
Pasaman — Kesenian tradisional Ronggeng Duo Sejati dari Jorong Koto Tangah, Nagari Ganggo Hilia, tampil memukau di Waktu petang Seni Budaya yang dijalankan pada rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pasaman ke-80, Hari Jumat (3/10) malam.
Pertunjukan yang digunakan sarat nilai budaya Minangkabau ini sukses mendebarkan perhatian para penonton dengan aksi luwes para penari dan juga irama musik tradisional yang dimaksud khas.
Acara semakin meriah ketika Wakil Kepala Daerah Pasaman, Parulian Dalimunthe, mengambil bagian segera berbaur dengan pemain ronggeng. Ia bahkan didampingi Sekretaris Daerah Yudesri untuk menari bersama, sehingga menambah semarak suasana juga mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.
Wakil Kepala Daerah Pasaman, Parulian Dalimunthe menyampaikan, pentingnya merawat kesenian tradisional sebagai identitas daerah.
“Melalui pertunjukan seperti ini, kita bukan hanya saja melestarikan budaya, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap generasi muda terhadap identitas daerahnya, ” ujarnya.
Sekretaris Daerah Pasaman, Yudesri, juga memberikan apresiasi berhadapan dengan semangat warga yang mana kekal konsentris menampilkan seni tradisi dalam berada dalam derasnya arus modernisasi.
“Kami berharap kesenian ini terus dilestarikan kemudian berubah menjadi bagian dari daya tarik wisata budaya Pasaman, ” tutur Yudesri.
Wali Nagari Ganggo Hilia yang mana hadir pada kesempatan yang disebutkan menyampaikan rasa bangganya.
“Kehadiran Ronggeng Duo Sejati di malam hari ini adalah bukti bahwa penduduk kita masih mencintai budaya. Kami akan terus menggalang generasi muda untuk tampil kemudian berkarya, ” katanya.
Malam Seni Budaya ini berubah menjadi kesempatan penting untuk menghidupkan tradisi sekaligus membuka ruang bagi generasi muda di melestarikan kesenian yang digunakan menjadi identitas komunitas Pasaman.



