Blog

  • Torino jegal upaya Lazio ke zona Eropa

    Torino jegal upaya Lazio ke zona Eropa

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Torino menjegal upaya Lazio merangsek ke zona Eropa atau tempat keenam klasemen sementara Kejuaraan Italia Serie A setelahnya sukses menahan imbang lawannya itu dengan skor 1-1 pada laga lanjutan pekan ke-30 di dalam Stadion Olimpico, Roma, Selasa dini hari WIB.

    Adam Marusic sempat menghadirkan tuan rumah mengatur pada awal putaran kedua, tetapi Lazio harus merelakan dua poin tergelincir dari tangan mereka lantaran gol pemain pengganti Gvidas Gineitis delapan menit jelang bubaran waktu normal.

    Lazio tertahan di tempat peringkat ketujuh dengan koleksi 52 poin, setara dengan rival sekota Negeri Paman Sam Roma tapi tertinggal selisih gol, sedangkan Torino menempati urutan ke-11 dengan 39 poin, demikian catatan laman resmi Kompetisi Italia.

    Bermain di area hadapan suporter sendiri, Lazio memberikan ancaman pada menit ke-13. Tendangan Mattia Zaccagni dalam sisi kiri kotak penalti masih sanggup diselamatkan kiper Torino, Milinkovic-Savic.

    Lima menit kemudian Milinkovic-Savic kembali melakukan penyelamatan. Kali ini beliau menggagalkan potensi dari Pedro Rodriguez.

    Lazio terus membombardir gawang Torino, tetapi beberapa penyelesaian pasukan tuan rumah belum membuahkan hasil.

    Peluang pertama Torino baru tercipta pada menit ke-42. Che Adams menyambar umpan silang Cesare Casadei dengan tendangan dalam kotak penalti, tetapi percobaannya belum on target. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.

    Lazio melanjutkan tekanan merek pada sesi kedua, sedangkan Torino bertahan cukup baik pada mematahkan serangan-serangan tuan rumah.

    Torino mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-52. Sayangnya percobaan Guillermo Maripan dalam kotak penalti belum dapat menaklukkan penjaga gawang Lazio, Ivan Provedel.

    Lazio akhirnya dapat memecah kebuntuan pada menit ke-57. Umpan Pedro berhasil dituntaskan menjadi gol lewat tendangan Marusic dari luar kotak penalti. Poin satu gol tanpa balas untuk Lazio.

    Gol yang disebutkan memacu semangat Biancocelesti untuk menambah keunggulan mereka. Namun, mereka itu justru kecolongan gol penyeimbang jelang akhir pertandingan, tepatnya menit ke-82.

    Sepakan kaki kiri Gvidas Gineitis dari sisi kiri kotak penalti gagal dihentikan Provedel untuk mengubah skor menjadi 1-1.

    Lazio mencoba untuk memulihkan keunggulan mereka, tetapi tidaklah ada gol tambahan yang mana tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan.

  • Kalahkan Empoli 3-0, satu kaki Bologna dalam final Piala Italia

    Kalahkan Empoli 3-0, satu kaki Bologna dalam final Piala Italia

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Bologna berpeluang besar mencapai final Piala Italia 2024-2025 pasca mengalahkan tuan rumah Empoli dengan skor 3-0 pada pertandingan leg pertama semifinal pada Stadion Carlo Castellani, Rabu dini hari WIB.

    Dikutip dari laman kompetisi di dalam Jakarta, Riccardo Orsolini membuka keunggulan Bologna melalui penyelesaian cerdiknya pada menit ke-23. Setelah itu Thijs Dallinga mencetak dua gol pada menit ke-29 dan juga 51 untuk mengakibatkan skuad berjuluk Rossoblu menginjakkan satu kakinya di area final.

    Bologna belum pernah menjuarai turnamen utama apapun sejak dia terakhir kali memenangi Piala Italia pada 1974. Piala Italia 1974 merupakan trofi domestik kedua bagi mereka.

    Kini, juara Turnamen Italia tujuh kali itu hampir dipastikan berhadapan dengan salah satu raksasa Milan pada final bulan depan di dalam Roma, setelahnya mereka mengukir kemenangan keenam beruntunnya dalam semua kompetisi.

    Pelatih Bologna Vincenzo Italiano terbantu oleh Orsolini, yang tersebut gol pemecah kebuntuannya menjadi gol kelimanya dari lima pertandingan, sekaligus menimbulkan pemain 28 tahun itu berpeluang untuk dilirik meningkatkan kekuatan timnas Italia.

    Orsolini mencetak gol ke-13nya musim ini pada depan pembimbing timnas Italia Luciano Spalletti, kemudian pemain sayap itu melakukan gestur mengetuk pintu ke kamera televisi pada pinggir lapangan sebagai isyarat terhadap Spaletti.

    Italiano juga mengejar peringkat utama pertamanya sebagai pelatih. Sebelumnya ia kalah pada tiga final dengan klub sebelumnya, Fiorentina, termasuk pada final Piala Italia 2023.

    Empoli menyingkirkan Fiorentina kemudian Juventus pada perjalanan menuju semifinal pertama mereka, tetapi perjalanan indah itu sekarang ini terasa akan menemui akhir.

    Pasukan Roberto D'Aversa menghuni zona degradasi dalam klasemen sementara Kompetisi Italia, pasca dia gagal menang sejak awal Desember, dengan rentetan 11 kekalahan juga empat kali imbang.

    Daftar susunan pemain:

    Empoli: Jacopo Seghetti, Mattia De Sciglio, Luca Marianucci, Lorenzo Tosto, Emmanuel Gyasi, Jacopo Bacci, Viktor Kovalenko, Liberato Cacace, Ola Solbakken, Jacopo Fazzini, Lorenzo Colombo
    Pelatih: Roberto D’Aversa

    Bologna: Lukasz Skorupski, Davide Calabria, Sam Beukema, Jhon Lucumi, Juan Miranda, Lewis Ferguson, Remo Freuler, Riccardo Orsolini, Jens Odgaard, Dan Ndoye, Thijs Dallinga
    Pelatih: Vincenzo Italiano

  • Inter Milan tanpa Lautaro Martinez di Derby della Madonnina

    Inter Milan tanpa Lautaro Martinez di Derby della Madonnina

    Ligapedia.news Ibukota – Lautaro Martinez mengonfirmasi dirinya absen membela Inter Milan pada derbi Della Madonnnina melawan AC Milan di area semifinal Coppa Italia pada San Siro, Kamis (3/4) pukul 02.00 WIB.

    Lautaro menegaskan beliau "memberikan segalanya untuk mampu berada di area sana" ketika Inter melawan Milan, tetapi waktu penyembuhan cederanya tak cukup.

    Ia mengalami cedera pada waktu jeda internasional pada Maret, yang membuatnya mundur dari pemusatan latihan timnas Argentina untuk pertandingan kualifikasi Piala Planet 2026 melawan Uruguay dan juga Brasil.

    “Saya memberikan segalanya untuk berada dalam sana besok malam, tapi sayangnya waktu tak cukup,” tulis Lautaro pada akun Instagram-nya, disitir Rabu.

    “Musim ini masih panjang dan juga kami punya berbagai target. Kami akan segera bertemu dalam lapangan," tambah pemain yang tersebut sejauh ini sudah ada mengemas 18 gol serta enam assist di dalam semua kompetisi itu.

    Lautaro bukan ingin mengambil risiko yang digunakan menyebabkan cederanya bertambah parah sebab Inter masih menjalani laga yang dimaksud sangat lebih lanjut bergengsi pada waktu dia bertemu Bayern Muenchen pada pertandingan leg pertama putaran delapan besar Kejuaraan Champions pekan depan.

    Selain Lautaro, Nerazzuri juga kehilangan tiga pemain lainnya pada derbi della Madonnina. Tiga pemain itu adalah Mehdi Taremi dan juga Denzel Dumfries sebab cedera, juga Kristjan Asllani yang tersebut menjalani skors.

    Tanpa peluncuran Lautaro kemudian Terami di tempat lini depan, instruktur Simone Inzaghi dikabarkan sedang menguji duet Joaquin Correa serta Marcus Thuram dalam latihan. Dua pemain ini diprediksi menjadi tumpuan Inter di area lini depan melawan Milan.

  • Inter tahan imbang AC Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia

    Inter tahan imbang AC Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Rivalitas panas antara AC Milan dan juga Inter Milan memanas pada leg pertama semifinal Coppa Italia pada Stadion San Siro, Kamis dini hari WIB, ketika kedua pasukan imbang 1-1.

    Dalam pertandingan yang dimaksud dimulai dengan tempo relatif lambat itu kedua kelompok tampil hati-hati.

    Peluang pertama tercipta pada menit ke-9 ketika Joaquin Correa mendapatkan ruang tembak dalam kotak penalti, tetapi Mike Maignan sigap mengamankan bola.

    Inter kembali mengancam pada menit ke-21 lewat sundulan Stefan de Vrij dari situasi bola mati. Namun, Tammy Abraham yang mundur membantu pertahanan berhasil menghalau bola ke luar lapangan.

    Milan tak tinggal diam. Rafael Leao nyaris mencetak gol pada menit ke-26 apabila tendangannya tak diblok kiper Inter, Josep Martinez.

    Menjelang turun minum, Abraham lalu Tijjani Reijnders menimbulkan prospek emas bagi Milan, sementara sundulan Davide Frattesi nyaris menghadirkan Inter unggul pada menit ke-45.

    Babak kedua secara langsung dibuka dengan gebrakan Milan. Baru dua menit berjalan, Abraham memanfaatkan bola liar pada kotak penalti untuk menghadirkan Rossoneri unggul 1-0.

    Inter merespons cepat dengan meningkatkan tekanan.

    Simone Inzaghi melakukan pembaharuan taktik pada menit ke-59, yang digunakan membuahkan hasil delapan menit berselang.

    Hakan Calhanoglu mengurangi tembakan keras dari luar kotak penalti, yang gagal dihalau Maignan sehingga skor berubah 1-1.

    Inter makin agresif pada sisa waktu pertandingan. Nicola Zalewski kemudian Henrikh Mkhitaryan menyebabkan kesempatan emas, tetapi Maignan tampil gemilang menggagalkan mereka.

    Hasil seri ini menciptakan persaingan menuju final Coppa Italia makin menarik. Dengan agregat sejenis kuat 1-1, laga leg kedua pada kandang Inter Milan akan berlangsung sengit.

    Susunan Pemain:

    AC Milan: Mike Maignan; Kyle Walker, Matteo Gabbia, Malick Thiaw, Theo Hernandez; Youssouf Fofana, Tijjani Reijnders; Alex Jimenez, Christian Pulisic, Rafael Leao; Tammy Abraham.

    Pelatih: Sergio Conceicao.

    Inter Milan: Josep Martínez; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Yann Bisseck, Carlos Augusto; Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, Davide Frattesi; Matteo Darmian, Joaquin Correa, Marcus Thuram.

    APelatih: Simone Inzaghi.

  • Mats Hummels umumkan gantung sepatu pada akhir musim

    Mats Hummels umumkan gantung sepatu pada akhir musim

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Pemain bertahan Negeri Paman Sam Roma Mats Hummels mengumumkan gantung sepatu pada akhir musim.

    Keputusan gantung sepatu yang disebutkan disampaikan Mats Hummels melalui laman Instagramnya yang menampilkan video singkat perjalanan karir profesionalnya.

    "Saya bukan dapat mengontrol emosi saya sekarang. Sekarang sudah tiba momen dimana pesepakbola tak menginginkannya," ujar Hummels disitir dari laman Instagramnya, Sabtu.

    "Setelah 18 tahun lalu begitu berbagai kenangan sepak bola yang tersebut telah terjadi terjadi di tempat hidup saya, saya memutuskan untuk mengakhiri karir saya pada musim panas mendatang," imbuh pesepakbola selama Jerman tersebut.

    Lihat postingan ini dalam Instagram

    Sebuah kiriman dibagikan oleh Mats Hummels (@aussenrist15)

    Hummels merupakan bagian dari skuad Die Pansher pada waktu menjadi jawara Piala Global 2014.

    Selain meraih kemenangan trofi Piala Planet 2014, Hummels juga mencatatkan segudang prestasi diantaranya enam kali juara Turnamen Jerman, empat DFB Pokal kemudian enam Piala Super Jerman.

    Selain menguatkan Negeri Paman Sam Roma, Hummels juga sempat tercatat berseragam dua klub raksasa dengan syarat Jerman yakni Bayern Muenchen dan juga Borussia Dortmund.

    Pemain berusia 36 tahun yang disebutkan pada masa kini lebih besar banyak berkutat menghadapi cederanya yang kerap kambuh ketika berseragam Amerika Serikat Roma.

    Di musim ini, pemain jebolan akademi Bayern Muenchen itu total sudah pernah mencatatkan 12 kali penampilan di dalam Turnamen Italia.

  • Inter Milan imbang 2-2 di tempat markas Parma sehingga gagal jauhi tim Napoli

    Inter Milan imbang 2-2 di tempat markas Parma sehingga gagal jauhi tim Napoli

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Inter Milan bermain imbang 2-2 di dalam markas Parma pada pertandingan Kompetisi Italia pada Stadion Ennio Tardini, Parma, Akhir Pekan dini hari WIB.

    Hasil itu menimbulkan Inter tetap saja berada di dalam pucuk klasemen Turnamen Italia dengan 68 poin, unggul empat poin berhadapan dengan regu tempat kedua, Napoli, yang mana baru akan bermain melawan Bologna pada Selasa (8/4). Sedangkan Parma menghuni sikap ke-16 dengan 27 poin.

    Gol-gol dalam fase pertama dari Matteo Darmian (15’) serta Marcus Thuram (45’) kelihatannya akan menyebabkan Inter unggul enam poin pada puncak klasemen, menjauhi rapat perempat final Turnamen Champions merek melawan Bayern Munich.

    Namun Adrian Bernabe memangkas defisit itu dengan golnya bagi Parma pada menit ke-60. Tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian ketika gol Jacob Ondrejka terdefleksi untuk mengecoh kiper Inter Yann Sommer.

    Inter akan menjalani April dengan rencana yang tersebut padat, lalu mereka itu baru belaka memainkan leg pertama semifinal Piala Italia melawan AC Milan dengan hasil imbang 1-1 pada Rabu (2/4).

    Beberapa ketika sebelum Ondrejka menyamakan kedudukan, ahli Inter Milan Massimiliano Farris mengganti dua pemain kunci, Lautaro Martinez dan juga Hakan Sukur, dengan Joaquin Correa serta Davide Frattesi.

    Pergantian-pergantian itu, juga ditariknya Federico Dimarco untuk digantikan Nicola Zalewski beberapa pada waktu sebelum Bernabe mencetak gol pertamanya dalam Kejuaraan Italia, menghasilkan Inter kesulitan ketika dia berupaya mempertahankan keunggulan.

    Inter pada saat ini akan berharap regu sikap keempat, Bologna, dapat menghentikan laju klub Napoli pada Hari Senin (7/4) malam.

    Hasil imbang pada markas Parma juga merusak hari istimewa bagi Thuram. Thuram mencetak gol ke-17nya musim ini pada laga pertamanya pada kandang Parma, tempat di tempat mana ayahnya, Lilian Thuram, bermain di tempat kelompok bertabur bintang yang digunakan memenangi Piala UEFA, Piala Italia, juga Piala Super Italia pada 1999.

    Marcus Thuram lahir di area Parma dua tahun sebelum masa penuh kesuksesan itu, dan juga bermain dengan disaksikan ayahnya, Lilian.

    Sedangkan pada pertandingan lain yang mana dimainkan setelahnya, AC Milan bangkit dari tertinggal dua gol untuk bermain imbang 2-2 dengan tamunya, Fiorentina. Namun tambahan satu poin tidaklah cukup untuk mendongkrak harapan mereka itu menembus kompetisi Eropa musim depan.

    Tammy Abraham dan juga Luka Jovic menyamakan kedudukan untuk Milan, pasca pasukan Sergio Conceicao kemasukan dua gol pada 10 menit pertama di area depan para penggemarnya yang marah dengan penampilan regu dalam San Siro.

    Kiper Fiorentina David De Gea menahan gempuran Milan dengan rangkaian penyelamatan penting pada sesi kedua, dan juga bek kanan Dodo sempat mencetak gol untuk Parma pada menit terakhir laga, sebelum golnya tak disahkan sebab offside.

    Milan yang mana ketika ini menghuni tempat kesembilan di area klasemen sementara, tertinggal delapan poin dari zona Kejuaraan Champions, serta tertinggal empat poin dari Fiorentina, Lazio, juga Amerika Serikat Roma.

    Pada pertandingan yang tersebut dimainkan tambahan awal, Como melakukan langkah penting pada misi merekan untuk bertahan pada Kejuaraan Italia dengan kemenangan 3-1 melawan rival regionalnya, Monza.

    Gol-gol kemenangan Como dibukukan oleh Nanitomo Ikone (16’), Assane Diao (39’), dan juga Mergim Vojvoda (51’), sedangkan Monza membuka keunggulan terlebih dahulu berkat gol Dany Mota (5’). Tambahan tiga poin pada markas Monza itu memproduksi Como sekarang ini unggul 10 poin dari zona merah.

  • Ditahan imbang Fiorentina, Maignan frustrasi dan juga “serang” jurnalis

    Ditahan imbang Fiorentina, Maignan frustrasi dan juga “serang” jurnalis

    Ligapedia.news Ibukota Indonesia – Kiper AC Milan Mike Maignan merasa frustrasi setelahnya timnya tak mampu meraih kemenangan lalu hanya saja meraih hasil imbang 2-2 melawan Fiorentina pada pekan ke-31 Turnamen Italia dalam San Siro, Hari Minggu WIB.

    Gol Tammy Abraham (23') juga Luka Jovic (64') menyelamatkan Milan dari kekalahan setelahnya tertinggal dua gol cepat dari gol bunuh diri Malick Thiaw (7') serta Moise Kean (10').

    Pada jumpa pers, Maignan memberikan respon singkat untuk manusia jurnalis yang mana bertanya kepadanya tentang apa yang dimaksud dibutuhkan Milan agar tampil konsisten di tempat sisa musim ini guna memperbaiki musim yang tersebut sejauh ini berjalan mengecewakan.

    "Kami membutuhkan Anda, seseorang seperti Anda, mungkin saja Anda tahu cara menyerang titik yang dimaksud tepat untuk membakar semangat tim," jawab Maignan, disitir dari Football Italia, Minggu.

    Pemain internasional Prancis itu menjadi salah satu pemain Milan yang digunakan paling menonjol kontra Fiorentina, dengan melakukan kumpulan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan usaha kelompok tamu, termasuk penyelamatan krusial terhadap Moise Kean pada sesi kedua untuk menjaga skor masih imbang.

    Ketika ditanya bagaimana perasaannya dibobol dua gol mudah Fiorentina pada 10 menit pertama laga, ia mengatakan, “Saya marah dikarenakan kebobolan gol, tetapi saya pikir sikap regu setelahnya itu sudah ada tepat. Reaksi itu ada di area sana, sayangnya semata-mata setelahnya kami tertinggal."

    Rossoneri hanya saja meraih dua kemenangan pada tujuh pertandingan terakhir pada liga, dengan empat di area antaranya berakhir dengan kekalahan. Mereka mendapatkan tujuh poin dari 21 poin yang mana tersedia dari tujuh pertandingan.

    Serangkaian hasil negatif ini menempatkan Milan di dalam kedudukan sembilan dengan 48 poin, terpaut empat poin dari Roma yang dimaksud menempati sikap keenam atau tiket terakhir ke Eropa musim depan.

    "Ini adalah regu yang mana tidaklah pernah menyerah, terlepas dari hasilnya. Kami perlu menemukan keseimbangan yang digunakan tepat antara soliditas pertahanan juga efektivitas serangan," ucap kiper 29 tahun itu.

    Ketika ditanya tentang masa depannya dalam San Siro ketika kontraknya akan berakhir pada 2026, Maignan mengatakan, "Saya merasa senang di area Milan," kata dia.

    "Saya memberikan segalanya untuk seragam ini setiap kali saya memakainya serta setiap hari. Saat ini, sejujurnya, saya tak ingin membicarakan kontrak saya: Saya ingin berbicara tentang sepak bola kemudian tentang menemukan keseimbangan yang tersebut tepat," tutup dia.

  • Asisten pembimbing sayangkan Inter Milan kebobolan dua gol mudah

    Asisten pembimbing sayangkan Inter Milan kebobolan dua gol mudah

    Ligapedia.news Ibukota – Asisten instruktur Inter Milan Massimiliano Farris menyayangkan timnya kebobolan dua gol mudah dari Parma ketika kedua kelompok bermain imbang 2-2 pada pekan ke-31 Kejuaraan Italia di dalam Stadion Ennio Tardini, Hari Sabtu (5/4).

    "Kami telah terjadi melakukan sejumlah komitmen, kami baru sekadar memainkan derby, dan juga Anda tak setiap saat dapat menemukan semangat yang mana tepat untuk mendapatkan tiga poin," kata Farris terhadap DAZN, diambil Minggu.

    "Tim tidaklah dapat menemukan energi mental atau fisik untuk menahan Parma. Kami seharusnya tak berada pada sikap untuk kebobolan gol-gol itu," tambah dia.

    Pada pertandingan itu, Inter yang digunakan sedang memuncaki klasemen unggul dua gol tambahan dulu melalui Matteo Darmian (15') juga Marcus Thuram (45'). Namun, dominasi pada fase pertama tak berlanjut di tempat fase kedua setelahnya mereka menciptakan lima tembakan juga bukan ada satu pun yang digunakan mengarah ke gawang Parma.

    Penampilan buruk ini juga didasari oleh tindakan Farris yang bertanggung jawab menggantikan instruktur Simone Inzaghi oleh sebab itu diskors, setelahnya dirinya mengganti pemain kunci Lautaro Martinez dan juga Hakan Calhanoglu, dan juga Federico Dimarco.

    Pelatih Parma Cristian Chivu yang dimaksud menimbulkan langkah tepat dalam sesi kedua berhasil memproduksi kelompok tuan rumah tampil lebih tinggi baik dengan mencetak dua gol melalui tendangan jarak berjauhan Adrian Bernabe (60') dan juga tendangan Jacob Ondrejka (69') yang tersebut berbelok setelahnya mengenai bek Inter.

    Sementara itu, Darmian yang tersebut menjadi pencetak gol mengungkapkan sulit untuk menjelaskan bagaimana penampilan apik dalam sesi pertama tak berlanjut di tempat fase kedua.

    “Sulit untuk dijelaskan: kelompok seperti kami tiada boleh membiarkan keunggulan dua gol itu hilang. Kami perlu mengatasinya. Sulit untuk menemukan penjelasannya ketika ini, tetapi kami akan berupaya keras oleh sebab itu pertandingan yang dimaksud tersisa semakin penting, dan juga kami harus siap," kata mantan bek Manchester United tersebut.

    Hasil ini menciptakan prospek menjaga jarak lebih tinggi besar dari klub Napoli sirna setelahnya pada saat ini Inter memiliki 68 poin atau selisih empat poin dari pasukan asuhan Antonio Conte yang disebutkan pada kedudukan kedua.

    Napoli memiliki kesempatan untuk memperkecil jarak menjadi satu poin jikalau nantinya dia meraih kemenangan menghadapi Bologna yang tersebut terus-menerus menang pada lima laga terakhirnya dalam liga.

    Napoli serta Bologna akan bertemu pada Selasa (8/4) pukul 01.45 Waktu Indonesia Barat di area Stadion Renato Dall'Ara, satu hari sebelum laga perempat final leg pertama Kejuaraan Champions yang tersebut akan dijalani Inter melawan Bayern Muenchen dalam Stadion Allianz pada Rabu (9/4) pukul 02.00 WIB.

  • Kapten Jay Idzes bawa Venezia imbangi tuan rumah Lecce 1-1

    Kapten Jay Idzes bawa Venezia imbangi tuan rumah Lecce 1-1

    Ligapedia.news DKI Jakarta – Kapten Venezia Jay Idzes, yang tersebut juga kapten timnas Indonesia, menyebabkan timnya mengimbangi Lecce 1-1 pada laga lanjutan Kejuaraan Italia Serie A 2024-2025 di area Stadion Ettore Giardiniero, Mingguan (6/4).

    Dikutip dari laman Serie A di dalam Jakarta, pada laga tersebut, Venezia sempat unggul lebih besar dahulu melalui gol bunuh diri Antonino Gallo (50'). Lecce menyamakan skor lewat gol Federico Baschirotto (65').

    Meski meraih satu poin, Venezia belum bergerak dari zona degradasi Serie A 2024-2025 lantaran masih berada di tempat sikap ke-19 klasemen sementara dengan 21 poin.

    Lecce pun berada pada area yang tersebut sama sebab menempati peringkat ke-17 dengan koleksi 26 poin dari 31 pertandingan.

    Saat bersua, Lecce secara langsung menekan Venezia sejak awal. Banyak ancaman dihadirkan tuan rumah, tetapi pertahanan yang tersebut digalang Jay Idzes dapat membendungnya.

    Sepanjang sesi pertama, kedua regu saling balas menyerang. Namun, tak ada gol hingga fase pertama berakhir.

    Venezia unggul lima menit pasca fase kedua berjalan atau menit ke-50 melalui gol bunuh diri Antonino Gallo yang digunakan membelokkan tendangan bebas Zerbin.

    Keunggulan Venezia tidaklah bertahan lama sebab 15 menit kemudian Lecce mampu membalas lewat gol Federico Baschirotto yang dimaksud memanfaatkan sepak pojok Thorir Helgason.

    Usai gol tersebut, Lecce mulai berbagai menekan sehingga memaksa Jay Idzes kemudian rekan-rekannya bekerja keras keras pada lini belakang.

    Salah satu prospek didapat Lecce pada menit ke-79 pada waktu Konan N'Dri yang mana baru masuk nyaris menimbulkan gol dengan sepakannya mengenai tiang gawang. Poin imbang akhirnya tetap memperlihatkan bertahan sampai laga tuntas.

    Susunan Pemain
    Lecce: Wladimiro Falcone, Federico Baschirotto, Kialonda Gaspar, Antonino Gallo, Frederic Guilbert (Danilo, 68'), Ylber Ramadani (Medon Berisha, 54'), Thorir Johann Helgason, Lassana Coulibaly (Balthazar Pierret, 54'), Nikola Krstovic, Jose Antonio Morente, Santiago Pierotti (Konan N'Dri, 54')

    Venezia: Andrei Radu, Jay Idzes, Fali Cande, Alessandro Marcandalli (Mikael Egill Ellertsson, 73'), Enrique Perez (Issa Doumbia, 81'), Gianluca Busio, Hans Nicolussi Caviglia, Franco Carboni (Ridgeciano Haps, 45'), Alessio Zerbin, Christian Gytkjaer (Daniel Fila, 68'), John Yeboah (Gaetano Oristanio, 68')

  • Juventus gagal ke peringkat empat usai diimbangi Roma 1-1

    Juventus gagal ke peringkat empat usai diimbangi Roma 1-1

    Ligapedia.news Ibukota – Juventus gagal merebut peringkat empat klasemen sementara Kejuaraan Italia Serie A 2024-2025 seusai bermain imbang melawan Roma 1-1 di tempat Stadion Olimpico, Roma, Mulai Pekan dini hari WIB.

    Dikutip dari laman Serie A di area Jakarta, Senin, Juventus membuka keunggulan pada pertandingan yang disebutkan lewat Manuel Locatelli (40'). Roma membalas pada fase kedua lewat Eldor Shumorodov (49').

    Hasil itu menciptakan Roma mengemas 53 poin dari 31 laga kemudian sekarang ada di area sikap tujuh klasemen sementara Serie A musim ini.. Sementara itu Juventus gagal naik satu peringkat juga harus masih berada di tempat urutan lima klasemen dengan raihan 56 poin.

    Pada laga itu, Juventus bermain agresif sejak awal. Dalam tempo tiga menit merekan mendapat prospek dari tembakan Timothy Weah dari luar kotak penalti ke sisi kiri gawang Negeri Paman Sam Roma. Namun, bola masih bisa saja dihalau kiper Roma, Mile Svilar.

    Pada menit ke-12, giliran Khephren Thuram yang mengancam gawang Roma. Svilar mampu menggagalkan kesempatan tersebut.

    25 menit kemudian, Roma nyaris mencetak gol dari tandukan El Shaarawy. Dia menyambut umpan silang Matias Soule, tetapi sayangnya bola mengenai tiang gawang sebelah kanan.

    Gol akhirnya tercipta pada menit ke-40 gol. Manuel Locatelli melepas tembakan dari luar kotak penalti memanfaatkan bola sapuan pemain Roma yang tidak ada bisa saja dicegah Svilar. Juventus unggul satu gol tanpa balas hingga putaran pertama usai.

    Di sesi kedua Negeri Paman Sam Roma dengan segera mengganti taktiknya. Mereka mencoba bermain lebih tinggi ofensif dengan memasukkan Eldor Shomurodov.

    Peluang didapat Amerika Serikat Roma pada menit ke-49 dari tandukan Evan Ndicka pasca memaksimalkan umpan silang Soule. Namun, bola masih mampu dihalau Michele Di Gregorio.

    Masih di dalam menit yang, sama, serangan Roma akhirnya menghasilkan kembali gol. Dari sepak pojok, Shomurodov menyambar bola yang digunakan datang dari sisi kiri lapangan pada tiang jauh. Kedudukan menjadi 1-1.

    Setelah gol tersebut, laga berjalan alot sampai akhir pertandingan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Amerika Serikat Roma vs Juventus berakhir imbang 1-1.

    Susunan Pemain
    AS Roma: Mile Svilar; Gianluca Mancini, Mats Hummels, Evan Ndicka, Zeki Celik, Manu Kone, Bryan Cristante, Angelino, Matias Soule, Stephan El Shaarawy, Artem Dovbyk

    Juventus: Michele Di Gregorio; Lloyd Kelly, Renato Veiga, Pierre Kalulu, Timothy Weah, Khephren Thuram, Manuel Locatelli, Weston McKennie, Nicolas Gonzalez, Kenan Yildiz, Dusan Vlahovic