berita viral

Satgas Yonif 408/SBH: Layanan Bidang Kesehatan 'Honai ke Honai' dalam Lanny Jaya

LANNY JAYA – Di sedang bentangan alam pegunungan Papua yang menantang, prajurit dari Satuan Tindakan (Satgas) Batalyon Infanteri 408/Suha Brata Husada (SBH) Kompi Tempur (TK) Andugume tak gentar. Mereka rela menyusuri setiap jengkal tanah demi menjangkau warga yang mana membutuhkan uluran tangan, khususnya pada hal kesehatan. Inisiatif Pelayanan Kesejahteraan Keliling (Yankes Keliling) berubah jadi jembatan vital yang digunakan menghubungkan prajurit dengan masyarakat dalam Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Wilayah Lanny Jaya.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/2/2026) ini merupakan respons dengan segera terhadap realitas pahit: akses menuju sarana kesegaran yang sangat sulit dijangkau, ditambah minimnya sarana medis pada wilayah tersebut. Dengan langkah pasti, para personel Satgas mengunjungi honai demi honai, menyapa warga dari bervariasi usia—mulai dari anak-anak yang dimaksud riang, ibu rumah tangga yang dimaksud sigap, hingga para lansia yang bijaksana. Pemeriksaan kesegaran dasar, distribusi obat-obatan yang mana diperlukan, dan juga pembukaan edukasi kesejahteraan yang mana informatif berubah menjadi rangkaian aksi mereka.

Kapten Inf Nur Ikhsan, Komandan Pos Andugume Satgas Yonif 408/SBH, mengungkapkan betapa mendalam makna pengabdian ini baginya juga seluruh prajurit. Ia menegaskan bahwa diperkenalkan merekan adalah manifestasi tanggung jawab moral untuk melayani warga dalam tanah penugasan.

“Akses pelayanan kesegaran ke Andugume sangat terbatas. Ketika warga tak dapat menjangkau infrastruktur kesehatan, maka kami yang dimaksud harus hadir menghampiri mereka. Kami ingin memverifikasi tidaklah ada warga yang digunakan terabaikan serta semua merasa diperhatikan juga dilindungi selama kami bertugas, ” kata Kapten Nur Ikhsan.

Lebih dari sekadar penanganan medis, Kapten Nur Ikhsan menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi kompetisi mendirikan ikatan emosional yang mana kuat antara prajurit dan juga penduduk lokal.

“Interaksi dengan segera ke honai menyebabkan kami lebih banyak memahami kondisi warga. Dari situlah kepercayaan serta rasa kekeluargaan tumbuh, ” ujarnya, menyiratkan kehangatan yang mana tercipta dari setiap pertemuan.

Sambutan hangat dari warga Andugume tak terhingga. Sebuah ungkapan hati dari salah individu warga menggambarkan betapa besar bantuan yang digunakan mereka itu rasakan. Ia berbagi cerita tentang bagaimana rasa cemas juga sakit yang dimaksud dialami sebelumnya sekarang ini berganti dengan ketenangan.

“Kami tinggal terpencil dari kota kemudian Puskesmas. Kalau sakit, biasanya hanya sekali bertahan. Sekarang bapak-bapak TNI datang periksa kami lalu kasih obat. Kami merasa diperhatikan lalu tiada sendiri, ” tuturnya, dengan nada pernyataan penuh syukur.

Kehadiran para prajurit TNI tak cuma menyebabkan khasiat fisik, tetapi juga menyuntikkan energi positif secara psikologis. Anak-anak, yang tersebut awalnya kemungkinan besar sedikit canggung, pada saat ini terlihat lebih lanjut ceria lalu berani berinteraksi. Ini adalah menunjukkan bahwa peran Satgas melampaui sekadar penjaga keamanan; merek telah terjadi menjelma berubah jadi mitra dan juga sahabat sejati bagi masyarakat.

Melalui inisiatif Yankes Keliling ini, Satgas Yonif 408/SBH TK Andugume sekali lagi membuktikan komitmennya yang mana tak tergoyahkan untuk senantiasa hadir dalam sedang masyarakat. Merawat kesehatan warga adalah prioritas, sekaligus mempererat tali kemanunggalan antara TNI kemudian rakyat ke pelosok pegunungan Papua yang dimaksud penuh keindahan lalu tantangan. (Wartamiliter.com)

Related Articles