
DKI Jakarta – Registrasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk siswa resmi dibuka sejak Mulai Pekan (12/1). Hal ini tak semata-mata berlaku bagi lulusan pada negeri, tetapi berlaku juga bagi lulusan sekolah luar negeri.
SNPMB merupakan sistem seleksi nasional untuk masuk ke Perguruan Tinggi Nasional (PTN). Seleksi ini memiliki dua jalur, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan juga Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Untuk berpartisipasi pada salah satu atau kedua jalur seleksi nasional tersebut, setiap calon partisipan wajib melakukan registrasi juga miliki akun SNPMB siswa yang dimaksud berpartisipasi terlebih dahulu.
Akun SNPMB berubah menjadi identitas utama bagi siswa pada seluruh tahapan seleksi masuk perguruan tinggi. Akun ini digunakan untuk menegaskan serta memverifikasi keabsahan data peserta.
Selain itu, melalui akun ini siswa dapat menentukan jalur seleksi, memilih kampus tujuan, dan juga menetapkan kegiatan studi yang dimaksud diminati
Kepemilikan akun ini merupakan asal mutlak juga langkah awal yang mana harus dipenuhi untuk dapat berpartisipasi pada rute seleksi masuk PTN 2026.
Namun, berbeda dengan calon kontestan lulusan di negeri, untuk calon partisipan lulusan luar negeri penting melalui prosesnya tersendiri.
Tahapan registrasi akun SNPMB 2026 untuk lulusan luar negeri
Melansir laman resmi SNPMB, bagi siswa lulusan luar negeri dari sekolah non-SRI (Sekolah Rakyat Indonesia), diperlukan melakukan verifikasi lalu validasi NISN secara mandiri lebih lanjut dulu.
Proses ini dapat dijalankan melalui laman Verval Lulusan Kemdikbud yakni https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/pengajuan/sekolah-ln, dengan menginput kode NPSN khusus, yaitu 69999999.
Agar berhasil melakukan pendaftaran akun SNPMB 2026, pastikan data NISN, NPSN, dan juga tanggal lahir calon kontestan telah terjadi tersinkronisasi serta terdaftar secara resmi ke pangkalan data PUSDATIN.
Berikut tahapan lengkap registrasi akun SNPMB 2026 untuk lulusan luar negeri:
- Buka laman resmi Verval Lulusan Kemdikbud melalui link yang ada ke menghadapi untuk memulai langkah-langkah verifikasi juga validasi NISN.
- Lengkapi data identitas diri secara akurat, mulai dari NISN, NIK, nama lengkap, tempat serta tanggal lahir, jenis kelamin, nama ibu kandung, juga alamat email pribadi yang dimaksud masih aktif.
- Pada menu “Profil Lulusan”, isi tahun kelulusan pada bagian “Tahun Ajaran Lulus”.
- Pilih bidang studi atau jurusan yang dimaksud sesuai pada kolom “Peminatan”.
- Unggah dokumen ijazah SMA atau sederajat di bentuk digital dengan mengklik tombol “Choose File”.
- Setelah meyakinkan semua data benar, klik tombol “AJUKAN” untuk mengirimkan permohonan validasi NISN.
Perlu diketahui, jalur SNBP secara eksklusif ditujukan untuk siswa dari sekolah yang menerapkan Kurikulum Nasional. Syarat calon partisipan mencakup lulusan dari SMA/SMK/MA ke pada negeri lalu Sekolah Republik Tanah Air (SRI) pada luar negeri.
Maka dari itu, lulusan sekolah luar negeri yang dimaksud tak menggunakan Kurikulum Nasional bukan dapat mengikuti SNBP.
Hal ini disebabkan dikarenakan tiada tersedianya mekanisme penyetaraan nilai rapor dari kurikulum asing ke sistem nilai nasional yang diperlukan untuk pemeringkatan siswa eligible.
Akan tetapi, para calon partisipan lulusan luar negeri masih memiliki kesempatan untuk masuk PTN ke Nusantara melalui jalur lain, seperti SNBT kemudian jalur seleksi mandiri yang dimaksud tersedia pada setiap PTN.
Sebagai tambahan informasi, jadwal resmi dari Panitia SNPMB 2026, periode registrasi akun SNPMB bagi siswa yang mana akan mendaftar jalur SNBP dijadwalkan pada 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Sementara itu, untuk pendaftar melalui jalur SNBT, pendaftaran akun siswa tersedia pada jangka waktu yang digunakan lebih banyak panjang, yakni mulai 12 Januari sampai dengan 7 April 2026.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.



