
INTAN JAYA – Di sedang bentangan alam Intan Jaya yang digunakan memukau, sebuah kisah kehangatan terjalin antara prajurit TNI lalu generasi penerus Papua. Satuan Pekerjaan (Satgas) Yonif 631/Antang, yang digunakan bertugas ke Sugapa, tak cuma hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak ke sana. Melalui sentuhan personal yang tersebut humanis, mereka berupaya menanamkan nilai-nilai penting sejak dini.
Senin (4/2/2026) berubah menjadi saksi bisu momen berharga sewaktu para prajurit TNI dengan sabar menemani lalu membantu anak-anak Papua yang digunakan sedang bermain pada sekitar pos mereka. Bukan sekadar menjaga, namun juga membersihkan. Pertemuan mudah ini, seperti memandikan anak-anak, menjadi sarana edukasi efektif tentang pentingnya kebersihan diri. Lebih dari itu, setiap tawa lalu senyum yang dimaksud terukir berubah menjadi jembatan emosional yang semakin mempererat hubungan antara TNI kemudian penduduk setempat.
Komandan Satgas Yonif 631/Antang, Letkol Inf Andi, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap berkembang kembang anak-anak Papua, khususnya pada aspek keseimbangan dan juga kebersihan.
“Kami ingin menanamkan kesadaran hidup bersih untuk anak-anak sejak dini. Kegiatan ini kemungkinan besar sederhana, tetapi miliki dampak besar bagi kesegaran juga pembentukan karakter mereka. Kehadiran kami di dalam di lokasi ini bukanlah hanya saja untuk pengamanan, tetapi juga untuk memberi faedah nyata bagi masyarakat, ” kata Letkol Inf Andi.
Beliau menambahkan, interaksi dengan segera seperti ini adalah kunci untuk memulai pembangunan rasa saling percaya yang kokoh antara TNI juga warga pada wilayah penugasan.
“Kedekatan yang tersebut dibangun sejak dini akan menumbuhkan rasa aman serta kebersamaan. Anak-anak adalah generasi penerus Papua yang tersebut harus kita jaga bersama, ” tegasnya.
Upaya Satgas Yonif 631/Antang ini selaras dengan arahan Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI HABEMA, Mayjen TNI Lucky Avianto, yang selalu menekankan pentingnya peluncuran prajurit TNI di dalam Papua sebagai pelindung sekaligus mitra penduduk melalui pendekatan yang digunakan humanis juga persuasif.
Sorak-sorai keceriaan anak-anak tak henti terdengar sepanjang kegiatan berlangsung. Tawa riang kemudian canda hangat mewarnai setiap pergerakan membersihkan diri, menciptakan suasana yang dimaksud begitu akrab, layaknya sebuah keluarga besar. Bagi masyarakat Sugapa, peluncuran para prajurit TNI bukanlah hanya sekali menyajikan rasa aman, tetapi juga sebuah perhatian tulus yang menyentuh secara langsung denyut keberadaan sehari-hari mereka.
Melalui setiap aksi kemanusiaan ini, Satgas Yonif 631/Antang berharap dapat menanamkan benih-benih kebersihan, kebersamaan, dan juga perhatian sosial ke hati anak-anak Papua. Sebuah harapan besar agar kemanunggalan antara TNI juga rakyat di Daerah Intan Jaya semakin menguat, terjalin pada ikatan yang dimaksud tak terpisahkan. (Wartamiliter.com)



