Tag: indra sjafri

  • Indra Sjafri sesalkan lemparan ke pada yang berbuah gol Filipina

    Indra Sjafri sesalkan lemparan ke pada yang berbuah gol Filipina

    DKI Jakarta – Kepelatihan timnas Indonesi U22 Indra Sjafri menyesalkan bola lemparan ke di panjang yang berbuah gol ke gawang grup asuhannya, pada waktu timnas Nusantara kalah 0-1 dari Filipina pada pertandingan Grup C SEA Games 2025 pada Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin.

    Gol yang dimaksud diukir melalui sundulan Banatao Otu Abang pada menit ke-45+1 itu gagal dibalas para pemain Indonesia, untuk menciptakan timnas harus menelan kekalahan pada laga pengaktifan dalam SEA Games 2025.

    “Hasil yang tersebut kurang baik untuk kita serta ini betul-betul kita tadi memulai pertandingan sesi pertama, serta memang benar jujur kita bermain bukan sesuai dengan yang digunakan kita harapkan. Tetapi sangat disayangkan dalam akhir putaran pertama, ada throw in yang dimaksud direalisasikan oleh Filipina serta itu menyebabkan kita kebobolan,” kata Indra pada jumpa pers usai pertandingan, disitir dari rekaman audio.

    “Sangat disayangkan sekali bola throw in itu, serta berarti para pemain tak sesuai apa yang digunakan kemarin kita latih, untuk atlet siapa yang mana menjaga siapa.

    Setelah pertandingan berhadapan dengan Filipina, timnas Tanah Air U22 akan bermain berhadapan dengan Myanmar pada hari terakhir pekan (12/12). Kejayaan dapat mengamankan langkah Tanah Air ke semifinal, namun langkah merekan ke semifinal juga bergantung pada hasil-hasil pertandingan di dalam grup lain.

    Melihat peluang-peluang yang tersebut ada, Indra tambahan memilih untuk fokus pada regu asuhannya ketimbang memikirkan hasil-hasil pertandingan lain.

    “Saya mungkin saja lebih besar fokus bagaimana bisa saja mengungguli pertandingan lawan Myanmar. Karena memang benar kemenangan itu penting, jadi kita apakah hasil dari Vietnam dengan Malaya itu nanti, ya kita tidaklah bisa jadi mengatur itu pasti,” ujar sosok yang dimaksud menyebabkan timnas Indonesia memenangi medali emas pada SEA Games 2023 itu.

    “Yang penting bagaimana kita mempersiapkan grup supaya bisa saja menang di dalam pertandingan kedua kita lawan Myanmar nanti,” katanya.

    Indra pun memberi sinyal bahwa timnas Negara Indonesia akan bermain lebih banyak menyerang ketika berhadapan dengan Myanmar.

    “Hal baik yang kemungkinan besar harus kita lanjutkan adalah bagaimana para pemain kita ke depan, lantaran kita butuh kemenangan, tentu kami akan mempersiapkan pemain dengan game plan yang mana tambahan menyerang,” ujar Indra.

    Indra pun memilih mengabaikan bervariasi pendapat sumbang mengenai penampilan timnas pada laga pertama di SEA Games edisi ini.

    “Pihak luar tentu bebas untuk mengomentari. Yang penting saya masih punya tanggung jawab untuk dapat di dalam pertandingan kedua nanti, kita dapat menangkan pertandingan lalu hasil tim lain yang digunakan bermain juga sanggup memberikan hal baik untuk kita,” katanya.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Jadwal terbaru timnas U22 Nusantara pada SEA Games 2025

    Jadwal terbaru timnas U22 Nusantara pada SEA Games 2025

    Ibukota Indonesia – Timnas U22 Indonesi akan memulai petualangannya untuk mempertahankan medali emas SEA Games pada pekan depan.

    Semula, Tanah Air akan memainkan laga pertama mereka itu pada pekan ini, Hari Jumat (5/12), berhadapan dengan Singapura. Namun, dengan adanya pengunduran diri dari Kamboja, sesudah itu Singapura dipindah ke Grup A, maka Garuda Muda baru memulai laga pada pekan depan.

    Tergabung di Grup C SEA Games 2025 Thailand dengan Filipina dan juga Myanmar, Tanah Air akan berhadapan dengan Filipina lebih lanjut dulu pada Hari Senin (8/12) pukul 18.00 WIB. Tuntas menghadapi Filipina, mereka akan bertarung dengan Myanmar pada hari terakhir pekan (12/12) pukul 18.00 WIB. Dua pertandingan ini akan dimainkan dalam Stadion 700 Anniversary of Chiang Mai.

    Untuk mempertahankan emas, Negara Indonesia penting finis di tempat pertama grup untuk lolos ke putaran semifinal, yang tersebut diiisi empat tim, terdiri dari tiga juara grup lalu satu runner-up terbaik.

    Adapun, di pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini, pembimbing Indra Sjafri sudah ada mengumumkan 23 skuad, yang tersebut dipilih dari nama-nama terbaik dari pemusatan latihan yang tersebut diselenggarakan dua kali pada bulan Oktober juga November, di antaranya empat laga uji coba berperang melawan India U23 juga Mali U22.

    Dari 23 nama ini, ada empat nama pemain yang tersebut bermain pada luar negeri. Empat nama ini Ivar Jenner (FC Utrecht), Dion Marxk (TOP Oss), Mauro Zijlstra (FC Volendam), lalu Marselino Ferdinan (AS Trencin). Ivar, Dion, serta Mauro bermain di dalam kompetisi sepak bola Belanda, sementara Marselino adalah satu-satunya pemain yang bermain di dalam Slovakia.

    Dari empat pemain ini, cuma Marselino yang digunakan telah berpengalaman bermain pada SEA Games. Marselino, yang mana mempunyai 37 caps untuk timnas senior Indonesia, pernah bermain dua kali ke SEA Games, tepatnya pada edisi 2021 di Vietnam serta 2023 ke Kamboja.

    "Keputusan ini diambil pasca evaluasi matang berdasarkan data-data yang mana ada selama pemusatan latihan bulan Oktober kemudian November dan juga pengamatan pemain pada waktu bermain di dalam Super League yang mana dikerjakan sama-sama staf ahli kemudian team performance," kata Indra persoalan mekanisme pemilihan 23 pemain ini.

    Jadwal timnas U22 Indonesia pada Grup C SEA Games 2025:

    Senin (8/12)

    Indonesia vs Filipina (18.00 WIB)

    Jumat (12/12)

    Indonesia vs Myanmar (18.00 WIB).

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Marselino Ferdinan batal perkuat Indonesia di SEA Games 2025

    Marselino Ferdinan batal perkuat Indonesia di SEA Games 2025

    Ibukota – Pembimbing timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri mengungkapkan Marselino Ferdinan batal bergabung dengan timnya untuk SEA Games 2025 Thailand sebab pemain Negeri Paman Sam Trencin (Slovakia) itu mengalami cedera hamstring.

    Sebagai gantinya, Indra memanggil pemain Persik Kediri Rifqi Ray Farandi. Rifqi sendiri akan terbang ke Thailand pada Rabu untuk bergabung skuad lainnya yang mana sudah ada berada ke sana sejak Hari Jumat pekan lalu.

    "Kami sudah ada mengomunikasikan dengan instruktur Amerika Serikat Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidaklah bisa saja dilepas klubnya sebab mengalami cedera hamstring. Untuk itu, kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung," kata Indra pada pernyataan resminya, Rabu.

    PSSI menulis bahwa Marselino sangat bersemangat dan juga ingin bermain dengan Garuda Muda di dalam SEA Games. Namun, dengan cedera yang dimaksud dialami tentu memproduksi dirinya batal bergabung dengan Ivar Jenner lalu kawan-kawan di dalam Thailand.

    Marselino sendiri adalah satu dari empat pemain yang digunakan bermain di luar negeri, yang menjadi skuad final pilihan Indra untuk SEA Games.

    Bersama mantan pemain Persebaya Surabaya itu, tiga nama pemain yang mana bermain pada luar negeri di skuad ini adalah Ivar Jenner (FC Utrecht), Dion Marxk (TOP Oss), dan juga Mauro Zijlstra (FC Volendam), dengan ketiga pemain ini sama-sama bermain di kompetisi sepak bola Belanda.

    Marselino, yang dimaksud mempunyai 37 caps untuk timnas senior Indonesia, adalah pemain paling berpengalaman pada SEA Games oleh sebab itu ia pernah dua kali bermain pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini, yaitu pada edisi 2021 di dalam Vietnam kemudian 2023 pada Kamboja.

    Di SEA Games, misi mempertahankan medali emas Negara Indonesia dimulai dari di dalam Grup C berjuang melawan Filipina lalu Myanmar, dengan berjuang melawan Filipina tambahan dulu pada Hari Senin (8/12) pukul 18.00 WIB, kemudian Myanmar pada hari terakhir pekan (12/12) pukul 18.00 WIB. Dua pertandingan ini akan dimainkan di Stadion 700 Anniversary of Chiang Mai.

    "Saat ini, tim sudah ada melakukan latihan intensif di dalam Chiang Mai, Thailand. Kami terus fokus juga mematangkan persiapan kemudian strategi jelang melakoni laga perdana berhadapan dengan Filipina," kata Indra.

    "Terima kasih untuk PSSI yang dimaksud berupaya menjamin atlet abroad seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan juga Dion Markx yang tersebut mampu bergabung kemudian telah bergabung sama-sama Timnas U-22 dalam SEA Games 2025 ini kendati bukanlah kalender FIFA Matchday. Selain itu, terima kasih juga untuk I.League lalu klub-klub luar negeri yang mana telah membantu pada pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025," tukas pembimbing yang sukses menyebabkan Indonesi meraih emas di SEA Games 2023 tersebut.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Timnas U22 siap lawan Filipina pada laga pembuka SEA Games 2025

    Timnas U22 siap lawan Filipina pada laga pembuka SEA Games 2025

    DKI Jakarta – Timnas U22 Indonesi siap tampil pada cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 ke Thailand, pasca ahli Indra Sjafri menyampaikan bahwa ke-23 pemain telah berkumpul.

    “Per hari ini, skuad kami telah lengkap, 23 pemain sesuai regulasi. Kami berada di training camp dan akan berpindah ke Chiang Mai pada tanggal 6 Desember. Para pemain siap berkompetisi pada laga pertama tanggal 8 Desember lalu laga kedua tanggal 12 Desember,” ujar Indra dikutipkan dari keterang PSSI pada Jakarta, Kamis.

    Di SEA Games 2025, timnas U22 Indonesia menempati Grup C sama-sama Myanmar lalu Filipina. Awalnya Garuda Muda dijadwalkan menjalani tiga pertandingan fase grup, termasuk berjuang melawan Singapura pada 5 Desember. Namun pasca Kamboja memutuskan mundur dari kompetisi, Singapura dipindahkan ke Grup A sehingga Indonesi pada saat ini cuma melakoni dua laga penyisihan.

    “Awalnya tiga pertandingan, tapi berubah berubah menjadi dua kali. Hal ini cukup positif bagi kami, satu di antaranya pembaharuan jadwal laga pertama dari tanggal 5 ke 8 Desember. Perubahan ini memberi ruang persiapan tambahan baik,” kata Indra.

    Pertandingan perdana Negara Indonesia U22 dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2025 menghadapi Filipina pada pukul 18.00 Waktu Indonesia Barat pada Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai.

    Meski demikian, satu inovasi berjalan di komposisi pemain setelahnya gelandang Marselino Ferdinan (AS Trencin) dipastikan absen akibat cedera.

    Indra mengungkapkan telah terjadi berbicara dengan klub juga setuju untuk tidaklah memaksakan sang pemain tampil.

    “Kondisi terakhir Marselino cedera, kemudian kami memutuskan untuk memikirkan masa depannya. Kami setuju Marselino tiada bergabung juga lebih tinggi baik fokus pemulihan terlebih dahulu,” ujar dia.

    Sebagai pengganti, Indra memanggil Rifqi Ray (Persik Kediri) yang digunakan sudah ada mulai mengikuti pertemuan latihan. Rifqi pun melengkapi komposisi 23 pemain sesuai regulasi SEA Games 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mengenal Indra Sjafri lalu prestasinya sebagai ahli sepak bola

    Mengenal Indra Sjafri lalu prestasinya sebagai ahli sepak bola

    ligapedianews.com DKI Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengakhiri kerja serupa dengan Indra Sjafri sebagai ahli Tim Nasional Indonesia U-20.

    Keputusan ini diambil oleh sebab itu pasukan yang dipimpinnya gagal mencapai target yang sudah pernah ditetapkan di Piala Asia U-20 2025. Kegagalan yang dimaksud menjadi alasan utama PSSI untuk melakukan inovasi di area jajaran kepelatihan kelompok muda Indonesia.

    Indra Sjafri merupakan sosok yang dimaksud telah lama lama berkiprah di tempat dunia sepak bola Tanah Air. Lahir pada 2 Februari 1963 di dalam Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ia memiliki perjalanan panjang di membina talenta muda sepak bola Indonesia.

    Karier kepelatihannya dimulai pada tahun 2011 ketika ia dipercaya menangani Tim Nasional Indonesia U-16, yang menjadi langkah awalnya di membentuk generasi pemain muda berbakat.

    Sepanjang kariernya sebagai pembimbing regu nasional pada berbagai kelompok usia, Indra Sjafri berhasil mencatatkan banyak prestasi penting. Keberhasilannya di membina pemain muda membuatnya dikenal sebagai salah satu pembimbing yang berkontribusi besar terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Berikut adalah beberapa pencapaian yang tersebut diraihnya selama melatih Timnas Garuda.

    Prestasi Indra Sjafri sama-sama Timnas Garuda

    1. Juara Piala AFF U-19 2013

    Indra Sjafri berhasil mengakibatkan Timnas Indonesia U-19 meraih peringkat juara pasca mengalahkan Vietnam melalui adu penalti di tempat partai final.

    2. Juara Piala AFF U-22 2019

    Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia U-22 sukses menjuarai pertandingan tersebut, menambah daftar prestasi sepak bola tanah air.

    3. Medali Emas SEA Games 2023

    Setelah penantian panjang sejak 1991, Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas di tempat kompetisi SEA Games 2023 dalam bawah arahan Indra Sjafri.

    4. Juara Piala AFF U-19 2024

    Indra kembali mengukir prestasi dengan menghadirkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 pada tahun 2024, mengalahkan Thailand dengan skor tipis satu-nol pada final.

    Meskipun demikian, perjalanan Indra Sjafri tidaklah selalu mulus. Pada Piala Asia U-19 2018, Timnas Indonesia U-19 asuhannya berhasil mencapai perempat final, namun gagal melaju ke Piala Planet U-20 2019 setelahnya dikalahkan oleh Jepang.

    Menanggapi pemecatannya, Indra Sjafri menyatakan kesiapannya menerima langkah yang dimaksud kemudian bertanggung jawab berhadapan dengan hasil yang dicapai timnya.

    Pencapaian yang dimaksud mencerminkan ketekunan serta keahlian Indra Sjafri pada mengembangkan bakat pemain muda. Ia diakui sebagai ahli yang mampu membentuk pasukan yang kuat dengan mental juara.

    Meskipun pada saat ini tiada lagi menangani Timnas U-20, dedikasi dan juga perannya di kemajuan sepak bola Indonesia akan setiap saat dihargai.

    PSSI mengucapkan terima kasih berhadapan dengan dedikasi dan juga partisipasi Indra Sjafri selama ini, juga berencana mencari pengganti yang tepat untuk mengawasi Timnas Indonesia U-20 ke depannya.

    Dengan berbagai prestasi yang tersebut sudah diraih, nama Indra Sjafri akan tetap saja dikenang sebagai salah satu instruktur berpengaruh di sejarah sepak bola Indonesia.

  • Live Waktu petang Hal ini di tempat RCTI Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20: Prospek Masih Ada!

    Live Waktu petang Hal ini di tempat RCTI Timnas Indonesia U-20 vs Uzbekistan U-20: Prospek Masih Ada!

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi tantangan berat pada laga kedua Grup C Piala Asia U-20 2025 melawan Uzbekistan di tempat Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, Mingguan (16/2/2025). Kompetisi krusial ini dapat disaksikan di dalam RCTI secara live pukul 18.30 WIB.

    Laga ini mampu dibilang cukup krusial buat Timnas Indonesia U-20. Sebab, Dony Tri Pamungkas dkk wajib meraih kemenangan pertandingan jikalau ingin menjaga kesempatan lolos ke tahap sistem gugur

    Saat ini Timnas Indonesia U-20 berada di area urutan keempat dengan belum mendapatkan poin setelahnya dikalahkan Iran dengan skor 0-3. Sementara Uzbekistan menempati sikap kedua setelahnya menggulung Yaman 1-0.

    Dony Tri Pamungkas mengaku kekalahan di area laga perdana ini merupakan hasil yang tersebut tidaklah diinginkan. Apalagi ia menilai ada beberapa orang kesempatan Garuda Muda untuk mencetak gol.

    “Kita harus segera lupakan kekalahan ini kemudian bangkit untuk laga selanjutnya melawan Uzbekistan. Karena kita yakin potensi itu masih ada serta harus optimistis,” kata Dony.

    Kendati demikian, Uzbekistan bukanlah kelompok yang tersebut mudah dikalahkan. Mereka adalah juara bertahan Piala Asia U-20 serta memiliki atlet berkualitas.

    Apalagi secara head to head, Timnas Indonesia U-20 belum pernah menang melawan Uzbekistan. Pada pertemuan terakhir, pasukan Indra Sjafri kalah 2-3.

    Selain itu, Uzbekistan juga belum terkalahkan di lima pertandingan terakhirnya. Melawan Korea Selatan (1-1), China (0-0), Vietnam (2-1), Qatar (1-0) lalu Yaman (1-0).

    Meskipun Uzbekistan U-20 punya catatan mengilau. Namun pada sepak bola apapun masih bisa jadi terjadi. Timnas Indonesia U-20 bisa jadi semata menimbulkan kejutan kemudian mengguncang Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium.

    Prakiraan Susunan Pemain

    Indonesia U-20 (4-2-3-1): Ikram Al Giffari; M. Alfharezzi Buffon, Kadek Arel, Iqbal Gwijangge, Dony Tri Pamungkas; Welber Jardim, Fandi Bagus; Arlyansyah Abdulmannan, Toni Firmansyah, Mufli Hidayat; Jens Raven.

  • Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 usai Dihajar Uzbekistan

    Timnas Indonesia U-20 Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 usai Dihajar Uzbekistan

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Timnas Indonesia U-20 keok dihajar Uzbekistan U-20 pada Piala Asia U-20 2025 . Kekalahan itu menciptakan Garuda tersingkir. Gol cepat di area awal fase kedua serta kegagalan antisipasi bola tertutup memproduksi Garuda kalah 1-3.

    Pertandingan berlangsung di tempat Stadion Shenzhen Youth Football, China, Akhir Pekan (16/2/2025) waktu malam WIB. Uzbekistan lebih lanjut dulu membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol Mukhammadali Urinboev yang mana memanfaatkan umpan silang akurat. Namun, hanya saja berselang dua menit, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jens Raven yang memanfaatkan kesempatan emas dalam kotak penalti.

    Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk merespons. Pada menit ke-23, Jens Raven sukses menyamakan kedudukan melalui penyelesaian apik setelahnya menerima umpan matang dari lini tengah. Hasil imbang 1-1 menangguhkan putaran pertama dengan kedua pasukan sama-sama menunjukkan permainan menyerang yang mana agresif.

    Di putaran kedua, ketika laga baru berjalan kurang dari dua menit, gawang Timnas Indonesia kembali dijebol. Pencetak gol kedua Uzbekistan adalah Abdug’afur Khaydarov. Angka 2-1 untuk keunggulan Uzbekistan melawan Indonesia.

    Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-20 melanjutkan rekor kekalahan dalam Piala Asia U-20 2025. Sebelumnya, anak asuh Indra Sjafri juga keok 0-3 melawan Iran. Kekalahan ini juga menciptakan dia tersingkir.

    Susunan Pemain

    Timnas Indonesia U-20 (3-4-2-1):
    Ikram Algiffari; Fafa Sheva, Iqbal Gwijangge, Kadek Arel; Alfharezzi Buffon, Toni Firmansyah, Evandra Florasta, Dony Tri Pamungkas; Muhammad Ragil, Marselinus Ama Ola; Jens Raven

    Pelatih: Indra Sjafri

    Timnas Uzbekistan U-20 (4-5-1):
    Muhammadyusuf Sobirov; Azizbek Tulkunbekov, Saidkhon Khamidov, Dilshod Abdullaev, Bekhruz Djumatov; Asilbek Jumaev, Mukhammadali Urinboev, Ravshan Khayrullaev, Saidumarkhon Saidnurullayev, Daler Tukhsanov; Abdugafur Haydarov

  • Klasemen Piala Asia U-20 2025 usai Timnas Indonesia U-20 Tersingkir

    Klasemen Piala Asia U-20 2025 usai Timnas Indonesia U-20 Tersingkir

    Ligapedianews.com – SHENZHEN – Klasemen Grup C Piala Asia U-20 2025 pasca Timnas Indonesia U-20 dipastikan tersingkir akan dibahas di area artikel ini.

    Timnas Indonesia U-20 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 setelahnya menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan U-20 pada laga kedua Grup C, Akhir Pekan (16/2/2025). Dengan hasil ini, Indonesia gagal melaju ke fase gugur sama-sama Yaman U-20, sementara Iran U-20 lalu Uzbekistan U-20 resmi mengamankan tiket ke perempat final.

    Bermain dalam Shenzhen Youth Football Training Base, Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Setelah tertinggal oleh gol Mukhammadali Urinboev pada menit ke-21, Garuda Nusantara segera merespons dua menit berselang lewat gol Jens Raven.

    Namun, Uzbekistan tampil lebih tinggi solid di dalam putaran kedua. Abdugafur Khaydarov mencetak gol pada menit ke-47, disusul Saidumarkhon Saidnurullayev pada menit ke-63. Indonesia yang membutuhkan kemenangan gagal membalas serta akhirnya harus rela tersingkir lebih lanjut cepat.

    Di pertandingan lain, Iran U-20 menunjukkan dominasinya dengan menghancurkan Yaman U-20 6-0. Gol-gol kemenangan Iran dicetak oleh Abolfazl Zamani (26′, 34′), Esmaeil Gholizadeh (42′), Mohammed Khaled (45+2′ bunuh diri), Reza Ghandipour (46′), serta Abolfazl Zoleikhaei (72′).

    Kemenangan besar ini menimbulkan Iran kokoh pada puncak klasemen Grup C dengan enam poin, unggul selisih gol dari Uzbekistan yang juga mengoleksi enam poin.

    Klasemen Akhir Grup C Usai Indonesia Tersingkir

    Setelah dua pertandingan, klasemen Grup C adalah sebagai berikut:

    1. Iran U-20 – 6 poin (+9)
    2. Uzbekistan U-20 – 6 poin (+3)
    3. Indonesia U-20 – 0 poin (-5)
    4. Yaman U-20 – 0 poin (-7)

    Iran serta Uzbekistan dipastikan melaju ke perempat final, sedangkan Indonesia juga Yaman harus mengakhiri perjalanan dia di area fase grup.

    Meski sudah ada tersingkir, Indonesia U-20 masih memiliki satu laga sisa melawan Yaman pada Rabu (19/2/2025). Laga ini akan menjadi kesempatan bagi Garuda Nusantara untuk setidaknya menghentikan kejuaraan dengan kemenangan.

  • Indra Sjafri Dipecat pasca Timnas Indonesia U-20 Gagal Berhasil Piala Bumi -20?

    Indra Sjafri Dipecat pasca Timnas Indonesia U-20 Gagal Berhasil Piala Bumi -20?

    Ligapedianews.com – Penggemar sepak bola pada Tanah Air nampaknya telah tak sanggup menahan kekecewaannya usai Timnas Indonesia U-20 tersingkir dalam Piala Asia U-20 2025. Bahkan ada desakan dari penggemar yang dimaksud meminta-minta PSSI untuk mengeluarkan instruktur Indra Sjafri tersebut?

    Emang berani PSSI pecat Indra Sjafri? Pertanyaan itulah yang mana sekarang ini mulai sibuk dibicarakan. Bahkan ada tudingan yang mana menyampaikan apabila Indra Sjafri merupakan titipan mafia bola.

    “Emang berani si Erick pecat pak kumis? Kan kekuasaan tertinggi pada PSSI dipegang tiada lain juga tiada bukanlah dipegang oleh mafia bola indo kemudian pak kumis kan kemungkinan besar titipan dia makanya sejelek apapun hasilnya posisinya gak tergoyahkan,” tulis Rajasa (@rasyidrajasam).

    Indra Sjafri Dipecat setelahnya Timnas Indonesia U-20 Gagal Melewati Piala Global -20?

    “Seekor gajah tidak ada perlu menjelaskan seberapa besar dia. Namun seekor keledai tetap saja seekor keledai walau memakai mahkota! #TimnasDay Jika Pelatih Sjafriola tdk dipecat maka @erickthohir dan juga @PSSI punya standar ganda thdp STY!,” timpal Pejuang Nasi Bungkus (@quintta1217).

    Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait kegagalan Indra Sjafri merealisasikan target PSSI di dalam Piala Asia U-20. Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya menulis bahwa ini merupakan sebuah pelajaran berharga.

    “Sebuah pelajaran berharga untuk Timnaas U-20 dari juara bertahan Piaal Asia U-20, Uzbekistan. Sempat bangkit pada waktu Jens Raven mencetak gol penyeimbang, namun Timnas U-20 harus mengakui keunggulan Uzbekistan pada akhir laga dengan skor 3-1,” tulis Erick Thohir.

    Meskipun Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dalam Piala Asia U-20 2025, namun Ketum PSSI melakukan konfirmasi akan segera terus melanjutkan inisiatif Skuad Garuda Muda. Ini adalah dijalankan guna menjaga regenerasi pemain untuk diproyeksikan ke level senior.

    “Program Timnas U-20 ini akan terus dijaga dan juga dilanjutkan untuk menjaga regenerasi Timnas Senior,” beber Erick Thohir.

  • Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong vs Indra Sjafri ketika Latih Timnas Indonesia U-20

    Perbandingan Prestasi Shin Tae-yong vs Indra Sjafri ketika Latih Timnas Indonesia U-20

    Ligapedianews.com – Timnas Indonesia U-20 terpaksa mengubur mimpinya tampil di tempat Piala Bumi U-20 pasca tersingkir pada fase grup Piala Asia U-20 2025. Hasil minor itu diketahui pasca pasukan Indra Sjafri kalah 1-3 dari Uzbekistan Stadion Shenzhen Youth Football Training Base Centre, Hari Minggu (16/2/2025).

    Penggemar di tempat Tanah Air pun mulai sibuk membicarakan mengenai perbandingan Indra Sjafri vs Shin Tae-yong. Sewaktu Timnas Indonesia U-20 ditangani pembimbing selama Korea Selatan itu, Skuad Garuda Muda mampu menahan imbang Uzbekistan.

    Ini berbanding terbalik pada waktu Timnas Indonesia U-20 ditangani Indra Sjafri. Skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan 1-3 dari Uzbekistan.

    Kendati sama-sama tidak ada lolos ke fase selanjutnya, namun Shin Tae-yong dianggap berhasil menangani Timnas Indonesia U-20 ketimbang Indra Sjafri. Penggunawan akun X (dulunya Twitter), @reze_tolka mengungkapkan bahwa anak asuh Indra Sjafri telah dilakukan menjalani kumpulan pemusatan latihan dan juga pertandingan internasional, termasuk TC pada Como 1907 (Italia), Turnamen Toulon (Prancis), Seoul Earth On Us Cup 2024 (Korea Selatan), TC di dalam Jepang, hingga Mandiri U-20 Challenge Series 2024. Namun, hasilnya di tempat luar ekspektasi penggemar sepak bola dalam Tanah Air.

    Perbandingan Indra Sjafri vs Shin Tae-yong

    Dari segi gelar kejuaraan juara, Indra Sjafri lebih besar unggul akibat telah terjadi dua kali menyebabkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19. Sementara itu, Shin Tae-yong belum meraih gelar kejuaraan juara di tempat level usia muda.

    Namun, Shin Tae-yong berhasil mengakibatkan Timnas Indonesia U-20 lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2023. Keduanya miliki kelebihan juga kekurangan masing-masing. Shin Tae-yong dikenal dikarenakan ketegasannya kemudian kemampuannya di meningkatkan kualitas fisik serta mental pemain.

    Sementara itu, Indra Sjafri dikenal akibat kemampuannya pada membina pemain muda kemudian merancang pasukan yang mana solid. Kesimpulannya, tidak ada ada jawaban yang pasti mengenai siapa yang tersebut lebih lanjut baik pada antara keduanya. Keduanya memiliki kontribusi yang mana besar pada mengembangkan sepak bola usia muda di dalam Indonesia.