Blog

  • Kata Pelatih Persija Ibukota pasca Kalah 0-3 dari Bali United tapi Tetap Diterima ke Semifinal Piala Presiden 2024

    Kata Pelatih Persija Ibukota pasca Kalah 0-3 dari Bali United tapi Tetap Diterima ke Semifinal Piala Presiden 2024

    Jakarta – Pelatih Persija Ibukota Indonesia Carlos Pena bukan menjadikan para pemain muda yang dimaksud dimainkannya sebagai pemain inti menyebabkan kekalahan 0-3 dari Bali United pada pertandingan Grup B Piala Presiden 2024, Jumat.

    Pada laga yang dimaksud dimainkan di tempat Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, tersebut, sebagian pemain muda yakni Cahya Supriadi, Raka Cahyana Rizki, Muhammad Alwi Fadilah, Muhamad Zahaby Gholy, Aditya Warman, kemudian Rayhan Hannan mengisi susunan 11 pertama.

    “Menurut saya kami memiliki atlet muda yang digunakan sangat bagus, tetapi mereka itu membutuhkan waktu, dia memerlukan pengalaman, mereka memerlukan menit bermain untuk dapat berkembang, mereka memerlukan kepercayaan diri. Dan jikalau saya tidaklah menggunakan mereka itu pada pertandingan seperti hari ini, saya tak akan menjadi instruktur yang dimaksud bagus,” kata Carlos pada konferensi pers purna laga.

    “Saya bukan miliki keluhan apapun mengenai para pemain muda. Kami kalah hari ini bukanlah lantaran saya memasukkan para pemain muda ke skuad. Kami kalah di area pertandingan ini dikarenakan Bali (United) lebih besar baik dari kami,” tambahnya.

    Kekalahan 0-3 dari Bali tidaklah menggagalkan langkah Persija untuk lolos ke semifinal Piala Presiden 2024. Bahkan sebelum laga kontra Bali dimainkan, Macan Kemayoran sudah ada dipastikan lolos ke empat besar sebab Arema FC menang besar 5-0 berhadapan dengan Madura United.

    Dengan hasil itu, Persija yang tersebut menghuni kedudukan kedua di area klasemen akhir Grup B akan menantang juara Grup A, Borneo FC, di tempat semifinal. Fokus Carlos pun saat ini tertuju terhadap pertandingan semifinal tersebut.

    “Kami sekarang sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Borneo. Tentu hanya kami perlu memperbaiki sejumlah hal. Kami sedang berada di tempat pra musim. Kamu mulai bekerja tiga pekan silam. Banyak hal yang perlu dibenahi serta mudah-mudahan kami dapat memperlihatkan perkembangan ketika melawan Borneo,” pungkas Carlos.

    Pertandingan-pertandingan fase gugur Piala Presiden 2024 akan dimainkan di dalam Stadion Manahan, Solo. Dua laga semifinal akan berlangsung pada Selasa (30 Juli) kemudian Rabu (31 Juli). Laga perebutan peringkat ketiga akan berlangsung pada Hari Sabtu (3 Agustus), lalu laga pamungkas akan dimainkan pada Minggu, 4 Agustus.

  • Duit Sponsor Piala Presiden 2024 Bertambah, Maruarar Sirait Ingin Tambah Hadiah untuk Tim Juara

    Duit Sponsor Piala Presiden 2024 Bertambah, Maruarar Sirait Ingin Tambah Hadiah untuk Tim Juara

    Jakarta – Ketua Steering Comitee Piala Presiden 2024 Maruarar Sirait menyatakan berniat menambah hadiah untuk juara kejuaraan pramusim tersebut. Meski tiada menyebutkan secara spesifik besaran hadiah untuk kelompok juara, ia menilai rencana itu dapat terwujud sebab meningkatnya dana yang tersebut masuk dari sponsor.

    “Saya tadi telah minta hitung-hitung, saya akan menambah hadiah buat juaranya akibat sponsornya makin lama makin banyak, jadi kita panitia harus fair, jadi nanti klubnya juga makin semangat, pemain makin semangat,” kata Maruarar dalam Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, hari terakhir pekan malam, 27 Juli 2024.

    “Sponsor sejumlah ya kita tentu hadiahnya harus bertambah, bukanlah dikurangi, tapi ditambah. Hadiahnya kita tambah sekarang lantaran sambil main, sponsor datang terus,” ucap beliau menambahkan.

    Pada Piala Presiden 2022, hadiah untuk regu juara berjumlah Mata Uang Rupiah 3 miliar. Sedangkan, hadiah untuk pasukan juara Piala Presiden 2024 disebut-sebut sudah pernah meningkat hingga Rupiah 5 miliar. Tim peringkat kedua mendapat Simbol Rupiah 2,5 miliar, pasukan peringkat ketiga menerima Mata Uang Rupiah 1,5 miliar, juga pasukan peringkat keempat Simbol Rupiah 1 miliar.

    “(Sponsor) telah Rupiah 68 miliar, saya yakin pada beberapa hari ini akan meningkat. Kenapa tidaklah boleh ada APBN, BUMN, oleh sebab itu kalau lapangan usaha olahraga harus dari swasta,” ujar Maruarar.

    “Awalnya 48 (milyar) sekarang menjadi 68, dari situ membuktikan bahwa dinamika positif sistem ekologi sepak bola terjadi. Karena ada PSSI yang bagus, ada presiden yang dimaksud bagus, ada Piala Dunia, juga prestasi makin bagus,” tutur politisi Gerindra itu.

    Piala Presiden 2024 telah memasuki akhir dari fase gugur. Dua regu dari Grup A, yakni Borneo serta Persis Solo, telah memverifikasi langkah ke semifinal, sedangkan dari Grup B, meskipun sampai berita ini ditulis pertandingan antara Bali United melawan Persija DKI Jakarta masih berlangsung, namun Macan Kemayoran juga Arema FC dipastikan lolos ke empat besar.

    Sisa pertandingan Piala Presiden 2024 akan dimainkan pada Stadion Manahan, Solo. Dua laga semifinal akan berlangsung pada Selasa, 30 Juli dan juga Rabu, 31 Juli 2024. Laga perebutan peringkat ketiga berlangsung pada Sabtu, 3 Agustus 2024, lalu laga pamungkas pada Minggu, 4 Agustus 2024.

    Pilihan Editor: Prediksi Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu di dalam Semifinal Piala AFF U-19 2024: Jadwal Live, H2H, Proyeksi Susunan Pemain

  • Timnas Indonesia U-19 vs Malaya pada Semifinal Piala AFF U-19 2024 Hari Sabtu Waktu senja Ini, Indra Sjafri: Laga Penuh Gengsi

    Timnas Indonesia U-19 vs Malaya pada Semifinal Piala AFF U-19 2024 Hari Sabtu Waktu senja Ini, Indra Sjafri: Laga Penuh Gengsi

    Jakarta – Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Malaya di dalam semifinal Piala AFF U-19 2024. Kedua regu akan berhadapan dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 27 Juli, mulai 19.30 dengan disiarkan dengan segera SCTV. 

    Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menyatakan pertemuan timnya dengan Negara Malaysia sebagai laga penuh gengsi. 

    Menurut Indra, pada pertarungan pasukan usia muda menang bukanlah segalanya. Namun, apabila telah melibatkan antarnegara, termasuk Malaysia, gengsi harus diperjuangkan dengan kemenangan.

    “Tetapi, kalau telah pertandingan antar negara, saya tetap memperlihatkan dengan filosofi itu, paham dengan filosofi itu, tapi gengsi negara masih kita perjuangankan. Itu yang tersebut saya komunikasikan ke anak-anak, bahwa pertandingan antar negara bukanlah pertandingan antar filosofi, tetapi ada gengsi dalam situ,” kata Indra pada jumpa pers di area Surabaya, Jumat.

    Meski demikian, apapun hasil laga nanti, instruktur berusia 61 tahun itu menyatakan kemenangan adalah bonus untuk timnya yang digunakan saat ini sedang menatap target besar bermain pada Piala Global U-20 2025.

    Setelah menyelesaikan Piala AFF U-19, Kadek Arel lalu kawan-kawan akan bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 pada 21-29 September agar lolos  putaran final Piala Asia U-20 yang dimainkan Februari tahun depan.

    “Timnas Indonesia U-19 ini dipersiapkan untuk kualifikasi Piala Asia U-20 2025 juga Piala Asia dalam Februari nanti. Tim ini kita bangun mulai dari Januari, proses sedang berlangsung,” kata Indra.

    “Yang penting untuk saya adalah permainan merek dari pertandingan ke pertandingan sangat lebih tinggi baik, itu yang paling penting dulu. Kalau nanti ada kemenangan itu memang sebenarnya bonus untuk kita,” kata dia.

    Semifinal Piala AFF U-19 2024 lainnya akan mempertemukan Australia serta Thailand, mulai 15.00 WIB.

  • Semifinal Piala AFF U-19 2024 Australia vs Thailand Hari Sabtu Sore 27 Juli: Simak Komentar Pelatih Kedua Tim

    Semifinal Piala AFF U-19 2024 Australia vs Thailand Hari Sabtu Sore 27 Juli: Simak Komentar Pelatih Kedua Tim

    Jakarta – Laga Australia vs Thailand akan hadir pada putaran semifinal Piala AFF U-19 2024. Kedua regu akan berhadapan pada Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 27 Juli, mulai pukul 15.00 WIB.

    Pelatih Australia, Trevor Morgan, merasa beruntung telah mengamati permainan Thailand secara segera sebelum kedua kelompok bertemu. Ia hadir pada laga terakhir Thailand ketika imbang 1-1 melawan Malaysia, Kamis lalu.

    “Jadi untuk persiapan besok kita mempunyai latihan hari ini, kita beruntung kemarin sanggup menonton pertandingan Negara Malaysia lawan Thailand, itu adalah pertandingan yang digunakan bagus,” kata Trevor dalamjumpa pers pada Surabaya pada Jumat.

    Sementara itu, Pelatih Thailand U-19 Emerson Pereira mengungkapkan persiapan timnya sejauh ini berjalan cukup baik, meskipun hanya sekali memiliki satu hari jeda dari laga terakhir sebelum kembali bermain pada semifinal.

    Hari ini Thailand mengurungkan jadwal melakukan official training untuk fokus untuk pemulihan serta analisis kekuatan lawan sebelum menjalani laga semifinal. “Persiapan kami cuma recovery lalu video di malam hari ini dan juga mencoba memilih yang terbaik untuk dimainkan besok,” kata Emerson.

    Kedua regu total telah lima kali menjuarai Piala AFF U-19 sejak pertandingan ini mulai pada 2002.

    Kedua pembimbing tak menaruh target tinggi serta belaka menyatakan fokus membentuk regu sebelum menatap event bergengsi Piala Asia U-20 2025 pada Februari tahun depan.

    “Untuk kami ini adalah turnamen persiapan lalu pembelajaran. Untungnya kami mampu bermain melawan empat lawan berbeda, itu bagus. Tentu hanya semua pemain datang ke di lokasi ini untuk meraih kemenangan semua pertandingan serta kita mencoba hal itu memungkinkan bagi mereka,” kata Trevor.

    “Kompetisi ini sangat penting untuk mengembangkan para pemain, kami mempunyai kualifikasi bulan September, jadi kami perlu mengetahui pemain mana yang sanggup bermain di area level tinggi, level berbeda, lalu pasukan utama Thailand, jadi pengalaman yang digunakan bagus untuk pemain saya,” kata ia Emerson.

    Setelah laga Australia vs Thailand, semifinal Piala AFF U-19 2024 akan menghadirkan laga Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia, pada 19.30 WIB.

  • Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia: Indra Sjafri Percaya Diri Bisa Kembali Melewati ke Final Piala AFF U-19

    Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia: Indra Sjafri Percaya Diri Bisa Kembali Melewati ke Final Piala AFF U-19

    Jakarta –  Indra Sjafri percaya diri dapat kembali menyebabkan Timnas Indonesia U-19 ke final Piala AFF U-19 untuk kedua kalinya. Pada edisi 2013 di area Sidoarjo ia mengantarkan generasi Evan Dimas juga kawan-kawan meninggalkan sebagai juara.

    Pada turnamen yang tersebut sekarang bernama ASEAN U-19 Boys Championship 2024 ini, Indonesia akan menghadapi Negara Malaysia yang mana sedang menghadang di dalam semifinal pada Sabtu, 27 Juli, mulai 19.30 Waktu Indonesia Barat dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

    Indra merasa percaya diri mengakibatkan Indonesia ke final Piala AFF U-19 untuk kedua kalinya akibat persiapan timnya sejauh ini baik dan juga semua pemainnya pada kondisi siap tempur.

    Terlebih, Indonesia juga melaju ke semifinal Piala AFF U-19 tahun ini dengan catatan memuaskan, tiga kemenangan dari tiga laga, mencetak 14 gol lalu hanya sekali kebobolan dua gol.

    “Mengenai persiapan Timnas Indonesia U-19 pada hari ini cukup baik, serta kita sudah ada melakukan persiapan untuk semifinal ini dari mulai dua hari yang digunakan lalu setelahnya selesai putaran grup. Semua pemain di keadaan fit,” kata Indra pada pembukaan jumpa pers dalam Surabaya, Jumat.

    “Untuk saya pribadi, ini adalah semifinal kedua saya di dalam Jawa Timur, di dalam mana semifinal pertama saya dalam tahun 2013, kemudian ini adalah semifinal kedua. Mudah-mudahan, Allah izinkan kita melaju ke sesi selanjutnya,” tambahnya.

    “Saya berharap untuk penduduk hadir ke stadion untuk menyaksikan pertandingan. Saya pikir besok pertandingan berjalan menarik,” lanjutnya.

    Indonesia miliki keuntungan menjauhi menghadapi Malaya oleh sebab itu miliki waktu istirahat cukup berbagai dari laga terakhir ketika menang 6-2 melawan Timor Leste, Selasa lalu, 23 Juli.

    Banyaknya waktu istirahat ini, kata dia, sangat ia manfaatkan untuk mempersiapkan regu mendekati semifinal, termasuk kemungkinan laga yang tersebut bisa jadi cuma ditentukan melalui sesi penalti.

    “Ya menguntungkan dikarenakan kita berbagai waktu untuk melakukan persiapan. Termasuk, semua persiapan, ada penalti, juga sebagainya. Dan, hari ini juga kita ada latihan terakhir sebelum besok pertandingan. Insyaallah semua berjalan dengan baik lalu sesuai,” jelasnya.

    Sementara itu, Pelatih Tanah Melayu Juan Torres Garrido mengungkapkan sebaliknya lantaran ia hanya saja miliki jeda istirahat satu hari setelahnya terakhir kali berlaga melawan Thailand yang mana berakhir dengan skor 1-1 pada kemarin Kamis, 25 Juli.

    “Persiapan kami sulit sebab semata-mata punya satu waktu istirahat setelahnya pertandingan terakhir. Kami memulihkan diri sampai para pemain saya siap,” kata Juan.

    Selain laga Indonesia vs Malaysia, semifinal Piala AFF U-19 2024 lainnya akan mempertemukan Australia dan juga Thailand, mulai 15.00 WIB.

  • Prediksi Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu U-19: Jens Raven kemudian Welber Jardim Starter Lagi?

    Prediksi Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu U-19: Jens Raven kemudian Welber Jardim Starter Lagi?

    Jakarta – Timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Tanah Melayu pada laga semifinal ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2024 dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu, 27 Juli 2024. Dua pemain keturunan Jens Raven lalu Welber Jardim diprediksi akan datang kembali menjadi starter.

    Raven juga Welber, sebelumnya, turun sejak menit awal pada laga terakhir grup A melawan Timor Leste. Kala itu, Garuda Muda menang telak dengan skor 6-2. Raven turut menyumbang dua gol juga satu assist.

    Torehan yang dimaksud menyebabkan penyerang selama klub FC Dordrecht U-21 itu pada saat ini menjadi salah satu top skor regu dengan koleksi tiga gol, dengan Kadek Arel kemudian Iqbal Gwijangge. Walau sempat dicadangkan pada dua pertandingan awal, Raven membuktikan kapasitasnya dengan mampu memanfaatkan setiap menit yang diberikan ahli Indra Sjafri.

    Pergerakan Raven terbilang cukup cair di dalam lini depan. Meski berposisi sebagai penyerang berada dalam nomor sembilan, pemain berusia 18 tahun itu mau turun ke bawah untuk menjemput bola atau membuka ruang bagi rekan setim yang tersebut lain. Ketika mendapat potensi emas, ia juga mampu memaksimalkannya dengan baik.

    Sementara itu, Welber yang tersebut mengemban peran baru sebagai gelandang bertahan di tempat bawah asuhan Indra Sjafri juga tampil menonjol. Meski tiada bermain pada kedudukan aslinya, yakni bek sayap kanan, pemain jika klub Sao Paulo itu tetap memperlihatkan memperlihatkan performa yang mana apik. Kendati secara statistik beliau belum menyumbang gol maupun assist, kehadirannya di dalam lini sedang menyebabkan keseimbangan permainan Timnas U-19 Indonesia terjaga.

    Sempat mengalami cedera lutut pada pertandingan melawan Timor Leste hingga harus ditarik keluar, pembimbing Indra Sjafri menegaskan Welber pada kondisi fit mendekati laga kontra Malaysia. Juru taktik berusia 60 tahun itu mengumumkan sang pemain sudah pernah mendapat penanganan dari pasukan dokter sehingga kondisinya pada saat ini siap untuk dimainkan.

    “Terima kasih terhadap pasukan dokter, regu physio kita, juga kita juga di-support oleh pemerintah dengan alat-alat yang dimaksud sangat baik. Satu hari setelahnya cederanya Welber kita tangani dengan baik dan juga hari kedua Welber telah latihan juga siap untuk main besok,” ujar ia disitir dari situs resmi PSSI.

    Indra Sjafri diperkirakan tidaklah akan banyak melakukan pembaharuan komposisi pemain pada pertandingan melawan Malaysia. Dengan formasi dasar 3-4-3, berikut ini prediksi susunan pemain Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu pada semifinal Piala AFF U-19 2024:

    Indonesia: Ikram Algiffari; Kadek Arel, Alfahrezzi Buffon, Iqbal Gwijangge; Dony Tri Pamungkas, Mufli Hidayat, Welber Jardim, Figo Dennis; Riski Afrisal, Arlansyah Abdulaman, Jens Raven.

    Malaysia: Fariz Ighwan; Muhammad Ridzwan, Muhammad Faris, Mohammad Zamirul, Muhammad Aiman, Muhammad Amir; Muhammad Bin Abu Khalil, Muhammad Danial, Adam Haikal; Pavithran Gunalan, Muhammad Arami.

  • 5 Fakta Menarik Jelang Laga Timnas U-19 Indonesia vs Negara Malaysia pada Semifinal Piala AFF U-19 2024

    5 Fakta Menarik Jelang Laga Timnas U-19 Indonesia vs Negara Malaysia pada Semifinal Piala AFF U-19 2024

    Jakarta – Turnamen sepak bola kelompok umur ASEAN U-19 Boys Championship atau Piala AFF U-19 2024 sudah pernah memasuki putaran semifinal. Timnas U-19 Indonesia akan segera berhadapan dengan Malaya dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada hari ini Sabtu, 27 Juli, mulai pukul 19.30 WIB. Kompetisi disiarkan segera oleh Indosiar kemudian Vidio.

    Menjelang pertandingan berlangsung, terdapat berbagai fakta menarik dari kedua tim. Mulai rekor head to head hingga kondisi para pemain dari masing-masing tim.

    Berikut ini 5 fakta menarik mendekati laga Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu di area semifinal Piala AFF U-19 2024:

    1. Rekor Negatif Timnas U-19 Indonesia

    Timnas U-19 Indonesia dihantui dengan rapor buruk melawan Tanah Melayu dalam Piala AFF U-19 2024. Dari empat pertemuan sebelumnya, Garuda Muda bukan pernah meraih kemenangan dengan catatan tiga kali kalah kemudian satu kali imbang.

    Duel terakhir kedua pasukan tercipta pada edisi 2019. Kala itu, Timnas U-19 Indonesia yang mana diperkuat Rizky Ridho, Bagus Kahfi, Rendy Juliansyah, hingga Beckham Putra bermain imbang 3-3 kontra Malaya dalam waktu normal. Kompetisi kemudian berlanjut ke fase tambahan serta Harimau Malaya mampu mencetak satu gol untuk memverifikasi kemenangan 4-3.

    2. Rapor Merugikan Indra Sjafri

    Bukan semata-mata Timnas U-19 Indonesia yang miliki catatan buruk kontra Malaysia. Pelatih Indra Sjafri juga kerap menemui hasil yang digunakan tak diinginkan ketika menghadapi Harimau Malaya.

    Juru taktik berusia 60 tahun itu tercatat sudah ada lima kali bertemu dengan Malaysia, baik ketika menangani Timnas U-19 maupun Timnas U-22. Hasilnya, Indra Sjafri tak pernah meraih kemenangan dengan catatan tiga kali imbang juga dua kali kalah.

    Terakhir kali Indra Sjafri berhadapan dengan Tanah Melayu ketika menangani Timnas U-22 Indonesia dalam Piala AFF U-19 2022. Pasukan Garuda kala itu bermain imbang 2-2 pada fase grup.

    3. Perbedaan Jeda Waktu Istirahat Timnas U-19 Indonesia kemudian Malaysia

    Menjelang laga Timnas U-19 Indonesia vs Malaysia, para pemain dari kedua pasukan berada pada kondisi yang tersebut berbeda. Garuda Muda terbilang diuntungkan oleh sebab itu memiliki jeda waktu istirahat yang tersebut tambahan lama ketimbang Harimau Malaya.

    Jens Raven juga kawan-kawan memainkan pertandingan terakhir grup A pada Selasa, 23 Juli lalu. Artinya ada jeda waktu tiga hari untuk para pemain melakukan pemulihan. Berbeda dengan Malaya yang dimaksud baru menyelesaikan pertandingannya pada Kamis, 25 Juli. Dengan begitu, kelompok asuhan Juan Torres Garrido cuma mempunyai waktu istirahat selama satu hari.

    4. Welber Jardim Dipastikan Fit

    Kabar baik untuk Timnas U-19 Indonesia menjauhi laga kontra Malaysia. Pemain keturunan Welber Jardim dipastikan fit usai sebelumnya mengalami cedera lutut pada pertandingan terakhir grup A melawan Timor Leste.

    Pelatih Indra Sjafri mengungkapkan Welber sudah ada mengambil bagian di pembukaan latihan untuk duel  melawan Harimau Malaya. “Satu hari setelahnya cederanya Welber kita tangani dengan baik kemudian hari kedua Welber sudah ada latihan juga siap untuk main besok.”

    5. Duel Dua Tim Paling Subur

    Laga Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu di tempat semifinal Piala AFF U-19 2024 akan menjadi duel dua kelompok paling subur selama fase grup. Garuda Muda tercatat menimbulkan 14 gol serta hanya sekali kebobolan dua gol. Jens Raven, Kadek Arel, juga Iqbal Gwijangge menjadi top skor regu dengan masing-masing mengoleksi tiga gol.

    Adapun Harimau Malaya diketahui menorehkan 17 gol dengan hanya saja kebobolan satu gol selama fase grup. Pavithran Gunalan menjadi top skor sementara kelompok dengan koleksi empat gol, disusul Abid Safaraz yang digunakan sudah ada mencetak tiga gol.

    Pilihan Editor: Prediksi Timnas U-19 Indonesia vs Tanah Melayu di tempat Semifinal Piala AFF U-19 2024: Jadwal Live, H2H, Proyeksi Susunan Pemain

  • Manchester United Agresif pada Bursa Transfer Musim Ini, Erik Ten Hag Akui Ingin Buat Tim Sekuat Mungkin

    Manchester United Agresif pada Bursa Transfer Musim Ini, Erik Ten Hag Akui Ingin Buat Tim Sekuat Mungkin

    TEMPO.CO, Ibukota Indonesia – Pelatih Manchester United (MU) Erik ten Hag mengungkapkan bahwa ia semata-mata ingin menguatkan timnya sekuat kemungkinan besar untuk kompetisi musim 2024-2025. Ia merespons perihal tambahan transaksi pemain pasca mendatangkan Joshua Zirkzee kemudian Leny Yoro.

    “Saya hanya sekali ingin skuad sekuat mungkin. Kami sudah ada melakukan dua pembelian yang dimaksud sangat bagus, jadi ketika semua orang fit, kami miliki kelompok yang digunakan dapat mengalahkan semua orang, tapi juga pada hal kedalaman skuad, kami harus mengejar ketertinggalan,” kata Ten Hag, diambil dari laman resmi klub, Sabtu, 27 Juli 2024.

    Erik Ten Hag merasa timnya sangat memerlukan kedalaman skuad untuk mengarungi empat kompetisi, Kompetisi Inggris, Turnamen Europa, Piala FA, serta Piala Kompetisi pada musim depan. Pelatih selama Belanda yang dimaksud tidak ingin kejadian musim lalu terulang ketika timnya terseok-seok belaka finis tempat delapan liga lalu tersingkir di tempat putaran fase grup Kompetisi Champions dikarenakan banyak pemain yang mana cedera.

    “Kita tahu itu akibat kita pernah mengalami cedera juga kita rentan dan juga kita harus menghindari hal ini dengan terlebih dahulu menurunkan cedera, menurunkan cedera,” kata mantan pembimbing Ajax Amsterdam itu.

    “Kedua, skuad kami harus miliki kedalaman yang digunakan bagus. Tentu saja, kami punya kualitas, tapi secara kedalaman, sekarang kami harus mengejar ketertinggalan juga bahkan lebih tinggi lagi akibat musim ini akan menjadi survival of the fittest,” ujar Erik Ten Hag.

    Lebih lanjut, Erik Ten Hag juga berbicara bahwa ketajaman salah satu strikernya, Marcus Rashford akan kembali pada musim depan setelahnya ia mendatangkan legenda klub Ruud van Nistelrooy sebagai asistennya. “Itulah alasan mengapa ia (Van Nistelrooy) ada pada sini, tapi tidak ada semata-mata untuk para striker. Dia lebih tinggi dari ini. Namun Rashford belaka bisa jadi membuktikan dirinya juga mampu melakukannya. Dia sudah pernah mencetak begitu banyak gol pada usia yang dimaksud relatif muda. Jadi, beliau mampu melakukannya,” ujar dia.

    Manchester United akan kembali melakoni laga pramusim melawan Arsenal dalam Stadion SoFi, California, Amerika Serikat pada Minggu, 28 Juli 2024, pukul 07.00 WIB.

    Pilihan Editor: Prediksi Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia vs Negara Malaysia U-19: Jens Raven dan juga Welber Jardim Starter Lagi?

  • Timnas Thailand U-19 Berhasil ke Final Piala AFF U-19 2024 pasca Kalahkan Australia satu gol tanpa balas

    Timnas Thailand U-19 Berhasil ke Final Piala AFF U-19 2024 pasca Kalahkan Australia satu gol tanpa balas

    Jakarta – Timnas Thailand U-19 melaju ke final Piala AFF U-19 2024 atau ASEAN U-19 Boys Championship setelahnya mengalahkan Australia dengan skor satu-nol di area Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Hari Sabtu sore, 27 Juli.

    Pada menit-menit awal Thailand lebih banyak mendominasi bola namun belum mampu menembus pertahanan Australia yang dimaksud solid. Setelah menyeberangi menit ke-10, anak asuh Trevor Morgan mencoba membalikkan dominasi bola Thailand.

    Petaka Australia terjadi pada menit ke-14, gol bunuh diri tercipta dari Dylan Paul yang digunakan bermaksud melakukan backpass ke penjaga gawang Dylan Cullen, namun malah terlepas dari kakinya. Poin sementara berubah menjadi 1-0, kemenangan untuk Thailand.

    Australia terus menggempur pertahanan anak asuh Emerson Pereira itu, hingga Jake Najdovski dijatuhkan di tempat area kotak penalti Thailand oleh Jirapol Saelio lalu wasit menunjuk titik putih, pada menit ke-34.

    Namun, pasca wasit selama Tanah Melayu Rafran Joffri Ali meninjau tayangan ulang pada bantu Video Assistant Referee (VAR) pertama jika China Jing Jingyuan lalu VAR kedua Choi Hyun Jai dengan syarat Korea Selatan, kebijakan memberi tendangan penalti dibatalkan.

    Menjelang waktu normal fase pertama, Thailand terus memberikan perlawanan hingga mendapatkan kesempatan melalui tendangan-tendangan dari area kotak penalti Australia, namun tidaklah membuahkan hasil.

    Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor sementara masih 0-1, keunggulan untuk Thailand.

    Pada sesi kedua, Australia yang mana tertinggal satu bilangan segera menyerbu Thailand lewat umpan-umpan pendek yang tersebut dibangun dari pertahanan.

    Tiago Quintal mendapatkan potensi untuk Australia pada menit ke-52, namun tendangannya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Thailand Kittipong.

    Terpaksa pasukan yang dimaksud berjuluk Gajah Perang itu, harus berkompetisi dengan 10 orang oleh sebab itu pemainnya Rapeephat Padthaisong mendapatkan kartu merah setelahnya mengoleksi dua kartu jaundice akibat melanggar Jesse Dean Hoey pada menit ke-67.

    Bermain dengan 10 orang, Young Socceroos semakin meningkat daya serangnya. Terbukti pemain bernomor punggung 16 Zane Sam Helweh yang dimaksud menggantikan Jesse Dean Hoey akibat cedera, mampu menciptakan potensi pada menit ke-74 namun masih membentur tiang gawang Thailand.

    Thailand benar-benar dikepung oleh Australia, namun sesekali masih sanggup menyerang hingga mengancam gawang Dylan Cullen.

    Sebaliknya, Australia yang digunakan terus menerus mengurung pertahanan Kittipong lalu kawan-kawan belum mampu menyamakan kedudukan.

    Hingga wasit Rafran Joffri Ali dengan syarat Negara Malaysia meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor tetap saja sama, satu gol tanpa balas kemenangan untuk Thailand.

    Thailand akan mengantisipasi pemenang pertandingan antara Indonesia lawan Negara Malaysia yang dimaksud juga berlaga dalam stadion yang dimaksud sama, pukul 19.30 WIB.

    Begitu juga Australia akan menantang pasukan yang mana kalah antara Indonesia ataupun Malaya untuk berjuang di tempat perebutan tempat ketiga.

    Laga final Piala AFF U-19 akan berlangsung di area Stadion GBT Surabaya pada Awal Minggu (29/7), pukul 19.30 WIB.

    Susunan pemain kedua tim:

    Timnas Australia U-19: Dylan Peraic-Cullen (PG), Ben Ryan Van Dorssen, Ryley John Hollingdale, Marcus James Younis, Fabian Talladira, Tiago Quintal, Tyler Jordan Williams, Oliver Samuel Randazzo, Jake Najdovski (C), Dylan Paul Leonard, Jesse Dean Hoey.
    Pelatih: Trevor Morgan.

    Timnas Thailand U-19: Kittipong Bunmak (C) (PG), Pikanet Laohawiwat, Jhetsaphat Khuantanom, Singha Marasa, Rapeephat Padthaisong, Caelan Tanadon Ryan, Thanakrit Chotmuangpak, Piyawat Petra, Jirapol Saelio, Pitipong Wongbut, Phongsakon Sangkasopha.
    Pelatih: Emerson Pereira Da Silva.

  • Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-19 2024 vs 2013 Zaman Evan Dimas

    Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-19 2024 vs 2013 Zaman Evan Dimas

    Timnas Indonesia U-19 bersiap melakoni laga pembuka penyisihan Grup A Piala AFF U-19 2024 melawan Filipina U-19 di dalam Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (17/7/2024) di malam hari WIB. Banyak penggemar yang tersebut merasa penasaran komposisi pemain yang dibawa Indra Sjafri, apakah memiliki kekuatan yang mana sejenis atau lebih lanjut dibandingkan sewaktu menangani Evan Dimas dkk.

    Indra Sjafri telah menyampaikan hal ini beberapa hari lalu. Dia menuturkan bahwa kualitas pemain Timnas U-19 pada waktu ini sangat lebih tinggi baik ketimbang sewaktu dirinya menangani Skuad Garuda Nusantara pada 2013.

    Ini mengacu dari hasil tes yang digunakan sudah ada dilakoni Arkhan Kaka dkk. Mulai dari kemampuan taktikal juga skill yang dimaksud dinilai merata. “Yang jelas saya bisa jadi pastikan pemain sekarang lebih lanjut berkualitas dari 2013,” ujar Indra.

    Indra mampu menjelaskan secara detail lantaran ia menjadi salah satu pembimbing yang dimaksud berhasil menyebabkan Timnas Indonesia U-19 juara di area Piala AFF U-19 2013. Dari sinilah popularitas pembimbing berusia 61 tahun itu melejit.

    Saat itu, pemain yang dimaksud dibawa Indra Sjafri hasil dari blusukan ke seluruh penjuru Indonesia. Mulai dari Sekolah Sepak Bola (SBB), mencomot pemain dari Timnas Indonesia U-17, hingga jebolan kegiatan SAD Uruguay seperti Hansamu Yama Pranata, Maldini Pali, juga Dinan Yahdian Javier.

    Perbandingan Kekuatan

    Pada 2013, ada 20 pemain yang mana dibawa Indra. Saat itu ahli berkumis tebal yang disebutkan terlihat fokus pada lini belakang lalu depan.

    Di Piala AFF U-19 2013, Indra menyebabkan tujuh pemain belakang. Sementara di area lini depan, lima pemain yang meningkatkan kekuatan Skuad Garuda Nusantara.

    Sedangkan pada Piala AFF U-19 2024, ada berbagai kriteria yang mana ditentukan sebelum Indra Sjafri menentukan pemain. Mulai dari skill hingga kebugaran pemain menjadi tolok ukur.