Tag: ASEAN

  • ASEANTA luncurkan penghargaan wisata, platform digital digital di tempat Hari ASEAN

    ASEANTA luncurkan penghargaan wisata, platform digital digital di tempat Hari ASEAN

    Ligapedianews.com Ibukota – Asosiasi Perjalanan ASEAN (ASEANTA) meluncurkan dua inisiatif untuk memperluas potensi wisata dalam negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

    "Pertama adalah Penghargaan Perjalanan ASEANTA ke-39, juga kedua adalah Discover ASEAN Microsite oleh Air Asia MOVE," kata Presiden ASEANTA Eddy Krismeidi di area acara peluncuran dalam Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat.

    Eddy menyatakan dua inisiatif yang dimaksud tidaklah semata-mata mencerminkan respons ASEANTA terhadap tantangan pariwisata ketika ini, tetapi juga kesiapan mereka itu untuk memanfaatkan prospek di area masa depan. "Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan tekad kami untuk pulih, berinovasi, lalu hidup," katanya.

    Penghargaan Peluang Usaha Pariwisata ASEANTA sendiri, kata dia, telah lama berlangsung selama 39 edisi serta sudah lama menjadi wadah untuk mengakui serta menghormati pariwisata terbaik ASEAN, mulai dari inisiatif berbasis komunitas hingga pengembangan berskala besar pada pemasaran, keberlanjutan, kemudian layanan prima pada bidang pariwisata.

    Pendaftaran untuk Penghargaan Peluang Usaha Pariwisata ASEANTA sudah pernah dibuka lalu akan ditutup pada 31 Oktober 2025, dengan para pemenangnya akan diberitahukan secara resmi pada Diskusi Wisata ASEAN 2026 di tempat Filipina.

    Adapun inisiatif kedua yang tersebut dipresentasikan pada kesempatan yang disebutkan adalah peluncuran Discover ASEAN Microsite, sebuah platform digital pemesanan perjalanan digital Air Asia MOVE yang dimaksud diperkenalkan oleh ASEANTA bersatu dengan Air Asia.

    "Situs mikro ini mengkurasi konten penting kemudian inspiratif, mulai dari kuliner, budaya, lalu destinasi menarik hingga tautan imigrasi terverifikasi kemudian informasi perjalanan terkini," katanya.

    Aplikasi tersebut, kata dia, menggabungkan layanan-layanan pariwisata yang dibutuhkan kemudian diinginkan para wisatawan sekaligus memungkinkan akses mudah ke penerbangan dan juga kamar hotel.

    "Dengan demikian, perjalanan intra-ASEAN menjadi tambahan intuitif, informatif, dan juga inspiratif," demikian kata Eddy.

    Sementara itu, Wakil Menteri Perjalanan RI Ni Luh Puspa menyampaikan apresiasi otoritas Indonesia terhadap upaya ASEANTA mewujudkan dua inisiatif tersebut.

    Kedua inisiatif, kata dia, merupakan wujud nyata komitmen kolektif yang mana menguatkan pengembangan digital, kolaborasi antara rakyat serta swasta, dan juga nilai-nilai keberlanjutan bersatu untuk membentuk kembali lanskap pariwisata regional.

    "Nilai-nilai perdamaian, solidaritas, juga kerja serupa yang mana mendefinisikan ASEAN tercermin hari ini melalui aspirasi sama-sama kita untuk sektor pariwisata yang tersebut terintegrasi, kompetitif, dan juga berkelanjutan," demikian katanya.

    Selain dihadiri oleh Wakil Menteri Perjalanan Ni Luh Puspa, peluncuran dua inisiatif juga dihadiri oleh Wakil Sekjen ASEAN Nararya S. Soeprapto, serta Kepala Kemitraan Vital Air Asia MOVE Yizhen Fung.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sejarah penjajahan negara-negara ASEAN & alasan Thailand masih merdeka

    Sejarah penjajahan negara-negara ASEAN & alasan Thailand masih merdeka

    ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Hampir seluruh negara dalam kawasan Asia Tenggara pernah merasakan pahitnya penjajahan oleh bangsa-bangsa Eropa sejak abad ke-16 hingga abad ke-20. Hanya Thailand yang mana tercatat tidaklah pernah dijajah secara dengan segera oleh negara Barat. Penjajahan dalam Asia Tenggara didorong oleh berbagai kepentingan, mulai dari monopoli rempah-rempah, penguasaan sumber daya alam, hingga jalur perdagangan strategis antara Samudra Hindia kemudian Samudra Pasifik.

    Berikut ini adalah daftar lengkap negara-negara anggota ASEAN beserta siapa hanya yang dimaksud pernah menjajah mereka, lengkap dengan latar sejarah kolonialisme di area kawasan ini:

    1. Indonesia

    Indonesia menjadi salah satu negara di dalam Asia Tenggara yang dimaksud paling lama dijajah. Bangsa pertama yang tersebut datang adalah Portugis pada 1512, kemudian Spanyol, dihadiri oleh oleh Belanda yang digunakan mendirikan VOC pada 1602 serta mendominasi selama lebih lanjut dari 300 tahun. Indonesia juga sempat jatuh ke tangan Inggris pada 1811-1816 pada era Raffles, dan juga Prancis secara tidak ada segera pada waktu Belanda dalam bawah pengaruh Prancis pada masa Daendels. Pada masa Perang Planet II, Negeri Matahari Terbit menduduki Indonesia pada 1942-1945. Indonesia akhirnya memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, dibacakan oleh Soekarno lalu Mohammad Hatta di dalam Jakarta.

    2. Malaysia

    Penjajahan dalam Tanah Melayu dimulai dengan kedatangan Portugis yang dimaksud merebut Malaka pada 1511, kemudian digantikan Belanda pada 1641. Malaya juga dijajah oleh Inggris yang dimaksud mendirikan pangkalan di area Pulau Pinang pada 1786 dan juga mendominasi hingga abad ke-20. Setelah melalui perundingan diplomatik yang mana dipimpin Tunku Abdul Rahman di tempat London pada 1956, Tanah Melayu memperoleh kemerdekaannya dari Inggris pada 31 Agustus 1957.

    3. Singapura

    Singapura awalnya bagian dari wilayah Malaya yang digunakan dijajah oleh Portugis, Belanda, lalu kemudian Inggris. Pada 1819, Sir Stamford Raffles mendirikan pos dagang Inggris di tempat Singapura. Negara ini menjadi salah satu wilayah strategis penting bagi armada Inggris pada Asia. Singapura merdeka setelahnya berpisah dari Federasi Malaya pada 9 Agustus 1965, dan juga saat ini meningkat menjadi salah satu pusat keuangan dunia.

    4. Filipina

    Filipina mengalami masa penjajahan yang tersebut sangat panjang oleh Spanyol sejak 1565 setelahnya kedatangan Ferdinand Magellan. Filipina mendeklarasikan kemerdekaan pada 12 Juni 1898 setelahnya perjuangan panjang yang dimaksud dipimpin Emilio Aguinaldo. Namun, kemerdekaan ini tidaklah dengan segera diakui akibat Filipina kemudian berada di dalam bawah kekuasaan Amerika Serikat sejak 1898 hingga diakui kemerdekaannya pada 1946. Konsekuensi kolonialisme di dalam Filipina di tempat antaranya penyebaran agama Katolik, sekolah Barat, dan juga pembaharuan struktur sosial.

    5. Vietnam

    Vietnam dijajah oleh Prancis pada abad ke-19 sebagai bagian dari wilayah Indochina Prancis, bersatu Laos dan juga Kamboja. Penjajahan ini bertujuan menguasai sumber daya alam serta membuka pangsa untuk produk-produk lapangan usaha Prancis. Vietnam mendeklarasikan kemerdekaan pada 2 September 1945 melalui pidato Ho Chi Minh di dalam Hanoi, tetapi baru diakui secara internasional pasca Perang Indochina berakhir pada 1954.

    6. Kamboja

    Kamboja juga dijajah oleh Prancis sejak 1863 hingga merdeka pada 9 November 1953. Tujuan penjajahan Prancis di dalam Kamboja identik seperti di tempat Vietnam, yakni untuk menguasai sumber daya alam juga memperluas pengaruh kolonial di tempat Asia Tenggara. Kamboja kemudian mengalami dinamika kebijakan pemerintah internal, termasuk era rezim Khmer Merah.

    7. Myanmar

    Myanmar atau Burma dijajah oleh Inggris yang dimaksud melakukan tiga kali Perang Anglo-Burma pada 1824-1886. Inggris resmi mencaplok seluruh wilayah Myanmar pada 1886. Penjajahan Inggris dalam Myanmar berfokus pada aneksasi wilayah juga pemanfaatan sumber daya alam, khususnya minyak juga batu mulia. Myanmar akhirnya meraih kemerdekaan pada 4 Januari 1948.

    8. Laos

    Laos termasuk negara yang tersebut dijajah oleh Prancis sebagai bagian dari Indochina. Meskipun menyatakan kemerdekaan pada 1949, Prancis baru mengakui kedaulatan Laos pada 22 Oktober 1953 di bentuk kerajaan. Pada 2 Desember 1975, Laos berubah menjadi republik pasca kelompok revolusioner Pathet Lao menggulingkan monarki yang dimaksud didukung Prancis.

    9. Brunei Darussalam

    Brunei dijajah oleh Inggris mulai 1888 hingga merdeka pada 23 Februari 1984. Kekayaan minyak di dalam Brunei menjadi daya tarik utama bagi Inggris untuk mempertahankan pengaruh kolonialnya di dalam wilayah ini. Brunei saat ini menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di tempat Asia Tenggara bahkan dunia.

    Mengapa Thailand tidak ada pernah dijajah?

    Thailand, yang digunakan dahulu dikenal sebagai Siam, menjadi satu-satunya negara di tempat Asia Tenggara yang digunakan tiada pernah dijajah oleh bangsa Barat. Hal ini terjadi berkat kecerdikan Raja Mongkut (Rama IV) lalu Raja Chulalongkorn (Rama V) yang digunakan menerapkan diplomasi cerdas, melakukan modernisasi, dan juga menjadikan Thailand sebagai negara penyangga (buffer state) antara koloni Inggris di tempat Burma juga Malaya dan juga koloni Prancis di dalam Indochina.

    Thailand bersedia memberikan konsesi teritorial untuk kekuatan kolonial untuk mempertahankan kemerdekaannya, dalam samping kedudukan geografisnya yang mana strategis juga rasa persatuan nasional yang tersebut kuat. Sebagai gantinya, Thailand tidak ada miliki hari kemerdekaan dan juga menetapkan 5 Desember sebagai Hari Nasional untuk memperingati ulang tahun mendiang Raja Bhumibol Adulyadej.

    Sejarah kolonialisme di area Asia Tenggara menorehkan banyak luka mendalam, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi bangsa-bangsa ASEAN untuk terus menjaga kedaulatan, bekerja sama, lalu memulai pembangunan kawasan yang mana damai serta sejahtera. Hari kemerdekaan setiap negara di area kawasan ini menjadi simbol perjuangan melawan penjajahan lalu tekad untuk berdiri di tempat berhadapan dengan kaki sendiri.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Indonesia: Timor-Leste mitra penting untuk ASEAN yang dimaksud damai, inklusif

    Indonesia: Timor-Leste mitra penting untuk ASEAN yang dimaksud damai, inklusif

    Ligapedianews.com Ibukota – Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyatakan bahwa Timor-Leste merupakan bagian kemitraan penting di membentuk kawasan Asia Tenggara yang mana damai, inklusif, lalu dinamis.

    “Oleh sebab itu, Indonesia berikrar untuk tetap saja menjadi mitra terdekat Timor-Leste,” ujar Arrmanatha pada sambutannya di area acara “Pidato Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta” di area Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat.

    Wamenlu RI itu menjelaskan bahwa hubungan Indonesia lalu Timor-Leste sudah pernah mengalami perkembangan pesat dan juga dibangun di area melawan fondasi niat baik yang mana tulus lalu aspirasi bersama.

    Menurutnya, kedua negara telah lama mencapai kemajuan yang mana signifikan dalam berbagai bidang, mulai dari perdagangan lalu penanaman modal hingga pendidikan, infrastruktur, serta pertukaran budaya.

    “Indonesia sudah pernah berada di tempat garda terdepan di menggalang aspirasi Timor-Leste untuk menjadi anggota penuh keluarga ASEAN,” ujar Wamenlu yang mana akrab disapa sebagai Tata itu.

    Wamenlu RI itu mengungkapkan bahwa berbagai acara pengembangan kapasitas juga kerja sejenis teknis sudah diberikan untuk Timor-Leste untuk memverifikasi integrasi Timor Leste yang dimaksud lancar ke di semua aspek komunitas ASEAN.

    Prinsip demokrasi, pembangunan, juga masa depan ASEAN, ujar Tata, merupakan inti dari upaya regional ASEAN yang dimaksud merupakan bagian integral dari identitas nasional lalu aspirasi regional Indonesia.

    Demokrasi telah terjadi menciptakan lingkungan yang mana kondusif bagi penyelenggaraan yang melampaui statistik ekonomi, dan juga juga mencakup perkembangan manusia, pelindungan lingkungan, dan juga pengentasan kemiskinan lalu ketimpangan, katanya.

    Dia melanjutkan, tantangan global ketika ini menuntut ASEAN yang dimaksud bersatu, tangguh, berwawasan ke depan, yang digunakan menjunjung tinggi multilateralisme, yang digunakan menguatkan kerja sejenis regional, lalu terus mempertahankan sentralitasnya di tempat Indo-Pasifik.

    “Saya yakin kepemimpinan, pengalaman, serta pandangan Presiden (Timor-Leste) Ramos-Horta tentang ASEAN akan memperkaya perspektif kita pada perjalanan dengan kita ke depan,” ujar Wamenlu RI itu.

    Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan bahwa Timor-Leste akan secara resmi diterima sebagai anggota penuh ke-11 ASEAN pada akhir tahun ini.

    Timor Leste telah terjadi mengajukan keanggotaan ASEAN sejak 2011 juga sudah ada menjalani seluruh mekanisme aksesi yang digunakan disepakati negara anggota ASEAN, termasuk melalui asesmen segera ke Timor Leste.

    ASEAN dijadwalkan akan menyelenggarakan perhelatan KTT ke-47 pada Kuala Lumpur pada Oktober 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sekjen ASEAN: Timor-Leste perkuat komitmen perdamaian kawasan

    Sekjen ASEAN: Timor-Leste perkuat komitmen perdamaian kawasan

    Ligapedianews.com DKI Jakarta – Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn mengungkapkan bahwa integrasi Timor-Leste akan memperkaya Komunitas ASEAN juga meningkatkan kekuatan komitmen ASEAN terhadap perdamaian, demokrasi, tata kelola pemerintahan yang tersebut baik, serta konstruksi yang mana inklusif.

    “Suara juga perspektif Timor-Leste akan memberikan wawasan dan juga sumbangan yang dimaksud berharga seiring kita membentuk ASEAN yang tersebut tambahan kuat lalu tambahan responsive,” kata Kao di sambutannya pada acara “Pidato Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta” dalam Sekretariat ASEAN pada Jakarta, Jumat.

    Kao melanjutkan, ASEAN juga menyambut hangat warisan budaya yang digunakan unik kemudian beragam perspektif yang mana dibawa oleh Timor-Leste, yang mana akan memperdalam kekayaan regional ASEAN dan juga semakin meningkatkan kekuatan keberagaman yang sudah pernah lama menjadi salah satu kekuatan terbesar ASEAN.

    Menurutnya, ASEAN meneguhkan kembali semangat persatuan di keberagaman yang mana merupakan inti dari Komunitas ASEAN dengan merangkul Timor-Leste, dan juga meningkatkan kekuatan ikatan persahabatan, saling pengertian, lalu solidaritas di area antara seluruh negara anggota ASEAN.

    “Sekretariat ASEAN tetap memperlihatkan berazam untuk mengupayakan perjalanan transformasi ini melalui inisiatif pengembangan kapasitas terkoordinasi yang tersebut disediakan oleh negara anggota ASEAN, menggerakkan dialog inklusif, lalu meningkatkan kekuatan kerja mirip kelembagaan,” kata Kao.

    Sekjen ASEAN itu juga menyatakan bahwa pihaknya menyadari nilai strategis yang dibawa Timor-Leste bagi ASEAN.

    Sebagai pintu gerbang antara Asia Tenggara dan juga Pasifik, ujar Kao, Timor Leste akan meningkatkan konektivitas regional ASEAN serta memperdalam keterlibatan ASEAN dengan lanskap Indo-Pasifik yang lebih lanjut luas.

    Sekjen ASEAN itu menilai bahwa bagi Timor-Leste, keanggotaan ASEAN lebih besar dari sebatas integrasi simbolis, tetapi juga sebagai jangkar geopolitik yang vital di lanskap regional yang semakin kompleks.

    “Dengan bergabung dengan salah satu blok regional paling dinamis pada dunia, Timor-Leste akan secara signifikan menguatkan suaranya dalam forum internasional sekaligus mengamankan kepentingan strategisnya melalui jaringan dukungan diplomatik kemudian sektor ekonomi yang dimaksud mapan,” jelas Kao.

    Kao juga menilai bahwa pengalaman diplomatik Presiden Ramos-Horta yang digunakan luas, khususnya pengabdiannya yang dimaksud terhormat sebagai mantan perwakilan khusus PBB, secara signifikan meningkatkan kapasitas kemudian efektivitas diplomatik kolektif ASEAN.

    “Masih terlihat hingga ketika ini, bahwa kepemimpinannya terus membentuk bukan cuma sumbangan Timor-Leste bagi ASEAN tetapi juga perannya yang mana berharga di komunitas global yang tambahan luas melalui dedikasinya yang dimaksud abadi terhadap perdamaian, dialog, lalu multilateralisme,” kata Kao.

    Timor-Leste akan secara resmi diterima sebagai anggota penuh ke-11 ASEAN pada akhir tahun ini.

    Timor Leste telah lama mengajukan keanggotaan ASEAN sejak 2011 kemudian telah menjalani seluruh mekanisme aksesi yang digunakan disepakati negara anggota ASEAN, termasuk melalui asesmen segera ke Timor Leste.

    ASEAN dijadwalkan akan menyelenggarakan KTT ke-47 pada Kuala Lumpur pada Oktober 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

  • Timor-Leste targetkan gabung ASEAN di tempat KTT Oktober 2025

    Timor-Leste targetkan gabung ASEAN di tempat KTT Oktober 2025

    Ligapedianews.com Ibukota Indonesia – Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta menilai bahwa Timor-Leste sudah ada menyiapkan semua hal untuk bergabung dengan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) kemudian berharap bisa jadi bergabung dengan organisasi itu pada Oktober 2025.

    Dalam sambutannya pada acara “Pidato Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta” dalam Sekretariat ASEAN di dalam Jakarta, Jumat, Ramos-Horta bergurau bahwa terkadang jalan menuju ASEAN tambahan sulit dibandingkan jalan menuju surga.

    Dia mengatakan, beberapa negara ASEAN terus berpesan pada Timor-Leste untuk berkonsentrasi lalu fokus pada peningkatan sumber daya manusia, serta beliau menyatakan bahwa fokus pada peningkatan sumber daya manusia adalah hal yang benar.

    “Saya pikir berkat tekanan selama beberapa tahun terakhir, kami telah dilakukan benar-benar menghasilkan lompatan di memperbaiki administrasi publik, meninjau, juga mereformasi undang-undang kami,” ujarnya.

    Presiden Timor-Leste itu menilai bahwa ASEAN tidaklah meninggalkan siapa pun, termasuk tiada meninggalkan Timor-Leste, juga tiada meninggalkan mereka itu yang masih berada pada pinggiran pengerjaan kemudian kemajuan.

    Dia juga berpendapat bahwa ASEAN memiliki kesempatan sekaligus tantangan untuk memanfaatkan kebijaksanaan gabungan agama, sejarah, kemudian peradaban kawasan yang terakumulasi selama ribuan tahun, untuk menciptakan, memperkuat, serta meningkatkan mekanisme pencegahan konflik.

    Karena itulah, Presiden Timor-Leste itu mengungkapkan bahwa ASEAN harus bekerja lebih tinggi keras untuk menjaga perdamaian di area kawasan sekaligus berkontribusi dalam luar kawasan.

    “Kami ingin mengawasi ASEAN yang tersebut menjadi jembatan penghubung, yang dimaksud menggunakan kebijaksanaan juga pengaruhnya untuk membantu meredakan ketegangan di tempat seluruh kawasan ini,” ujarnya.

    Timor-Leste akan secara resmi diterima sebagai anggota penuh ke-11 ASEAN pada akhir tahun ini.

    Timor Leste sudah pernah mengajukan keanggotaan ASEAN sejak 2011 dan juga telah menjalani seluruh mekanisme aksesi yang dimaksud disepakati negara anggota ASEAN, termasuk melalui asesmen segera ke Timor Leste. ASEAN akan menyelenggarakan KTT ke-47 di area Kuala Lumpur pada Oktober 2025.

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Membangun kepemimpinan UMKM Indonesia pada ASEAN Vision 2045

    Membangun kepemimpinan UMKM Indonesia pada ASEAN Vision 2045

    Ligapedia.news ASEAN Vision 2045 tidak belaka tentang mimpi regional, tapi juga tentang bagaimana Indonesia mengamankan masa depan ekonominya lewat kekuatan akar rumput

    Jakarta – Ketika ASEAN mencanangkan ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015, banyak pelaku perniagaan mikro, kecil dan juga menengah (UMKM) pada kawasan ini yang digunakan memandangnya sebagai ancaman.

    Bayang-bayang komoditas asing yang lebih tinggi kompetitif, ketimpangan akses pasar, hingga regulasi yang dimaksud kompleks menimbulkan UMKM dihadapkan pada tantangan besar.

    Kini, satu dekade berselang, ASEAN berada dalam menyiapkan loncatan strategis baru melalui ASEAN Vision 2045. Visi ini memperluas arah integrasi perekonomian ke dimensi yang tersebut lebih banyak di yaitu perubahan fundamental digital, transisi hijau, kemudian keterhubungan kawasan yang tersebut tambahan erat.

    Namun, untuk Indonesia, tantangan sekaligus prospek terbesar adalah bagaimana menjadikan UMKM sebagai kekuatan kegiatan ekonomi regional yang tersebut mampu mengatur pangsa ASEAN dalam sedang kompetisi dan juga ketidakpastian global seperti konflik dagang.

    UMKM Indonesia bukanlah sekadar pelengkap dunia usaha nasional. Dengan partisipasi lebih lanjut dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto kemudian menerima 97 persen tenaga kerja nasional, UMKM adalah kekuatan utama.

    Namun, daya saing UMKM Indonesia di tempat tingkat regional masih belum optimal. Masih rendahnya literasi digital, keterbatasan pembaharuan produk, akses pembiayaan yang tersebut rumit, juga rendahnya keterhubungan ke pangsa ekspor menjadi hambatan yang belum terselesaikan secara sistemik.

    Data Sekretariat ASEAN menunjukkan, UMKM menyumbang sekitar 85 persen lapangan kerja serta 44,8 persen terhadap Barang Domestik Bruto (PDB) kawasan. Namun, hanya saja 20 persen UMKM yang digunakan telah dilakukan sepenuhnya mengadopsi teknologi digital, menurut laporan Google-Temasek-Bain 2023 (e-Conomy SEA 2023 Report).

    Di Indonesia sendiri, menurut data OJK (2023), 69,5 persen UMKM belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Rasio kredit untuk UMKM nasional baru mencapai 20,3 persen dengan tingkat kredit macet (NPL) sebesar 4,02 persen.

    Peluang strategis

    Melalui ASEAN Vision 2045, kawasan ini memiliki target terbentuknya digital single market, pada mana UMKM dari negara manapun sanggup memasarkan produknya ke seluruh ASEAN. Ini adalah adalah kesempatan besar, tapi juga tantangan besar, teristimewa bagi usaha mikro kemudian kecil yang masih terkendala infrastruktur digital serta literasi teknologi.

    ASEAN Vision 2045 membuka ruang yang dimaksud sangat luas bagi UMKM Indonesia untuk berkembang menjadi pemimpin lingkungan ekonomi kawasan, khususnya pada sektor dunia usaha kreatif, pertanian berbasis teknologi, kuliner lokal, serta hasil ramah lingkungan. Dengan kekayaan budaya kemudian keragaman sumber daya, Indonesia punya keunggulan diferensiatif yang dimaksud bukan dimiliki oleh negara anggota lainnya.

    Peluang semakin besar dengan adanya ASEAN Digital Economy Framework yang memungkinkan pelaku perniagaan Indonesia untuk menembus bursa ASEAN melalui e-commerce lintas negara. Produk-produk UMKM Indonesia yang tersebut khas serta berbasis lokal dapat tampil sebagai identitas unggulan ASEAN apabila ditopang dengan branding nasional lalu logistik digital yang dimaksud kuat.

    Meski demikian, ada tiga tantangan mendasar yang dimaksud masih harus dijawab secara kritis apabila UMKM Indonesia ingin menjadi pemimpin di dalam ASEAN.

    Pertama, rendahnya kemampuan pembaharuan kemudian adopsi teknologi. Banyak UMKM Indonesia belum siap masuk ke habitat digital oleh sebab itu kurangnya akses pelatihan juga pendampingan. Menurut laporan Google–Temasek–Bain (2023), cuma 20 persen UMKM yang dimaksud telah lama sepenuhnya go digital.

    Kedua, permasalahan legalitas juga administrasi. Masih berbagai pelaku UMKM yang digunakan belum mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, atau pemahaman dasar tentang prosedur keuangan. Hal ini ditegaskan pada Rencana Aksi Nasional UMKM 2020–2024 (KemenKopUKM), kemudian juga laporan OJK & BI (2022), yang mengatakan legalitas rendah sebagai penghambat utama akses keuangan formal.

    Ketiga, lemahnya orientasi ekspor. UMKM Indonesia masih dominan beroperasi untuk lingkungan ekonomi domestik. Padahal, lingkungan ekonomi ASEAN menyediakan prospek luar biasa jikalau strategi pemasaran serta akses bursa disiapkan dengan matang.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga lalu Kementerian Perdagangan pada 2023 menunjukkan bahwa kurang dari 15 persen UMKM Indonesia yang terlibat di ekspor.

    Pemerintah sebagai penggerak

    Pemerintah Indonesia perlu mengambil peran lebih lanjut aktif, bukanlah hanya saja sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penggerak perubahan struktural UMKM. Proyek seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus terus diperkuat dengan menyasar sektor produksi juga inovasi. Hingga Maret 2025, Rp44,73 triliun sudah disalurkan terhadap 788.237 debitur, namun tantangannya tidak cuma pada volume, tetapi juga efektivitas.

    Perlu dikembangkan model pelatihan terintegrasi lintas kementerian juga daerah. BLK Komunitas, politeknik vokasi, hingga inkubator industri harus menjadi simpul penguatan UMKM pada teknologi, pemasaran digital, serta ekspor.

    Pemerintah pusat kemudian area juga harus menyederhanakan prosedur dan juga regulasi agar bukan menjadi beban tambahan bagi UMKM.

    Indonesia juga dapat mengambil peran utama di harmonisasi kebijakan UMKM lintas negara ASEAN, misalnya melalui standardisasi halal, sertifikasi hasil ramah lingkungan, serta konektivitas logistik. Hal ini akan menguatkan sikap UMKM Indonesia sebagai pelopor integrasi dunia usaha kawasan.

    Dengan segala keterbatasan yang mana ada, UMKM Indonesia masih memiliki modal besar untuk menjadi pemimpin bursa ASEAN. Karakter fleksibel, semangat bertahan di krisis, dan juga kreativitas berbasis lokal adalah kekuatan yang mana tak bisa jadi diremehkan. Yang dibutuhkan adalah keberpihakan yang digunakan nyata, sistem yang digunakan memudahkan, lalu kebijakan yang dimaksud progresif.

    ASEAN Vision 2045 tidak hanya sekali tentang mimpi regional, tapi juga tentang bagaimana Indonesia mengamankan masa depan ekonominya lewat kekuatan akar rumput: UMKM.

    Di berada dalam tantangan global seperti konflik dagang, UMKM bukan boleh menjadi korban pasif. Justru dari UMKM-lah, Indonesia bisa jadi merancang kepemimpinan kegiatan ekonomi kawasan yang tersebut inklusif juga berdaya saing.

    *) Rioberto Sidauruk adalah Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI, Pemerhati Kondisi Keuangan Kerakyatan, Vice President ASEAN Small Medium Entrepreneurship Partnership/ASMEP (2015)

  • Tanah Melayu sebut kemitraan China-ASEAN penting bagi kemakmuran regional

    Tanah Melayu sebut kemitraan China-ASEAN penting bagi kemakmuran regional

    Ligapedia.news Kuala Lumpur – Hubungan yang tersebut solid antara China lalu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sangat penting pada menjamin kemakmuran regional guna menghadapi tantangan geopolitik juga gangguan ekonomi, demikian disampaikan Wakil Pertama Menteri Negara Malaysia Fadillah Yusof pada Kuala Lumpur pada hari terakhir pekan (11/4).

    Dalam pidato pembukanya di area Wadah Dunia Pers serta Wadah Pemikir ASEAN-China (ASEAN-China Industri Media and Think Tank Forum) pada Kuala Lumpur, Fadillah menekankan kolaborasi melalui media kemudian wadah pemikir berfungsi sebagai jembatan untuk meningkatkan pemahaman timbal balik dan juga membina kerja sebanding yang mana bermanfaat.

    "Di era ketidakpastian dunia usaha juga perubahan geopolitik, upaya anda berfungsi sebagai jembatan untuk pemahaman timbal balik yang lebih banyak mendalam serta kerja mirip yang tersebut bermanfaat," kata Fadillah. Ia menambahkan bahwa media kemudian wadah pemikir memainkan peran penting di menjembatani perspektif, menginformasikan kebijakan, kemudian menyokong keharmonisan regional.

    Anak-anak berpartisipasi pada kompetisi kaligrafi China pada Kuala Lumpur, Negara Malaysia (9/2/2025(. ANTARA/Xinhua/Chong Voon Chung/aa.

    Lebih lanjut, kata dia, kolaborasi yang dimaksud memberikan kesempatan yang digunakan tepat waktu untuk meningkatkan kekuatan hubungan antarmasyarakat.

    "Memastikan bahwa kerja mirip kita bukan semata-mata bersifat transaksional, melainkan dibangun berlandaskan prinsip saling percaya, afinitas budaya, serta aspirasi bersama," ujar Fadillah.

    Ia melanjutkan "dunia membutuhkan ide-ide yang tersebut nyata, solusi praktis, dan, yang dimaksud terpenting, harapan! Harapan bahwa peradaban-peradaban yang dimaksud berbeda bukan cuma dapat hidup berdampingan, tetapi juga tumbuh bersama".

    "Oleh dikarenakan itu, wawasan serta sumbangan anda sangat penting di membentuk masa depan hubungan ASEAN-China, menegaskan bahwa kemitraan kita masih dinamis, berwawasan ke depan, kemudian berdampak," kata beliau menambahkan.

    Sementara itu, Menteri Komunikasi Tanah Melayu Fahmi Fadzil menyampaikan pentingnya koordinasi serta kerja identik di menghadapi tantangan-tantangan baru.

    "Peran media pada hubungan ASEAN-China tidaklah pasif, melainkan proaktif. Industri Media dapat menentukan nada percakapan kita, membentuk persepsi kita, lalu meletakkan dasar untuk pemahaman timbal balik yang tersebut lebih tinggi mendalam," kata dia.

  • Dunia Pers lalu wadah pemikir China-ASEAN perlu rangkul Artificial Intelligence atasi tantangan

    Dunia Pers lalu wadah pemikir China-ASEAN perlu rangkul Artificial Intelligence atasi tantangan

    Ligapedia.news Kuala Lumpur – Perwakilan media dan juga wadah pemikir (think tank) terkemuka dari China lalu 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengadakan diskusi mendalam mengenai sebagian topik termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada Diskusi Dunia Pers juga Wadah Pemikir China-ASEAN (China-ASEAN Media Massa and Think Tank Forum) yang dimaksud diadakan di tempat Kuala Lumpur pada hari terakhir pekan (11/4).

    Dalam sebuah konsensus yang dirilis pada forum tersebut, yang digunakan mengusung tema "Memperkuat Kerja Sama ASEAN-China" (Strengthening ASEAN-China Cooperation), para kontestan mengakui bahwa perkembangan Artificial Intelligence yang dimaksud pesat menghadirkan berbagai kesempatan baru bagi negara-negara untuk pengerjaan transformatif, kemudian juga menghadirkan risiko serta tantangan yang tersebut bukan terduga.

    Media lalu wadah pemikir harus terlibat mengikuti gelombang revolusi teknologi, memanfaatkan keunggulan Kecerdasan Buatan dengan baik, lalu memperkenalkan perkembangan masa depan yang dimaksud cerdas dengan vitalitas inovatif serta keamanan sebagai intinya, papar konsensus tersebut.

    Pamela Samia, pelaksana tugas eksekutif editor berita di area Kantor Berita Filipina, menyatakan media juga wadah pemikir ASEAN kemudian China mau tidaklah mau harus merangkul AI, oleh sebab itu teknologi baru ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penelitian, pengambilan keputusan, juga komunikasi.

    Dia mengingatkan meskipun penerapan Kecerdasan Buatan semakin marak, keahlian lalu keterampilan manusia harus tetap saja menjadi yang utama.

    AI hanyalah sebuah alat juga bukan akan pernah bisa jadi menggantikan penilaian kemudian pemikiran kritis manusia.

    Veronika S. Saraswati, direktur eksekutif Indonesia China Partnership Studies, menyatakan media dan juga wadah pemikir ASEAN lalu China harus fokus untuk membantu rakyat mengembangkan pemikiran kritis sembari mengiklankan sistem Kecerdasan Buatan yang didasarkan pada data regional lalu kearifan budaya Timur.

    "Melalui inisiatif ini, negara-negara dalam Global South diharapkan dapat memperoleh kembali kata-kata mereka itu di area ranah digital, meyakinkan bahwa Kecerdasan Buatan menjadi alat untuk memperkenalkan kesetaraan alih-alih sarana dominasi Barat."

    Sivanxay Siphankham, delegasi direktur Kantor Berita Laos, mengungkapkan pengembangan Teknologi AI berkontribusi di menyokong pertukaran informasi lalu kerja sejenis antara media ASEAN dan juga China. Namun, mereka perlu bekerja serupa untuk mengatasi beberapa jumlah tantangan seperti misinformasi, memverifikasi bahwa Teknologi AI digunakan secara transparan serta tetap saja berada di dalam bawah manajemen manusia.

    Lee Chean Chung, ketua Center of Wilayah Strategic Studies Malaysia, menyatakan standar etika, privasi data, dan juga transparansi algoritma harus menjadi prinsip utama kebijakan terkait AI, seraya menambahkan bahwa misi Kecerdasan Buatan adalah memberdayakan manusia, tidak menggantikannya.

    Menyebut bahwa setiap penemuan mempunyai aspek positif lalu negatif, Thida Tin, direktur jenderal Departemen Pengembangunan Media Massa Kementerian Berita Myanmar, menuturkan solusinya terletak pada keseimbangan antara pengembangan teknologi lalu pertimbangan etika.

    Sangat penting untuk melakukan konfirmasi bahwa kemajuan teknologi bermanfaat bagi semua sektor rakyat sembari meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan juga kelompok rentan.

    Diselenggarakan dengan oleh Kantor Berita Xinhua China lalu Bernama Malaysia, forum ini mempertemukan sekitar 260 perwakilan dari lebih banyak dari 160 media, wadah pemikir, lembaga pemerintah, juga perusahaan di dalam negara-negara ASEAN dan juga China.

  • Sosok Pete Hegseth: Calon Menhan Negeri Paman Sam yang digunakan tak paham negara ASEAN

    Sosok Pete Hegseth: Calon Menhan Negeri Paman Sam yang digunakan tak paham negara ASEAN

    Ligapedianews.com Ibukota – Calon Menteri Defense (Menhan) Amerika Serikat, Pete Hegseth berada dalam menjadi sorotan dunia lantaran dirinya tidak ada mampu menyebutkan negara-negara ASEAN. Kejadian yang disebutkan terjadi dalam acara 'Fit and Proper-test' yang diadakan pada Selasa (14/1) mengenai kualitas lalu kredibilitas Pete Hegseth.

    Calon Menteri Perlindungan Amerika Serikat yang tersebut diusulkan oleh Presiden Donald Trump, tanpa peringatan menjadi pusat perhatian juga hal ini memicu perdebatan terkait kedudukan jabatan yang tersebut akan Pete Hegseth jalani kedepannya.

    Pada acara sidang konfirmasi senat, salah satu Senator Tammy Duckworth memberikan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman sekaligus pengetahuan Pete Hegseth. Dalam pertanyaannya mendiskusikan tentang isu strategis kawasan Indo-Pasifik.

    Karena, pada dasarnya ASEAN yang tersebut terdiri dari satu puluh negara di area Asia Tenggara juga termasuk Indonesia, selama ini telah terjadi menjalin kemitraan sejak 2022 dengan Amerika Serikat. Terutama pada peran strategis ASEAN mempunyai pengaruh yang digunakan sangat besar terhadap menyeimbangkan Negara China (Tiongkok) di tempat kawasannya.

    Senator Tammy Duckworth menanyakan terhadap Pete Hegseth berapa berbagai negara yang menjadi anggota ASEAN juga apakah beliau bisa saja menyebutkan satu anggotanya.

    Dalam tanggapannya yang tersebut dilansir oleh ABC News, Hegseth mengaku bukan tahu total pasti negara anggota ASEAN. Ia malah menyebutkan sekutu-sekutu Amerika Serikat seperti Korea Selatan, Jepang, serta negara-negara pada aliansi AUKUS seperti Australia.

    "Saya tiada tahu jumlah agregat tepatnya, tapi saya tahu kami mempunyai sekutu di tempat Korea Selatan, Jepang, dan juga pada AUKUS dengan Australia," ujar Hegseth.

    Duckworth kemudian mengoreksi pernyataan Hegseth, menegaskan bahwa ketiga negara yang dimaksud tidak bagian dari ASEAN.

    “Tidak ada dari ketiga negara itu yang dimaksud termasuk di ASEAN,” kata Duckworth, Ia juga menyarankan Hegseth untuk mempelajari tambahan berbagai tentang kawasan tersebut.

    Pertanyaan yang dimaksud mudah diberikan oleh Senator Tammy Duckworth itu, secara tidaklah segera mengharuskan Pete Hegseth untuk mempersiapkan keseluruhannya dengan matang. Terlebih pada menduduki kedudukan Menteri Keamanan Pete Hegseth harus siap lalu dengan mudah menghadapi setiap tantangan global yang lebih tinggi kompleks.

    Lantas seperti apakah sosok Pete Hegseth yang dimaksud digadang calon Menteri Defense Amerika Serikat yang diusulkan oleh Donald Trump? Berikut ini profil yang sudah pernah dirangkum dari berbagai sumber.

    Profil Pete Hegseth

    Pete Brian Hegseth merupakan manusia pembawa acara berita Fox News di Amerika Serikat. Pria yang lahir pada 6 Juni 1980 di area Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat ini miliki segudang prestasi dalam bidang olahraga yaitu sepak bola dan juga basket, sekaligus memberikan citra yang mana gemilang pada masa sekolahnya.

    Sejak kecil Pete Hegseth berkembang besar di tempat Forest Lake, Minnesota hingga High School. Kemudian, dirinya melanjutkan institusi belajar ke jenjang yang lebih besar tinggi di area bidang Politik kemudian berhasil meraih gelar kejuaraan sarjana pada Princeton University pada tahun 2003.

    Untuk memperoleh peringkat sarjananya, Pete Hegseth menulis tesis tentang retorika kepresidenan selama masa Perang Dingin serta dari situlah menunjukkan minatnya dengan menggali isu-isu global. Di tahun yang tersebut mirip pun pada 2003, Pete Hegseth memulai awal kariernya dengan bergabung dalam dunia militer sebagai perwira infanteri di tempat Garda Nasional Minnesota.

    Pete Hegseth bertugas di misi Guantanamo Bay, Irak kemudian wilayah Afghanistan juga diri bentuk partisipasi selama penugasan, dirinya sempat mendapatkan penghargaan Bronze Star kemudian Army Commendation Medal. Dari kemiliteran yang dimaksud memberikan pandangan terbuka sekaligus wawasan luas terhadap dirinya terkait isu-isu pertahanan dan juga kebijakan militer.

    Pada tahun 2013, Pete Hegseth kembali melanjutkan lembaga pendidikan untuk meraih peringkat Master of Public Policy dari John. F Kennedy School of Government di area Harvad Universty. Hal ini berlandaskan agar Pete Hegseth mempunyai landasan teoritis yang mana cukup kuat terhadap kariernya di tempat dunia militer.

    Tak hanya sekali bergerak di area dunia militer, Pete Hegseth pun berpartisipasi di tempat beberapa organisasi veteran salah satunya Vets Freedom dan Concerced Veterans for America.

    Dengan perjalanan karier yang digunakan sangat berkembang, tak jarang pula Pete Hegseth mengalami kontroversi yang tersebut menciptakan pencitraan kariernya menjadi buruk. Terutama pada dunia publikasi, dirinya dikenal sebagai pribadi komentator konservatif pada Fox News hingga mengeluarkan pendapat kontroversial.

    Hal ini terjadi kembali pada pada waktu sidang konfirmasi Senat, pada waktu Pete Hegseth diberikan pertanyaan oleh Senator Tammy Duckworth mengenai ASEAN. Dirinya menjawab negara-negara yang dimaksud bahkan bukanlah termasuk Asean yang tersebut disebutkan seperti Korea Selatan, Jepun hingga Australia.

    Dari situlah calon Kementerian Perlindungan usulan Donald Trump ini mendapatkan perdebatan terkait karier atau jabatan yang mana akan Pete Hegseth ambil. Sehingga hal ini, diperlukan kesiapan yang mana tambahan matang pada menghadapi tantangan global yang tersebut lebih tinggi kompleks.

  • Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    Sejarah ASEAN Cup beserta daftar juaranya

    LIgapedianews.com DKI Jakarta – ASEAN Cup atau yang mana mempunyai nama resmi ASEAN Mitsubishi Electric Cup, dulunya dikenal dengan nama Piala AFF adalah pertandingan sepak bola terbesar kemudian terpopuler antar negara di dalam kawasan Asia Tenggara.

    Turnamen ini diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN, yaitu AFF (ASEAN Football Federation) dan juga pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996.

    Sejak ketika itu, Piala AFF menjadi turnamen bergengsi untuk negara-negara anggota ASEAN di menunjukkan kemampuan sepak bola mereka.

    Sejarah singkat ASEAN Cup

    ASEAN Cup atau Piala AFF pertama kali diadakan di dalam Singapura pada tahun 1996 dengan sponsor utama dari perusahaan bir dengan syarat Singapura, yakni Tiger Beer, sehingga pada edisi awal pertandingan ini dikenal sebagai "Piala Tiger".

    Turnamen ini didirikan oleh enam negara kontestan pada edisi perdananya, yaitu Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan juga Thailand. Negara Asean lain yang dimaksud juga tampil sebagai pasukan undangan adalah Kamboja, Laos, Myanmar, juga Vietnam.

    Saat itu, Thailand berhasil menjadi juara pasca mengalahkan Tanah Melayu dalam partai final dengan skor satu gol tanpa balas berkat gol yang tersebut dicetak oleh Kiatisuk Senamuang.

    Kesuksesan Piala Tiger edisi perdana menghasilkan kejuaraan ini terus mengalami perkembangan pada kualitas kompetisi kemudian penyelenggaraannya berlanjut di area edisi berikutnya

    Pada tahun 2007, Tiger Beer menghentikan sponsorship merek serta nama kompetisi berubah menjadi Piala AFF (AFF Championship).

    Sejak ketika itu, pertandingan ini juga mulai mendapatkan perhatian lebih tinggi besar dari penggemar sepak bola dalam seluruh kawasan, lalu menjadi salah satu kompetisi regional yang tersebut paling dinantikan pada Asia Tenggara.

    Nama pertandingan ini beberapa kali mengalami inovasi terkait sponsor, mulai dari AFF Suzuki Cup sejak 2008 hingga 2020, kemudian AFF Mitsubishi Electric Cup pada tahun 2022 lalu ASEAN Mitsubishi Electric Cup pada kompetisi terbaru dalam tahun 2024 ini.

    Format turnamen

    Awalnya, Piala AFF menggunakan format kejuaraan round-robin pada sesi grup, kemudian dua regu teratas melaju ke putaran semifinal lalu final.

    Seiring berjalannya waktu, format kompetisi sedikit berubah, khususnya pada fase semifinal dan juga final yang tersebut pada masa kini menggunakan format home and away (tandang juga kandang), juga memberikan keuntungan bagi regu dengan hasil terbaik.

    Kompetisi ini diadakan setiap dua tahun sekali juga menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk mengembangkan peluang sepak bola negara mereka.

    Daftar juara Piala AFF

    Sejak pertama kali digelar, ada beberapa negara yang mendominasi kejuaraan ini, yaitu Thailand dengan tujuh peringkat juara dan juga Singapura yang mana empat kali juara.

    Selain Thailand serta Singapura yang berhasil mendominasi, negara lain seperti Vietnam lalu Tanah Melayu juga pernah merasakan kejayaan di area kompetisi ini, masing-masing dengan dua peringkat untuk Vietnam kemudian satu penghargaan untuk Malaysia.

    Berikut adalah daftar juara Piala AFF dari edisi pertama hingga yang digunakan terbaru:

    • 1996: Thailand
    • 1998: Singapura
    • 2000: Thailand
    • 2002: Thailand
    • 2004: Singapura
    • 2007: Singapura
    • 2008: Vietnam
    • 2010: Malaysia
    • 2012: Singapura
    • 2014: Thailand
    • 2016: Thailand
    • 2018: Vietnam
    • 2020: Thailand
    • 2022: Thailand

    Perkembangan terbaru

    Piala AFF terus mengalami peningkatan, baik dari segi penyelenggaraan maupun kualitas kompetisi. Pada edisi terakhir pada tahun 2022, Thailand kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar kejuaraan ketujuh mereka.

    Pada edisi terbaru dalam tahun 2024, pertandingan ini juga mulai diperkuat oleh peserta naturalisasi kemudian kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara dari setiap negara yang digunakan menambah daya saing dalam antara partisipan turnamen.

    Piala AFF atau ASEAN Cup 2024 akan dimulai pada 8 Desember hingga 5 Januari 2025.

    Dengan sejarah panjang kemudian rivalitas yang mana semakin ketat di dalam kawasan Asia Tenggara, Piala AFF telah dilakukan menjadi simbol kebanggaan sepak bola ASEAN serta terus menginspirasi generasi pemain lalu penggemar sepak bola dalam seluruh wilayah ini.