual dengan nilai tukar awal £30.000 atau kurang dari USD30.000 pasca subsidi.

    EV ini akan dikembangkan berdasarkan wadah Tesla yang dimaksud telah ada, namun detail lebih banyak lanjut mengenai ukuran, desain, juga perbedaannya dengan model lain seperti Model 3 belum terungkap.

    Laporan yang tersebut identik juga menyebutkan bahwa Tesla kemungkinan besar akan meluncurkan model tambahan untuk memperluas bursa serta mencapai target perkembangan hingga 30 persen.

    Salah satu model baru yang mana digadang-gadang adalah Model Y versi long wheelbase dengan tiga baris jok, dimana menyasar lingkungan ekonomi China namun berpotensi menarik pembeli di tempat negara lain.

    Tesla juga berencana memperkenalkan layanan taksi tanpa pengemudi di tempat California dan juga Texas pada tahun 2025.

    Layanan ini akan menggunakan Model 3 lalu Model Y yang mana dibantu manusia untuk tujuan keselamatan.

    Hal ini diharapkan mendahului peluncuran kendaraan robotik penuh, yang mana dikenal sebagai “Cybercab,” yang digunakan direncanakan pada tahun 2026.

    Namun Tesla juga menyampaikan peringatan bahwa peluncuran model baru ini kemungkinan besar berdampak sementara terhadap keuntungan perusahaan, teristimewa sebab pembangunan ekonomi yang digunakan diperlukan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

    Meski informasi ini menyebabkan banyak spekulasi, Tesla belum merilis pernyataan resmi mengenai Model Q atau jadwal peluncuran layanan taksi self-driving-nya.