Tag: EVOS Divine

  • Empat kelompok Indonesia beraksi pada Knockout Stage Free Fire EWC 2025

    Empat kelompok Indonesia beraksi pada Knockout Stage Free Fire EWC 2025

    https://ligapedianews.com/ Ibukota Indonesia – Empat regu Free Fire duta dari Indonesia akan beraksi pada putaran Knockout Stage Esports World Cup (EWC) 2025 pada Riyadh, Arab Saudi, hari kedua Kamis.

    Tim Indonesia yang terdiri dari Evos Divine, Team Vitality (Bigetron), Onic, kemudian RRQ Kazu akan bersaing delapan pasukan lainnya untuk mendapatkan "Booyah," mengoleksi poin, demi menjadi pemuncak Overall Standing.

    Evos Divine kemudian Team Vitality, yang masuk di Grup B, telah dilakukan lebih lanjut dulu berjuang pada putaran Knockout Stage hari pertama, Rabu (16/7), pertempuran antara Grup A dan juga Grup B.

    Bertahan melawan serangan tiga kelompok Thailand di dalam gim pertama, Evos Divine harus kalah dari Team Falcons. Namun, Rasyah Rasyid dkk bangkit untuk menjadi pasukan Indonesia pertama yang mendapatkan "Booyah" pada gim keempat peta Alpine.

    Semangat Evos Divine menular ke rekan senegaranya Team Vitality pada gim selanjutnya peta Nexterra. Rafik "Kojaa" Hidayat dkk menunjukkan taring mereka itu untuk meraih "Booyah" di dalam gim kelima.

    Team Falcons dari Thailand mengawasi Overall Standing hari pertama, Rabu (16/7), dengan dua "Booyah" lalu 98 total poin. Evos Divine berada dalam peringkat kedua dengan 88 total poin, sementara Team Vitality di dalam sikap keenam dengan 59 total poin.

    Babak Knockout Stage Free Fire EWC 2025 akan berlanjut pada hari kedua, Kamis, dengan Grup B akan bertemu Grup C, pada pertandingan yang dimaksud berlangsung pukul 20.00 WIB.

    Knockout Stage akan berlangsung selama tiga hari hingga hari terakhir pekan (18/7), yang dimaksud kemudian dilanjutkan dengan Point Rush Stage pada Hari Sabtu (19/7), dan juga ditutup dengan sesi pemuncak Grand Finals Champion Rush pada Hari Minggu (20/7).

    Grup A
    Team Falcons (Thailand)
    Pain Gaming (Brasil)
    AG.AL (Thailand)
    Virtus.Pro (Thailand)
    Vision System (Chili/Amerika Latin)
    Red Hawks (Bangladesh)

    Grup B
    Fluxo (Brasil)
    ALFA34 (Brasil)
    Team Vitality (Indonesia)
    Evos Esports (Indonesia)
    Core Memory Esports (Thailand)
    Hotshot Esports (Pakistan)

    Grup C
    Onic (Indonesia)
    RRQ Kazu (Indonesia)
    LOS (Brazil)
    Buriram United Esports (Thailand)
    Movistar R7 (Meksiko)
    Dragons Esports (Arab Saudi)

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Laga sengit Evos Divine bertemu RRQ Kazu warnai mid season FFSS 2025

    Laga sengit Evos Divine bertemu RRQ Kazu warnai mid season FFSS 2025

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Turnamen Clash Squad Free Fire Squad Showdown (FFSS) 2025 memasuki fase mid season dengan diwarnai partai kelas berat Evos Divine kontra RRQ Kazu.

    Hingga pekan kedua fase regular season, tim-tim papan menghadapi Free Fire terus berjuang bersaing untuk kedudukan puncak klasemen untuk menjadi yang tersebut terkuat pada mode Clash Squad Free Fire tahun ini.

    EVOS Divine kemudian RRQ Kazu membuktikan ketangguhan merek sebagai dua pasukan yang tersebut belum menelan kekalahan, juga akan bertarung untuk mempertahankan kemenangan tanpa kekalahan atau win streak.

    Dikutip dari keterangan ditulis penerbit gim Free Fire Garena Indonesia, Kamis, laga sengit antara Evos Divine dan juga RRQ Kazu akan tersaji pada fase regular season FFSS 2025 pekan ketiga pada 8-9 Februari 2025.

    Selama dua pekan putaran regular season, Evos Divine tampil gemilang di tempat mode Clash Squad. Evos Rasyah juga kawan-kawan yang mana mengawali putaran regular season dalam tempat ketiga mampu meningkatkan performa di area setiap pertandingan.

    Evos Divine berhasil memuncaki klasemen dengan total elims mencapai 209 poin pada pertandingan keempat kemudian menggeser RRQ Kazu dengan 203 poin ke kedudukan kedua.

    Di sisi lain, RRQ Kazu tampil lebih banyak konsisten dari pada Evos Divine. RRQ Abaay serta timnya selalu mampu mendulang 50 poin elims di area setiap pertandingan, sementara performa Evos Divine terlihat agresif setelahnya mengakumulasi 62 poin elims di area pertandingan keempat.

    Namun, tugas berat harus dihadapi oleh regu lainnya untuk dapat merebut sikap di dalam puncak klasemen. Onic Olympus yang mampu mengakumulasi 164 poin elims harus puas berada di area sikap keempat, di dalam bawah MBR Epsilon (poisisi ketiga) yang digunakan semata-mata menghimpun 131 poin elims.

    Meski total elims Onic Olympus lebih besar tinggi, MBR Epsilon mampu memperkecil kekalahan dibandingkan Onic Olympus sehingga mempengaruhi sikap klasemen kedua tim.

    Sementara itu, Bigetron Delta (posisi kelima) berhasil mengoleksi 141 poin elims kemudian Old Stars (poisisi keenam) hanya saja 76 poin elims selama dua pekan ini. Kedua regu yang dimaksud masih belum mampu memecahkan strategi untuk mendapatkan kemenangan.